Surat Edaran MenPANRB Nomor 137 Tahun 2018 Tentang Penyebarluasan Informasi Melalui Media Sosial Bagi Aparatur Sipil Negara

Diposting oleh Pada 5/23/2018 04:26:00 AM dengan No comments

Berikut ini adalah berkas Surat Edaran MenPANRB Nomor 137 Tahun 2018 Tentang Penyebarluasan Informasi Melalui Media Sosial Bagi Aparatur Sipil Negara. Download file format PDF.

Surat Edaran MenPANRB Nomor 137 Tahun 2018 Tentang Penyebarluasan Informasi Melalui Media Sosial Bagi Aparatur Sipil Negara
Surat Edaran MenPANRB Nomor 137 Tahun 2018 Tentang Penyebarluasan Informasi Melalui Media Sosial Bagi Aparatur Sipil Negara

Surat Edaran MenPANRB Nomor 137 Tahun 2018 Tentang Penyebarluasan Informasi Melalui Media Sosial Bagi Aparatur Sipil Negara

Berikut ini kutipan teks keterangan dari isi berkas Surat Edaran MenPANRB Nomor 137 Tahun 2018 Tentang Penyebarluasan Informasi Melalui Media Sosial Bagi Aparatur Sipil Negara:

Dalam rangka pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi untuk penyebarluasan informasi, baik antar individu, individu dan institusi, serta antar institusi dalam menghadapi tantangan dan perubahan Iingkungan yang sangat cepat dan dinamis, Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan dapat berperan membangun suasana yang kondusif di media sosial.

Sehubungan dengan hal tersebut, dalam rangka menjunjung tinggi Nila, Dasar, Kode Etik dan Kode Perilaku ASN, serta pembinaan profesi ASN, bagi Pegawai ASN dalam penyebarluasan informasi melalui media sosial agar memperhatikan hal-hal sebagal berikut:
  1. Memegang teguh ideologi Pancasila, setia dan mempertahankan UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta pemerintahan yang sah, mengabdi kepada negara dan rakyat Indonesia, serta menjalankan tugas secara profesional dan tidak berpihak;
  2. Memelihara dan menjunjung tinggi standar etika yang luhur, memegang teguh nilai dasar ASN dan selalu menjaga reputasi dan integritas ASN;
  3. Menjaga kerahasiaan yang menyangkut kebijakan negara, memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan kepada pihak lain yang memerlukan informasi terkait kepentingan kedinasan;
  4. Tidak menyalahgunakan informasi intern negara untuk mendapat atau mencari keuntungan atau manfaat bagi diri sendiri atau untuk orang lain;
  5. Menggunakan sarana media sosial secara bijaksana, serta diarahkan untuk mempererat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  6. Memastikan bahwa informasi yang disebartuaskan jelas sumbernya, dapat dipastikan kebenarannya, dan tidak mengandung unsur kebohongan;
  7. Tidak membuat dan menyebarkan berita palsu (hoax), fitnah, provokasi, radikalisme, terorisme, dan pornografi melalui media sosial atau media lainnya;
  8. Tidak memproduksi dan menyebarluaskan informasi yang memiliki muatan yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), melanggar kesusilaan, perjudian, penghinaan dan/atau pencemaran nama baik, pemerasan dan/atau pengancaman;
Apabila terdapat pelanggaran atas ketentuan tersebut di atas, PPK agar memberikan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

    Download Surat Edaran MenPANRB Nomor 137 Tahun 2018 Tentang Penyebarluasan Informasi Melalui Media Sosial Bagi Aparatur Sipil Negara

    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Surat Edaran MenPANRB Nomor 137 Tahun 2018 Tentang Penyebarluasan Informasi Melalui Media Sosial Bagi Aparatur Sipil Negara ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

    Surat Edaran MenPANRB Nomor 137 Tahun 2018 Tentang Penyebarluasan Informasi Melalui Media Sosial Bagi Aparatur Sipil Negara



    Download File:
    Surat Edaran MenPANRB Nomor 137 Tahun 2018 Tentang Penyebarluasan Informasi Melalui Media Sosial Bagi Aparatur Sipil Negara.pdf

    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Surat Edaran MenPANRB Nomor 137 Tahun 2018 Tentang Penyebarluasan Informasi Melalui Media Sosial Bagi Aparatur Sipil Negara. Semoga bisa bermanfaat.
    Jam Kerja ASN PNS TNI POLRI Selama Bulan Ramadhan 2018 (1439 H)

    Diposting oleh Pada 5/09/2018 06:47:00 PM dengan No comments

    Berikut ini adalah berkas Surat Edaran MENPANRB Nomor 336 Tentang Penetapan Jam Kerja ASN PNS TNI POLRI Selama Bulan Ramadhan 2018 (1439 H). Download file format PDF.

    Surat Edaran MENPANRB Tentang Jam Kerja ASN PNS TNI POLRI Selama Bulan Ramadhan 2018 (1439 H)
    Surat Edaran MENPANRB Tentang Jam Kerja ASN PNS TNI POLRI Selama Bulan Ramadhan 2018 (1439 H)

    Surat Edaran MENPANRB Tentang Penetapan Jam Kerja ASN PNS TNI POLRI Selama Bulan Ramadhan 2018 (1439 H)

    Berikut ini kutipan teks dari isi berkas Surat Edaran MENPANRB Nomor 336 Tentang Penetapan Jam Kerja ASN PNS TNI POLRI Selama Bulan Ramadhan 2018 (1439 H):

    Dengan ini diberitahukan bahwa dalam rangka peningkatan kualitas pelaksanaan lbadah Puasa pada bulan Ramadhan khususnya bagi ASN, l'llll dan POLRI yang beragama Islam, maka jam kerja Pegawai Negari Sipil perlu diatur sebagai berikut:
    1. Bagi Instansi Pemerintah yang memberlakukan lima hari kerja
    a. Hari Senin sampai dengan Kamis Pukul: 08.00-15.00; - Waktu Istirahat Pukul: 12.00-12.30.
    b. Hari Jum'at Pukul: 08.00 -15.30; - Waktu Istirahat Pukul: 11.30 -12.30.

    2. Bagi Instansi Pemerintah yang memberlakuan enam hari kerja
    a. Hari Senin sampai dengan Kamis, dan Sabtu Pukul: 08.00- 14.00; - Waktu Istirahat Pukul: 12.00 - 12.30.
    b. Hari Jum'at Pukul: 08.00- 14.30; - Waktu Istirahat Pukul: 11.30 - 12.30.

    3. Jumlah jam kerja bagi instansi Pemerintah Pusat dan Daerah yang melaksanakan 5 hari atau 6 hari kerja selama bulan Ramadhan adalah 32.50 jam per minggu.

    4. Ketentuan Pelaksanaan lebih lanjut mengenai jam kerja pada bulan Ramadhan tersebut diatur oleh Pimpinan lnstansi dan Pemerintah Daerah masing-masing dengan menyesuaikan situasi dan kondisi setempat.

      Download Surat Edaran MENPANRB Nomor 336 Tentang Penetapan Jam Kerja ASN PNS TNI POLRI Selama Bulan Ramadhan 2018 (1439 H)

      Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Surat Edaran MENPANRB Nomor 336 Tentang Penetapan Jam Kerja ASN PNS TNI POLRI Selama Bulan Ramadhan 2018 (1439 H) ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

      Surat Edaran MENPANRB Nomor 336 Tentang Penetapan Jam Kerja ASN PNS TNI POLRI Selama Bulan Ramadhan 2018 (1439 H)



      Download File:
      Surat Edaran MENPANRB Nomor 336 Tentang Penetapan Jam Kerja ASN PNS TNI POLRI Selama Bulan Ramadhan 2018 (1439 H).pdf

      Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Silabus RPP IPA SMP MTs Kurikulum 2013 Kelas VII, VIII, IX. Semoga bisa bermanfaat.
      Kepmendikbud Nomor 092/P/2018 Tentang Penetapan Buku Teks Pelajaran Kurikulum 2013 Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah

      Diposting oleh Pada 4/13/2018 06:25:00 PM dengan No comments

      Berikut ini adalah berkas Kepmendikbud Nomor 092/P/2018 Tentang Penetapan Buku Teks Pelajaran Kurikulum 2013 Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah untuk Buku Tematik Kelas III dan Kelas VI Semester 1, Buku Pendidikan Agama dan Buku Budi Pekerti untuk Kelas III, Kelas VI, Kelas IX, dan Kelas XII, serta Buku Mata Pelajaran untuk Kelas IX dan Kelas XII. Download file format PDF.

      Kepmendikbud Nomor 092 2018 Tentang Penetapan Buku Teks Pelajaran Kurikulum 2013 Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
      Kepmendikbud Nomor 092 2018 Tentang Penetapan Buku Teks Pelajaran Kurikulum 2013 Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah

      Kepmendikbud Nomor 092 2018 Tentang Penetapan Buku Teks Pelajaran Kurikulum 2013 Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah

      Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Kepmendikbud Nomor 092/P/2018 Tentang Penetapan Buku Teks Pelajaran Kurikulum 2013 Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah untuk Buku Tematik Kelas III dan Kelas VI Semester 1, Buku Pendidikan Agama dan Buku Budi Pekerti untuk Kelas III, Kelas VI, Kelas IX, dan Kelas XII, serta Buku Mata Pelajaran untuk Kelas IX dan Kelas XII ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:





      Download File:

      Kepmendikbud Nomor 092/P/2018 Tentang Penetapan Buku Teks Pelajaran Kurikulum 2013 Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.pdf
      Lampiran Kepmen Penetapan Buku 92_P_2018.pdf

      Sumber: http://jdih.kemdikbud.go.id

      Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Kepmendikbud Nomor 092/P/2018 Tentang Penetapan Buku Teks Pelajaran Kurikulum 2013 Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Semoga bisa bermanfaat.
      Pedoman Lomba Kompetensi Siswa LKS SMK Tahun 2018

      Diposting oleh Pada 3/19/2018 04:22:00 AM dengan No comments

      Berikut ini adalah berkas buku Pedoman Lomba Kompetensi Siswa LKS SMK Tahun 2018. Download file format PDF.

      Pedoman Lomba Kompetensi Siswa LKS SMK Tahun 2018
      Pedoman Lomba Kompetensi Siswa LKS SMK Tahun 2018

      Pedoman Lomba Kompetensi Siswa LKS SMK Tahun 2018

      Berikut ini kutipan teks keterangan dari isi berkas Pedoman Lomba Kompetensi Siswa LKS SMK Tahun 2018:

      Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sesuai slogannya, maka harus memiliki kompetensi yang dibutujhkan oleh pasar kerja baik yang bertaraf nasional internasional. Sehubungan dengan hal tersebut, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, ian Pendidikan dan Kebudayaan ggarakan kegiatan guna memotivasi peningkatan nsi siswa berupa kegiatan lomba atau kompetisi yang dinamakan Lomba Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (LKS-SMK). Kegiatan ini juga dalam upaya mempromosikan lulusan SMK kepada dunia usaha/dunia industri serta pemangku kepentingan lainnya.

      Pada tahun 2018 ini, LKS SMK Tingkat Nasional ke-26 diselenggarakan pada tanggal 6 s.d. 12 Mei 2018 di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Bidang kompetensi yang akan dilombakan melipuit 56 jenis bidang lomba. Selain lomba, juga diselenggarakan kegiatan pendukung lainnya seperti pameran produk inovasi unggulan hasil karya siswa SMK, serti kasi, job matching, pelatihan, pentas seni, gerakan literasi sekolah (GLS), one school one province (OSOP), one school one country (OSOC), dan Kewirausahaan.

      Penyelenggaraan LKS SMK yang dikelola Direktorat Pembinaan SMK meliputi 51 bidang lomba sedangkan 5 bidang lomba akan dilaksanakan secara daring (online) bekerjasama dengan SEAMEO Sekretariat. Dalam pelaksanaan LKS di Provinsi NTB, akan melibatkan peran serta SMK di Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai koordinator bidang lomba yang bertugas mengkoordinasikan materi berupa peralatan, bahan, kelengkapan lomba. Selain itu, peran serta dari kalangan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) juga dioptimalkan antara lain sebagai sponsorship, narasumber, pelatih, juri dan sebagainya.

      Agar pelaksanaan LKS SMK tingkat nasional ke-26 tahun 2018 serta kegiatan pendukung lainnya berjalan dengan baik, maka Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan menerbitkan “Pedoman LKS SMK Tingkat Nasional ke-26 Tahun 2018”. Pedoman ini dirancang untuk membantu semua pihak yang berpartisipasi dalam pelaksanaan LKS SMK agar mengetahui seluruh informasi terkait pelaksanaan LKS dengan baik.

      Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan baik di tingkat pusat maupun daerah antara lain: Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dinas Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Barat, serta seluruh pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu terkait dengan penyelenggaraan LKS ini, dan semoga Allah SWT, Tuhan YME membalas kebaikan semua pihak.

        Download Pedoman Lomba Kompetensi Siswa LKS SMK Tahun 2018

        Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas buku Pedoman Lomba Kompetensi Siswa LKS SMK Tahun 2018 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

        Pedoman Lomba Kompetensi Siswa LKS SMK Tahun 2018



        Download File:

        Buku Pedoman LKS XXVI Tahun 2018.pdf


        Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Pedoman Lomba Kompetensi Siswa LKS SMK Tahun 2018. Semoga bisa bermanfaat.
        Pedoman O2SN SMK Tahun 2018

        Diposting oleh Pada 3/18/2018 01:52:00 PM dengan No comments

        Berikut ini adalah berkas Pedoman Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMK Tahun 2018. O2SN SMK Tahun 2018 ini akan diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaa. Download file buku pedoman format PDF.

        Pedoman Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMK Tahun 2018
        Pedoman Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMK Tahun 2018

        Pedoman Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMK Tahun 2018

        Berikut ini kutipan teks keterangan dari isi berkas Pedoman Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMK Tahun 2018:

        Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, akan menyelenggarakan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMK tahun 2018. Program yang telah menjadi agenda tahunan sejak tahun 2005 ini akan dilaksanaka tanggal 16 s.d. 22 September 2018 di D.I. Yogyakarta.

        Pada O2SN jenjang SMK Tahun 2018 mempertandingkan 5 (lima) cabang olahraga yaitu: Bulu Tangkis, Karate, Pencak Silat, Atletik, dan Renang. Pelaksanaan seleksi kelima cabang olahraga tersebut dimulai dari tingkat sekolah, Provinsi dan di lanjutkan pada tingkat Nasional.

        Tujuan dilaksanakan O2SN jenjang SMK adalah untuk memfasilitasi dan memotivasi siswa yang mempunyai bakat dan minat di cabang olahraga, sehingga siswa dapat meningkatkan skill dan kemampuan sesuai bidangnya.

        Disamping kegiatan ini sekaligus dalam upaya pembentukan sikap mental, sportivitas, kejujuran dan rasa solidaritas yang tinggi antar sesama siswa yang pada akhirnya dapat meningkatkan mutu pendidikan. O2SN adalah gerakan idealisme yang percaya bahwa olahraga bukan hanya tentang raga yang sehat.

        Pedoman ini disusun sebagai acuan pelaksanaan O2SN jenjang SMK tahun 2018 bagi pelatih, wasit/juri, oļ¬ƒcial, dan peserta, agar SMK SMK maupun provinsi dapat melakukan persiapan sehingga penyelenggaraan pertandingan/perlombaan di tingkat Nasional berjalan sesuai dengan tata cara dan aturan yang telah disepakati bersama.

        Semoga program ini menjadi wadah kolaborasi pihak-pihak terkait demi kesuksesan penyelenggaraan agar dapat memajukan olahraga secara keseluruhan di Indonesia.

          Download Pedoman Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMK Tahun 2018

          Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Pedoman Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMK Tahun 2018 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

          Pedoman O2SN SMK Tahun 2018



          Download File:
          Buku Pedoman O2SN SMK Tahun 2018.pdf

          Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Pedoman Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMK Tahun 2018. Semoga bisa bermanfaat.
          Panduan Pelaksanaan FLS2N SMA Tahun 2018

          Diposting oleh Pada 3/14/2018 10:25:00 PM dengan No comments

          Berikut ini adalah berkas Panduan Pelaksanaan FLS2N SMA Tahun 2018. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Download file format PDF.

          Panduan Pelaksanaan FLS2N SMA Tahun 2018
          Panduan Pelaksanaan FLS2N SMA Tahun 2018

          Panduan Pelaksanaan FLS2N SMA Tahun 2018

          Berikut ini kutipan teks informasi keterangan dari isi berkas Panduan Pelaksanaan FLS2N SMA Tahun 2018:

          Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tahun 2018 telah memasuki usia yang ke-15. Sebuah waktu yang cukup matang dalam masa penyelenggaraan kegiatan festival dan lomba seni. Dari masa ke masa telah menghasilkan peserta didik yang memiliki bakat di bidang seni dan berprestasi dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional dan internasional.

          Tujuan penyelenggaraan FLS2N tidak hanya memfasilitasi peserta didik di bidang seni untuk berprestasi saja, namun juga untuk membentuk kepribadian dan karakter yang baik. Kebijakan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan senantiasa memperhatikan bakat dan minat peserta didik.

          FLS2N tahun 2018 melombakan bidang seni pertunjukan dan seni penciptaan, pada bidang seni pertunjukan yaitu vokal solo, gitar solo, baca puisi, tari kreasi dan teater monolog. Sedangkan untuk bidang seni penciptaan yaitu desain poster, kriya, cipta puisi dan film pendek.

          Tema FLS2N tahun 2018 adalah seni sebagai inspirasi keteladanan dalam pendidikan karakter, makna tema ini bertujuan untuk mengkampanyekan pentingnya aspek keteladanan dalam implementasi penguatan pendidikan karakter bagi peserta didik SMA menuju bangsa yang berkarakter dan berbudaya.

          Melalui pedoman ini disampaikan informasi prosedur, peraturan dan mekanisme kegiatan FLS2N, agar dapat dipedomani bagi penyelenggara FLS2N di tingkat daerah dan juga untuk memandu peserta didik agar dapat berpartisipasi sesuai bidang lomba seni yang dipilih. Semoga penyelenggaraan FLS2N tahun 2018 makin baik dari tahun sebelumnya, baik proses seleksi di daerah maupun pelaksanaan di tingkat nasional.

          Klasifikasi Seni yang Dilombakan:
          Bertolak dari pandangan di atas, Direktorat Pembinaan SMA, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, menyelenggarakan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dengan kategori sebagai berikut.

          1) Pertunjukan 
          Seni pertunjukan adalah seni yang melibatkan aksi individu atau kelompok di tempat dan waktu tertentu. Seni pertunjukan melibatkan empat unsur, yaitu waktu, ruang, seniman, dan penonton. Dalam FLS2N di tingkat SMA, materi seni pertunjukan dapat dipersiapkan di provinsi masing- masing. Bidang yang dilombakan adalah baca puisi, tari kreasi inovatif, vokal solo, gitar solo, dan monolog. 

          2) Penciptaan 
          Penciptaan karya seni berupa ekspresi yang berunsur keindahan yang diungkapkan melalui media yang bersifat nyata dan dapat dinikmati oleh indra. Pada FLS2N di tingkat SMA, pengetahuan, wawasan, bahan, dan peralatan peserta dipersiapkan di masing-masing provinsi sesuai dengan tema yang tertera pada buku pedoman. Soal akan diberikan pada saat lomba. Bidang yang dilombakan adalah desain poster, kriya, Cipta Puisi dan Film Pendek.

          Prestasi akademik dan nonakademik yang diraih melalui pendidikan yang bermutu memerlukan pengembangan kecerdasan secara komprehensif dan bermakna. Aspek- aspeknya meliputi: (1) olah hati (cerdas spiritual) untuk memperteguh keimanan dan ketakwaan, meningkatkan akhlak mulia, budi pekerti atau moral, membentuk kepribadian yang unggul, membangun kepemimpinan dan kewirausahaan (entrepreneurship), (2) olah pikir (cerdas intelektual) untuk membangun kompetensi dan kemandirian ilmu pengetahuan dan teknologi, (3) olah rasa (cerdas emosional dan sosial) untuk meningkatkan sensitivitas, daya apresiasi, daya kreasi, serta daya ekspresi seni dan budaya, dan (4) olahraga.

          Visi FLS2N adalah terwujudnya siswa SMA yang kreatif, cerdas, dan berkarakter melalui penghayatan dan penguasaan seni budaya bangsa sehingga memiliki eksistensi di tingkat dunia.

          Misi FLS2N adalah
          a. meningkatkan kualitas siswa SMA yang mampu mengembangkan potensi dan karakter melalui penghayatan dan penguasaan seni budaya;
          b. memberikan kesempatan yang sama bagi siswa SMA untuk meningkatkan pemahaman dan keahlian berkesenian melalui kompetisi seni pertunjukan dan seni penciptaan yang berakar pada kearifan lokal dalam konteks kompetisi global; dan
          c. memberikan pengalaman bagi siswa SMA untuk memahami makna keberagaman dan perbedaan, khususnya dalam hal seni budaya sebagai kekayaan dan kekuatan bangsa.

          Untuk mewujudkan visi misi tersebut, FLS2N tingkat SMA tahun 2018 mempunyai tema:
          “Seni Inspirasi Keteladanan”

          Tujuan kegiatan ini adalah:
          1. memberikan pengalaman berkompetisi dengan menjunjung tinggi nilai kebersamaan dalam keberagaman untuk memberi inspirasi keteladanan dalam mencapai prestasi tertinggi di bidangnya,
          2. membina dan meningkatkan kreativitas dan apresiasi siswa terhadap bidang seni yang berakar pada budaya bangsa,
          3. mempererat persahabatan, persatuan, dan kesatuan bangsa sesama siswa Indonesia yang berasal dari berbagai daerah dengan karakter, tingkat keterampilan, dan budaya yang berbeda, dan
          4. berkontribusi terhadap pengembangan sumber daya manusia untuk mendukung tumbuh kembangnya ekonomi kreatif.
          Hasil yang diharapkan adalah:
          1. terciptanya pengalaman berkompetisi yang sehat dengan menjunjung tinggi nilai kebersamaan dalam keberagaman untuk mencapai prestasi tertinggi di bidangnya,
          2. terbinanya dan meningkatnya kreativitas dan apresiasi siswa terhadap bidang seni yang berakar pada budaya,
          3. terciptanya persahabatan, persatuan, dan kesatuan bangsa sesama siswa Indonesia yang berasal dari berbagai daerah dengan karakter, tingkat keterampilan, dan budaya yang berbeda, dan
          4. adanya kontribusi terhadap pengembangan sumber daya manusia dalam rangka mendukung tumbuh kembangnya ekonomi kreatif. 

            Download Panduan Pelaksanaan FLS2N SMA Tahun 2018

            Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Panduan Pelaksanaan FLS2N SMA Tahun 2018 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

            Panduan Pelaksanaan FLS2N SMA Tahun 2018



            Download File:
            Panduan Pelaksanaan FLS2N SMA 2018 rev final - (fls2n.id).pdf

            Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Panduan Pelaksanaan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMA Tahun 2018. Semoga bisa bermanfaat.
            Panduan Pelaksanaan O2SN SMA Tahun 2018

            Diposting oleh Pada 3/14/2018 08:19:00 PM dengan No comments

            Berikut ini adalah berkas Panduan Pelaksanaan O2SN SMA Tahun 2018. Diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan KebudayaanDownload file format PDF.

            Panduan Pelaksanaan O2SN SMA Tahun 2018
            Panduan Pelaksanaan O2SN SMA Tahun 2018

            Panduan Pelaksanaan O2SN SMA Tahun 2018

            Berikut ini kutipan teks keterangan dari isi berkas Panduan Pelaksanaan O2SN SMA Tahun 2018:

            Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) merupakan program pembinaan kesiswaan yang diselenggarakan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas (SMA) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak tahun 2008.

            Tahun ini O2SN diselenggarakan di Yogyakarta. Untuk jenjang SMA mempertandingkan 5 (lima) cabang olahraga, yaitu : Karate, Pencak Silat, Atletik, Bulu Tangkis, dan Renang. Para peserta yang akan berkompetisi di tingkat nasional ini adalah para siswa yang telah lolos melalui seleksi ketat mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, dan provinsi.

            O2SN diselenggarakan dengan tujuan untuk memfasilitasi, memotivasi, dan juga mengembangkan bakat, minat, dan prestasi siswa di bidang olahraga. Selain itu, O2SN merupakan ajang pembinaan dan penumbuhan karakter siswa, baik dalam sikap, mental, sportivitas, kejujuran, dan solidaritas, seiring dengan upaya penguatan pendidikan karakter. Kehadiran anak-anak berbakat dari penjuru Indonesia dalam ajang ini juga sebagai sarana untuk membangun rasa kebersamaan dan persatuan sebagai generasi penerus bangsa.

            Diharapkan, buku panduan ini bisa menjadi pedoman pelaksanaan O2SN Tahun 2018 bagi pelatih, juri/wasit, panitia, peserta, dunia pendidikan, dan sekolah agar penyelenggaraan pertandingan/lomba berjalan sesuai dengan tata cara dan aturan yang telah disepakati bersama.

            Semoga program ini mendapat dukungan dari semua lapisan masyarakat dan instansi terkait, baik yang ada di daerah maupun di tingkat pusat. Kritik dan saran sangat kami harapkan untuk kesempurnaan ke depannya dalam upaya memajukan prestasi olahraga di Indonesia.

            Tujuan penyelenggaraan O2SN ini adalah untuk
            1. Meningkatkan pemahaman dan wawasan pengetahuan keolahragaan dan kesehatan jasmani peserta didik SMA/MA;
            2. Menumbuhkan sikap dan perilaku hidup sehat peserta didik SMA/ MA melalui kecintaan terhadap aktivitas olahraga;
            3. Menumbuhkembangkan iklim kompetisi yang sehat di lingkungan peserta didik SMA/MA di tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, dan nasional.
            4. Memacu peningkatan mutu pendidikan jasmani dan kesehatan pada jenjang pendidikan menengah;
            5. Meningkatkan kreativitas peserta didik SMA/MA dalam bidang olahraga;
            6. Meningkatkan rasa persaudaraan dan persatuan antar generasi muda Indonesia;
            7. Memberikan kesempatan kepada peserta didik SMA/MA untuk mengenali dan memahami keragaman budaya dari berbagai wilayah Indonesia;
            8. Menumbuhkan motivasi peserta didik SMA/MA untuk menguasai dan meraih prestasi di bidang olahraga;
            9. Menjaring peserta didik unggul SMA/MA dalam bidang olahraga untuk diikutsertakan dalam kompetisi olahraga tingkat internasional.

            Dalam buku Panduan Pelaksanaan O2SN SMA Tahun 2018 ini diuraikan pedoman teknis mengenai cabang olahraga yang dipertandingkan/diperlombakan, yaitu:
            1. Pedoman Teknis O2SN Tingkat SMA Cabang Karate
            2. Pedoman Teknis O2SN Tingkat SMA Cabang Pencak Silat
            3. Pedoman Teknis O2SN Tingkat SMA Cabang Atletik
            4. Pedoman Teknis O2SN Tingkat SMA Cabang Bulutangkis
            5. Pedoman Teknis O2SN Tingkat SMA Cabang Renang

              Download Panduan Pelaksanaan O2SN SMA Tahun 2018

              Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Panduan Pelaksanaan O2SN SMA Tahun 2018 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

              Panduan Pelaksanaan O2SN SMA Tahun 2018



              Download File:
              Panduan Pelaksanaan O2SN SMA Tahun 2018.pdf

              Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Panduan Pelaksanaan O2SN SMA Tahun 2018. Semoga bisa bermanfaat.
              Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017-2018

              Diposting oleh Pada 3/12/2018 07:42:00 PM dengan No comments

              Berikut ini adalah berkas dan informasi mengenai Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017-2018. Surat Edaran BSNP Nomor 0088/SDAR/BSNP/I/2018 tentang Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017/2018. Download file format PDF.

              Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017-2018
              Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017-2018

              Untuk berkas POS UN Tahun Pelajaran 2017/2018 silahkan lihat di: 
              POS UN SMP MTS SMA MA SMK Tahun Pelajaran 2017/2018

              Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017-2018

              Berikut ini kutipan teks keterangan dari isi berkas Surat Edaran BSNP Nomor 0088/SDAR/BSNP/I/2018 tentang Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017/2018:

              Dalam rangka persiapan Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2017/2018, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah menyusun dan melakukan sosialisasi Prosedur Operasional Standar (POS) UN Tahun Pelajaran 2017/2018 (Peraturan BSNP Nomor: 0044/P/BSNP/XI/2017) yang mengatur penyelenggaraan dan teknis pelaksanaan Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)/Sekolah Menengah Pertama Teologi Kristen (SMPTK), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Pertama Terbuka (SMPT), Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA)/Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK)/Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK)/Sekolah Menengah Agama Kristen (SMAK), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK), Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM), Sekolah Menengah Atas Terbuka (SMAT), Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK), serta Program Paket B/Wustha, dan Program Paket C/Ulya Tahun Pelajaran 2017/2018. Sosialisasi POS UN Tahun Pelajaran 2017/2018 telah diselenggarakan pada tanggal 10 hingga 12 Desember 2017 yang melibatkan perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi, Kantor Wilayah Kementerian Agama dan LPMP. Dalam sosialisasi tersebut kami menerima beberapa pertanyaan dan masukan dari para peserta untuk perbaikan POS UN.

              Sehubungan dengan hal tersebut, kami memandang perlu memberikan penjelasan tambahan dan beberapa perbaikan redaksional terhadap POS UN Tahun Pelajaran 2017/2018, seperti yang tercantum dalam matriks terlampir.

                Download Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017-2018

                Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Surat Edaran BSNP Nomor 0088/SDAR/BSNP/I/2018 tentang Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017/2018 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

                Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017-2018



                Download File:
                Pengantar Revisi Pertama POS UN Tahun 2018 - Surat Edaran BSNP Nomor 0088/SDAR/BSNP/I/2018 tentang Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017/2018.pdf

                Sumber: http://bsnp-indonesia.org

                Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Surat Edaran BSNP Nomor 0088/SDAR/BSNP/I/2018 tentang Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017/2018. Semoga bisa bermanfaat.
                Panduan Pelaksanaan FIKSI SMA Tahun 2018

                Diposting oleh Pada 3/12/2018 03:10:00 AM dengan No comments

                Berikut ini adalah berkas Panduan Pelaksanaan FIKSI (Festival Inovasi dan Kewirusahaan Siswa Indonesia) SMA - MA Tahun 2018. Diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan SMA Direktorat Jenderal DIKDASMEN Kemdikbud. Download file format PDF.

                Panduan Pelaksanaan FIKSI SMA Tahun 2018
                Panduan Pelaksanaan FIKSI SMA Tahun 2018

                Panduan Pelaksanaan FIKSI SMA Tahun 2018

                Berikut ini kutipan teks keterangan dari isi berkas Panduan Pelaksanaan FIKSI SMA Tahun 2018:

                Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah merintis sebuah program baru dalam bidang kewirausahaan tingkat SMA yaitu Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI). Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) lahir dari suatu pemikiran mendalam mengenai konsep ekonomi kreatif. FIKSI antara lain bertujuan untuk menumbuhkan semangat dan jiwa kewirausahaan para siswa SMA/MA dan memberikan pengetahuan dan pembinaan kewirausahaan agar siswa kelak dapat memulai dan mengakselerasi wirausaha sosialnya. Tahun 2018 merupakan tahun ketiga pelaksanaan FIKSI. Bidang yang dilombakan pada FIKSI 2017 adalah Bidang Boga, Fashion, Craft (Kerajinan), Desain Grafis, Aplikasi dan Game Digital, dan Bidang Lainnya, yaitu Bidang usaha yang tidak termasuk dalam 5 bidang usaha diatas dapat diajukan dalam kategori bidang usaha, termasuk diantaranya budidaya, pengolahan dan rekayasa. Dapat berbentuk ide dan aktivitas usaha dari lintas sub sektor ekonomi kreatif dengan mengelaborasi basis inovasi, teknologi, media, serta seni dan budaya.

                Tema Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia 2018 adalah “THE POWER OF INNOVATIVE SOCIOPRENEURSHIP” (Semangat inovasi kewirausahaan untuk visi kehidupan sosial yang lebih baik). Diharapkan hasil karya para peserta dapat diarahkan sesuai tema tersebut. Melalui FIKSI, para siswa bukan hanya dilatih mencari uang dan keuntungan tapi berbicara mengenai pembentukan karakter siswa untuk dapat menantang diri sendiri, berani bermimpi besar, melatih diri sendiri menghadapi kegagalan, mengembangkan ide menjadi sebuah inovasi, serta menebarkan kebaikan dengan menjadikan idenya bermanfaat untuk orang lain. Melalui FIKSI, para calon pengusaha muda tersebut juga berkesempatan untuk bertukar inspirasi dengan para pengusaha yang sudah sukses dan berkesempatan untuk memperluas jejaring untuk mengembangkan usaha.

                Pedoman ini disusun untuk memandu dan menjadi sumber informasi mengenai kegiatan FIKSI itu sendiri serta memandu para siswa untuk berkesempatan menjadi finalis FIKSI 2018 sesuai kriteria yang diharapkan.

                LATAR BELAKANG
                Generasi muda selalu menjadi tumpuan harapan keberlanjutan dan peningkatan taraf hidup masyarakat, karena di tangan merekalah masa depan dirancang dan ditentukan. Di era kini, generasi yang tengah tumbuh berkembang adalah mereka yang termasuk ke dalam angkatan post millennial. Berbeda dengan generasi sebelumnya, para post millennial ini dikenal sebagai orang-orang yang ingin aktif berperan untuk melakukan perubahan, dan terus berupaya untuk menciptakan dunia yang lebih baik. Gambar 1. menunjukkan bagan yang menampilkan karakteristik khusus bagi tiap generasi, di mana Post Millennial disebut sebagai generasi yang adaptif.

                Generasi Post-Millennial atau kerap juga disebut Generasi Z, iGeneration, generasi net atau generasi internet, memiliki karakteristik umum antara lain sebagai berikut:
                a. Fasih Teknologi. Mereka adalah “generasi digital” yang mahir dan gandrung akan teknologi informasi dan berbagai aplikasi komputer. Mereka dapat mengakses berbagai informasi yang mereka butuhkan secara mudah dan cepat, baik untuk kepentingan pendidikan maupun kepentingan hidup kesehariannya.
                b. Peka Sosial. Generasi post millennial sangat intens berkomunikasi dan berinteraksi dengan semua kalangan, khususnya dengan teman sebaya melalui baik melalui dunia maya (cyberhood) berbagai situs jejaring, seperti: FaceBook, Twitter, atau melalui SMS, maupun interaksi langsung dengan membuat komunitas- komunitas di dunia nyata (neighborhood) . Baik melalui saluran cyberhood dan neighborhood, generasi post millenial mengekspresikan apa yang dirasakan dan dipikirkannya secara spontan. Mereka juga cenderung toleran dengan perbedaan kultur, mendambakan keadilan dan sangat peduli dengan lingkungan.
                c. Multitasking. Mereka terbiasa dengan berbagai aktivitas dalam satu waktu yang bersamaan. Mereka bisa membaca, berbicara, menonton, atau mendengarkan musik dalam waktu yang bersamaan. Mereka menginginkan segala sesuatunya dapat dilakukan dan berjalan serba cepat. Mereka tidak menginginkan hal-hal yang bertele-tele dan berbelit-belit.

                Sementara itu, data pertumbuhan populasi menunjukkan proporsi jumlah penduduk usia produktif dan angkatan muda cenderung mendominasi, sehingga mengindikasi terjadinya “bonus demografi” bagi Indonesia pada tahun 2020-2030, di mana usia angkatan kerja (15-64 tahun) mencapai 70% sementara 30% masuk ke usia tidak produktif, yaitu di bawah 14 tahun dan di atas 65 tahun (Presiden Joko Widodo, kumparan.com 7 Februari yang sangat berharga, karena energi dan segala potensinya yang dapat bermanfaat untuk turut membangun negeri ini. Dari sini jelas terlihat bahwa SDM ini perlu dibekali dengan asupan pendidikan dan keterampilan yang layak, dan sedapat mungkin memperoleh akses terhadap berbagai kesempatan untuk berkarya dan berprestasi, untuk mencegah agar jangan sampai “bonus demografi” ini justru menjadi “bencana demografi” di mana mayoritas populasi berusia produktif, namun dengan kualitas rendah yang hanya akan menjadi beban. Selain meningkatkan kualitas SDM ini, tantangan utama lain adalah menjaga agar situasi dan kondisi negara selalu dalam suasana kompetitif yang menyenangkan bagi generasi muda di seluruh pelosok negeri.

                Masih menilik masa depan; bagiamana kekuatan ekonomi di masa mendatang? “Diproyeksikan enam dari tujuh ekonomi terbesar dunia di tahun 2050 berasal dari negara berkembang yang dipimpin oleh China di puncak, India nomer dua, Indonesia nomor empat,” ungkap Kepala Ekonom PwC John Hawksworth. Data yang menunjukkan bahwa Indonesia akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ke-4 dunia di tahun 2050 ini merupakan salah satu motivasi utama dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa ini. Tahun 2050 adalah ketika para siswa peserta program ini akan berusia di kisaran 45-50 tahun, usia produktif yang matang, yang pada saat itu akan memegang tanggung jawab penuh terhadap penyelenggaraan, kemajuan, dan keberlangsungan pembangunan. Sehingga program ini pun turut andil dalam mempersiapkan para pemimpin masa depan ini.

                Dengan mengetahui adanya berbagai kecenderungan data dan arah masa depan seperti yang tersebut di atas, dan dengan menimbang kondisi Indonesia kini, dengan segala potensi dan tantangannya, jelas terdapat peluang untuk melihat negeri ini sebagai lahan inovasi yang dapat terus digarap. Indonesia masih sangat memerlukan berbagai pemikiran dan solusi bagi beragam permasalahannya. Dalam skala global, tantangan yang dihadapi oleh seluruh negara di masa mendatang adalah untuk menjawab Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, atau Sustainable Development Goal (SDG) 2030, yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada pertemuan di Markas PBB di New York, Amerika Serikat, pada tanggal 25 September 2015. SDG 2030 meliputi 17 (tujuh belas) aspek kehidupan, yaitu:
                1. Tanpa kemiskinan: Pengentasan segala bentuk kemiskinan di semua tempat.
                2. Tanpa kelaparan: Mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan perbaikan nutrisi, serta menggalakkan pertanian yang berkelanjutan.
                3. Kehidupan sehat dan sejahtera: Menggalakkan hidup sehat dan mendukung kesejahteraan untuk semua usia.
                4. Pendidikan berkualitas: Memastikan pendidikan berkualitas yang layak dan inklusif serta mendorong kesempatan belajar seumur hidup bagi semua orang.
                5. Kesetaraan gender: Mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan semua perempuan.
                6. Air bersih dan sanitasi layak: Menjamin akses atas air dan sanitasi untuk semua.
                7. Energi bersih dan terjangkau: Memastikan akses pada energi yang terjangkau, bisa diandalkan, berkelanjutan dan modern untuk semua.
                8. Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi: Mempromosikan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan inklusif, lapangan pekerjaan dan pekerjaan yang layak untuk semua. 
                9. Industri, inovasi dan infrastruktur: Membangun infrastruktur kuat, mempromosikan industrialisasi berkelanjutan dan mendorong inovasi.
                10. Berkurangnya kesenjangan: Mengurangi kesenjangan di dalam dan di antara negara-negara.
                11. Kota dan komunitas berkelanjutan: Membuat perkotaan menjadi inklusif, aman, kuat, dan berkelanjutan.
                12. Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab: Memastikan pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan.
                13. Penanganan perubahan iklim: Mengambil langkah penting untuk melawan perubahan iklim dan dampaknya.
                14. Ekosistem laut: Pelindungan dan penggunaan samudera, laut dan sumber daya kelautan secara berkelanjutan.
                15. Ekosistem daratan: Mengelola hutan secara berkelanjutan, melawan perubahan lahan menjadi gurun, menghentikan dan merehabilitasi kerusakan lahan, menghentikan kepunahan keanekaragaman hayati.
                16. Perdamaian, keadilan dan kelembagaan yang tangguh: Mendorong masyarakat adil, damai, dan inklusif.
                17. Kemitraan untuk mencapai tujuan: Menghidupkan kembali kemitraan global demi pembangunan berkelanjutan.
                Belasan tujuan ini telah menjadi fokus program-program pengembangan di berbagai belahan dunia, dan tentunya juga di Indonesia, yang masih sarat dengan berbagai isu dan permasalahan nyata dalam belasan bidang tersebut.

                Sementara itu, terdapat pula Agenda Ilmu Pengetahuan Indonesia yang tercantum dalam Sains 45, di mana karakter ilmu pengetahuan dimanfaatkan sebagai metode atau alat untuk mencari solusi dari berbagai permasalahan kehidupan, sebagai kerangka berpikir yang mengangkat derajat dan kapabilitas manusia, dan sebagai budaya yang memberikan landasan nilai bagi peradaban manusia. Tantangan yang dihadapi oleh tiap negara di dunia selalu mencakup isu-isu ekonomi, kesenjangan, kemiskinan, pengangguran, dan inflasi (Sains 45, Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia, 2016).

                Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) ini pun dapat menjadi salah satu program yang berkontribusi bagi pencapaian SDG 2030. 

                Ditambah dengan potensi kekayaan budaya dan tradisi, keragaman sumber daya alam, serta kemajuan teknologi, para siswa dihadapkan dengan peluang yang sangat lebar untuk dapat mengasah empati mereka, sekaligus kreativitas, dan perangai wirausaha. Juga dengan mempertimbangkan segala potensi ekonomi kreatif yang telah kita miliki, sudah sepantasnya kita manfaatkan potensi tersebut secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa. Sehingga jelas terlihat bahwa angkatan muda ini, terutama para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), haruslah memiliki kualitas yang baik, yang akan menjadi penggerak utama dan ujung tombak kegiatan ekonomi di Indonesia.

                Tujuan Umum
                1. Membangun semangat dan jiwa kewirausahaan sosial kepada siswa SMA/MA;
                2. Memberikan pengetahuan dan pembinaan kewirausahaan agar siswa kelak dapat memulai dan mengakselerasi wirausaha sosialnya;
                3. Mendorong terbentuknya model praktik pembelajaran kewirausahaan sosial di sekolah menengah;
                4. Menumbuhkan wirausaha-wirausaha muda kreatif dengan wawasan sosial secara berkelanjutan;
                5. Menjadi media sosialisasi hasil karya wirausaha sosial muda kreatif kepada masyarakat;
                6. Aktivasi empati, membangun rasa tanggung jawab, dan kemandirian sosial sampai dengan ekonomi;
                7. Membiasakan kerjasama tim, membangun jaringan, dan melihat potensi pasar.

                Tujuan Khusus
                1. Melatih siswa SMA/MA untuk menyusun rencana usaha yang baik;
                2. Siswa SMA/MA mendapatkan model praktik pembelajaran kewirausahaan sosial;
                3. Terbentuknya jejaring yang dapat mendukung kegiatan wirausaha sosial, terutama dalam mempertahankan keberlanjutannya;
                4. Terwujudnya aktivasi empati, membangun rasa tanggung jawab, dan kemandirian sosial sampai dengan ekonomi;
                5. Terbentuknya kerjasama usaha yang baik, membangun jaringan yang baik;
                6. Terwujudnya keberlanjutan kegiatan usaha siswa.

                HASIL YANG DIHARAPKAN
                1. Siswa SMA/MA memiliki semangat dan jiwa kewirausahaan;
                2. Siswa SMA/MA memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dapat mengakselerasi kewirausahaannya;
                3. Ide, aspirasi, dan gagasan calon wirausaha muda kreatif dapat terakomodir;
                4. Siswa SMA/MA mendapatkan model praktik pembelajaran kewirausahaan;
                5. Terbentuknya jejaring yang dapat mendukung kegiatan wirausaha, terutama dalam mempertahankan keberlanjutannya.
                6. Terwujudnya Aktivasi empati, membangun rasa tanggung jawab, dan kemandirian sosial sampai dengan ekonomi.
                7. Terbentuknya kerjasama tim yang baik.
                8. Terlatihnya siswa SMA/MA untuk menyusun rencana usaha yang baik.
                9. Terwujudnya keberlanjutan kegiatan usaha siswa.
                10. Terbimbingnya siswa dalam mempertahankan keuntungan usahanya. 

                SASARAN PESERTA
                Siswa SMA/MA se-Indonesia yang memiliki minat dan bakat untuk mengembangkan kemampuan wirausaha melalui pembuatan Rencana usaha. Rencana usaha disusun secara individual dan atau kelompok, dengan mengatasnamakan SMA/MA tempat siswa sekolah.

