Contoh RPP Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 Semester 1 Revisi

Diposting oleh Pada 5/23/2018 05:38:00 PM dengan No comments

Berikut ini adalah berkas Contoh RPP Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 Semester 1 Revisi. Download file format .doc atau .docx Microsoft Word.

Contoh RPP Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 Semester 1 Revisi
Contoh RPP Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 Semester 1 Revisi

Contoh RPP Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 Semester 1 Revisi

Contoh RPP Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 Semester 1 Revisi untuk Satuan Pendidikan: SD/MI, Kelas/Semester: 4/1 Pelajaran: Pecahan, Sub Pelajaran: Pecahan Biasa,Desimal, Bereksplorasi Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan, Membandingkan dan Mengurutkan Pecahan, Mengubah Pecahan, Operasi Persen, Pecahan Campuran, Pecahan Senilai, Ujian Pecahan, Sebanyak 9 Pertemuan dengan Alokasi waktu 90 menit setiap pertemuan.

Kompetensi Inti
  1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
  2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
  3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain.
  4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

    Download Contoh RPP Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 Semester 1 Revisi

    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Contoh RPP Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 Semester 1 Revisi ini silahkan lihat preview salah satu file dan unduh file RPP lainnya pada link di bawah ini:

    Contoh RPP Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 Semester 1 Revisi



    Download File: 

    Contoh RPP Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 - Sub Pelajaran: Desimal.doc
    Contoh RPP Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 - Sub Pelajaran: Pecahan Biasa.doc
    Contoh RPP Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 - Sub Pelajaran: Pecahan Campuran.doc
    Contoh RPP Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 - Sub Pelajaran: Operasi Persen.doc
    Contoh RPP Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 - Sub Pelajaran: Pecahan Senilai.doc
    Contoh RPP Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 - Sub Pelajaran: Membandingkan dan Mengurutkan Pecahan.doc
    Contoh RPP Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 - Sub Pelajaran: Mengubah Pecahan.doc

    Contoh RPP Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 - Sub Pelajaran: Bereksplorasi Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan.doc
    Contoh RPP Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 - Sub Pelajaran: Ujian Pecahan.doc

    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Contoh RPP Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 Semester 1 Revisi. Semoga bisa bermanfaat.
    Contoh Program Kerja Kegiatan Pesantren Kilat PASKIL Ramadhan SD MI SMP MTs SMA MA SMK MAK

    Diposting oleh Pada 5/23/2018 05:18:00 AM dengan No comments

    Berikut ini adalah berkas Contoh Program Kerja Kegiatan Pesantren Kilat (PASKIL) Ramadhan SD MI SMP MTs SMA MA SMK MAK. Download file format .doc atau .docx Microsoft Word.

    Contoh Program Kerja Kegiatan Pesantren Kilat PASKIL Ramadhan SD MI SMP MTs SMA MA SMK MAK
    Contoh Program Kerja Kegiatan Pesantren Kilat PASKIL Ramadhan SD MI SMP MTs SMA MA SMK MAK

    Contoh Program Kerja Kegiatan Pesantren Kilat (PASKIL) Ramadhan SD MI SMP MTs SMA MA SMK MAK

    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Contoh Program Kerja Kegiatan Pesantren Kilat (PASKIL) Ramadhan SD MI SMP MTs SMA MA SMK MAK ini silahkan lihat preview salah satu file dan unduh file lainnya pada link di bawah ini:

    Contoh Program Kegiatan Pesantren Kilat (PASKIL) Ramadhan di SD/MI



    Download File:

    Contoh Jadwal Pesantren Kilat Ramadhan.docx
    Contoh Program Kegiatan Ramadhan di SD.docx
    Contoh Program Kerja (PASKIL) Pesantren Kilat SD-MI.doc
    Contoh Program Kerja (PASKIL) Pesantren Kilat SMP-MTs.doc
    Contoh Program Kerja PASKIL.doc
    Contoh Rencana Program Kerja Ramadhan.docx
    Contoh Susunan Acara Pesantren Kilat Ramadhan.docx
    Program Pesantren Kilat Ramadhan SD.doc
    Buku Kegiatan Ramadhan Pesantren Kilat
    Contoh Formulir Pesantren Kilat
    Proposal Kegiatan Ramadhan


    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Contoh Program Kerja Kegiatan Pesantren Kilat (PASKIL) Ramadhan SD MI SMP MTs SMA MA SMK MAK. Semoga bisa bermanfaat.
    Buku Guru dan Buku Siswa Kelas IV (4) SD-MI Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017

    Diposting oleh Pada 5/19/2018 02:55:00 PM dengan No comments

    Berikut ini adalah berkas Buku Guru dan Buku Siswa Kelas IV (4) SD/MI Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Download file format PDF.

    Buku Guru dan Buku Siswa Kelas IV (4) SD/MI Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017
    Buku Guru dan Buku Siswa Kelas IV (4) SD/MI Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017

    Buku Guru dan Buku Siswa Kelas IV (4) SD/MI Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017

    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Buku Guru dan Buku Siswa Kelas IV (4) SD/MI Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 ini silahkan lihat file preview salah satu buku dan unduh buku lainnya pada link di bawah ini:

    Buku Guru  Kelas IV (4) SD/MI Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017



    Download File:

    Buku Guru Kelas IV (4) SD/MI Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017:
    Buku Guru Kelas IV (4) SD/MI Tema 1 Indahnya Kebersamaan.pdf
    Buku Guru Kelas IV (4) SD/MI Tema 2 Selalu Berhemat Energi.pdf
    Buku Guru Kelas IV (4) SD/MI Tema 3 Peduli Terhadap Makhluk Hidup.pdf
    Buku Guru Kelas IV (4) SD/MI Tema 4 Berbagai Pekerjaan.pdf
    Buku Guru Kelas IV (4) SD/MI Tema 5 Pahlawanku.pdf


    Buku Siswa Kelas IV (4) SD/MI Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017:
    Buku Siswa Kelas IV (4) SD/MI Tema 1 Indahnya Kebersamaan.pdf
    Buku Siswa Kelas IV (4) SD/MI Tema 2 Selalu Berhemat Energi.pdf
    Buku Siswa Kelas IV (4) SD/MI Tema 3 Peduli Terhadap Makhluk Hidup.pdf
    Buku Siswa Kelas IV (4) SD/MI Tema 4 Berbagai Pekerjaan.pdf
    Buku Siswa Kelas IV (4) SD/MI Tema 5 Pahlawanku.pdf


    Keterangan:
    Buku Guru dan Buku Siswa Kelas IV (4) SD-MI Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 ini terdiri dari:

    Buku Guru Kelas IV (4) SD/MI Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017
    • Buku Guru Tema 1 Indahnya Kebersamaan
    • Buku Guru Tema 2 Berhemat Energi
    • Buku Guru Tema 3 Peduli Makhluk Hidup
    • Buku Guru Tema 4 Berbagai Pekerjaan
    • Buku Guru Tema 5 Pahlawanku

    Buku Siswa SD/MI Kelas IV (4) Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Revisi 2017
    • Buku Siswa Kurikulum 2013 Revisi 2017
    • Buku Siswa Tema 1 Indahnya Kebersamaan
    • Buku Siswa Tema 2 Berhemat Energi
    • Buku Siswa Tema 3 Peduli Makhluk Hidup
    • Buku Siswa Tema 4 Berbagai Pekerjaan
    • Buku Siswa Tema 5 Pahlawanku

    Tentang Buku Guru
    Buku ini disusun agar guru mendapat gambaran yang jelas dan rinci dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Adapun buku ini berisi sebagai berikut.
    1. Jaringan tema yang memberi gambaran kepada guru tentang suatu tema yang melingkupi beberapa kompetensi dasar (KD) dan indikator dari berbagai mata pelajaran.
    2. Kegiatan pembelajaran tematik terpadu untuk menggambarkan kegiatan pembelajaran yang menyatu dan mengalir.
    3. Pengalaman belajar yang bermakna untuk membangun sikap dan perilaku positif, penguasaan konsep, keterampilan berpikir saintifik, berpikir tingkat tinggi, kemampuan menyelesaikan masalah, inkuiri, kreativitas, dan pribadi reflektif.
    4. Berbagai teknik penilaian peserta didik.
    5. Informasi yang menjadi acuan kegiatan remedial dan pengayaan.
    6. Kegiatan interaksi guru dan orang tua yang memberikan kesempatan kepada orang tua untuk ikut berpartisipasi aktif melalui kegiatan belajar peserta didik di rumah.
    7. Petunjuk penggunaan buku peserta didik.

