Kemendikbud Terbitkan Buku Cerita PAUD dalam 55 Bahasa Daerah

Diposting oleh Pada 5/14/2017 10:11:00 PM dengan No comments

Berikut ini adalah informasi mengenai Kemendikbud Terbitkan Buku Cerita PAUD dalam 55 Bahasa Daerah.

Kemendikbud Terbitkan Buku Cerita PAUD dalam 55 Bahasa Daerah
Kemendikbud Terbitkan Buku Cerita PAUD dalam 55 Bahasa Daerah

Kemendikbud Terbitkan Buku Cerita PAUD dalam 55 Bahasa Daerah

Sebanyak 55 buku cerita berbahasa ibu atau bahasa daerah diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebagai bahan ajar pendidikan anak usia dini (PAUD). Bahasa daerah yang digunakan dalam buku cerita tersebut antara lain bahasa Aceh, Sunda, Batak Karo, Melayu, Palembang, Banjar, Dayak, Sanggau, Minahasa, Manado, Bugis, dan Ambon.

Bahan ajar berbahasa ibu itu berupa buku cerita yang terdiri atas empat judul, yaitu Si Tupai, Aku Suka Buah, Kucing Emas, dan Siapa yang Paling Cantik? Keempat buku tersebut diterjemahkan ke dalam 55 bahasa daerah dengan kualitas cetakan dan kemasan terbaik oleh Kemendikbud. Misalnya buku Aku Suka Buah diterjemahkan ke dalam bahasa Sunda, judulnya menjadi Kami Resep Buah. Atau buku Si Tupai diterjemahkan ke dalam bahasa Kupang berubah judul menjadi Tu Tupai, dengan seluruh cerita di dalamnya menggunakan bahasa Kupang.

Buku-buku cerita berbahasa ibu itu kemudian dibagikan secara gratis kepada lembaga-lembaga PAUD di berbagai wilayah Tanah Air. Peluncuran dan pembagian buku berlangsung saat acara Festival dan Kreativitas Anak Usia Dini 2017 di Puri Ardhya Garini, Jakarta, Rabu (10/5/2017). Bersamaan dengan itu pula Kemendikbud memecahkan rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kegiatan “Membaca Cerita Berbahasa Ibu Terbanyak oleh Guru PAUD”.

Direktur Pembinaan PAUD Kemendikbud, Ella Yulaelawati mengatakan, penerbitan buku cerita berbahasa ibu diharapkan dapat memberikan dampak positif dan mampu memberikan kesem­patan kepada anak-anak yang memiliki kecerdasan linguistik (bahasa) untuk menyampaikan cerita dengan cara unik, asyik, dan menyenangkan. Terlebih yang diceritakan adalah cerita yang sudah sangat dekat kehidupan anak-anak. Kemendikbud pun mengemas buku cerita tersebut dengan kemasan menarik, bergambar, dan berukuran besar dibanding buku cerita lain.

“Ini sangat kon­tras dibandingkan cerita rakyat yang ada sebelumnya yang dikemas dalam kemasan sederhana, kadang hanya berbentuk tulisan tanpa gambar tokoh dan ilustrasi tempat kejadiannya. Hal seperti itu kurang menarik minat anak untuk mengetahui cerita rakyat yang ada. Jadi kami menerbitkan dalam kemasan yang lebih menarik untuk dibaca oleh anak-anak,” tuturnya.

Ella menuturkan, bahan ajar berbasis bahasa ibu ini dapat memberikan kepandaian dalam bahasa asli yang sangat penting untuk proses belajar berikutnya bagi anak karena bahasa ibu berkait dengan dasar cara berpikir. Kepandaian yang kurang dari bahasa pertama ser­ing kali membuat proses belajar bahasa lain menjadi sulit. “Oleh karena itu, bahasa asli memiliki peran sentral dalam pendidikan karakter dan pengenalan budaya sebagai jati diri bangsa,” katanya. (Desliana Maulipaksi)

Sumber:

Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai berita informasi Kemendikbud Terbitkan Buku Cerita PAUD dalam 55 Bahasa Daerah. Semoga bisa bermanfaat.

Lihat juga beberapa informasi dan berkas lainnya terkait dengan kategori PAUD di bawah ini:



Lihat juga informasi dan download berkas file edukasi lainnya pada Related Posts di bawah.


Tips: Klik Bagikan/Share sebelum Download

Klik G+1 untuk merekomendasikan ke teman/rekan Anda


Silahkan bagikan dan beritahukan atau rekomendasikan berkas ini ke teman atau rekan Anda melalui sosial media dengan menekan icon-icon di bawah ini. Terima Kasih.

Recommended Posts:

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *