Berkas Edukasi

Berkas Edukasi
Pedoman Lomba INOBEL Guru SMA SMK Tahun 2018

Diposting oleh Pada 1/19/2018 06:11:00 PM dengan No comments

Berikut ini adalah berkas Pedoman Lomba INOBEL Guru SMA SMK Tahun 2018. Download file format PDF.

Pedoman Lomba INOBEL Guru SMA SMK Tahun 2018
Pedoman Lomba INOBEL Guru SMA SMK Tahun 2018

Pedoman Lomba INOBEL Guru SMA SMK Tahun 2018

Berikut ini kutipan teks keterangan dari isi berkas Pedoman Lomba INOBEL Guru SMA SMK Tahun 2018:

PEDOMAN LOMBA INOVASI PEMBELAJARAN GURU PENDIDIKAN MENENGAH TINGKAT NASIONAL (PEMULA, MADYA, DAN UTAMA)

DIREKTORAT PEMBINAAN GURU PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
2018 

Guru sebagai tenaga professional berperan penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yaitu berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri serta menjadi warganegara yang demokratis dan bertanggung jawab. Guru diwajibkan melakukan kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan agar kompetensi keprofesiannya tetap sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya dan/atau olahraga.

Guru diharapkan dapat menciptakan pembelajaran yang kreatif dan inovatif, serta berhasil mengembangkan berbagai model pembelajaran yang bermutu. Dalam rangka meningkatkan motivasi dan inovasi guru dalam pembelajaran maka diperlukan berbagai upaya. Salah satu upaya yang dapat meningkatkan motivasi guru untuk selalu mengembangkan diri adalah melalui Lomba Inovasi Pembelajaran (Inobel) Guru Pendidikan Menengah Tingkat Nasional Tahun 2018. Lomba Inobel pada Tahun 2018 ini terbagi ke dalam tiga level yaitu Pemula, Madya dan Utama.

Pedoman Lomba Inobel Guru Pendidikan Menengah Tingkat Nasional Tahun 2018 ini disusun sebagai acuan pelaksanaan lomba bagi Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah, Dinas Pendidikan Provinsi, Satuan Pendidikan dan Guru peserta lomba. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyusunan pedoman ini.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Pasal 14, ayat (1), huruf d menyatakan bahwa dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, guru berhak memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensinya. Peningkatan kompetensi guru Jenjang Pendidikan Menengah tersebut dapat dilaksanakan melalui berbagai upaya, salah satu diantaranya yaitu lomba inovasi pembelajaran.

Lomba Inovasi Pembelajaran dipandang menjadi sangat penting dan diperlukan karena hal ini akan memacu guru-guru untuk meningkatkan kreativitas dan prestasi. Lomba Inovasi Pembelajaran diyakini dapat menggerakkan, menyemangati, dan mendorong guru untuk meningkatkan prestasi dan pada gilirannya berdampak pada kualitas proses dan hasil belajar siswa.

Berkenaan dengan hal itu, Direktorat Pembinaan Guru Dikmen, Ditjen GTK, Kemdikbud melaksanakan Lomba Inovasi Pembelajaran bagi Guru Jenjang Pendidikan Menengah Tingkat Nasional Tahun 2018. Penyelenggaraan lomba tersebut dimaksudkan untuk mendorong peningkatan profesionalisme guru sehingga dapat meningkatkan kinerja guru dalam pengelolaan pembelajaran, mewujudkan lulusan yang bermutu, produktif, kreatif, inovatif, dan memiliki daya saing global.

Lomba Inovasi Pembelajaran bagi Guru Jenjang Pendidikan Menengah Tingkat Nasional ini terbagi dalam tiga level lomba yaitu Inobel Pemula, Inobel Madya dan Inobel Utama. Lomba Inobel Pemula ditujukan bagi peserta yang belum pernah sama sekali atau belum pernah masuk sebagai finalis dalam lomba Inobel. Lomba Inobel Madya ditujukan bagi peserta yang pernah ikut menjadi finalis pada lomba Inobel. Lomba Inobel Utama ditujukan bagi para Juara 1, 2 dan 3 dari berbagai macam lomba yang diselenggarakan oleh Keharlindung Dikmen. 

Pedoman Lomba Karya Inovasi Pembelajaran Guru Pendidikan Menengah Tingkat Nasional Tahun 2018 ini disusun sebagai acuan bagi panitia penyelenggara dan peserta lomba. Terselenggaranya Lomba Inovasi Pembelajaran dengan lancar tertib dan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Lomba Inovasi Pembelajaran Guru Pendidikan Menengah bersifat perorangan (individual) dengan sasaran guru-guru Jenjang Pendidikan Menengah di seluruh Indonesia baik PNS maupun Non PNS di Sekolah negeri maupun swasta yang aktif melaksanakan tugas.

DAFTAR ISI
BAB I Pendahuluan; A. Latar Belakang; B. Dasar Hukum; C. Tujuan; D. Sasaran; E. Hasil yang Diharapkan

BAB II Lomba Inovasi Pembelajaran Guru Pendidikan Menengah; A. Pengertian; B. Ketentuan Mengikuti Lomba Inovasi Pembelajaran Guru Pendidikan Menengah; C. Proses Pelaksanaan; D. Prinsip-prinsip Lomba; E. Panitia Penyelenggara; F. Alur Kegiatan; G. Sistematika Penulisan Karya H. Penelitian; I. Jadwal Kegiatan

BAB III Penutup; 

Lampiran-lampiran:
  1. Lampiran 1 Biodata Peserta
  2. Lampiran 2 Halaman Judul
  3. Lampiran 3 Artikel Gagasan Ilmiah
  4. Lampiran 4 Artikel Gagasan Ilmiah
  5. Lampiran 5 Halaman Pernyataan Kepala Sekolah
  6. Lampiran 6 Halaman Pernyataan Ketua MGMP
  7. Lampiran 7 Halaman Pengesahan - Surat Pengesahan Kepala Sekolah dan Dinas Pendidikan
  8. Lampiran 8 Penilaian Tahap I
  9. Lampiran 9 Penilaian Tahap II (a)
  10. Lampiran 10 Penilaian Tahap II(b)
  11. Lampiran 11 Penilaian Tahap III
  12. Lampiran 11 Penilaian Tahap IV
  13. Lampiran 12 Penilaian Tahap V
Untuk lampiran-lampiran bisa anda unduh dalam format file .docx Microsoft Word (siap edit).