    Kegiatan pembelajaran di buku ini didesain untuk mengembangkan kompetensi (sikap, pengetahuan, dan keterampilan) peserta didik melalui aktivitas yang bervariasi sebagai berikut.
    1. Membuka pelajaran yang menarik perhatian peserta didik seperti membacakan cerita, bertanya jawab, bernyanyi, permainan, demonstrasi, memberikan masalah, dan sebagainya.
    2. Menginformasikan tujuan pembelajaran sehingga peserta didik dapat mengorganisasi informasi yang disampaikan (apa yang dilihat, didengar, dirasakan, dan dikerjakan).
    3. Memantik pengetahuan peserta didik yang diperoleh sebelumnya agar peserta didik bisa mengaitkan pengetahuan terdahulu dan yang akan dipelajari.
    4. Pemberian tugas yang bertahap guna membantu peserta didik memahami konsep.
    5. Penugasan yang membutuhkan keterampilan tingkat tinggi.
    6. Pemberian kesempatan untuk melatih keterampilan atau konsep yang telah dipelajari.
    7. Pemberian umpan balik yang akan menguatkan pemahaman peserta didik.

    Ketika pembelajaran Matematika dan PJOK dalam buku tematik terpadu kelas IV SD terkait dengan mata pelajaran lainnya (tanda biru) maka guru tetap menggunakan buku ini. Namun, ketika Matematika dan PJOK tidak terkait dengan mata pelajaran lainnya (tanda merah) guru menggunakan buku Matematika dan PJOK yang telah ditetapkan kelayakan penggunaannya di sekolah berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

    Bagaimana Menggunakan Buku Guru?
    Buku Panduan Guru memiliki dua fungsi, yaitu sebagai petunjuk penggunaan buku peserta didik dan sebagai acuan kegiatan pembelajaran di kelas.

    Mengingat pentingnya buku ini, disarankan memperhatikan hal-hal sebagai berikut.
    1. Bacalah halaman demi halaman dengan teliti.
    2. Pahamilah setiap Kompetensi Dasar dan Indikator yang dikaitkan dengan tema.
    3. Upayakan untuk mencakup Kompetensi Inti (KI)-I dan KI-II dalam semua kegiatan pembelajaran. Guru diharapkan melakukan penguatan untuk mendukung pembentukan sikap, pengetahuan, dan perilaku positif.
    4. Dukunglah ketercapaian Kompetensi Inti (KI)-I dan KI-II dengan kegiatan pembiasaan, keteladanan, dan budaya sekolah.
    5. Cocokkanlah setiap langkah kegiatan yang berhubungan dengan buku peserta didik sesuai dengan halaman yang dimaksud.
    6. Kembangkan ide-ide kreatif dalam memilih metode pembelajaran. Temukan juga kegiatan alternatif apabila kondisi yang terjadi kurang sesuai dengan perencanaan (misalnya, peserta didik tidak bisa mengamati tanaman di luar kelas pada saat hujan).
    7. Beragam strategi pembelajaran yang akan dikembangkan (misalnya peserta didik bermain peran, mengamati, bertanya, bercerita, bernyanyi, dan menggambar), selain melibatkan peserta didik secara langsung, diharapkan melibatkan warga sekolah dan lingkungan sekolah.
    8. Guru diharapkan mengembangkan: a. metode pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAIKEM), b. keterampilan bertanya yang berorientasi pada kemampuan berpikir tingkat tinggi, c. keterampilan membuka dan menutup pembelajaran, dan d. keterampilan mengelola kelas dan pajangan kelas.
    9. Gunakanlah media atau sumber belajar alternatif yang tersedia di lingkungan sekolah.
    10. Pada semester I terdapat 5 tema. Setiap tema terdiri atas 3 subtema. Masing-masing subtema diuraikan menjadi 6 pembelajaran. Setiap pembelajaran diharapkan selesai dalam 1 hari.
    11. Tiga subtema yang ada direncanakan selesai dalam jangka waktu 3 minggu 
    12. Aktivitas minggu ke-4 berupa berbagai kegiatan yang dirancang sebagai aplikasi dari keterpaduan gagasan pada subtema 1–3. Berbeda dengan subtema 1–3, kegiatan minggu ke-4 diarahkan untuk mengasah daya nalar dan berpikir tingkat tinggi. Kegiatan dirancang untuk membuka kesempatan bertanya dan menggali informasi yang dekat dengan keseharian peserta didik.
    13. Perkiraan alokasi waktu dapat merujuk pada struktur kurikulum. Meskipun demikian, alokasi waktu menurut mata pelajaran hanyalah petunjuk umum. Guru diharapkan menentukan sendiri alokasi waktu berdasarkan situasi dan kondisi di sekolah dan pendekatan tematik-terpadu.
    14. Buku peserta didik dilengkapi dengan bahan-bahan latihan yang sejalan dengan pencapaian kompetensi.
    15. Hasil karya peserta didik dan bukti penilaiannya dapat dimasukkan ke dalam portofolio peserta didik. 
    16. Sebagai upaya perbaikan diri, buatlah catatan refleksi setelah satu subtema selesai. Misalnya faktor-faktor yang menyebabkan pembelajaran berlangsung dengan baik, kendala-kendala yang dihadapi, dan ide-ide kreatif untuk pengembangan lebih lanjut.
    17. Libatkan semua peserta didik tanpa kecuali dan yakini bahwa setiap peserta didik cerdas dalam keunikan masing-masing. Dengan demikian, pemahaman tentang kecerdasan majemuk, gaya belajar peserta didik serta beragam faktor penyebab efektivitas dan kesulitan belajar peserta didik, sangat dibutuhkan.
    18. Demi pencapaian tujuan pembelajaran, diperlukan komitmen guru untuk mendidik sepenuh hati (antusias, kreatif, penuh cinta, dan kesabaran).

    Kerja Sama dengan Orang Tua
    Secara khusus, di setiap akhir sub tema Buku siswa, terdapat lembar untuk orang tua yang berjudul ‘Kerja sama dengan Orang tua’. Halaman ini berisi materi yang akan dipelajari, aktivitas belajar yang dilakukan anak bersama orang tua di rumah, serta saran agar anak dan orang tua bisa belajar dari lingkungan. Orang tua diharapkan berdiskusi dan terlibat dengan aktivitas belajar anak. Saran-saran untuk kegiatan bersama antara peserta didik dan orang tua dicantumkan juga pada akhir setiap pembelajaran. Guru diharapkan membangun komunikasi dengan orang tua sehubungan dengan kegiatan pembelajaran yang akan melibatkan orang tua dan peserta didik di rumah.

    Kompetensi Inti Kelas IV
    1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
    2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
    3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain.
    4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Buku Guru dan Buku Siswa Kelas IV (4) SD/MI Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Semoga bisa bermanfaat.
    Buku Guru dan Siswa Kelas 3 SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018

    Diposting oleh Pada 5/13/2018 10:42:00 PM dengan No comments

    Berikut ini adalah berkas Buku Guru dan Siswa Kelas 3 (III) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download file format PDF.

    Buku Guru dan Siswa Kelas 3 SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018
    Buku Guru dan Siswa Kelas 3 SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018

    Buku Guru dan Siswa Kelas 3 (III) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018

    Berikut ini kutipan teks dari isi berkas Buku Guru dan Siswa Kelas 3 (III) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018:

    Buku Guru disusun sebagai pemandu penggunaan buku teks siswa di lapangan. Sebagaimana diketahui bahwa buku teks siswa yang berbasis aktivitas disusun sebagai salah satu penunjang penerapan Kurikulum 2013 yang disempurnakan, yang sangat mengedepankan pencapaian kompetensi siswa sesuai dengan standar kelulusan yang ditetapkan. Oleh karena hanya sebagai salah satu penunjang penerapan Kurikulum 2013 yang disempurnakan, guru diharapkan tidak menggunakan buku ini sebagai satu-satunya buku panduan yang menjadi acuan dalam proses belajar mengajar di kelas. Isi dari Buku Guru hanyalah contoh aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan di kelas. Guru memiliki keleluasaan untuk membangun kegiatan pembelajaran sendiri yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan siswa. Guru juga tetap harus membuka dan mempelajari peraturan pemerintah khususnya berkaitan dengan konsep penilaian dan pelaporan yang tidak dapat diurai secara detil dalam buku ini.

