Juknis BOP RA Tahun 2018 Terbaru

Diposting oleh Pada 4/11/2018 11:18:00 PM dengan No comments

Berikut ini adalah berkas Petunjuk Teknis (Juknis) BOP RA Tahun 2018 Terbaru. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 7201 Tahun 2017 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Pendidikan Raudlatul Athfal Tahun Anggaran 2018. Download file format PDF.

Juknis BOP RA Tahun 2018 Terbaru
Juknis BOP RA Tahun 2018 Terbaru

Petunjuk Teknis (Juknis) BOP RA Tahun 2018

Berikut ini kutipan teks dari isi berkas Petunjuk Teknis (Juknis) BOP RA Tahun 2018, Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 7201 Tahun 2017 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Pendidikan Raudlatul Athfal Tahun Anggaran 2018:

Latar Belakang
Raudlatul Athfal (RA) adalah lembaga pendidikan anak usia dini yang diselenggarakan melalui jalur formal. Dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional nomor 20 Tahun 2003 Bab VI Pasal 28 ayat 3 disebutkan sebagai berikut: "Pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal berbentuk Taman Kanak-kanak (TK), Raudlatul athfal (RA) atau bentuk lainnya yang sederajat." Sedangkan PAUD diluar jalur pendidikan formal adalah antara lain playgroup, TPA, TPQ dan sejenisnya.

Kesadaran akan pentingnya penyelenggaraan pendidikan anak usia dini dewasa ini telah tumbuh sebagai sebuah kesadaran kolektif antara masyarakat dan pemerintah. Realitas di lapangan menunjukkan bahwa hampir seluruh lembaga pendidikan anak usia dini seperti RA dan sejenisnya terselenggara atas prakarsa dan swadaya masyarakat. Pertumbuhan lembaga pendidikan semacam RA semakin lama semakin meningkat, begitu juga jumlah siswanya semakin bertambah. Dari data yang dimiliki oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menunjukkan bahwa RA yang berjumlah 27. 999. semuanya dikelola masyarakat berstatus swasta. Dimanajumlah siswanya seluruh Indonesia adalah 1.231.101.

Ketersediaan lembaga pendidikan anak usia dini yang memenuhi standar pelayanan minimal merupakan harapan dan tuntutan zaman yang perlu terus diupayakan. Harapan itu perlu diwujudkan dalam tataran operasional mengingat pelayanan pendidikan bagi anak usia 0-6 tahun adalah usia emas (the golden age). Pada usia inilah merupakan titik berangkat menuju generasi muda bangsa yang bermutu dan berkualitas.

Sesuai dengan tuntutan kebutuhan pendidikan yang semakin berkembang dan adanya berbagai keterbatasan yang dimiliki RA sebagai Iembaga Iayanan pendidikan anak usia dini, maka Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktorat Pendidikan Madrasah mengambil langkah kongkrit dengan cara memberikan BOP RA.

Pemberian bantuan ini diharapkan dapat mendorong kreativitas Kepala RA untuk mengelola lembaga pendidikannya menjadi lebih baik sehingga akan tercapai tujuan lembaga pendidikan yang ideal. Proses pembelajaran yang efektif dan menyenangkan akan terwujud apabila didukung oleh program pengembangan kesiswaan dan disertai oleh dukungan sarana prasarana yang menunjang. Diharapkan juga bahwa dengan bantuan operasional tersebut dapat meluluskan perserta didik yang berkualitas sebagai row input calon siswa MI yang bermutu.

Untuk terlaksananya BOP RA dengan tertib, tepat sasaran, tepat guna dan akuntabel perlu disusun suatu petunjuk teknis pelaksanaan yang dapat dipergunakan sebagai acuan dalam melaksanakan program Peningkatan Kompetensi Daya Saing Siswa RA

Pengertian BOP
BOP adalah program pemerintah berupa pemberian dana langsung kepada RA yang besarnya dihitung berdasarkan jumlah siswa pada masing- masing RA.

BOP dapat digunakan oleh RA untuk memenuhi kebutuhan biaya operasional non personalia dengan jenis pengeluaran atau biaya sebagaimana diatur Permendiknas No. 69 Tahun 2009. Namun demikian, ada beberapa jenis pembiayaan investasi dan personalia yang diperbolehkan dibiayai dengan dana BOP. Secara detil jenis kegiatan yang boleh dibiayai dari dana BOP dibahas pada bagian penggunaan dana BOP.