    Download Pedoman Lomba INOBEL Guru SMA SMK Tahun 2018

    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Pedoman Lomba INOBEL Guru SMA SMK Tahun 2018 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

    Pedoman Lomba INOBEL Guru SMA SMK Tahun 2018



    Download File:

    Pedoman Lomba INOBEL Guru SMA SMK Tahun 2018.pdf
    Lampiran-Lampiran (Pedoman Lomba INOBEL Guru SMA SMK Tahun 2018).docx


    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Pedoman Lomba INOBEL Guru SMA SMK Tahun 2018. Semoga bisa bermanfaat.

    Lihat juga beberapa informasi dan berkas lainnya di bawah ini.


    Buku Panduan Sinkronisasi Bidang Keahlian di SMK dengan Prioritas Potensi Unggulan Wilayah dan Tenaga Kerja

    Diposting oleh Pada 1/17/2018 10:06:00 PM dengan No comments

    Berikut ini adalah berkas Buku Panduan Sinkronisasi Bidang Keahlian di SMK dengan Prioritas Potensi Unggulan Wilayah dan Tenaga Kerja. Buku ini merupakan buku serial revitalisasi SMK diterbitkan oleh Ditjen Pembinaan SMK Kemdikbud tahun 2017. Download file format PDF.

    Buku Panduan Sinkronisasi Bidang Keahlian di SMK dengan Prioritas Potensi Unggulan Wilayah dan Tenaga Kerja
    Buku Panduan Sinkronisasi Bidang Keahlian di SMK dengan Prioritas Potensi Unggulan Wilayah dan Tenaga Kerja

    Buku Panduan Sinkronisasi Bidang Keahlian di SMK dengan Prioritas Potensi Unggulan Wilayah dan Tenaga Kerja

    Berikut ini kutipan teks dari isi berkas Buku Panduan Sinkronisasi Bidang Keahlian di SMK dengan Prioritas Potensi Unggulan Wilayah dan Tenaga Kerja:

    Tujuan dari program sinkronisasi bidang keahlian di SMK ini yaitu untuk mengidentifikasi potensi unggulan wilayah setiap provinsi dalam pengembangan/sinkronisasi bidang keahlian di SMK, mengkaji dan mengelompokkan potensi unggulan wilayah setiap provinsi dalam pengembangan dan melakukan sinkronisasi bidang keahlian di SMK, serta memetakan ragam prioritas potensi unggulan wilayah setiap provinsi dalam pengembangan dan sinkronisasi bidang keahlian di SMK.

    Pemetaan potensi unggulan di setiap wilayah provinsi di Indonesia. Pemetaan potensi prioritas unggulan wilayah di setiap provinsi di Indonesia. Pemetaan jumlah dan bidang keahlian SMK di setiap Provinsi di Indonesia. Pemetaan jumlah dan jenis tenaga kerja di setiap provinsi di Indonesia. Relevansi bidang keahlian di SMK dengan prioritas potensi unggulan wilayah di Indonesia.

    SMK menjadi harapan Pemerintah dapat mengatasi pengangguran, sebab SMK merupakan suatu wadah yang dipersiapkan untuk melatih siswa agar menjadi tenaga kerja terampil sesuai bidangnya (Chukwerdo, 2013; Hidi, 2016). Tetapi kenyataan yang terjadi dilapangan justru menunjukkan tidak adanya penurunan melainkan peningkatan yang sangat tajam dari tahun ketahun. Hal ini berdasarkan data yang dirilis oleh BPS (Badan Pusat Statistik). Pada Februari 2016, tingkat pengangguran terbuka tertinggi pada jenjang pendidikan SMK sebesar 9,84%. Angka tersebut meningkat 0,79% dibandingkan Februari 2015. Peningkatan tersebur disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satu faktor vital penyebab masalah tersebut yaitu kurang tercapainya kompetensi lulusan SMK yang sesuai dengan potensi unggulan wilayahnya. Akibat hal itu, lulusan SMK tersebut tidak bisa menjadi “nyonya besar” di wilayahnya sendiri.

    Pendidikan merupakan faktor yang sangat penting dalam membentuk dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai tenaga pengisi pembangunan yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional, yaitu mengembangkan kualitas sumber daya manusianya sedini mungkin agar secara terarah, terpadu dan menyeluruh melalui berbagai upaya produktif dan kreatif oleh seluruh komponen bangsa, agar generasi muda dapat maju secara optimal disertai dengan hak dukungan dan lingkungan sekitar sesuai dengan potensi yang dimiliki.

    Jalur pendidikan kejuruan merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan SDM yang dapat terserap oleh dunia kerja, sebab materi teori dan praktek telah diberikan sejak pertama masuk di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan harapan kompetensi yang dimiliki lulusan SMK sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Lulusan SMK seharusnya mampu menguasai kompetensi yang berhubungan dengan lingkungannya. Hal itu berguna karena objek paling dekat lulusan SMK setelah lulus adalah lingkungan sekitarnya. Lingkungan sekitar tersebut yaitu potensi unggulan wilayah. 

    Potensi daerah merupakan kemampuan dalam memanfaatkan dan mengembangkan suatu daerah untuk menghasilkan nilai ekonomi dalam menunjang keberlangsungan hidup masyarakat sekitar. Potensi yang ada pada suatu daerah dapat berupa potensi sumber daya alam, potensi sosial budaya, potensi sumber daya manusia yang apabila dimanfaatkan dan dikembangkan akan memberikan manfaat bagi manusia. Untuk menghasilkan suatu nilai ekonomi pada potensi dibidang tersebut harus dibarengi dengan kualitas Sumber Daya Manusia khususnya lulusan SMK, yang terampil dan memiliki kemampuan dalam mengelolanya. Lulusan SMK wajib memiliki kompetensi sesuai dengan potensi unggulan wilayahnya agar mampu menjadi “nyonya besar” dan sebagai creator lapangan kerja dalam keberagaman potensi unggulan wilayahnya.

    Keberagaman potensi unggulan wilayah di Indonesia sangat holistik dan luas. Potensi unggulan wilayah tersebut seperti bidang perikanan, bidang pertanian, bidang perdagangan, bidang peternakan, bidang perkebunan, bidang perindustrian, bidang pertambangan, bidang pariwisata, industri kreatif, dan sebagainya. Maka dari itu penentuan prioritas potensi unggulan sangat penting agar fokus pengembangan lebih terarah. Penentuan prioritas tersebut dapat melaui pelaksanaan program sinkronisasi antar instansi pemerintahan. Sinkronisasi tersebut dapat dilakukan dengan membentuk konsorsium institusi pelaksana program sinkronisasi dengan melibatkan Dinas Pendidikan Provinsi, Bappeda Provinsi, Disnaker Provinsi, LPMP, dan SMK.