    Meski buku ini juga dilengkapi dengan materi tambahan untuk pengayaan guru, kehadiran buku-buku penunjang guna memperkaya wawasan dan keterampilan siswa tetap dibutuhkan. Jika perlu, bisa saja guru memanfaatkan buku-buku KTSP yang sudah dimiliki sekolah. Guru maupun siswa juga dapat memanfaatkan bahan-bahan belajar lain yang relevan, termasuk ensiklopedia, berbagai buku yang membahas topik terkait pembelajaran, majalah, surat kabar, dan sebagainya.

    Buku ini dibuat dengan berlandaskan pada kompetensi dasar yang telah disusun oleh Kemendikbud. Buku ini telah melalui proses review, evaluasi, penyuntingan, dan mendapatkan catatan serta saran-saran perbaikan yang dilakukan baik oleh penelaah maupun tim editor di bawah pengawasan Kemendikbud.

    Berbeda dengan Buku Guru sebelumnya, atas arahan dari Kemendikbud, kali ini Buku Guru tidak lagi dilengkapi dengan KI 1 dan KI 2, kecuali untuk PPKn. Namun demikian, dalam kesehariannya guru tetap melakukan proses pengamatan perkembangan sikap spiritual dan sikap sosial siswa.

    Tentang Buku Guru Pembelajaran Tematik Terpadu Kelas III
    Buku Guru disusun untuk memudahkan para guru dalam melaksanakan pembelajaran tematik terpadu. Buku ini mencakup hal-hal sebagai berikut.
    1. Jaringan tema yang memberi gambaran kepada guru tentang suatu tema yang melingkupi empat subtema dengan kompetensi dasar (KD) dan indikator dari berbagai mata pelajaran.
    2. Ruang lingkup pembelajaran yang memberikan gambaran tentang kegiatan dan kemampuan yang dikembangkan dalam satu subtema.
    3. Tujuan pembelajaran yang akan dicapai pada setiap kegiatan pembelajaran.
    4. Media dan alat pembelajaran yang akan digunakan pada setiap kegiatan pembelajaran.
    5. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran tematik terpadu yang terdiri dari Kegiatan Pembuka, Kegiatan Inti, dan Kegiatan Penutup yang disusun untuk menggambarkan kegiatan pembelajaran yang menyatu dan mengalir.
    6. Pengalaman belajar yang bermakna untuk membangun sikap dan perilaku positif, penguasaan konsep, keterampilan berpikir saintifik, berpikir tingkat tinggi, kemampuan menyelesaikan masalah, inkuiri, kreativitas, dan pribadi reflektif.
    7. Berbagai teknik penilaian siswa.
    8. Informasi yang menjadi acuan kegiatan remedial dan pengayaan.
    9. Petunjuk penggunaan buku siswa.

    Kegiatan pembelajaran di buku ini dirancang untuk mengembangkan kompetensi (sikap, pengetahuan, dan keterampilan) siswa melalui aktivitas yang bervariasi. Aktivitas tersebut mencakup hal-hal sebagai berikut.
    1. Membuka pelajaran dengan cara yang menarik perhatian siswa, seperti membacakan cerita, bertanya jawab, bernyanyi, melakukan permainan, demonstrasi, dan pemecahan masalah.
    2. Menginformasikan tujuan pembelajaran sehingga siswa dapat mengorganisasikan informasi yang disampaikan (apa yang dilihat, didengar, dirasakan, dan dikerjakan).
    3. Menggali pengetahuan siswa yang diperoleh sebelumnya agar siswa bisa mengaitkan pengetahuan terdahulu dengan yang akan dipelajari.
    4. Memberi tugas yang bertahap guna membantu siswa memahami konsep.
    5. Memberi tugas yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi.
    6. Memberi kesempatan untuk melatih keterampilan atau konsep yang telah dipelajari.
    7. Memberi umpan balik yang akan menguatkan pemahaman siswa.

    Bagaimana Menggunakan Buku Guru?
    Buku Guru memiliki dua fungsi, yaitu sebagai petunjuk penggunaan Buku Siswa dan sebagai acuan kegiatan pembelajaran di kelas. Mengingat pentingnya buku ini, disarankan memerhatikan hal-hal sebagai berikut.
    1. Bacalah halaman demi halaman dengan teliti.
    2. Pahamilah setiap Kompetensi Dasar dan Indikator yang dikaitkan dengan tema.
    3. Upayakan untuk mencakup kompetensi pada sikap spiritual dan sikap sosial dalam semua kegiatan pembelajaran. Guru diharapkan melakukan penguatan untuk mendukung pembentukan sikap, pengetahuan, dan perilaku positif.
    4. Dukunglah ketercapaian kompetensi pada sikap spiritual dan sosial dengan kegiatan pembiasaan, keteladanan, dan budaya sekolah.
    5. Cocokkanlah setiap langkah kegiatan yang berhubungan dengan buku siswa sesuai dengan halaman yang dimaksud.
    6. Mulailah setiap kegiatan pembelajaran dengan memberikan pengantar sesuai tema pembelajaran. Lebih baik lagi jika dilengkapi dengan kegiatan pembukaan yang menyenangkan dan membangkitkan rasa ingin tahu siswa. Misalnya bercerita, mengajukan pertanyaan yang menantang, menyanyikan lagu, menunjukkan gambar, dan sebagainya. Demikian juga pada saat menutup pembelajaran. Pemberian pengantar pada setiap perpindahan subtema dan tema, menjadi faktor yang sangat penting untuk memaksimalkan manfaat dan keberhasilan pendekatan tematik terpadu yang diuraikan dalam buku ini.
    7. Kembangkan ide-ide kreatif dalam memilih metode pembelajaran. Termasuk di dalamnya menemukan kegiatan alternatif apabila kondisi yang terjadi kurang sesuai dengan perencanaan (misalnya siswa tidak bisa mengamati tanaman di luar kelas pada saat hujan).
    8. Pilihlah beragam metode pembelajaran yang akan dikembangkan (misalnya bermain peran, mengamati, bertanya, bercerita, bernyanyi, menggambar, dan sebagainya). Penggunaan beragam metode tersebut, selain melibatkan siswa secara langsung, diharapkan juga dapat melibatkan warga sekolah dan lingkungan sekolah.
    9. Kembangkanlah keterampilan berikut ini: a. Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAIKEM), b. Keterampilan bertanya yang berorientasi pada kemampuan berpikir tingkat tinggi, c. Keterampilan membuka dan menutup pembelajaran, dan d. Keterampilan mengelola kelas dan pajangan kelas.
    10. Gunakanlah media atau sumber belajar alternatif yang tersedia di lingkungan sekolah.
    11. Pada setiap semester terdapat 4 tema. Tiap tema terdiri atas 4 subtema. Setiap subtema diurai ke dalam 6 pembelajaran. Satu pembelajaran dialokasikan untuk 1 hari.
    12. Perkiraan alokasi waktu dapat merujuk pada struktur kurikulum. Meskipun demikian, alokasi waktu menurut mata pelajaran hanyalah sebagai petunjuk umum. Guru diharapkan menentukan sendiri alokasi waktu berdasarkan situasi dan kondisi di sekolah dan pendekatan tematik terpadu.
    13. Hasil unjuk kerja siswa yang berupa karya dan bukti penilaian dapat berfungsi sebagai portofolio siswa.
    14. Buatlah catatan refleksi setelah satu subtema selesai, sebagai bahan untuk melakukan perbaikan pada proses pembelajaran selanjutnya. Misalnya faktor-faktor yang menyebabkan pembelajaran berlangsung dengan baik, kendala-kendala yang dihadapi, dan ide-ide kreatif untuk pengembangan lebih lanjut.
    15. Libatkan semua siswa tanpa kecuali dan yakini bahwa setiap siswa cerdas dengan keunikan masing-masing. Dengan demikian, pemahaman tentang kecerdasan majemuk, gaya belajar siswa serta beragam faktor penyebab efektivitas dan kesulitan belajar siswa, sangat dibutuhkan.
    16. Demi pencapaian tujuan pembelajaran, diperlukan komitmen guru untuk mendidik sepenuh hati (antusias, kreatif, penuh cinta, dan kesabaran).

    Kegiatan Bersama Orang Tua
    Secara khusus, di setiap akhir pembelajaran pada Buku Siswa, terdapat kolom untuk orang tua dengan subjudul ‘Kegiatan Bersama Orang Tua’. Kolom ini berisi informasi tentang aktivitas belajar yang dapat dilakukan siswa bersama orang tua di rumah. Orang tua diharapkan berdiskusi dan terlibat dalam aktivitas belajar siswa. Guru perlu membangun komunikasi dengan orang tua sehubungan dengan kegiatan pembelajaran yang akan melibatkan orang tua dan siswa di rumah.