Tujuan BOP
Secara umum program BOP bertujuan untuk mewujudkan layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu bagi semua lapisan masyarakat dalam rangka mendukung Program PAUD.

Secara khusus program BOP bertujuan untuk:
  1. Membantu biaya operasional RA
  2. Mengurangi angka putus sekolah pada RA.
  3. Meningkatkan Angka partisipasi Kasar (APK) siswa RA;
  4. Mewujudkan keberpihakan pemerintah (affirmative action) bagi siswa RA dari keluarga tidak mampu dengan membantu (discount fee) tagihan biaya sekolah.
  5. Memberikan kesempatan yang setara (equal opportunity) bagi siswa kurang mampu pada RA untuk mendapatkan layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu.


Sasaran Program dan Besar Bantuan BOP
Sasaran program BOP adalah semua RA di seluruh Indonesia yang telah memiliki izin operasional.

Besar biaya satuan BOP yang diterima oleh RA dihitung berdasarkan jumlah siswa per RA •dengan besaran Rp 300.000,-/siswa/tahun. Jumlah besaran tersebut disalurkan dalam satu periode.

Waktu Penyaluran Dana
Pada Tahun Anggaran 2018, dana BOP akan diberikan selama 12 bulan untuk periode Januari sampai Desember 2018, dan dicairkan satu kali tahap paling lambat akhir bulan April 2018.

    Download Petunjuk Teknis (Juknis) BOP RA Tahun 2018

    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Petunjuk Teknis (Juknis) BOP RA Tahun 2018 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

    Petunjuk Teknis (Juknis) BOP RA Tahun 2018



    Download File:

    JUKNIS BOP RA TAHUN 2018.pdf


    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Petunjuk Teknis (Juknis) BOP RA Tahun 2018. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 7201 Tahun 2017 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Pendidikan Raudlatul Athfal Tahun Anggaran 2018 Semoga bisa bermanfaat.
    Juknis Bantuan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) 2018

    Diposting oleh Pada 4/09/2018 11:45:00 AM dengan No comments

    Berikut ini adalah berkas Juknis Bantuan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) 2018. Download file juknis format PDF dan lampiran format .docx Microsoft Word. Petunjuk Teknis Bantuan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) Melalui KKM/KKG/MGMP Madrasah Pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Tahun Anggaran 2018. Petunjuk Teknis ini merupakan acuan dalam pelaksanaan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) Melalui KKM/KKG/MGMP Madrasah Pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Tahun Anggaran 2018.

    Juknis Bantuan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) 2018
    Juknis Bantuan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) 2018

    Juknis Bantuan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) 2018

    Berikut ini kutipan teks dari isi berkas Petunjuk Teknis Bantuan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) Melalui KKM/KKG/MGMP Madrasah Pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Tahun Anggaran 2018:

    Latar Belakang
    Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengamanatkan bahwa pendidik merupakan tenaga profesional. Hal ini dikuatkan kembali dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah 74 Tahun 2008 tentang Guru dimana sebutkan bahwa profesi guru merupakan profesi yang memiliki standar kompetensi tertentu.

    Untuk kepala sekolah/madrasah, pemerintah telah mengeluarkan Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah dan Peraturan Menteri Agama Nomor 58 Tahun 2017 tentang Kepala Madrasah. Kedua peraturan tersebut mensyaratkan adanya kualifikasi dan kompetensi yang harus dimiliki oleh kepala madrasah dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Demikian juga terkait dengan pengawas, pemerintah telah mengeluarkan Permendiknas Nomor 12 Tahun 2007 tentang Standard Pengawas Sekolah/Madrasah dan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengawas Madrasah dan Pengawas PAI pada Sekolah yang mensyaratkan standar kompetensi pengawas agar pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya dapat berjalan dengan baik.

    Dalam kaitan dengan beberapa peraturan di atas, pemerintah juga menyiapkan perangkat regulasi yang menjamin pemenuhan kewajiban dan hak jabatan guru, kepala sekolah/madrasah, dan pengawas. Peraturan  Menteri PAN & RB Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya dan Peraturan Menteri PAN & RB Nomor 21 Tahun 2010 tentang Jabatan Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya. Kedua Peraturan ini menegaskan pentingnya Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kompetensi guru, kepala madrasah dan pengawas madrasah dalam menjamin layanan pendidikan yang berkualitas.