      Download Buku Panduan Sinkronisasi Bidang Keahlian di SMK dengan Prioritas Potensi Unggulan Wilayah dan Tenaga Kerja

      Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Buku Panduan Sinkronisasi Bidang Keahlian di SMK dengan Prioritas Potensi Unggulan Wilayah dan Tenaga Kerja ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

      Buku Panduan Sinkronisasi Bidang Keahlian di SMK dengan Prioritas Potensi Unggulan Wilayah dan Tenaga Kerja



      Download File:
      Buku Panduan Sinkronisasi Bidang Keahlian di SMK dengan Prioritas Potensi Unggulan Wilayah dan Tenaga Kerja.pdf

      Sumber: http://psmk.kemdikbud.go.id

      Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Buku Panduan Sinkronisasi Bidang Keahlian di SMK dengan Prioritas Potensi Unggulan Wilayah dan Tenaga Kerja. Semoga bisa bermanfaat.

      Lihat juga beberapa informasi dan berkas lainnya di bawah ini.


      Kumpulan Soal Ujian Sekolah SD MI Naskah Asli

      Diposting oleh Pada 1/17/2018 11:43:00 AM dengan No comments

      Berikut ini adalah berkas Kumpulan Soal Ujian Sekolah SD MI Naskah Asli Tahun 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 untuk referensi bahan latihan Ujian Sekolah US/M SD MI Tahun 2018. Download file format PDF.

      Kumpulan Soal Ujian Sekolah US/M SD MI Naskah Asli
      Kumpulan Soal Ujian Sekolah US/M SD MI Naskah Asli

      Kumpulan Soal Ujian Sekolah US/M SD MI Naskah Asli

      Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Kumpulan Soal Ujian Sekolah SD MI Naskah Asli Tahun 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

      Download File:
      Kumpulan Soal Ujian Sekolah SD MI Naskah Asli Tahun 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017.

      Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Kumpulan Soal Ujian Sekolah SD MI Naskah Asli Tahun 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017. Semoga bisa bermanfaat.

      Lihat juga beberapa informasi dan berkas lainnya di bawah ini.


      Juknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Komunitas Budaya Masyarakat 2018

      Diposting oleh Pada 1/16/2018 07:54:00 PM dengan No comments

      Berikut ini adalah berkas Juknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Komunitas Budaya Masyarakat 2018. Diterbitkan oleh Direktorat Kesenian Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Download file Juknis format PDF dan Lampiran-lampiran dalam format .docx Microsoft Word.

      Juknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Komunitas Budaya Masyarakat 2018
      Juknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Komunitas Budaya Masyarakat 2018

      Juknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Komunitas Budaya Masyarakat 2018

      Berikut ini kutipan teks dari isi berkas Petunjuk Teknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Komunitas Budaya Masyarakat 2018:

      Dalam upaya penguatan keragaman budaya di masyarakat, Direktorat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Fasilitasi Komunikasi Budaya di Masyarakat (FKBM) memberikan Fasilitasi kepada Komunitas Budaya untuk melestarikan budaya mereka. Dalam implementasinya, bantuan ini digunakan untuk revitalisasi, pemberdayaan dan peningkatan kualitas keberadaan komunitas budaya, dalam rangka pelestarian kebudayaan.

      Agar program ini dapat dilaksanakan sesuai dengan tujuan yang diharapkan, diperlukan adanya suatu pedoman yang mengatur tentang sasaran, mekanisme, pendistribusian, dan pelaksanaan evaluasinya. Pemanfaatan bantuan semaksimal mungkin dilakukan sesuai dengan petunjuk sebagaimana dimaksud dalam buku ini.

      FKBM adalah pemberian fasilitasi dari pemerintah melalui Direktorat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dimanfaatkan untuk revitalisasi, pemberdayaan, dan peningkatan kualitas keberadaan komunitas budaya, dalam rangka pelestarian kebudayaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan terlaksana kegiatan revitalisasi dan memberdayakan komunitas budaya.

      Tujuan Fasilitasi Komunitas Budaya di Masyarakat adalah untuk revitalisasi, pemberdayaan, dan peningkatan kualitas keberadaan komunitas budaya dalam rangka pelestarian kebudayaan.

      Petunjuk teknis ini digunakan untuk panduan perencanaan dan pelaksanaan FKBM agar dapat dilakukan secara transparan, partisipatif dan akuntabel.

      Tema yang diangkat pada Kegiatan Fasilitasi Komunitas Budaya di Masyarakat Tahun 2018 sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan adalah pelestarian:
      1. Tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat dan ritus atau; 
      2. Pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, permainan rakyat, dan olahraga tradisional atau;
      3. Seni

      Sasaran Program Fasilitasi Komunitas Budaya di Masyarakat adalah Komunitas Budaya di wilayah Indonesia, terdiri atas :
      1. Keraton; Keraton adalah organisasi sosial-politik-budaya yang dipimpin oleh Raja/Sultan/Sunan/Penembahan atau sebutan lain, yang terpilih secara genealogis, yang menjalankan fungsi sebagai pusat pelestarian (perlindungan, pengembangan, pemanfaatan) adat budaya dan nilai sosial budaya yang terkandung didalamnya, serta mengayomi lembaga dan anggota masyarakat.
      2. Komunitas Adat; Komunitas Adat adalah kesatuan sosial yang memiliki kesadaran wilayah sebagai daerah teritorial dan identitias sosial dalam berinteraksi berdasarkan nilai, norma, aturan adat baik tertulis dan/atau tidak tertulis. 
      3. Lembaga Adat; Lembaga Adat adalah organisasi kemasyarakatan formal yang bertujuan untuk melestarikan (perlindungan, pengembangan, pemanfaatan) nilai, norma dan aturan (tradisi) yang berlaku dalam kehidupan masyarakat pendukungnya.
      4. Sanggar Seni; Sanggar adalah organisasi kemasyarakatan formal yang bertujuan untuk melestarikan (perlindungan, pengembangan, pemanfaatan) nilai budaya, kesenian tradisional, norma dan aturan yang berlaku dalam kehidupan masyarakat.
      5. Organisasi Penghayat Kepercayaan; Organisasi Penghayat Kepercayaan adalah wadah berhimpunnya para penghayat kepercayaan dalam rangka melaksanakan ajarannya. Adapun penghayat kepercayaan adalah setiap orang yang mengakui dan meyakini nilai-nilai penghayatan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
      6. Komunitas Tradisi; Komunitas Tradisi adalah wadah berhimpunnya masyarakat dengan berbagai latar belakang yang spesifik dalam rangka melestarikan tradisi yang hampir punah.