    Penilaian Diri (self assessment)
    Penilaian diri digunakan untuk memberi penguatan (reinforcement) terhadap kemajuan belajar siswa. Penilaian diri memberi peluang kepada siswa untuk memonitor, memberi penilaian dan mengevaluasi perkembangan sikapnya sendiri. Dengan demikian, siswa diharapkan dapat memiliki karakter yang baik.

    Teknik dan Instrumen Penilaian
    Penilaian dilakukan secara autentik untuk melihat kemajuan belajar siswa yang meliputi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.1

    Teknik dan Instrumen Penilaian Sikap Spiritual dan Sosial
    Penilaian sikap (KI-1 dan KI-2) dimaksudkan sebagai penilaian terhadap perilaku siswa dalam proses pembelajaran kegiatan kurikuler maupun ekstrakurikuler. Penilaian sikap ditujukan untuk membina perilaku sesuai budipekerti dalam rangka pembentukan karakter siswa sesuai dengan proses pembelajaran. Sikap spiritual (KI-1) meliputi ketaatan beribadah, berperilaku syukur, bedoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, dan toleransi dalam beribadah. Sikap sosial (KI-2) meliputi sikap jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri.

    Observasi
    Penilaian sikap dilakukan oleh guru kelas, guru mata pelajaran agama, dan guru PJOK. Sikap dan perilaku keseharian siswa diamati dan direkam melalui teknik observasi. Aspek sikap dan perilaku yang diobservasi dapat disesuaikan dengan kegiatan pada saat itu.

    Untuk memudahkan penilaian sikap spiritual dan sosial, guru fokus mengamati 5-10 siswa setiap harinya. Hasil observasi ditulis dalam jurnal hasil observasi.

    Hasil penilaian sikap direkap setiap selesai satu tema oleh guru. Guru kelas dan guru mata pelajaran membahas data penilaian sikap sekurang- kurangnya dua kali dalam satu semester. Hasil pembahasan akan menjadi panduan penyusunan deskripsi penilaian sikap peserta didik.

    Penilaian Diri (self assessment)
    Penilaian diri digunakan untuk memberi penguatan (reinforcement) terhadap kemajuan belajar siswa. Penilaian diri memberi peluang kepada siswa untuk memonitor, memberi penilaian dan mengevaluasi perkembangan sikapnya sendiri. Dengan demikian, siswa diharapkan dapat memiliki karakter yang baik.

    Teknik dan Instrumen Penilaian Pengetahuan
    Penilaian pengetahuan (KD dari KI-3) dilakukan dengan cara mengukur penguasaan siswa yang mencakup dimensi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognisi dalam berbagai tingkatan proses berpikir.

    Teknik penilaian pengetahuan menggunakan tes tertulis, lisan, dan penugasan.
    1. Tes Tertulis; Tes tertulis adalah tes yang soal dan jawabannya secara tertulis, antara lain berupa pilihan ganda, isian, benar-salah, menjodohkan, dan uraian.
    2. Tes Lisan; Tes lisan berupa pertanyaan-pertanyaan, perintah, kuis yang diberikan secara lisan dan siswa merespon pertanyaan tersebut secara lisan. Tes lisan bertujuan menumbuhkan sikap berani berpendapat, mengecek penguasaan pengetahuan untuk perbaikan pembelajaran, percaya diri, dan kemampuan berkomunikasi secara efektif.
    3. Penugasan; Penugasan adalah pemberian tugas kepada peserta didik untuk mengukur pengetahuan dan memfasilitasi peserta didik memperoleh atau meningkatkan pengetahuan. Tugas dapat dikerjakan secara individu atau kelompok sesuai karakteristik tugas. Tugas tersebut dapat dilakukan di sekolah, di rumah, atau di luar sekolah.

    Penilaian Keterampilan
    Penilaian keterampilan (KD dari KI-4) dilakukan dengan teknik penilain kinerja, penilaian proyek, dan portofolio. Penilaian keterampilan menggunakan angka dengan rentang skor 0 sampai dengan 100, predikat, dan deskripsi. Di kelas III, penilaian keterampilan berfokus pada teknik penilaian kinerja dan portofolio.

    Penilaian Kinerja
    Penilaian kinerja (performance assessment) adalah penilaian yang menuntut siswa mendemonstrasikan dan mengaplikasikan pengetahuannya ke dalam berbagai macam konteks sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Pada penilaian kinerja, penekanannya dapat dilakukan pada proses atau produk.

    Penilaian kinerja yang menekankan pada produk disebut penilaian produk, misalnya poster, puisi, dan kerajinan. Penilaian kinerja yang menekankan pada proses disebut penilaian praktik, misalnya bermain sepak bola, memainkan alat musik, menyanyi, melakukan pengamatan menggunakan mikroskop, menari, bermain peran, dan membaca puisi.

    Penilaian produk maupun praktik dapat dilakukan melalui observasi menggunakan rubrik dengan skala penilaian tertentu.

    Penilaian Portofolio
    Penilaian portofolio merupakan rekaman penilaian autentik yang memperkuat kemajuan dan kualitas pekerjaan peserta didik. Penilaian portofolio berupa kumpulan dokumen yang berisi penilaian prestasi belajar, penghargaan, karya peserta didik dalam bidang dan kurun waktu tertentu.

    Portofolio dapat berbentuk buku berukuran besar; album berisi foto, audio, video; stopmap/bantex yang berisi kumpulan tugas; dan buku kerja peserta didik.

    Pemanfaatan dan Tindak Lanjut Penilaian
    Hasil analisis penilaian pengetahuan dan keterampilan menjadi dasar penentuan tindak lanjut program yang dibutuhkan peserta didik. Bagi peserta didik yang nilainya belum mencapai KKM akan mendapatkan remedial. Peserta didik yang telah mencapai nilai KKM atau lebih akan mendapatkan pengayaan.

    Kompetensi Inti Kelas III
    1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
    2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, percaya diri, dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangga, serta cinta tanah air.
    3. Memahami pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat dasar dengan cara mengamati, menanya, dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, serta benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah, dan tempat bermain.
    4. Menunjukkan keterampilan berpikir dan bertindak kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif. Dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan tindakan yang mencerminkan perilaku anak sesuai dengan tahap perkembangannya.

      Download Buku Guru dan Siswa Kelas 3 (III) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018

      Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Buku Guru dan Siswa Kelas 3 (III) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018 ini silahkan lihat preview salah satu Buku Guru dan Buku Siswa dan unduh pada link di bawah ini:

      Buku Guru dan Siswa Kelas 3 (III) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018



      Download File:

      Buku Guru Kelas 3 (III) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018
      Buku Guru PAI-BP 3 2018 - Buku Guru PAI-BP 6 2018 - Buku Guru Pendidikan Agama Islam PAI Kelas 6.pdf
      Buku Guru Kelas 3 Tema 3 2018 - Benda di Sekitarku.pdf
      Buku Guru Kelas 3 Tema 2 2018 - Menyayangi Tumbuhan dan Hewan.pdf
      Buku Guru Kelas 3 Tema 1 2018 - Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup.pdf
      Buku Guru Kelas 3 Tema 4 2018 - Kewajiban dan Hakku.pdf

      Buku Siswa Kelas 3 (III) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018
      Buku Siswa PAI-BP 3 2018 - Buku Siswa PAI-BP 6 2018 - Buku Siswa Pendidikan Agama Islam PAI Kelas 6.pdf
      Buku Siswa Kelas 3 Tema 4 2018 - Tema 4 Kewajiban dan Hakku.pdf
      Buku Siswa Kelas 3 Tema 3 2018 - Tema 3 Benda di Sekitarku.pdf
      Buku Siswa Kelas 3 Tema 2 2018 - Tema 2 Menyayangi Tumbuhan dan Hewan.pdf
      Buku Siswa Kelas 3 Tema 1 2018 - Tema 1 Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup.pdf


      Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Buku Guru dan Siswa Kelas 3 (III) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018. Semoga bisa bermanfaat.
      Buku Guru dan Siswa Kelas 6 SD-MI Kurikulum 2013 Revisi 2018

      Diposting oleh Pada 5/13/2018 06:56:00 PM dengan No comments

      Berikut ini adalah berkas Buku Guru dan Siswa Kelas 6 (VI) SD-MI Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download file format PDF.