    RPJMN 2015-2019 yang telah dirancang oleh pemerintah kembali menegaskan bahwa Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan sebagai salah satu strategi dalam memperkuat kurikulum dan pelaksanaannya di madrasah. Sejalan dengan RPJMN tersebut dan sebagai penjabaran Renstra Kementerian Agama Bidang Pendidikan Islam 2015-2019, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam telah meluncurkan Grand Design Peningkatan Mutu Madrasah Tahun 2015. Salah satu bagian penting dalam road map peningkatan mutu madrasah tersebut adalah keharusan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) bagi guru, kepala madrasah, dan pengawas Madrasah.

    Atas dasar peraturan dan amanah peraturan-peraturan tersebut di atas, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam mengadakan piloting PPKB tahun 2017 untuk mendapatkan masukan penting dan praktek terbaik dalam pelaksanaan PPKB dalam upaya menyusun program PPKB yang lebih baik dan lebih luas ke depan. Pelaksanaan PPKB tahun 2018 merupakan tahap penguatan dan penyebaran luasan model peningkatan kompetensi guru yang didapatkan selama implementasi tahun sebelumnya.

    Strategi implementasi PPKB tahun 2018 Kementerian Agama memutuskan untuk memperkuat peran KKM/KKG/MGMP dalam membangun komunitas belajar guru yang paling dekat dengan tempat kerja mereka (madrasah). Berdasarkan strategi ini, maka perlu diberikan petunjuk teknis pemberian bantuan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) melalui KKM/KKG/MGMP Madrasah pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Tahun Anggaran 2018.

    Tujuan
    Tujuan pemberian Bantuan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) melalui KKM/KKG/MGMP pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Tahun Anggaran 2018 ini adalah untuk membantu KKM/KKG/MGMP dalam melakukan kegiatan peningkatan kompetensi guru dan pembentukan komunitas belajar guru. 

    Sasaran
    Adapun sasaran penerima bantuan ini adalah sebagai berikut:
    1. Kelompok Kerja Guru (KKG) RA/MI;
    2. Musyawarah Guru Mata Pelajaran(MGMP) MTs/MA;
    3. Kelompok Kerja Kepala RA/Madrasah (KK RA/KKM MI/MTs/MA).

    Manfaat
    Manfaat Bantuan Dana Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) melalui KKM/KKG/MGMP pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Tahun Anggaran 2018 adalah untuk memberikan motivasi kepada guru melalui KKM/KKG/MGMP dan membangun sistem peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional guru dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik profesional.

    Kewajiban Penerima Bantuan
    1. Memanfaatkan dana bantuan PPKB 2018 yang diterima untuk aktivitas kegiatan PPKB dengan sebaik-baiknya sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan dan rencana anggaran yang telah dibuat, dengan menandatangani surat pernyataan kesanggupan.
    2. Membuat laporan pertanggungjawaban yang terdiri dari laporan akademik dan laporan keuangan.
    3. Membayar/menyetor pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jenis- jenis item pajak sebagaimana terlampir.

    Syarat dan Mekanisme Pengajuan Bantuan
    Syarat Pengajuan bantuan, antara lain:
    1. Memiliki dasar hukum penyelenggaraan kegiatan KKM/KKG/MGMP, antara lain dalam bentuk surat penetapan kepala Kemenag.
    2. Memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KKM/KKG/MGMP.
    3. Memiliki struktur organisasi yang lengkap, sekurang-kurangnya terdiri dari: pembina, ketua, sekretaris, bendahara dan bidang.
    4. Memiliki program tahunan untuk KKM/KKG/MGMP dua tahun kedepan.
    5. Memiliki anggota aktif minimal 10 orang.

    Mekanisme Pengajuan Bantuan
    Proposal bantuan terdiri dari:
    1. Surat permohonan bantuan kepada Kepala Kanwil Kementerian Agama;
    2. Proposal permohonan dana ke Kanwil Kementerian Agama setempat (terlampir).
    3. Surat pernyataan kesanggupan menerima dan melaksanakan kemanfaatan dana (terlampir).
    4. Surat rekomendasi / Keterangan Aktif dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.
    5. Salinan NPWP lembaga.
    6. Salinan dan detail rekening bank lembaga (bank pemerintah).

    Seleksi Penerima Bantuan

    Seleksi dilakukan oleh Kanwil Kemenag melalui penilaian terhadap proposal dan kelengkapan berkas administrasi yang diajukan oleh masing-masing KKM/KKG/MGMP.

    Penetapan Penerima Bantuan
    Penerima dana bantuan PPKB ditetapkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen dan disahkan oleh Kuasa Pengguna Anggaran Kanwil Kementerian Agama.