      Penerima FKBM harus memenuhi kriteria :
      1. Strategis-potensial bagi penguatan jatidiri dan pembentukan karakter, dan ketahanan budaya bangsa;
      2. Mengalami degradasi budaya (fisik dan/atau non-fisik);
      3. Mengalami keterbatasan dalam mengekspresikan budaya;
      4. Memiliki kegiatan budaya yang khas dan dilaksanakan secara rutin;
      5. Berbentuk organisasi formal;
      6. Memiliki kegiatan yang bercirikan atau mencerminkan tema sebagaimana tertera pada Bab I Sub D, dibuktikan dengan dokumen (rekomendasi/piagam/sertifikat) dari dinas yang membidangi kebudayaan setempat/swasta/asosiasi/pihak terkait sebagai apresiasi kepada komunitas budaya;
      7. Komunitas budaya yang dikelola secara publik;
      8. Belum pernah mendapatkan bantuan pemerintah FKBM sebelumnya. 

      Dalam Juknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Komunitas Budaya Masyarakat 2018 ini berisi beberapa berkas lampiran-lampiran yang bisa anda unduh dalam format file yang siap edit yaitu format .docx Microsoft Word. Daftar lampiran-lampiran tersebut diantaranya:
      • Lampiran 1 : Surat Permohonan Fasilitasi Komunitas Budaya di Masyarakat
      • Lampiran 2 : Proposal Ringkas Permohonan FKBM
      • Lampiran 3 : Sistematika dan Lampiran Proposal FKBM
      • Lampiran 4 : Profil Komunitas Budaya
      • Lampiran 5 : Surat Pernyataan Kesanggupan Melaksanakan Fasilitasi
      • Lampiran 6 : Surat Pernyataan Tidak Terjadi Konflik Internal
      • Lampiran 7 : Surat Pernyataan Tidak Terkait dengan Partai Politik
      • Lampiran 8 : Berita Acara Pembayaran FKBM
      • Lampiran 9 : Surat Perjanjian Pemberian FKBM
      • Lampiran 10 : Kuitansi Pembayaran FKBM
      • Lampiran 11: Surat Pemberitahuan Perubahan RAB
      • Lampiran 12 : Contoh Format Laporan Pembukuan Fasilitasi
      • Lampiran 13 : Label Barang FKBM
      • Lampiran 14 : Sistematika Laporan Akhir Pelaksanaan Fasilitasi
      • Lampiran 15 : Laporan Penyelesaian Pekerjaan
      • Lampiran 16 : Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja
      • Lampiran 17 : Berita Acara Serah Terima

        Download Juknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Komunitas Budaya Masyarakat 2018

        Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Petunjuk Teknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Komunitas Budaya Masyarakat 2018 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

        Juknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Komunitas Budaya Masyarakat 2018



        Download File:

        Juknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Komunitas Budaya Masyarakat 2018.pdf
        Lampiran-Lampiran - Juknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Komunitas Budaya Masyarakat 2018.docx


        Sumber: https://kebudayaan.kemdikbud.go.id

        Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Juknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Komunitas Budaya Masyarakat 2018. Semoga bisa bermanfaat.

        Lihat juga beberapa informasi dan berkas lainnya di bawah ini.


        Juknis Revitalisasi Desa Adat 2018

        Diposting oleh Pada 1/16/2018 07:18:00 PM dengan No comments

        Berikut ini adalah berkas Petunjuk Teknis Revitalisasi Desa Adat 2018. Diterbitkan oleh Direktorat Kesenian Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Download file Juknis format PDF dan Lampiran-lampiran dalam format .docx Microsoft Word.

        Petunjuk Teknis Revitalisasi Desa Adat 2018
        Petunjuk Teknis Revitalisasi Desa Adat 2018

        Petunjuk Teknis Revitalisasi Desa Adat 2018

        Berikut ini kutipan teks dari isi berkas Petunjuk Teknis Revitalisasi Desa Adat 2018:

        Dalam rangka penguatan identitas budaya di masyarakat, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui kegiatan Revitalisasi Desa Adat memberikan bantuan pemerintah untuk merevitalisasi desa-desa adat dalam rangka melestarikan kebudayaan masyarakat setempat.

        Dalam implementasinya, Bantuan Pemerintah Revitalisasi Desa Adat ini digunakan untuk revitalisasi, pemberdayaan serta peningkatan kualitas desa-desa adat dalam rangka pelestarian kebudayaan. Revitalisasi Desa Adat merupakan sebuah kegiatan yang didesain dengan melibatkan peran serta aktif masyarakat sebagai pemangku kebudayaan setempat. Pemerintah dalam hal ini, memfasilitasi dukungan kebijakan agar desa-desa adat sebagai suatu kesatuan hidup setempat dapat terus melestarikan kebudayaan.

        Agar program ini dapat dilaksanakan sesuai dengan tujuan yang diharapkan, diperlukan adanya sebuah petunjuk teknis yang mengatur sasaran, mekanisme, penggunaan, pelaksanaan, penilaian, dan pelaporan bantuan pemerintah revitalisasi desa adat. Petunjuk teknis ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin sebagai acuan dalam pelestarian kebudayaan.

        Tujuan Pemberian Bantuan Pemerintah Revitalisasi Desa Adat dimaksudkan untuk memberdayakan dan meningkatkan kualitas keberadaan desa-desa adat dalam rangka pelestarian kebudayaan serta penguatan karakter dan jatidiri bangsa.

        Adapun tujuan dari disusunnya petunjuk teknis ini adalah sebagai panduan bagi pelaksanaan pemberian Bantuan Pemerintah Revitalisasi Desa Adat, untuk mengatur tata cara serta mekanisme pendistribusian bantuan dan pelaksanaannya sehingga pemanfaatan bantuan dapat maksimal dan tepat sasaran.

        Tema yang diangkat pada Kegiatan Revitalisasi Desa Adat Tahun 2018 sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan adalah pelestarian: tradisi lisan, adat istiadat, pengetahuan tradisional, dan teknologi tradisional.

        Revitalisasi Desa Adat merupakan proses atau cara menggiatkan kembali potensi-potensi desa adat dalam rangka pelestarian kebudayaan. Desa adat adalah kesatuan hidup setempat yang disatukan dalam satu wilayah tertentu yang dihuni oleh sejumlah orang/ keluarga dan memiliki identitas sosial, berinteraksi berdasarkan nilai, norma serta aturan adat yang tertulis maupun tidak tertulis.

        Aturan dan norma adat tersebut merupakan pedoman yang masih digunakan oleh masyarakat di desa adat dalam berbagai aktivitas mereka dalam berbagai bidang seperti keagamaan, sosial, ekonomi, dan sebagainya. Aturan dan norma tersebut ditegakkan oleh perangkat di desa adat dengan kepemimpinan adat yang masih diakui keberadaannya oleh masyarakat. Desa adat dalam hal ini dapat disebut dengan beberapa istilah lokal setempat seperti nagari, kampong, kampung, pekraman, dan sebutan lainnya.

        Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Desa Adat merupakan pemberian fasilitasi pemerintah kepada desa adat atau yang disebut dengan nama lain yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas keberadaan desa adat dalam menggiatkan aktifitas-aktifitas budaya.

        Sasaran program Revitalisasi Desa Adat adalah masyarakat hukum adat yang memiliki kekuatan identitas budaya.

        Lampiran-lampiran dalam Juknis Revitalisasi Desa Adat 2018 ini bisa anda unduh dalam format .docx Microsoft Word untuk siap edit, antara lain:
        • Lampiran 1 : Surat Permohonan Revitalisasi RDA
        • Lampiran 2 : Proposal fasilitasi Revitalisasi Desa Adat
        • Lampiran 3 : Sistematika proposal Revitalisasi Desa Adat
        • Lampiran 4 : Profil Desa Adat
        • Lampiran 5 : NPWP atas nama Desa Adat (dilengkapi dengan fotokopi dokumen)
        • Lampiran 6 : Surat pernyataan sesanggupan melaksanakan kegiatan
        • Lampiran 7 : Surat pernyataan tentang status kepemilikan lahan dan bangunan adat
        • Lampiran 8 : Surat pernyataan tidak terjadi konflik internal
        • Lampiran 9 : Surat pernyataan tidak terkait dengan partai politik
        • Lampiran 10 : Berita acara pembentukan panitia RDA
        • Lampiran 11 : Berita acara pembayaran
        • Lampiran 12 : Surat Perjanjian Revitalisasi Desa Adat
        • Lampiran 13 : Kuitansi pembayaran RDA
        • Lampiran 14 : Surat permohonan perubahan RAB
        • Lampiran 15 : Contoh format laporan pembukuan
        • Lampiran 16 : Spanduk pemberitahuan penerimaan Revitalisasi Desa Adat
        • Lampiran 17 : Papan nama desa adat
        • Lampiran 18 : Prasasti desa adat
        • Lampiran 19 : Sistematika laporan RDA
        • Lampiran 20 : Laporan penyelesaian pekerjaan
        • Lampiran 21 : Surat pernyataan tanggungjawab belanja
        • Lampiran 22 : Berita acara serah terima

          Download Petunjuk Teknis Revitalisasi Desa Adat 2018

          Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Petunjuk Teknis Revitalisasi Desa Adat 2018 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

          Petunjuk Teknis Revitalisasi Desa Adat 2018



          Download File:

          Petunjuk Teknis Revitalisasi Desa Adat 2018.pdf
          Lampiran-Lampiran - Petunjuk Teknis Revitalisasi Desa Adat 2018.docx


          Sumber: https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/petunjuk-teknis-revitalisasi-desa-adat-2018/

          Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Petunjuk Teknis Revitalisasi Desa Adat 2018. Semoga bisa bermanfaat.

          Lihat juga beberapa informasi dan berkas lainnya di bawah ini.


          Juknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sarana Kesenian Sekolah SD SMP SMA SMK SLB Tahun 2018

          Diposting oleh Pada 1/16/2018 04:48:00 PM dengan No comments

          Berikut ini adalah berkas Juknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sarana Kesenian di Satuan Pendidikan Sekolah SD SMP SMA SMK SLB Tahun 2018. Diterbitkan oleh Direktorat Kesenian Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Download file Juknis format PDF, dan Lampiran-lampiran dalam format file .docx Microsoft Word.

          Juknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sarana Kesenian Sekolah SD SMP SMA SMK SLB Tahun 2018
          Juknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sarana Kesenian Sekolah SD SMP SMA SMK SLB Tahun 2018

          Juknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sarana Kesenian Sekolah SD SMP SMA SMK SLB Tahun 2018

          Berikut ini kutipan teks dari isi pengantar berkas Juknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sarana Kesenian di Satuan Pendidikan Sekolah SD SMP SMA SMK SLB Tahun 2018:

          Sebagai bangsa yang besar yang terdiri dari banyak suku bangsa, Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat besar dan beragam. Setiap suku bangsa memiliki ragam budaya yang khas dan berbeda dengan suku bangsa yang lain. Berbagai bentuk kesenian tradisional tumbuh dan berkembang di berbagai daerah di Indonesia dan menjadi ciri dari setiap daerah.

          Pada masa sekarang, dimana batas antar daerah bahkan antar negara menjadi tipis, kesenian tradisional seolah dihadapkan secara langsung dengan kesenian modern kontemporer. Dalam kondisi ini kesenian tradisional sering kali menjadi pihak yang kalah sehingga lambat laun ditinggalkan. Apabila kurang dilakukan upaya pelestarian banyak kesenian tradisional yang punah digilas perkembangan zaman.

          Untuk menjaga agar kesenian tradisional tetap lestari, maka perlu dilakukan upaya- upaya pelestarian yang tepat sasaran dan berkesinambungan. Sekolah sebagai entitas pendidikan generasi muda memiliki peran yang strategis dalam upaya pelestarian kesenian tradisional tersebut. Melalui kegiatan ekstra kurikuler yang dilakukan di luar jam sekolah, berbagai bentuk kesenian diajarkan, termasuk kesenian tradisional. Yang menjadi persoalan adalah bahwa masih sangat sedikit sekolah yang memiliki sarana kesenian tradisional yang memadai. Kondisi ini tentu menjadi hambatan yang besar dari upaya pelestarian kesenian tradisional yang dilakukan di sekolah.

          Bertolak dari kondisi tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai institusi yang bertanggungjawab dalam bidang pembinaan kesenian berusaha untuk memenuhi kebutuhan sarana kesenian tradisional di sekolah. Untuk merealisasikan hal tersebut, Direktorat Kesenian ditugasi untuk menyediakan fasilitasi sarana kesenian di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Dengan jumlah sekolah (SD, SMP, SMA/K, SLB) yang mencapai lebih dari 280.000 sekolah, maka tugas tersebut menjadi sangat berat. Apabila ditargetkan 5 persen saja dari keseluruhan maka jumlah yang harus difasilitasi adalah 14.000 sekolah. Sampai akhir tahun 2017 yang lalu, jumlah sekolah yang telah terfasilitasi adalah 4.078 sekolah, atau 29 persen dari target. Pada tahun 2018 ini telah dialokasikan fasilitasi untuk 438 sekolah dengan besaran bantuan maksimal Rp.90.000.000,-.