      Buku Guru dan Siswa Kelas 6 SD-MI Kurikulum 2013 Revisi 2018
      Buku Guru dan Siswa Kelas 6 SD-MI Kurikulum 2013 Revisi 2018

      Buku Guru dan Siswa Kelas 6 (VI) SD-MI Kurikulum 2013 Revisi 2018

      Berikut ini kutipan teks dari isi berkas Buku Guru dan Siswa Kelas 6 SD-MI Kurikulum 2013 Revisi 2018:

      Kurikulum 2013 dirancang untuk mengembangkan kompetensi siswa dalam ranah pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Proses pencapaiannya dilaksanakan dengan memadukan ketiga ranah tersebut melalui pendekatan pembelajaran tematik terpadu.

      Untuk mendukung ketercapaian tujuan kurikulum, maka diperlukan buku tematik berbasis aktivitas yang mendorong siswa untuk mencapai standar yang telah ditentukan.

      Buku tematik terpadu ini menjabarkan proses pembelajaran yang akan membantu siswa mencapai setiap kompetensi yang diharapkan melalui pembelajaran aktif, kreatif, menantang, dan bermakna serta mendorong mereka untuk berpikir kritis berlandaskan kepada nilai-nilai luhur.

      Peran guru sangat penting untuk meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan pada buku ini. Guru dapat mengembangkan dan memperkaya pengalaman belajar siswa dengan daya kreasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang relevan dan disesuaikan dengan potensi siswa di sekolah masing-masing.

      Tentang Buku Guru
      Buku ini disusun agar guru mendapat gambaran yang jelas dan rinci dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Buku ini berisi hal-hal berikut.
      1. Jaringan tema yang memberi gambaran kepada guru tentang suatu tema yang melingkupi beberapa kompetensi dasar (KD) dan indikator dari berbagai mata pelajaran.
      2. Kegiatan pembelajaran tematik terpadu untuk menggambarkan kegiatan pembelajaran yang menyatu dan mengalir.
      3. Pengalaman belajar yang bermakna untuk membangun sikap dan perilaku positif, penguasaan konsep, keterampilan berpikir saintifik, berpikir tingkat tinggi, kemampuan menyelesaikan masalah, inkuiri, kreativitas, dan pribadi reflektif.
      4. Berbagai teknik penilaian siswa.
      5. Informasi yang menjadi acuan kegiatan remedial dan pengayaan.
      6. Kegiatan interaksi guru dan orang tua, yang memberikan kesempatan kepada orang tua untuk ikut berpartisipasi aktif melalui kegiatan belajar siswa di rumah.
      7. Petunjuk penggunaan buku siswa.

      Kegiatan pembelajaran di buku ini didesain untuk mengembangkan kompetensi (sikap, pengetahuan, dan keterampilan) siswa melalui aktivitas yang bervariasi. Aktivitas tersebut meliputi hal-hal berikut.
      1. Membuka pelajaran yang menarik perhatian siswa, seperti membacakan cerita, bertanya jawab, bernyanyi, permainan, demonstrasi, memberikan masalah, dan sebagainya.
      2. Menginformasikan tujuan pembelajaran sehingga siswa dapat mengorganisasi informasi yang disampaikan (apa yang dilihat, didengar, dirasakan, dan dikerjakan).
      3. Memantik pengetahuan siswa yang diperoleh sebelumnya agar siswa dapat mengaitkan pengetahuan terdahulu dan yang akan dipelajari.
      4. Pemberian tugas yang bertahap guna membantu siswa memahami konsep.
      5. Penugasan yang membutuhkan keterampilan tingkat tinggi.
      6. Pemberian kesempatan untuk melatih keterampilan atau konsep yang telah dipelajari.
      7. Pemberian umpan balik yang akan menguatkan pemahaman siswa.

      Bagaimana Menggunakan Buku Guru
      Buku Guru memiliki dua fungsi, yaitu sebagai petunjuk penggunaan buku siswa dan sebagai acuan kegiatan pembelajaran di kelas.

      Mengingat pentingnya buku ini, disarankan memperhatikan hal-hal sebagai berikut.
      1. Bacalah halaman demi halaman dengan teliti.
      2. Pahamilah setiap Kompetensi Dasar dan Indikator yang dikaitkan dengan tema.
      3. Upayakan untuk mencakup KI-1 dan KI-2 dalam semua kegiatan pembelajaran. Guru diharapkan melakukan penguatan untuk mendukung pembentukan sikap, pengetahuan, dan perilaku positif.
      4. Dukunglah ketercapaian KI-1 dan KI-2 dengan kegiatan pembiasaan, keteladanan, dan budaya sekolah.
      5. Cocokkanlah setiap langkah kegiatan yang berhubungan dengan buku siswa sesuai dengan halaman yang dimaksud.
      6. Kembangkan ide-ide kreatif dalam memilih metode pembelajaran. Temukan juga kegiatan alternatif apabila kondisi yang terjadi kurang sesuai dengan perencanaan (misalnya, siswa tidak dapat mengamati tanaman di luar kelas pada saat hujan).
      7. Beragam strategi pembelajaran yang akan dikembangkan (misalnya: siswa bermain peran, mengamati, bertanya, bercerita, bernyanyi, dan menggambar), selain melibatkan siswa secara langsung, diharapkan melibatkan warga sekolah dan lingkungan sekolah.
      8. Guru diharapkan mengembangkan: a. Metode pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (pakem); b. Keterampilan bertanya yang berorientasi pada kemampuan berpikir tingkat tinggi; c. Keterampilan membuka dan menutup pembelajaran; dan d. Keterampilan mengelola kelas dan pajangan kelas.
      9. Gunakanlah media atau sumber belajar alternatif yang tersedia di lingkungan sekolah.
      10. Pada semester I terdapat 5 tema. Setiap tema terdiri atas 3 subtema. Masing-masing subtema diuraikan menjadi 6 pembelajaran. Setiap pembelajaran diharapkan selesai dalam 1 hari.
      11. Tiga subtema yang ada direncanakan selesai dalam jangka waktu 3 minggu.
      12. Aktivitas minggu ke-4 berupa berbagai kegiatan yang dirancang sebagai aplikasi dari keterpaduan gagasan pada subtema 1–3. Berbeda dengan subtema 1–3, kegiatan minggu ke-4 diarahkan untuk mengasah daya nalar dan berpikir tingkat tinggi. Kegiatan dirancang untuk membuka kesempatan bertanya dan menggali informasi yang dekat dengan keseharian siswa.
      13. Perkiraan alokasi waktu dapat merujuk pada struktur kurikulum. Meskipun demikian, alokasi waktu menurut mata pelajaran hanyalah petunjuk umum. Guru diharapkan menentukan sendiri alokasi waktu berdasarkan situasi dan kondisi di sekolah dan pendekatan tematik-terpadu.
      14. Buku siswa dilengkapi dengan bahan-bahan latihan yang sejalan dengan pencapaian kompetensi.
      15. Hasil karya siswa dan bukti penilaiannya dapat dimasukkan ke dalam portofolio siswa.
      16. Sebagai upaya perbaikan diri, buatlah catatan refleksi setelah satu subtema selesai. Misalnya faktor-faktor yang menyebabkan pembelajaran berlangsung dengan baik, kendala-kendala yang dihadapi, dan ide-ide kreatif untuk pengembangan lebih lanjut.
      17. Libatkan semua siswa tanpa kecuali dan yakini bahwa setiap siswa cerdas dalam keunikan masing-masing. Dengan demikian, pemahaman tentang kecerdasan majemuk, gaya belajar siswa, beragam faktor penyebab efektivitas, dan kesulitan belajar siswa sangat dibutuhkan.
      18. Demi pencapaian tujuan pembelajaran, diperlukan komitmen guru untuk mendidik sepenuh hati (antusias, kreatif, penuh cinta, dan kesabaran).

      Kerja Sama dengan Orang Tua
      Orang tua diharapkan berdiskusi dan terlibat dengan aktivitas belajar siswa. Saran-saran untuk kegiatan bersama antara siswa dan orang tua dicantumkan juga pada setiap akhir pembelajaran. Guru diharapkan membangun komunikasi dengan orang tua sehubungan dengan kegiatan pembelajaran yang akan melibatkan orang tua dan siswa di rumah.

      Kompetensi Inti Kelas VI
      1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
      2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangganya, serta cinta tanah air.
      3. Memahami pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat dasar dengan cara mengamati, menanya, dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, serta benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah, dan tempat bermain.
      4. Menunjukkan keterampilan berpikir dan bertindak kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif. Dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan tindakan yang mencerminkan perilaku anak sesuai dengan tahap perkembangannya.