                PERSYARATAN/ KRITERIA PESERTA
                1. Siswa berkewarganegaraan Indonesia (WNI).
                2. Siswa SMA/MA kelas X dan XI, negeri ataupun swasta (yang dapat dibuktikan dengan melampirkan identitas diri (copy KTP/SIM/ Paspor/KTM) dan surat pengantar atau surat tugas dari sekolah), baik perorangan ataupun kelompok, dengan maksimum 2 (dua) siswa dalam satu kelompok.
                3. Rencana usaha merupakan Usaha Gagasan (Inkubator) dan Rintisan (Akselerasi), yang diajukan harus merupakan gagasan sendiri dan atau pengembangan dari ide yang sudah ada yang dikelola sendiri. Rencana usaha tersebut belum pernah menang atau mendapatkan penghargaan di FIKSI.
                4. Finalis tidak boleh digantikan oleh siswa lain.
                5. Peserta Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia yang melakukan penyusunan Rencana usaha secara berkelompok harus berasal dari sekolah yang sama.
                6. Setiap peserta/kelompok hanya boleh mengajukan 1 (satu) judul Rencana Usaha pada 1 (satu) bidang.
                7. Peserta, produk atau jasa yang telah memenangkan FIKSI tidak diperkenankan untuk mengikuti kompetensi FIKSI berikutnya.
                8. Produk dan jasa belum pernah diikutsertakan di lomba sejenis.
                9. Produk atau jasa hanya boleh didaftarkan pada 1 (satu) bidang lomba dalam FIKSI 2018. Panitia berhak mendiskualifikasi produk atau jasa jika: a. Diragukan Hak Atas Kekayaan Intelektual, b. Sedang dalam sengketa, atau c. Mendapatkan klaim dari pihak lain, d. Tidak terpenuhinya syarat-syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan dalam setiap tahapan seleksi FIKSI 2018.
                10. Keputusan Panitia FIKSI 2018 mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
                11. Pendaftaran dilakukan secara online melalui Portal FIKSI dengan alamat yang akan diinformasikan dalam surat pemberitahuan kemudian.

                TEMA
                Tema Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia 2018 yaitu: “THE POWER OF INNOVATIVE SOCIOPRENEURSHIP” (SEMANGAT INOVASI KEWIRAUSAHAAN UNTUK VISI KEHIDUPAN SOSIAL YANG LEBIH BAIK) 

                KATEGORI DAN BIDANG WIRAUSAHA
                Kategori Usaha:
                1. Gagasan usaha – Wirausaha dalam tahap ide.
                2. Rintisan usaha – Wirausaha yang sudah dirintis minimal 6 bulan dan sudah memiliki produk yang sudah dipasarkan.

                Proposal Usaha
                a. Jenis Proposal Usaha; Proposal Usaha Gagasan dan Usaha Rintisan
                b. Unsur Proposal Usaha; Setiap Proposal Usaha, sebaiknya mengandung unsur: PERNYATAAN NILAI PENTING dari PRODUK/JASA (Value Propositions) Unsur yang menerangkan nlai penting/nilai inovatif dari produk/jasa, Merek Usaha, Tag line produk/jasa.

                SEGMENTASI KONSUMEN (Consumer Segments) Unsur yang menerangkan gambaran Kustomen

                SALURAN PROMOSI (Channels)

                Unsur yang menerangkan cara mempromosikan dan menawarkan:
                a. Cetakan : Brosur, Leaflet, Poster, Mading 
                b. Elektronik : Radio dan TV
                c. Online (SMS,Website, Sosial Media)
                d. Event : Pameran, Bazar, Pekan Raya (Expo)

                SUMBER DAYA PENTING (Key Resources)
                a. Unsur yang menerangkan tempat usaha : bisa cyberhood (online), bisa neighborhood (sarana-prasarana) atau bisa keduanya.
                b. Unsur yang menerangkan tempat produksi (bila ada)
                c. Unsur yang menerangkan spesifikasi kebutuhan SDM.

                KEGIATAN UTAMA (Key Activities)
                Unsur yang menerangkan proses persiapan, proses produksi, dan proses pengembangan pelatihan (bila ada) 

                JARINGAN USAHA (Relationships)
                a. Unsur yang menerangkan cara mendapatkan, menjaga atau mengembangkan networking usaha
                b. Pada Usaha Rintisan wajib menerangkan Jaringan Usaha 6 bulan terakhir.

                MITRA UTAMA (Key Partners)
                a. Unsur yang menerangkan kemitraan untuk sumber bahan, distribusi, tempat penjualan.
                b. Pada Usaha Rintisan wajib menerangkan Mitra Utama 6 bulan terakhir.

                STRUKTUR PEMBIAYAAN (Cost Structure)
                a. Unsur yang menerangkan Biaya Pembelian/Bahan Pokok, biaya beban usaha (gaji, over head), biaya pengembangan-penellitian-pelatihan (bila ada), biaya Marketing, dan biaya Distribusi
                b. Pada Usaha Rintisan wajib menerangkan Struktur Pembiayaan 6 bulan terakhir.

                ALUR PEMASUKAN (Revenue Stream)
                a. Unsur yang menerangkan Strategi BEP, strategi penjualan dan harga , strategi laba-rugi.
                b. Pada Usaha Rintisan wajib menerangkan Alur Pemasukan 6 bulan terakhir. 

                BIDANG WIRAUSAHA
                Bidang yang akan dilombakan terdiri dari:
                1. Kerajinan (Craft)
                2. Desain Grafis
                3. Fashion
                4. Pengembangan Aplikasi dan Permainan Digital (Digital Game)
                5. Boga
                6. Bidang Usaha Lainnya

                  Download Panduan Pelaksanaan FIKSI SMA Tahun 2018

                  Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Panduan Pelaksanaan FIKSI SMA Tahun 2018 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

                  Panduan Pelaksanaan FIKSI SMA Tahun 2018



                  Download File:
                  Panduan Pelaksanaan FIKSI SMA - MA Tahun 2018.pdf

                  Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Panduan Pelaksanaan FIKSI SMA Tahun 2018. Semoga bisa bermanfaat.
                  Panduan Pelaksanaan Lomba Debat Bahasa Indonesia LDBI SMA Tahun 2018

                  Diposting oleh Pada 3/12/2018 12:07:00 AM dengan No comments

                  Berikut ini adalah berkas Panduan Pelaksanaan Lomba Debat Bahasa Indonesia LDBI SMA Tahun 2018. Diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Download file format PDF.

                  Panduan Pelaksanaan Lomba Debat Bahasa Indonesia LDBI SMA Tahun 2018
                  Panduan Pelaksanaan Lomba Debat Bahasa Indonesia LDBI SMA Tahun 2018

                  Panduan Pelaksanaan Lomba Debat Bahasa Indonesia LDBI SMA Tahun 2018

                  Berikut ini kutipan teks keterangan dari isi berkas Panduan Pelaksanaan Lomba Debat Bahasa Indonesia LDBI SMA Tahun 2018:

                  Globalisasi sebagai suatu proses sosial dan proses alamiah akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain dan mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi, dan budaya masyarakat. Fenomena ini bukan hanya membawa dampak, tetapi juga menjadi memberikan tantangan bagi generasi muda untuk terus meningkatkan kompetensi.

                  Kompetensi yang dibutuhkan sebagai kompetensi generasi muda masa depan adalah kemampuan berkomunikasi, kemampuan berpikir jernih dan kritis, kemampuan mempertimbangkan segi moral suatu permasalahan, kemampuan menjadi warga negara yang efektif, kemampuan mencoba untuk mengerti dan toleran terhadap pandangan yang berbeda, kemampuan hidup dalam masyarakat yang mengglobal, memiliki minat luas mengenai hidup, memiliki kesiapan untuk bekerja, memiliki kecerdasan sesuai dengan bakat/minatnya.

                  Peningkatan kompetensi dan keterampilan ini sejalan dengan semangat implementasi Kurikulum 2013. Salah satu upaya untuk mewujudkan peningkatan kompetensi tersebut adalah dengan mewadahi peserta didik, dalam hal ini peserta didik SMA, dengan kegiatan positif yang memacu semangat berkompetisi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan melalui bakat/minat, antara lain dengan melaksanakan Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) Tingkat Nasional. 

                  Kegiatan yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 – 12 Agustus 2018 di Kota Bengkulu ini bertujuan untuk melatih peserta didik SMA agar terbiasa berpikir kreatif dan analitis, mampu berkomunikasi secara efektif, serta mampu menyampaikan argumentasi di depan publik dengan bahasa Indonesia yang baik.

                  Buku Panduan ini disusun dengan maksud memberikan gambaran operasional pelaksanaan kegiatan sehingga dapat digunakan sebagai acuan bagi pihak-pihak terkait yang membutuhkan informasi mengenai LDBI Tahun 2018.

                  Semoga Panduan ini bermanfaat dan selamat berkompetisi.