    Lampiran-Lampiran
    Lampiran-lampiran yang harus dilengkapi dan di isi untuk Bantuan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) ini sebagai berikut:
    1. Formulir Bantuan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB)
    2. Proposal pengajuan bantuan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB)
    3. Surat Pernyataan Kesanggupan Melaksanakan Bantuan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) Dan Laporan Pertanggungjawaban
    4. Panduan Laporan Bantuan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) Melalui KKM/KKG/MGMP pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Tahun Anggaran 2018
    5. Halaman pengesahan pelaporan
    6. Lampiran rekomendasi / surat keterangan aktif
    7. Lampiran berita acara serah terima uang
    8. Catatan untuk laporan keuangan/pembiayaan
    9. Contoh kwitansi honor
    10. Contoh Kuitansi Transport Narasumber
    11. Contoh daftar penerimaan transpor panitia
    12. Contoh kwitansi ATK
    13. Contoh faktur barang
    14. Contoh kwitansi konsumsi
    15. Contoh sertifikat
    16. Contoh biodata peserta

      Download Juknis Bantuan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) 2018

      Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Juknis Bantuan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) 2018 dan lampiran lengkap silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

      Juknis Bantuan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) 2018



      Download File:


      Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Juknis Bantuan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) 2018. Semoga bisa bermanfaat.
      Juknis PPDB Madrasah Tahun Pelajaran 2018-2019 untuk RA, MI, MTs, MA dan MAK

      Diposting oleh Pada 3/02/2018 01:53:00 AM dengan No comments

      Berikut ini adalah berkas Juknis PPDB Madrasah Tahun Pelajaran 2018-2019 untuk RA, MI, MTs, MA dan MAK. Download file PDF.

      Juknis PPDB Madrasah Tahun Pelajaran 2018-2019
      Juknis PPDB Madrasah Tahun Pelajaran 2018-2019

      Juknis PPDB Madrasah Tahun Pelajaran 2018-2019

      Berikut ini kutipan teks keterangan dari isi berkas Juknis PPDB Madrasah Tahun Pelajaran 2018-2019:

      Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Raudhatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah dan Madrasah Aliyah Kejuruan Tahun 2018 ini telah disahkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 481 Tahun 2018 tanggal 24 Januari 2018.

      Tujuan
      Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2018/2019 bertujuan untuk:
      1. menjamin penerimaan peserta didik baru di madrasah berjalan secara objektif, akuntabel, transparan, dan tanpa diskriminasi sehingga mendorong peningkatan akses layanan pendidikan yang berkeadilan;
      2. memberikan pedoman bagi Kepala Madrasah, orang tua siswa, masyarakat, dan para pemangku kepentingan dalam rangka pelaksanaan penerimaan peserta didik baru di madrasah. 

      Ruang Lingkup
      Ruang lingkup Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru ini meliputi tata cara penerimaan pada:
      1. Raudlatul Athfal;
      2. Madrasah Ibtidaiyah;
      3. Madrasah Tsanawiyah;
      4. Madrasah Aliyah; dan
      5. Madrasah Aliyah Kejuruan;

      Tata Cara Penerimaan Peserta Didik Baru

      Ketentuan Umum:
      1. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) RA dan Madrasah dilaksanakan secara daring atau secara luring.
      2. RA dan Madrasah melaksanakan PPDB pada bulan Februari sampai dengan bulan Juli setiap tahun. Dalam hal madrasah yang diselenggarakan oleh Pemerintah (Madrasah Negeri) atau Madrasah Unggulan akan melaksanakan PPDB lebih cepat dari jadwal di atas, madrasah dapat mengajukan permohonan dispensasi kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi setempat.
      3. Madrasah yang diselenggarakan oleh Pemerintah wajib mengumumkan secara terbuka proses pelaksanaan dan informasi PPDB antara lain terkait dengan: a. persyaratan; b. sistem seleksi; c. daya tampung berdasarkan ketentuan rombongan belajar; d. hasil penerimaan peserta didik baru melalui papan pengumuman madrasah maupun media lainnya (website resmi madrasah, website Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, dan website Kanwil Kemenag Provinsi).
      4. Khusus Penerimaan Peserta Didik Baru pada Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia dan Madrasah Aliyah Penyelenggara Program Keagamaan (MAN PK) dilaksanakan secara daring dan dilaksanakan secara nasional di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