      Keterangan:
      • Pembelajaran Matematika dan PJOK masing-masing dilaksanakan sebagai mata pelajaran tersendiri dan menggunakan buku yang terpisah dari buku ini.
      • Materi-materi terkait dengan Matematika dan PJOK dalam buku ini dapat digunakan sebagai penguatan dalam penguasaan Matematika dan PJOK.
      • Pembelajaran Matematika dan PJOK sebagai mata pelajaran tersendiri tidak menambah total alokasi waktu.

        Download Buku Guru dan Siswa Kelas 6 (VI) SD-MI Kurikulum 2013 Revisi 2018

        Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Buku Guru dan Siswa Kelas 6 SD-MI Kurikulum 2013 Revisi 2018 ini silahkan lihat preview salah satu Buku Guru dan Buku Siswa dan unduh buku lainnya pada link di bawah ini:

        Buku Guru dan Siswa Kelas 6 SD-MI Kurikulum 2013 Revisi 2018



        Download File:

        Buku Guru Kelas 6 SD/MI Kurikulum 2013 Revisi 2018
        Buku Guru PAI-BP 6 Revisi 2018 - Buku Guru Pendidikan Agama Islam PAI Kelas 6.pdf
        Buku Guru Kelas 6 Tema 1 Revisi 2018 - Tema 1 Selamatkan Makhluk Hidup.pdf
        Buku Guru Kelas 6 Tema 2 Revisi 2018 - Tema 2 Persatuan dalam Perbedaan.pdf
        Buku Guru Kelas 6 Tema 3 Revisi 2018 - Tema 3 Tokoh dan Penemuan.pdf
        Buku Guru Kelas 6 Tema 4 Revisi 2018 - Tema 4 Globalisasi.pdf
        Buku Guru Kelas 6 Tema 5 Revisi 2018 - Tema 5 Wirausaha.pdf

        Buku Siswa Kelas 6 SD/MI Kurikulum 2013 Revisi 2018
        Buku Siswa PAI-BP 6 Revisi 2018 - Buku Siswa Pendidikan Agama Islam PAI Kelas 6.pdf
        Buku Siswa Kelas 6 Tema 1 Revisi 2018 - Tema 1 Selamatkan Makhluk Hidup.pdf
        Buku Siswa Kelas 6 Tema 2 Revisi 2018 - Tema 2 Persatuan dalam Perbedaan.pdf
        Buku Siswa Kelas 6 Tema 3 Revisi 2018 - Tema 3 Tokoh dan Penemuan.pdf
        Buku Siswa Kelas 6 Tema 4 Revisi 2018 - Tema 4 Globalisasi.pdf
        Buku Siswa Kelas 6 Tema 5 Revisi 2018 - Tema 5 Wirausaha.pdf


        Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Buku Guru dan Siswa Kelas VI (6) SD-MI Kurikulum 2013 Revisi 2018. Semoga bisa bermanfaat.
        POS Akreditasi Sekolah-Madrasah Tahun 2018

        Diposting oleh Pada 5/08/2018 01:05:00 PM dengan No comments

        Berikut ini adalah berkas POS Akreditasi Sekolah-Madrasah Tahun 2018. Prosedur Operasional Standar Pelaksanaan Akreditasi Sekolah/Madrasah Tahun 2018. Keputusan BAN-S/M Nomor 082/BAN-SM/SK/2018 Tentang Penggunaan Prosedur Operasional Standar (POS) Pelaksanaan Akreditasi Sekolah/Madrasah Tahun 2018Diterbitkan oleh BANS/M (Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah). Download file format .docx Microsoft Word dan PDF.

        POS Akreditasi Sekolah-Madrasah Tahun 2018
        POS Akreditasi Sekolah-Madrasah Tahun 2018

        POS Akreditasi Sekolah-Madrasah Tahun 2018

        Berikut ini kutipan teks dari isi berkas Prosedur Operasional Standar Pelaksanaan Akreditasi Sekolah/Madrasah Tahun 2018:

        Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) menetapkan tagline: Akreditasi Bermutu untuk Pendidikan Bermutu. Tagline tersebut dimaksudkan untuk memperkuat dan mengaktualisasikan moto BAN-S/M: profesional, tepercaya, dan terbuka.

        Akreditasi bermutu untuk pendidikan bermutu memiliki empat pilar. Pertama, perangkat yang bermutu. BAN-S/M berusaha menyempurnakan Perangkat Akreditasi sebagai alat penilaian mutu pendidikan yang valid dan realiable dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan dan Peraturan-peraturan yang terkait. Perangkat yang bermutu terdiri atas Instrumen, Petunjuk Teknis, Data dan Informasi Pendukung serta Teknik Penskoran. Perangkat Akreditasi disusun dengan bahasa yang mudah dan sederhana sehingga tidak menimbulkan salah pengertian dan perbedaan pendapat antara sekolah/madrasah dengan asesor. Perangkat disusun dengan lebih sederhana sehingga memudahkan sekolah/madrasah dalam mempersiapkan akreditasi dan pada saat visitasi. Perangkat Akreditasi dapat diakses melalui website BAN-S/M, Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) RI, dan media lainnya sehingga dapat dipelajari.

        Pilar kedua adalah asesor yang bermutu. Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan keterbukaan, BAN-S/M mensyaratkan usia asesor 35-60 tahun, pendidikan sekurang-kurangnya S1, memiliki pengalaman kerja dan latar belakang pendidikan yang relevan, dan

        mahir komputer. Bagi asesor dari profesi guru harus berasal dari sekolah/madrasah yang terakreditasi. Asesor juga harus memiliki kecakapan sosial dan berkepribadian luhur. Asesor yang tidak mematuhi kode etik dapat diberhentikan. Rekrutmen asesor dilaksanakan secara terbuka melalui pengumuman di media massa atau pemberitahuan ke lembaga terkait. Setiap orang yang melamar sebagai asesor harus mengikuti tes tulis, wawancara, penilaian portofolio, dan pelatihan calon asesor. Asesor bukanlah mereka yang

        ditunjuk tetapi kalangan profesional yang diseleksi dengan ketat. Asesor adalah salah satu pelaku utama Akreditasi yang berhubungan langsung dengan masyarakat sehingga kepribadian mereka menentukan citra BAN-S/M dan hal-hal lain yang terkait dengan Akreditasi.

        Pilar ketiga adalah manajemen yang bermutu. BAN-S/M berusaha memperbaiki sistem manajemen baik yang terkait dengan perencanaan, pelaksanaan kegiatan. monitoring dan evaluasi. Proses penetapan kuota dan sekolah/madrasah diperbaiki sehingga lebih cepat, adil, dan objektif. Usaha penyempurnaan manajemen dapat dilihat dari perubahan prosedur operasional standar (POS). Melalui POS pihak-pihak yang terkait dengan Akreditasi khususnya BAP-S/M dan Kepala Sekolah/Madrasah dapat melaksanakan kegiatan dengan benar. Termasuk ke dalam pilar ketiga adalah pertanggungjawaban keuangan yang benar, kinerja, dan komunikasi yang semakin baik.

        Pilar keempat adalah hasil-hasil yang bermutu. BAN-S/M mulai mengembangkan sistem database yang memuat hasil dan peringkat Akreditasi. Hasil-hasil Akreditasi terintegrasi dengan data pokok pendidikan, dan memuat data tentang keadaan sekolah/madrasah sehingga menjadi dasar dalam pembuatan kebijakan dan pengambilan keputusan. BAN-S/M mencatat beberapa Daerah mulai menjadikan hasil Akreditasi sebagai bagian dari program peningkatan mutu pendidikan. BAN-S/M senantiasa memberikan data-data yang lengkap dan mutakhir (available), mudah diakses (accessable), dan bermanfaat (beneficial). Berbagai pihak dapat mengolah dan memanfaatkan hasil Akreditasi untuk kepentingan studi, pemetaan mutu pendidikan, dan perencanaan pembangunan.

        POS ini digunakan oleh BAN-S/M dan BAP-S/M untuk melaksanakan akreditasi sekolah/madrasah dengan syarat kepengurusan BAN-S/M dan BAP-S/M sesuai dengan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah dan peraturan perundangan yang berlaku.