                  Latar Belakang
                  Indonesia adalah negara demokrasi terbesar ke-3 di dunia. Namun, dampak baik dari demokrasi tersebut tidak selalu tampak dalam kebijakan yang dijalani Pemerintah ataupun dalam kondisi yang terdapat di masyarakat. Untuk itu, diperlukan suatu masyarakat sipil yang aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi, dalam hal menyuarakan pendapat, memberikan kritik membangun terhadap kebijakan yang tengah dijalankan, dan mengajukan solusi atas masalah-masalah sosial.

                  Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) merupakan lomba debat bagi siswa tingkat sekolah menengah atas yang mempunyai bakat dan minat dalam debat untuk memilih peserta yang terbaik. Para peserta didik akan difasilitasi untuk mengembangkan kemampuan argumentasi, pemecahan masalah, dan penyampaian pendapat secara sistematis dan menarik. Seluruh kegiatan ini diharapkan dapat membangun kapasitas generasi muda Indonesia dalam berpartisipasi secara aktif dalam demokrasi dan pergaulan global.

                  Tujuan
                  1. Umum; a. Memperluas wawasan para peserta didik sekolah menengah atas agar terbiasa berpikir kreatif dan analitis, mampu bersaing secara kompetitif, berkomunikasi secara efektif, dan menyampaikan argumentasi di depan publik dengan bahasa Indonesia yang efektif. b. Melatih peserta didik untuk menyampaikan pendapat dengan sistematis, dapat berpikir kritis kreatif analitis dan konstruktif, serta bersikap sportif. c. Membekali peserta didik sebagai anggota masyarakat yang potensial dengan wawasan pengetahuan dan kemampuan berkomunikasi dengan baik melalui debat peserta didik.
                  2. Khusus; a. Membangun antusiasme dan keinginan yang tinggi dari seluruh peserta untuk mengikuti perlombaan. b. Membangun kemampuan berpikir kritis dan analitis terhadap isu-isu aktual yang sedang berkembang baik nasional maupun internasional. c. Membangun kesadaran dan kepedulian peserta didik akan pentingnya toleransi menghormati, kerja sama, dan perbedaan opini sebagai sikap yang harus tumbuh dalam demokrasi yang sehat.

                  Hasil yang Diharapkan
                  1. Terbangunnya antusiasme yang tinggi dari seluruh peserta untuk mengikuti perlombaan.
                  2. Terbangunnya kemampuan berpikir kritis peserta didik mengenai isu-isu aktual yang sedang terjadi baik di dalam maupun luar negeri.
                  3. Terbangunnya kesadaran peserta didik akan pentingnya toleransi dan menghormati perbedaan opini.

                  Kriteria Peserta
                  1. Peserta LDBI adalah Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing yang bertempat tinggal dan menempuh pendidikan di wilayah Republik Indonesia.
                  2. Pendebat adalah peserta didik aktif (kelas X, XI, XII) di SMA/MA Negeri atau Swasta yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Pelajar.
                  3. Satu tim wajib terdiri atas tiga pendebat dan satu juri N1.
                  4. Satu tim debat adalah kumpulan pembicara terbaik yang terseleksi di tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi.
                  5. Juri N1 adalah guru dari Provinsi asal pendebat.
                  6. Pendebat wajib mengikuti Seminar Debat.
                  7. Juri N1 wajib mengikuti Seminar Penjurian, Akreditasi Penjurian, dan proses penjurian selama lomba. Apabila juri N1 tidak mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut, Tim Provinsi dari guru yang bersangkutan hanya diperbolehkan bertanding di babak penyisihan.
                  8. Anggota tim tidak boleh diganti dengan alasan apa pun. Jika terjadi pergantian anggota tim, tim tersebut hanya diperbolehkan untuk tetap bertanding di babak penyisihan.
                  9. Peserta belum pernah menjadi pemenang (juara tim 1, 2, 3, 4/ semifinalis) ataupun pembicara terbaik (Best Speakers) dari NSDC dan LDBI Tingkat Nasional.

                  Tahapan Seleksi
                  Tahapan LDBI melalui beberapa tahap perlombaan berikut.
                  1. Tingkat Sekolah; Setiap sekolah mempunyai kewenangan untuk menentukan satu tim debat. Satu tim terdiri atas tiga peserta didik sebagai pendebat dan satu orang guru sebagai juri N1 yang selanjutnya berhak untuk mengikuti Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota.
                  2. Tingkat Kabupaten/Kota; Setiap Kabupaten/Kota wajib melakukan seleksi untuk menentukan satu tim debat yang nantinya akan mewakili Kabupaten/Kota ke perlombaan tingkat Provinsi. Tim debat tersebut harus diambil dari tiga pembicara terbaik hasil seleksi tingkat Kabupaten/Kota dan satu orang guru sebagai juri N1.
                  3. Tingkat Provinsi; Setiap provinsi wajib melakukan seleksi untuk menentukan satu tim debat terpilih, yang akan mewakili Provinsi ke Seleksi Tingkat Nasional. Seleksi Tingkat Provinsi dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi. Tim debat tersebut harus diambil dari tiga pembicara terbaik hasil Seleksi Tingkat Provinsi dan satu orang guru sebagai juri N1.
                  4. Tingkat Nasional; Seleksi Tingkat Nasional akan diikuti oleh para pemenang Tingkat Provinsi se-Indonesia yang berjumlah 34 tim. Semua peserta berjumlah 136 orang, yang terdiri atas 102 peserta peserta didik pendebat dan 34 guru juri N1.

                  Sistem Lomba
                  Sistem yang digunakan dalam LDBI adalah Asian Parliamentary System.
                  1. Babak Penyisihan; Terdapat 5 babak penyisihan untuk menentukan 16 tim terbaik yang berhak maju ke babak perdelapan besar. Semua tim wajib mengikuti kelima babak tersebut. 
                  2. Babak Perdelapan Final; Babak ini merupakan babak gugur. Terdapat 16 tim terbaik hasil babak penyisihan yang berdebat di 8 ruang debat. Tim pemenang di tiap-tiap ruang akan maju ke babak perempat final.
                  3. Babak Perempat Final; Babak ini diikuti oleh 8 tim pemenang babak perdelapan final yang berdebat di 4 ruang debat. Tim pemenang di tiap-tiap ruang akan maju ke babak semifinal.
                  4. Babak Semifinal; Babak ini diikuti oleh 4 tim pemenang babak perempat final yang berdebat di 2 ruang debat. Tim pemenang dari tiap-tiap ruang akan maju ke babak final. Dua tim yang kalah di babak ini akan menempati juara 3 bersama.
                  5. Babak Final; Babak ini merupakan babak puncak yang mempertemukan 2 tim pemenang babak semifinal untuk menentukan juara 1 dan 2.

                  Kriteria Penilaian
                  Penilaian dalam LDBI mencakup hal-hal berikut.
                  1. Isi; Isi adalah logika argumentasi yang disampaikan oleh para pembicara, terlepas dari gaya bicaranya. Isi dinilai dari kekuatan logika, relevansi argument, dan penggunaan data-data yang terkait dengan topik debat. Sanggahan terhadap argumentasi lawan juga bobot yang sama dengan argumen, yang harus dibuktikan logika serta relevansinya.
                  2. Penyampaian; Penyampaian adalah cara pembicara menyampaikan argumentasinya, menyangkut bagaimana pembicara mengontrol sikap tubuh, volume suara, kontak mata, dan variasi ekspresi untuk membuat pidatonya menarik dan enak didengarkan.
                  3. Strategi; Strategi menyangkut bagaimana pembicara memanfaatkan waktu yang diberikan dengan baik dan menggunakan strategi pembelaan dan perlawanan dengan baik. Struktur penyampaian juga termasuk dalam strategi.

                    Download Panduan Pelaksanaan Lomba Debat Bahasa Indonesia LDBI SMA Tahun 2018

                    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Panduan Pelaksanaan Lomba Debat Bahasa Indonesia LDBI SMA Tahun 2018 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

                    Panduan Pelaksanaan Lomba Debat Bahasa Indonesia LDBI SMA Tahun 2018



                    Download File:
                    Panduan Pelaksanaan Lomba Debat Bahasa Indonesia LDBI SMA Tahun 2018.pdf

                    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Panduan Pelaksanaan Lomba Debat Bahasa Indonesia LDBI SMA Tahun 2018. Semoga bisa bermanfaat.
                    Panduan Pelaksanaan Lomba NSDC SMA 2018

                    Diposting oleh Pada 3/11/2018 11:18:00 PM dengan No comments

                    Berikut ini adalah Panduan Pelaksanaan Lomba NSDC (National Schools Debating Championship) SMA Tahun 2018 yang diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Download file format PDF.

                    Panduan Pelaksanaan Lomba NSDC (National Schools Debating Championship) SMA 2018
                    Panduan Pelaksanaan Lomba NSDC (National Schools Debating Championship) SMA 2018

                    Panduan Pelaksanaan Lomba NSDC (National Schools Debating Championship) SMA 2018

                    Berikut ini kutipan teks keterangan dari isi berkas Panduan Pelaksanaan Lomba NSDC (National Schools Debating Championship) SMA Tahun 2018:

                    Globalisasi sebagai suatu proses sosial dan proses alamiah membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain dan mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan mengesampingkan batas-batas geografis, ekonomi, dan budaya masyarakat. Fenomena ini bukan hanya membawa dampak, tetapi juga menjadi memberikan tantangan bagi generasi muda untuk terus meningkatkan kompetensi. Globalisasi tidak hanya mengharuskan generasi muda untuk bersaing dalam berkomunkasi secara universal, namun kemampuan analitis dan berpikir kritis menjadi sebuah kemampuan yang juga tidak dapat dikesampingkan lagi.