          Selanjutnya, agar kegiatan Fasilitasi Sarana Kesenian di Satuan Pendidikan Tahun 2018 ini dapat dilaksanakan dengan baik, perlu adanya petunjuk teknis yang mengatur segala hal terkait dengan pelaksanaan kegiatan fasilitasi dari tata cara pengajuan proposal, mekanisme penyaluran bantuan sampai dengan pertanggungjawaban keuangan.

          Dengan diterbitkannya petunjuk teknis ini diharapkan agar proses penyaluran bantuan pemerintah Fasilitasi Sarana Kesenian di Satuan Pendidikan Tahun 2018 dapat berjalan baik dan tepat sasaran, sehingga tujuan yang akan dicapai yaitu terlestarikannya kesenian tradisional dapat tercapai. Selain itu tujuan lainnya yang tidak kalah penting yaitu untuk mendorong kreativitas dan membangun sikap apresiatif terhadap seni tradisional di kalangan siswa sekolah juga dapat diraih.

          Petunjuk teknis kegiatan Fasilitasi Sarana Kesenian di Satuan Pendidikan ini dimaksudkan sebagai pedoman/acuan bagi organisasi pelaksana dalam menjalankan/melaksanakan kegiatan fasilitasi sarana kesenian.

          Adapun tujuan disusunnya Petunjuk Teknis Fasilitasi Sarana Kesenian di Satuan Pendidikan Tahun 2018 adalah:
          1. memudahkan Direktorat Kesenian dalam membuat mekanisme pelaksanaan fasilitasi sarana kesenian di satuan pendidikan tahun 2018;
          2. memudahkan satuan pendidikan dalam pengajuan proposal, melaksanakan pengadaan sarana kesenian, penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan, dan penyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan;
          3. memudahkan organisasi pelaksana dalam memahami batas-batas tugas dan tanggung jawab masing-masing;
          4. sebagai alat evaluasi dan tolak ukur keberhasilan pelaksanaan kegiatan fasilitasi sarana kesenian di satuan pendidikan; dan
          5. memudahkan masyarakat dalam memahami seluruh proses pelaksanaan kegiatan fasilitasi sarana kesenian di satuan pendidikan. 

          Fasilitasi Sarana Kesenian di Satuan Pendidikan adalah kegiatan pemberian bantuan dana secara langsung untuk pembelian sarana kesenian tradisional dari Pemerintah melalui Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kepada satuan pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD/LB), Sekolah Menengah Pertama (SMP/LB), Sekolah Menengah Atas (SMA/LB).

          Sasaran Fasilitasi Sarana Kesenian di Satuan Pendidikan Tahun 2018 adalah satuan pendidikan jenjang sekolah dasar (SD dan SDLB), sekolah menengah pertama (SMP dan SMPLB), dan sekolah menengah atas (SMA, SMALB, dan SMK) pada tingkat Kabupaten/Kota di Indonesia yang mengajukan proposal dan diverifikasi oleh tim yang ditunjuk.

          Kriteria Sekolah Calon Penerima:
          1. Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) termasuk Sekolah Dasar Luar Biasa/SDLB, dan Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa/SMPLB, SMA/K, SMALB, baik negeri maupun yang dikelola oleh masyarakat (swasta);
          2. Memiliki jumlah siswa paling sedikit 60 (enam puluh) siswa/i untuk SD; 30 (tiga puluh) siswa/i untuk SMP; 10 (sepuluh) siswa/i untuk SDLB; 5 (lima) siswa/i untuk SMPLB, 30 (tiga puluh) siswa/i untuk SMA/K; dan 5 (lima) siswa/i untuk SMALB;
          3. Belum pernah menerima bantuan yang sejenis. 
          4. Penerima bantuan Fasilitasi Sarana Kesenian pada sekolah yang memiliki: a. Guru/Pelatih Seni; b. Ekstrakurikuler Bidang Seni; dan c. Rencana kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka pemanfaatan bantuan sarana kesenian.

          Syarat-syarat bagi calon penerima fasilitasi yaitu:
          1. Mengajukan proposal permohonan bantuan yang diketahui komite sekolah dan disetujui oleh Kepala Dinas Pendidikan Propinsi/Kabupaten/Kota sesuai dengan kewenangannya;
          2. Mencantumkan nama sekolah, Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan alamat sekolah yang lengkap;
          3. Mencantumkan Fotokopi NPWP atas nama sekolah; dan
          4. Melampirkan foto papan nama sekolah, foto gedung sekolah, foto alur komando (struktur organisasi), foto kegiatan siswa/i di sekolah (diutamakan kegiatan kesenian), foto alat kesenian yang dimiliki dan foto ruang penyimpanan alat kesenian;
          5. Melampirkan profil lengkap pengajar yang akan mengajarkan sarana kesenian yang diusulkan.
          6. Melampirkan pernyataan pakta integritas yang telah ditandatangani oleh kepala Sekolah (lampiran 16); dan
          7. Membuka rekening pada bank yang telah ditunjuk sebagai Bank Penyalur Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sarana Kesenian di Sekolah.

          Sumber dana untuk pemberian bantuan Fasilitasi Sarana Kesenian di Satuan Pendidikan Tahun 2018 ini berasal dari APBN tahun 2018 yang tertuang dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Direktorat Kesenian Tahun Anggaran 2018. Jumlah fasilitasi yang diberikan sesuai dengan pengajuan proposal yang telah diverifikasi sebesar Rp. 90.000.000,- (sembilan puluh juta rupiah).

          Dalam Juknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sarana Kesenian Sekolah SD SMP SMA SMK SLB Tahun 2018 ini antara lain berisi:

          BAB I PENDAHULUAN; A. Latar Belakang; B. Maksud Dan Tujuan; C. Dasar Hukum

          BAB II FASILITASI SARANA KESENIAN DI SATUAN PENDIDIKAN; A. Pengertian Fasilitasi Sarana Kesenian Di Satuan Pendidikan; B. Sasaran Fasilitasi Sarana Kesenian Di Satuan Pendidikan; C. Kriteria Sekolah Calon Penerima; D. Persyaratan Administrasi; E. Sumber Dana dan Jumlah Dana; F. Ruang Lingkup Penggunaan Dana; G. Organisasi Pelaksana

          BAB III PROSES PENETAPAN DAN PENYALURAN DANA FASILITASI SARANA KESENIAN DI SATUAN PENDIDIKAN; A. Waktu Pelaksanaan Pemberian Bantuan Fasilitasi Sarana Kesenian; B. Pengusulan Satuan Pendidikan Calon Penerima Fasilitasi; C. Verifikasi Dan Seleksi; D. Penetapan Penerima; E. Workshop; F. Penyaluran dan Pencairan Dana; G. Pelaksanaan Pekerjaan; H. Sanksi