        Pada berkas POS Akreditasi Sekolah-Madrasah Tahun 2018 ini bersisi beberpa point penting antara lain:
        • Keputusan BAN-S/M Tentang Penggunaan Prosedur Operasional Standar (POS) Pelaksanaan Akreditasi Sekolah/Madrasah Tahun 2018
        • Alur Proses Akreditasi Sekolah/Madrasah
        • Langkah ke-1 Sosialisasi Dan Pengisian Data Isian Akreditasi (DIA) Dalam Sistem Penilaian Akreditasi Sekolah/Madrasah (Sispena-S/M)
        • Langkah ke-2 Penetapan Sekolah/Madrasah Yang Akan Divisitasi Dan Penugasan Asesor 
        • Langkah Ke-3 Visitasi Ke Sekolah/Madrasah
        • Langkah Ke-4 Validasi Proses Dan Hasil Visitasi
        • Langkah Ke-5 Verifikasi Hasil Validasi Dan Penyusunan Rekomendasi
        • Langkah Ke-6 Penetapan Hasil Dan Rekomendasi Akreditasi
        • Langkah Ke-7 Pengumuman Hasil Akreditasi
        • Langkah Ke-8 Penerbitan Sertifikat Akreditasi Dan Rekomendasi

          Download POS Akreditasi Sekolah-Madrasah Tahun 2018

          Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas POS Akreditasi Sekolah-Madrasah Tahun 2018 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

          POS Akreditasi Sekolah-Madrasah Tahun 2018



          Download File:

          POS Akreditasi Sekolah-Madrasah Tahun 2018.pdf
          POS Akreditasi Sekolah-Madrasah Tahun 2018.docx


          Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file POS Akreditasi Sekolah-Madrasah Tahun 2018. Semoga bisa bermanfaat.
          Juknis Penulisan Ijazah dan SHUAMBN 2018

          Diposting oleh Pada 5/07/2018 06:03:00 AM dengan No comments

          Berikut ini adalah berkas Juknis Penulisan Ijazah dan SHUAMBN 2018. Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2161 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Penulisan Blanko Ijazah dan Sertifikat Hasil Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Tahun Pelajaran 2017/2018. Download file format PDF.
          Juknis Penulisan Ijazah dan SHUAMBN 2018
          Juknis Penulisan Ijazah dan SHUAMBN 2018

          Juknis Penulisan Ijazah dan SHUAMBN 2018

          Berikut ini kutipan teks dari isi berkas SK Dirjen Pendis Nomor 2161 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Penulisan Blanko Ijazah dan SHUAMBN Tahun Pelajaran 2017/2018:

          Latar Belakang
          Ijazah dan Sertifikat Hasil Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (SHUAMBN) merupakan salah satu dokumen negara yang diperoleh peserta didik setelah menyelesaikan pendidikan pada satuan pendidikan madrasah. Karena itu, kebenaran data dan informasi yang tercantum di dalamnya mutlak diperlukan.

          Ijazah Madrasah Ibtidaiyah (MI) diberikan kepada peserta didik yang telah menyelesaikan seluruh program pendidikan pada MI dan dinyatakan lulus dari satuan pendidikan.

          Ijazah Madrasah Tsanawiyah (MTs) diberikan kepada peserta didik yang telah menyelesaikan seluruh program pendidikan pada MTs dan dinyatakan lulus dari satuan pendidikan.

          Ijazah Madrasah Aliyah (MA) diberikan kepada peserta didik yang telah menyelesaikan seluruh program pendidikan pada MA dan dinyatakan lulus dari satuan pendidikan.

          SHUAMBN diberikan kepada peserta didik yang telah mengikuti Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab untuk tingkat MTs dan MA.

          Pengertian
          1. Ijazah adalah surat pernyataan resmi dan sah yang menerangkan bahwa pemegangnya telah tamat belajar pada suatu jenjang pendidikan tertentu untuk dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan dapat juga dipergunakan dalam penentuan jenjang kepegawaian.
          2. SHUAMBN adalah surat pernyataan resmi dan sah yang menyatakan bahwa pemegangnya telah mengikuti Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional.

          Tujuan dan Manfaat
          Petunjuk Teknis ini dibuat dengan tujuan sebagai berikut:
          1. Memberikan petunjuk secara umum tentang penulisan blanko Ijazah dan SHUAMBN.
          2. Memberikan petunjuk secara khusus tentang penulisan blanko Ijazah dan SHUAMBN.

          Ruang Lingkup
          Petunjuk Teknis ini memuat petunjuk umum dan petunjuk khusus penulisan blanko Ijazah dan SHUAMBN, disertai contoh blangko yang telah diisi.

          Sasaran
          1. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota dalam mengelola blangko Ijazah.
          2. Kepala Madrasah dalam mengelola blangko ljazah dan SHUAMBN.

          Petunjuk Umum
          1. Ijazah MI, MTs, dan MA diterbitkan oleh satuan pendidikan yang telah memiliki izin operasional.
          2. Ijazah dan hasil ujian/daftar nilai ujian dicetak bolak-balik, Ijazah di halaman depan dan hasil ujian/daftar nilai ujian di halaman belakang.
          3. Ijazah MI, MTs, dan MA, diisi oleh panitia yang tetapkan oleh kepala madrasah.
          4. Ijazah ditulis tangan dengan baik, benar, jelas, rapi, mudah dibaca, dan bersih dengan menggunakan tinta warna hitam yang tidak mudah luntur dan tidak mudah dihapus.
          5. Terdapat dua jenis Ijazah yaitu; Ijazah untuk madrasah yang menggunakan Kurikulum 2006 dan ljazah untuk madrasah yang menggunakan Kurikulum 2013. Perbedaan tersebut dapat dilihat pada kode blangko Ijazah yang terletak di halaman muka bagian tengah bawah.
          6. Jika terjadi kesalahan dalam penulisan Ijazah tidak boleh dicoret, ditimpa, atau di tipe-ex dan harus diganti dengan blangko ijazah yang baru.
          7. Blangko Ijazah yang salah dalam penulisan, sebelum dimusnahkan disilang dengan tinta warna hitam pada kedua sudut yang berlawanan pada halaman depan dan belakang, sebagai pernyataan blanko tersebut tidak sah digunakan. Selanjutnya blangko Ijazah diserahkan ke Kanwil Kemenag Provinsi kemudian dimusnahkan oleh Kepala Sidang Pendidikan Madrasah/Pendis disertai berita acara pemusnahan blangko Ijazah yang disaksikan oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi.
          8. Serita acara pemusnahan blangko Ijazah yang salah dalam penulisan tersebut ditandatangani oleh Kepala Sidang Pendidikan Madrasah/Pendis dan diketahui oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, selanjutnya dilaporkan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam c.q. Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah.
          9. Jika terdapat sisa blangko Ijazah MI, MTs, dan MA, Kepala Madrasah harus mengembalikan sisa blangko Ijazah tersebut ke Kanwil Kemenag Provinsi melalui Kemenag Kabupaten/Kota dengan disertai berita acara yang ditandatangani oleh Kepala Madrasah disaksikan Kemenag Kabupaten/Kota.
          10. Sisa blangko Ijazah yang terdapat di Kanwil Kemenag Provinsi dimusnahkan paling lambat 31 Desember 2018 oleh Kepala Sidang Pendidikan Madrasah/Pendis dengan berita acara pemusnahan blangko Ijazah yang disaksikan oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi.
          11. Serita acara pemusnahan sisa blangko Ijazah tersebut ditandatangani oleh Kepala Sidang Pendidikan Madrasah/Pendis dan diketahui oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, selanjutnya dilaporkan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam c.q. Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah.
          12. ika terjadi kekurangan blangko Ijazah, Kanwil Kemenag Provinsi segera mengajukan surat permohonan penambahan blangko ljazah ke Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, selambat-lambatnya tanggal 30 November 2018.
          13. Jika terjadi kesalahan dalam penulisan blangko Ijazah, sedangkan blangko Ijazah cadangan tidak tersedia dan sudah melampaui batas waktu yang sudah ditentukan pada poin 12, maka digantikan dengan Surat Keterangan Pengganti ljazah yang berpenghargaan sama dengan Ijazah dari satuan pendidikan.