                    Peningkatan kompetensi dan keterampilan ini sejalan dengan semangat implementasi Kurikulum 2013. Salah satu upaya untuk mewujudkan peningkatan kompetensi tersebut adalah dengan mewadahi siswa, dalam hal ini siswa SMA, dengan kegiatan positif yang memacu semangat berkompetisi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan melalui bakat/ minat, antara lain adalah dengan melaksanakan kegiatan National Schools Debating Championship (NSDC) dan Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat Nasional.

                    Kegiatan NSDC yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 – 12 Agustus 2018 di Provinsi Bengkulu ini bertujuan untuk melatih siswa SMA agar terbiasa berpikir kreatif dan analitis, mampu berkomunikasi secara efektif serta menyampaikan argumentasi di depan publik dengan bahasa Inggris yang baik, serta menjadikan semua kompetensi itu sebagai modal yang baik dalam persaingan yang semakin global. 

                    Buku panduan ini disusun dengan maksud memberikan gambaran pelaksanaan kegiatan sehingga dapat digunakan sebagai acuan bagi pihak- pihak terkait yang membutuhkan informasi mengenai kegiatan NSDC.


                    Latar Belakang

                    National Schools Debating Championship (NSDC), atau dalam bahasa Indonesia Lomba Debat Bahasa Inggris Tingkat Nasional, merupakan lomba debat bahasa Inggris tingkat nasional. Lomba ini dilaksanakan untuk menjaring siswa-siswa unggul yang akan mengikuti World School Debating Championship (WSDC), ke tingkat Internasional.

                    NSDC merupakan suatu wahana bagi seluruh peserta didik, sebagai ajang unjuk kemampuan dan kreativitas berdebat dengan berbagai bidang ilmu pengetahuan tentang isu-isu global masa kini agar berpikir kritis serta mampu mengembangkan potensi secara menyeluruh dan seimbang pada semua aspek kecerdasan. Kegiatan ini akan diikuti oleh 34 tim perwakilan dari 34 provinsi seluruh Indonesia yang masing- masing terdiri atas 3 (tiga) orang siswa dan 1 (satu) orang pendamping.

                    Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia akan melaksanakan kegiatan NSDC ini pada tanggal 24—30 Juni 2018 di Provinsi Bengkulu.

                    Tujuan
                    1. Umum; a. Memperluas wawasan para siswa agar mampu bersaing secara kompetitif dan berkomunikasi secara efektif dalam bahasa Inggris. b. Melatih siswa agar terbiasa menyampaikan pendapat dengan baik serta berpikir kritis, kreatif, analitis, konstruktif, dan bersikap sportif. c. Membekali siswa sebagai anggota masyarakat yang potensial dengan wawasan pengetahuan dan kemampuan berkomunikasi yang baik.
                    2. Khusus; a. Membangun antusiasme yang tinggi dari seluruh peserta untuk mengikuti perlombaan dalam bahasa Inggris. b. Membangun kemampuan berpikir kritis siswa mengenai isu-isu aktual yang sedang terjadi di dalam maupun luar negeri.
                    3. Membangun kesadaran siswa akan pentingnya toleransi dan menghormati perbedaan berpendapat. a. Menjaring siswa untuk mewakili tim Indonesia di ajang World Schools Debating Championship (WSDC).


                    Hasil yang Diharapkan
                    1. Terbangunnya antusiasme yang tinggi dari seluruh peserta untuk mengikuti perlombaan.
                    2. Terbangunnya kemampuan berpikir kritis siswa mengenai isu-isu aktual yang sedang terjadi di dalam maupun luar negeri.
                    3. Terbangunnya kesadaran siswa akan pentingnya toleransi dan menghormati perbedaan berpendapat.
                    4. Terjaringnya siswa berbakat yang akan mewakili Indonesia di tingkat internasional dalam ajang WSDC. 

                    Kriteria Peserta Seleksi
                    1. Perwakilan provinsi yang merupakan 3 peserta terbaik (Best Speakers) yang didapat dari hasil kompetisi yang diselenggarakan oleh Provinsi.
                    2. Peserta merupakan Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing yang bertempat tinggal dan menempuh pendidikan di wilayah Republik Indonesia.
                    3. Pendebat adalah peserta didik aktif (kelas X, XI, XII) di SMA/MA Negeri atau Swasta yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Pelajar.
                    4. Peserta belum berusia 19 tahun pada saat Seleksi Tingkat Provinsi.
                    5. Peserta memiliki kemampuan berbahasa Inggris aktif.
                    6. Peserta mampu berpikir kritis dan memiliki pengetahuan umum yang luas.
                    7. Peserta memiliki kemampuan berbicara dengan baik di depan umum.
                    8. Peserta memiliki kemampuan bekerja sama dengan baik dalam tim.
                    9. Peserta belum pernah menjadi pemenang (Juara Tim 1, 2, 3, 4 dan Semifinalis) maupun pembicara terbaik (Best Speakers) dalam NSDC dan LDBI Tingkat Nasional.

                    Mekanisme Seleksi dan Sistem Lomba
                    1. Tingkat Sekolah; Tiap-tiap sekolah melaksanakan seleksi untuk menentukan satu tim terbaik untuk diikutkan dalam Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota atau Provinsi.
                    2. Tingkat Kabupaten/Kota; Tiap-tiap Kabupaten/Kota wajib melaksanakan seleksi untuk menentukan satu tim terbaik. Satu tim terdiri atas tiga siswa sebagai debaters dan satu orang sebagai N1 adjudicator yang selanjutnya berhak untuk mengikuti Seleksi Tingkat Provinsi.
                    3. Tingkat Provinsi; Masing-masing Provinsi wajib melaksanakan seleksi untuk menentukan satu tim terbaik. Satu tim terdiri atas tiga siswa sebagai debaters (best speakers) dan satu orang sebagai N1 adjudicator yang selanjutnya berhak untuk mengikuti Seleksi Tingkat Nasional.
                    4. Tingkat Nasional; Seleksi Tingkat Nasional akan diikuti oleh para pemenang tingkat Provinsi yang berjumlah 34 tim.

                    Proses Seleksi Tingkat Nasional: a. Satu tim terdiri dari 3 orang siswa pembicara terbaik perwakilan Provinsi yang diperoleh melalui kompetisi yang diselenggarakan di Tingkat Provinsi. b. Berdasarkan nilai individu (individual score), 15 orang peserta yang meraih peringkat Best Speakers dari putaran nasional babak penyisihan akan menempuh proses seleksi selanjutnya (pembinaan). c. Dari proses seleksi individu di atas, dipilih 4 orang peserta terbaik yang akan dinobatkan menjadi kandidat tim Indonesia untuk mewakili di ajang WSDC.

                    Peserta
                    Persyaratan:
                    1. Peserta NSDC adalah Warga Negara Indonesia.
                    2. Satu tim harus terdiri atas tiga debaters dan satu N1 adjudicator.
                    3. Debater adalah siswa aktif SMA, MA, swasta atau negeri yang dibuktikan dengan Kartu Pelajar/Surat Tugas.
                    4. N1 adjudicator adalah guru dari provinsi asal pendebat.
                    5. Debater wajib mengikuti Seminar on Debating.
                    6. N1 adjudicator wajib mengikuti Seminar on Adjudicating, Adjudicator Accreditation dan mengikuti proses penjurian/ (adjudication) selama lomba. Apabila Juri N1 tidak mengikuti kegiatan yang dimaksud, tim Provinsi dari guru yang bersangkutan hanya diperbolehkan bertanding di babak penyisihan.
                    7. Anggota tim tidak boleh diganti dengan alasan apa pun selama perlombaan.

                    Pendaftaran
                    1. Pendaftaran Seleksi Tingkat Provinsi dilakukan di masing-masing Dinas Pendidikan Provinsi.
                    2. Pelaksana Seleksi Tingkat Provinsi mendaftarkan tim wakil Provinsi ke Panitia NSDC di Direktorat Pembinaan SMA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

                    Waktu dan Tempat
                    Kegiatan NSDC berlangsung pada tanggal 5 - 12 Agustus 2018 di Provinsi Bengkulu.

                      Download Panduan Pelaksanaan Lomba NSDC (National Schools Debating Championship) SMA 2018

                      Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Panduan Pelaksanaan Lomba NSDC (National Schools Debating Championship) SMA Tahun 2018 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

                      Panduan Pelaksanaan Lomba NSDC (National Schools Debating Championship) SMA 2018



                      Download File:
                      Panduan Pelaksanaan NSDC SMA Tahun 2018.pdf

                      Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Panduan Pelaksanaan Lomba NSDC (National Schools Debating Championship) SMA Tahun 2018. Semoga bisa bermanfaat.

                      Formulir Kontak

                      Nama

                      Email *

                      Pesan *