          BAB IV MONITORING, EVALUASI DAN PERTANGGUNGJAWABAN; A. Monitoring dan Evaluasi; 
          B. Pertanggungjawaban Bantuan Pemerintah 

          BAB V PENUTUP

          Lampiran pada Juknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sarana Kesenian di Satuan Pendidikan Sekolah SD SMP SMA SMK SLB Tahun 2018:
          • Lampiran 1 : Surat Permohonan Fasilitasi Sarana Kesenian di Satuan Pendidikan Tahun 2018
          • Lampiran 2 : Proposal Permohonan Fasilitasi Sarana Kesenian di Satuan Pendidikan Tahun 2018
          • Lampiran 3 : Nama dan Spesifikasi Sarana Kesenian
          • Lampiran 4 : Profil Satuan Pendidikan
          • Lampiran 5 : Rekening Bank Pemerintah dan NPWP atas nama Satuan Pendidikan
          • Lampiran 6 : Dokumentasi/Foto Satuan Pendidikan/Kelengkapan Administrasi
          • Lampiran 7 : Surat Pernyataan Kesanggupan Melaksanakan Pekerjaan Kepala Satuan Pendidikan
          • Lampiran 8 : Surat Perjanjian Pemberian Bantuan (SP2B) Fasilitasi Sarana Kesenian Di Satuan Pendidikan
          • Lampiran 9 : Berita Acara Pembayaran
          • Lampiran 10 : Kuitansi Tanda Terima Transfer Dana Bantuan
          • Lampiran 11 : Laporan Penerimaan Dana
          • Lampiran 12 : Daftar Inventaris Barang
          • Lampiran 13 : Format Berita Acara Serah Terima (BAST)
          • Lampiran 14 : Formulir Surat Setoran Pengembalian Belanja (SSPB) untuk pengembalian ke Kas Negara apabila pengembalian di tahun anggaran yang sama
          • Lampiran 15 : Formulir Surat Setoran Bukan Pajak (SSBP) untuk pengembalian ke Kas Negara apabila pengembalian di tahun anggaran yang berbeda
          • Lampiran 16: Format Pakta Integritas

            Download Juknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sarana Kesenian Sekolah SD SMP SMA SMK SLB Tahun 2018

            Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Petinjuk Teknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sarana Kesenian di Satuan Pendidikan Sekolah SD SMP SMA SMK SLB Tahun 2018 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

            Juknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sarana Kesenian Sekolah SD SMP SMA SMK SLB Tahun 2018



            Download File:
            Petunjuk Teknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sarana Kesenian di Satuan Pendidikan Sekolah SD SMP SMA SMK SLB Tahun 2018.pdf
            Lampiran-Lampiran.docx

            Sumber: https://kebudayaan.kemdikbud.go.id

            Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Petunjuk Teknis Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sarana Kesenian di Satuan Pendidikan Sekolah SD SMP SMA SMK SLB Tahun 2018. Semoga bisa bermanfaat.


            Lihat juga beberapa informasi dan berkas lainnya di bawah ini.


            Contoh Administrasi Sarana dan Prasarana Pendidikan di Sekolah Format Microsoft Word

            Diposting oleh Pada 1/15/2018 08:27:00 PM dengan No comments

            Berikut ini adalah berkas Contoh Format Administrasi Sarana dan Prasarana Pendidikan di Sekolah/Madrasah. Download file format .docx Microsoft Word.

            Contoh Format Administrasi Sarana dan Prasarana Pendidikan di Sekolah/Madrasah
            Contoh Format Administrasi Sarana dan Prasarana Pendidikan di Sekolah/Madrasah

            Contoh Format Administrasi Sarana dan Prasarana Pendidikan di Sekolah/Madrasah

            Contoh Format Administrasi Sarana dan Prasarana Pendidikan di Sekolah/Madrasah ini antara lain terdiri dari:
            1. Daftar Pembelian / Pengadaan Barang
            2. Daftar Penggunaan Alat
            3. Catatan Keadaan Barang
            4. Kartu Stor
            5. Daftar Inventaris
            6. Buku Induk Barang Inventaris
            7. Buku Golongan Barang Inventaris
            8. Buku Catatan Barang Non Inventaris
            9. Buku Peminjaman Barang

              Download Contoh Format Administrasi Sarana dan Prasarana Pendidikan di Sekolah/Madrasah

              Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Contoh Format Administrasi Sarana dan Prasarana Pendidikan di Sekolah/Madrasah ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

              Contoh Format Administrasi Sarana dan Prasarana Pendidikan di Sekolah/Madrasah



              Download File:
              Contoh Format Administrasi Sarana dan Prasarana Pendidikan di Sekolah / Madrasah.docx

              Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Contoh Format Administrasi Sarana dan Prasarana Pendidikan di Sekolah/Madrasah. Semoga bisa bermanfaat.

              Lihat juga beberapa informasi dan berkas lainnya di bawah ini.


              Contoh Lampiran F Bidikmisi Format Microsoft Word

              Diposting oleh Pada 1/15/2018 07:44:00 PM dengan No comments

              Berikut ini adalah berkas Contoh Lampiran F untuk persyaratan Bidikmisi Format Microsoft Word. Download file format .docx Microsoft Word.

              Contoh Lampiran F Bidikmisi Format Microsoft Word
              Contoh Lampiran F Bidikmisi Format Microsoft Word

              Contoh Lampiran F Bidikmisi Format Microsoft Word

              Lampiran F merupakan lampiran persetujuan dan tandatangan dari kepala sekolah (surat rekomendasi).

              Contoh lampiran bisa diunduh di :
              http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/sekolah/daftar/contohlampiran

              Catatan: Link tersebut otomatis mengunduh (download), tipe filenya jpg. Dipersilahkan untuk membuat kembali sesuai contoh dan untuk mengunggah (upload) ukuran file maksimal 300kb. Dan berikut ini contoh Lampiran F tersebut dalam format file .docx Microsoft Word.

                Download Contoh Lampiran F Bidikmisi Format Microsoft Word

                Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Contoh Lampiran F Bidikmisi Format Microsoft Word ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

                Contoh Lampiran F Bidikmisi Format Microsoft Word



                Download File:
                Contoh Lampiran F Bidikmisi Format Microsoft Word.docx

                Sumber: https://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id

                Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Contoh Lampiran F Bidikmisi Format Microsoft Word. Semoga bisa bermanfaat.

                Lihat juga beberapa informasi dan berkas lainnya di bawah ini.