      Persyaratan:
      1. Raudhatul Athfal; Persyaratan penerimaan calon peserta didik baru pada RA adalah sebagai berikut: a. berusia 4 (empat) tahun sampai dengan 5 (lima) tahun untuk kelompok A; dan b. berusia 5 (lima) tahun sampai dengan 6 (enam) tahun untuk kelompok B (dibuktikan dengan akta kelahiran atau surat keterangan lahir yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang).
      2. Madrasah Ibtidaiyah (MI); Persyaratan calon peserta didik baru kelas 1 (satu) MI adalah: a. calon peserta didik baru yang berusia 7 (tujuh) tahun wajib diterima sebagai peserta didik dengan mempertimbangkan batas daya tampung berdasarkan ketentuan rombongan belajar yang ditetapkan; dan b. calon peserta didik baru berusia paling rendah 6 (enam) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan dapat diterima dengan mempertimbangkan batas daya tampung berdasarkan ketentuan rombongan belajar yang ditetapkan. c. calon peserta didik yang berusia kurang dari 6 (enam) tahun yang memiliki kecerdasan istimewa/bakat istimewa atau kesiapan belajar dapat diterima yang dibuktikan dengan rekomendasi tertulis dari psikolog profesional. Dalam hal psikolog profesional tidak tersedia, maka rekomendasi dapat dilakukan oleh guru Sekolah/Madrasah.
      3. Madrasah Tsanawiyah (MTs); Persyaratan calon peserta didik baru kelas 7 (tujuh) MTs: a. berusia paling tinggi 15 (lima belas) tahun; dan b. memiliki ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) MI/SD/Program Paket A/Program Pendidikan Kesetaraan Pada Pondok Pesantren Salafiyah Tingkat Ula atau bentuk lain yang sederajat. Bagi peserta didik yang berkebutuhan khusus dapat diterima pada MTs yang menyelenggarakan program pendidikan inklusif tanpa harus mempertimbangkan faktor usia. c. Khusus bagi calon peserta didik baru baik warga negara Indonesia atau warga negara asing untuk kelas 7 (tujuh) yang berasal dari Sekolah di luar negeri wajib mendapatkan Surat Keterangan Kesetaraan Ijazah dari Kementerian Agama atau Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 
      4. Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK); Persyaratan calon peserta didik baru kelas 10 (sepuluh) MA dan MAK: a. berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun; b. memiliki ijazah/STTB MTs/SMP/Program Paket B/Program Pendidikan Kesetaraan Pada Pondok Pesantren Salafiyah Tingkat Wustho atau bentuk lain yang sederajat; dan c. memiliki SHUN MTs/SMP/Program Paket B/Program Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah Tingkat Wustho atau bentuk lain yang sederajat. Untuk siswa MTs selain SHUN harus juga memiliki SHUAMBN. Bagi calon peserta didik yang berasal dari satuan pendidikan luar negeri dapat dikecualikan dari persyaratan kepemilikan SHUN/SHUAMBN, apabila satuan pendidikan luar negeri tersebut tidak menerbitkan hasil ujian nasional. Begitu juga bagi calon peserta didik yang berkebutuhan khusus dapat diterima pada MA/MAK yang menyelenggarakan program pendidikan inklusif tanpa harus mempertimbangkan persyaratan usia dan kepemilikan SHUN/SHUAMBN. d. khusus bagi calon peserta didik baru baik warga negara Indonesia atau warga negara asing untuk kelas 10 (sepuluh) yang berasal dari Sekolah di luar negeri wajib mendapatkan Surat Keterangan Kesetaraan Ijazah dari Kementerian Agama atau Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