            Download SK Dirjen Pendis Nomor 2161 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Penulisan Blanko Ijazah dan SHUAMBN Tahun Pelajaran 2017/2018

            Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas SK Dirjen Pendis Nomor 2161 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Penulisan Blanko Ijazah dan SHUAMBN Tahun Pelajaran 2017/2018 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

            Juknis Penulisan Ijazah dan SHUAMBN 2018



            Download File:
            Juknis Penulisan Blanko Ijazah dan SHUAMBN 2018.pdf

            Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Juknis Penulisan Ijazah dan SHUAMBN 2018. Semoga bisa bermanfaat.
            Juknis Bantuan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) 2018

            Diposting oleh Pada 4/09/2018 11:45:00 AM dengan No comments

            Berikut ini adalah berkas Juknis Bantuan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) 2018. Download file juknis format PDF dan lampiran format .docx Microsoft Word. Petunjuk Teknis Bantuan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) Melalui KKM/KKG/MGMP Madrasah Pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Tahun Anggaran 2018. Petunjuk Teknis ini merupakan acuan dalam pelaksanaan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) Melalui KKM/KKG/MGMP Madrasah Pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Tahun Anggaran 2018.

            Juknis Bantuan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) 2018
            Juknis Bantuan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) 2018

            Juknis Bantuan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) 2018

            Berikut ini kutipan teks dari isi berkas Petunjuk Teknis Bantuan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) Melalui KKM/KKG/MGMP Madrasah Pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Tahun Anggaran 2018:

            Latar Belakang
            Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengamanatkan bahwa pendidik merupakan tenaga profesional. Hal ini dikuatkan kembali dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah 74 Tahun 2008 tentang Guru dimana sebutkan bahwa profesi guru merupakan profesi yang memiliki standar kompetensi tertentu.

            Untuk kepala sekolah/madrasah, pemerintah telah mengeluarkan Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah dan Peraturan Menteri Agama Nomor 58 Tahun 2017 tentang Kepala Madrasah. Kedua peraturan tersebut mensyaratkan adanya kualifikasi dan kompetensi yang harus dimiliki oleh kepala madrasah dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Demikian juga terkait dengan pengawas, pemerintah telah mengeluarkan Permendiknas Nomor 12 Tahun 2007 tentang Standard Pengawas Sekolah/Madrasah dan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengawas Madrasah dan Pengawas PAI pada Sekolah yang mensyaratkan standar kompetensi pengawas agar pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya dapat berjalan dengan baik.

            Dalam kaitan dengan beberapa peraturan di atas, pemerintah juga menyiapkan perangkat regulasi yang menjamin pemenuhan kewajiban dan hak jabatan guru, kepala sekolah/madrasah, dan pengawas. Peraturan  Menteri PAN & RB Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya dan Peraturan Menteri PAN & RB Nomor 21 Tahun 2010 tentang Jabatan Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya. Kedua Peraturan ini menegaskan pentingnya Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kompetensi guru, kepala madrasah dan pengawas madrasah dalam menjamin layanan pendidikan yang berkualitas.

            RPJMN 2015-2019 yang telah dirancang oleh pemerintah kembali menegaskan bahwa Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan sebagai salah satu strategi dalam memperkuat kurikulum dan pelaksanaannya di madrasah. Sejalan dengan RPJMN tersebut dan sebagai penjabaran Renstra Kementerian Agama Bidang Pendidikan Islam 2015-2019, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam telah meluncurkan Grand Design Peningkatan Mutu Madrasah Tahun 2015. Salah satu bagian penting dalam road map peningkatan mutu madrasah tersebut adalah keharusan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) bagi guru, kepala madrasah, dan pengawas Madrasah.

            Atas dasar peraturan dan amanah peraturan-peraturan tersebut di atas, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam mengadakan piloting PPKB tahun 2017 untuk mendapatkan masukan penting dan praktek terbaik dalam pelaksanaan PPKB dalam upaya menyusun program PPKB yang lebih baik dan lebih luas ke depan. Pelaksanaan PPKB tahun 2018 merupakan tahap penguatan dan penyebaran luasan model peningkatan kompetensi guru yang didapatkan selama implementasi tahun sebelumnya.

            Strategi implementasi PPKB tahun 2018 Kementerian Agama memutuskan untuk memperkuat peran KKM/KKG/MGMP dalam membangun komunitas belajar guru yang paling dekat dengan tempat kerja mereka (madrasah). Berdasarkan strategi ini, maka perlu diberikan petunjuk teknis pemberian bantuan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) melalui KKM/KKG/MGMP Madrasah pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Tahun Anggaran 2018.

            Tujuan
            Tujuan pemberian Bantuan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) melalui KKM/KKG/MGMP pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Tahun Anggaran 2018 ini adalah untuk membantu KKM/KKG/MGMP dalam melakukan kegiatan peningkatan kompetensi guru dan pembentukan komunitas belajar guru. 

            Sasaran
            Adapun sasaran penerima bantuan ini adalah sebagai berikut:
            1. Kelompok Kerja Guru (KKG) RA/MI;
            2. Musyawarah Guru Mata Pelajaran(MGMP) MTs/MA;
            3. Kelompok Kerja Kepala RA/Madrasah (KK RA/KKM MI/MTs/MA).

            Manfaat
            Manfaat Bantuan Dana Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) melalui KKM/KKG/MGMP pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Tahun Anggaran 2018 adalah untuk memberikan motivasi kepada guru melalui KKM/KKG/MGMP dan membangun sistem peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional guru dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik profesional.

            Kewajiban Penerima Bantuan
            1. Memanfaatkan dana bantuan PPKB 2018 yang diterima untuk aktivitas kegiatan PPKB dengan sebaik-baiknya sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan dan rencana anggaran yang telah dibuat, dengan menandatangani surat pernyataan kesanggupan.
            2. Membuat laporan pertanggungjawaban yang terdiri dari laporan akademik dan laporan keuangan.
            3. Membayar/menyetor pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jenis- jenis item pajak sebagaimana terlampir.

            Syarat dan Mekanisme Pengajuan Bantuan
            Syarat Pengajuan bantuan, antara lain:
            1. Memiliki dasar hukum penyelenggaraan kegiatan KKM/KKG/MGMP, antara lain dalam bentuk surat penetapan kepala Kemenag.
            2. Memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KKM/KKG/MGMP.
            3. Memiliki struktur organisasi yang lengkap, sekurang-kurangnya terdiri dari: pembina, ketua, sekretaris, bendahara dan bidang.
            4. Memiliki program tahunan untuk KKM/KKG/MGMP dua tahun kedepan.
            5. Memiliki anggota aktif minimal 10 orang.

            Mekanisme Pengajuan Bantuan
            Proposal bantuan terdiri dari:
            1. Surat permohonan bantuan kepada Kepala Kanwil Kementerian Agama;
            2. Proposal permohonan dana ke Kanwil Kementerian Agama setempat (terlampir).
            3. Surat pernyataan kesanggupan menerima dan melaksanakan kemanfaatan dana (terlampir).
            4. Surat rekomendasi / Keterangan Aktif dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.
            5. Salinan NPWP lembaga.
            6. Salinan dan detail rekening bank lembaga (bank pemerintah).

            Seleksi Penerima Bantuan

            Seleksi dilakukan oleh Kanwil Kemenag melalui penilaian terhadap proposal dan kelengkapan berkas administrasi yang diajukan oleh masing-masing KKM/KKG/MGMP.

            Penetapan Penerima Bantuan
            Penerima dana bantuan PPKB ditetapkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen dan disahkan oleh Kuasa Pengguna Anggaran Kanwil Kementerian Agama.

            Lampiran-Lampiran
            Lampiran-lampiran yang harus dilengkapi dan di isi untuk Bantuan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) ini sebagai berikut:
            1. Formulir Bantuan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB)
            2. Proposal pengajuan bantuan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB)
            3. Surat Pernyataan Kesanggupan Melaksanakan Bantuan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) Dan Laporan Pertanggungjawaban
            4. Panduan Laporan Bantuan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) Melalui KKM/KKG/MGMP pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Tahun Anggaran 2018
            5. Halaman pengesahan pelaporan
            6. Lampiran rekomendasi / surat keterangan aktif
            7. Lampiran berita acara serah terima uang
            8. Catatan untuk laporan keuangan/pembiayaan
            9. Contoh kwitansi honor
            10. Contoh Kuitansi Transport Narasumber
            11. Contoh daftar penerimaan transpor panitia
            12. Contoh kwitansi ATK
            13. Contoh faktur barang
            14. Contoh kwitansi konsumsi
            15. Contoh sertifikat
            16. Contoh biodata peserta

              Download Juknis Bantuan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) 2018

              Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Juknis Bantuan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) 2018 dan lampiran lengkap silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

              Juknis Bantuan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) 2018



              Download File:


              Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Juknis Bantuan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) 2018. Semoga bisa bermanfaat.

              Formulir Kontak

              Nama

              Email *

              Pesan *