                Panduan Pendaftaran Bidikmisi 2018-2019

                Diposting oleh Pada 1/15/2018 07:06:00 PM dengan No comments

                Berikut ini adalah berkas Panduan Pendaftaran Bidikmisi Tahun 2018/2019. Download file format PDF.

                Panduan Pendaftaran Bidikmisi 2018-2019
                Panduan Pendaftaran Bidikmisi 2018-2019

                Panduan Pendaftaran Bidikmisi 2018-2019

                Berikut ini kutipan teks dari isi berkas Panduan Pendaftaran Bidikmisi 2018-2019:

                Bidikmisi merupakan program pemerintah untuk memberikan akses pendidikan tinggi kepada masyarakat miskin untuk dapat memutus mata rantai kemiskinan. Sampai saat ini jumlah penerima Bidikmisi sudah mencapai angka 432.409 mahasiswa, sehingga berkontribusi untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi.

                Bidikmisi juga memiliki skema yang berbeda dengan bantuan biaya pendidikan lain, dengan filosofinya untuk menjemput penerima, Bidikmisi memberikan jaminan pembiayaan mulai dari pendaftaran sampai penerima Bidikmisi menuntaskan pendidikan tinggi.

                Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia yang memberikan fasilitas pembebasan biaya pendidikan dan subsidi biaya hidup. Bidikmisi diberikan kepada penerima selama 8 (delapan) semester untuk S1 / D4, 6 (enam) semester untuk D3, 4 (empat) semester untuk D2, dan 2 (dua) semester untuk D1. Besaran subsidi biaya hidup yang diberikan serendah-rendahnya Rp. 650.000,00 per bulan diberikan setiap 3 bulan. Adapun pembebasan biaya pendidikan mencakup semua biaya yang dibayarkan ke Perguruan Tinggi untuk kepentingan pendidikan.

                Persyaratan untuk mendaftar tahun 2018 adalah sebagai berikut:
                1. Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2018 dan 2017;
                2. Belum pernah ditetapkan sebagai penerima Bidikmisi di perguruan tinggi;
                3. Usia paling tinggi pada saat diterima di perguruan tinggi adalah 21 tahun;
                4. Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria: a. Siswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP)/Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau sejenisnya; b. Pendapatan kotor orang tua/wali gabungan (suami + istri) setinggi-tingginya Rp4.000.000,00 (Empat juta rupiah) atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp750.000,00 (Tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).
                5. Pendidikan orang tua/wa tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4;
                6. Memiliki potensi akade erdasarkan rekomendasi objektif dan akurat dari Kepala Sekolah;
                7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu di antara PTN atau PTS dengan ketentuan: a. PTN dengan pilihan seleksi masuk: 1) Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN); 2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN); 3) Seleksi Mandiri PTN. b. Politeknik, UT, dan Institut Seni dan Budaya; c. PTS sesuai dengan pilihan seleksi masuk.

                MEKANISME PENDAFTARAN
                1.  Pendaftaran Daring (On line); Tata cara pendaftaran Bidikmisi melalui SNMPTN, SBMPTN, PMDK Politeknik atau Seleksi Mandiri Perguruan Tinggi secara online pada laman Bidikmisi (http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/) adalah sebagai berikut. a. Tahapan pendaftaran Bidikmisi; 1. Sekolah mendaftarkan diri sebagai institusi pemberi rekomendasi ke laman Bidikmisi dengan melampirkan hasil pindaian (scan) (Lampiran 1 bagian persetujuan dan tanda tangan) untuk mendapatkan nomor Kode Akses Sekolah; 2. Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan memverifikasi pendaftaran dalam kurun waktu 1 x 24 jam pada hari dan jam kerja; 3. Sekolah merekomendasikan masing-masing siswa melalui laman Bidikmisi menggunakan kombinasi NPSN dan kode akses yang telah diverifikasi. 4. Sekolah memberikan nomor pendaftaran dan kode akses kepada masing-masing siswa yang sudah direkomendasikan; 5. Siswa mendaftar melalui laman Bidikmisi dan menyelesaikan semua tahapan yang diminta di dalam sistem pendaftaran. b. Siswa yang sudah menyelesaikan pendaftaran Bidikmisi mendaftar seleksi nasional atau mandiri yang telah diperoleh sesuai ketentuan masing-masing pola seleksi melalui alamat berikut: 1. SNMPTN melalui http://www.snmptn.ac.id 2. SBMPTN melalui http://www.sbmptn.ac.id 3. PMDK Politeknik melalui http://pmdk.politeknik.or.id 4. Seleksi Mandiri PTN sesuai ketentuan masing-masing PTN. 5. Seleksi Mandiri PTS sesuai ketentuan masing masing PTS. 6. Siswa yang mendaftar dan ditentukan lolos melalui seleksi masuk. melengkapi berkas, dan berkas dibawa pada saat pendaftaran ulang, yaitu: a. Kartu peserta dan formulir pendaftaran program Bidikmisi yang dicetak dari laman Bidikmisi; b. Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau bantuan pemerintah sejenis lainnya (jika ada); c. Siswa yang belum memenuhi syarat butir (b) di atas, harus membawa Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua/Wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala Desa/Kepala Dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat; d. Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang Susunan Keluarga; e. Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan/ atau bukti pembayaran PBB (apabila mempunyai bukti pembayaran) dari orang tua/wali-nya; f. Berkas pendukung lainnya yang diminta oleh perguruan tinggi dan Kopertis.

                MEKANISME PENETAPAN
                Bagi calon mahasiswa penerima Bidikmisi yang telah dinyatakan diterima di Perguruan Tinggi, akan dilakukan hal-hal sebagai berikut:
                1. Verifikasi kelayakan penerima Bidikmisi oleh perguruan tinggi dan Kopertis;
                2. Penetapan mahasiswa penerima Bidikmisi oleh perguruan tinggi dan Kopertis.

                KELUHAN DAN ADUAN
                Keluhan dan aduan terkait dengan Bidikmisi bisa diajukan melalui laman helpdesk Bidikmisi, yaitu :
                email: bidikmisi@ristekdikti.go.id 
                facebook: facebook.com/program.bidik.misi
                Twitter: @bidikmisi

                  Download Panduan Pendaftaran Bidikmisi 2018-2019

                  Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Panduan Pendaftaran Bidikmisi 2018-2019 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

                  Panduan Pendaftaran Bidikmisi 2018-2019



                  Download File:
                  PEDOMAN BIDIKMISI 2018.pdf

                  Sumber: https://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id

                  Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Panduan Pendaftaran Bidikmisi 2018-2019. Semoga bisa bermanfaat.

                  Lihat juga beberapa informasi dan berkas lainnya di bawah ini.


                  Formulir Kontak

                  Nama

                  Email *

                  Pesan *

                  type='text/javascript'/>