      Tata Cara Seleksi:
      Tata cara seleksi di bawah ini berlaku untuk semua madrasah terutama madrasah yang diselenggarakan oleh Pemerintah. Madrasah yang diselenggarakan oleh masyarakat dapat melakukan sistem seleksi lain yang ditetapkan melalui tes bakat skolastik atau tes potensi akademik atau tes lainnya.
      1. Raudhatul Athfal; Seleksi calon peserta didik baru pada RA mempertimbangkan kriteria dengan urutan prioritas sesuai dengan daya tampung berdasarkan: a. usia; dan b. jarak tempat tinggal ke Raudhatul Athfal. 
      2. Madrasah Ibtidaiyah; Seleksi calon peserta didik baru kelas 1 (satu) MI mempertimbangkan kriteria dengan urutan prioritas sesuai dengan daya tampung berdasarkan ketentuan rombongan belajar sebagai berikut: a. usia; b. jarak tempat tinggal ke Madrasah; dan c. hasil tes kematangan psikologis (jika diperlukan). Dalam seleksi calon peserta didik baru kelas 1 (satu) MI tidak dilakukan tes membaca, menulis, dan berhitung. Namun, MI dapat mempertimbangkan seleksi berdasarkan hasil tes kematangan psikologis peserta didik, apabila daya tampung terbatas.
      3. Madrasah Tsanawiyah; Seleksi calon peserta didik baru kelas 7 (tujuh) MTs mempertimbangkan kriteria dengan urutan prioritas sesuai dengan daya tampung berdasarkan ketentuan rombongan belajar sebagai berikut: a. usia; b. nilai hasil ujian MI/SD/Program Paket A/Program Pendidikan Kesetaraan Pada Pondok Pesantren Salafiyah Tingkat Ula atau bentuk lain yang sederajat. Dalam hal seleksi calon peserta didik baru dilaksanakan sebelum nilai hasil ujian MI/SD keluar, seleksi dapat didasarkan pada hasil tes potensi belajar dan/atau tes akademik sejenisnya; c. prestasi di bidang akademik yang dibuktikan dengan perolehan medali emas, perak, perunggu pada KSM, OSK, OSP, OSN, dan kompetisi sejenisnya yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, LIPI, dan Perguruan Tinggi Terakreditasi dalam atau luar negeri; d. prestasi di bidang non-akademik yang dibuktikan dengan perolehan medali emas, perak, perunggu pada AKSIOMA atau ajang kompetisi sejenis lainnya yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pemerintah Daerah, dan lembaga profesional lainnya; e. persyaratan usia dan memiliki SHUN dan SHUAMBN sebagaimana dimaksud dalam persyaratan di atas tidak berlaku bagi peserta didik yang berkebutuhan khusus yang akan sekolah di madrasah yang menyelenggarakan program pendidikan inklusif.
      4. Madrasah Aliyah dan Madrasah Aliyah Kejuruan; Seleksi calon peserta didik baru kelas 10 (sepuluh) MA dan MAK mempertimbangkan kriteria dengan urutan prioritas sesuai daya tampung berdasarkan ketentuan rombongan belajar sebagai berikut: a. usia; b. SHUN MTs/SMP/Program Paket B/Program Pendidikan Kesetaraan Pada Pondok Pesantren Salafiyah Tingkat Wustho atau bentuk lain yang sederajat. Dalam hal seleksi calon peserta didik baru dilaksanakan sebelum nilai hasil ujian MTs/SMP/Program Paket B/Program Pendidikan Kesetaraan Pada Pondok Pesantren Salafiyah Tingkat Wustho keluar, seleksi dapat didasarkan pada hasil tes potensi belajar dan/atau tes akademik sejenisnya; c. prestasi di bidang akademik dibuktikan dengan perolehan medali emas, perak, perunggu pada KSM, OSK, OSP, OSN, dan kompetisi sejenisnya yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, LIPI, dan Perguruan Tinggi Terakreditasi dalam atau luar negeri; dan d. prestasi di bidang non-akademik yang dibuktikan dengan perolehan medali emas, perak, perunggu pada AKSIOMA atau ajang kompetisi sejenis lainnya yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaam, Pemerintah Daerah, dan lembaga profesional lainnya.e. persyaratan usia dan memiliki SHUN dan SHUAMBN sebagaimana dimaksud dalam poin a dan b di atas tidak berlaku bagi peserta didik yang berkebutuhan khusus yang akan sekolah di madrasah yang menyelenggarakan program pendidikan inklusif.

      Kebijakan Afirmatif
      Madrasah yang diselenggarakan oleh Pemerintah wajib menerima calon peserta didik dengan kriteria sebagai berikut:
      1. mempunyai prestasi akademik dan non-akademik paling banyak 10% (sepuluh persen) dari total jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima;
      2. berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu paling sedikit 15% (lima belas persen) dari jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima yang dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Indonesia Pintar (KIP)/Program Keluarga Harapan (PKH)/Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)/Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang diterbitkan oleh pemerintah daerah. Apabila peserta didik memperoleh SKTM dengan cara yang tidak sesuai dengan ketentuan perolehannya, akan dikenakan sanksi pengeluaran dari Madrasah berdasarkan hasil evaluasi Madrasah bersama dengan Komite Madrasah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi.
      3. berasal dari anak berkebutuhan khusus paling sedikit 10% (sepuluh persen) dari jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima bagi madrasah yang menyelenggarakan program pendidikan inklusif. Setiap Provinsi harus tersedia paling sedikit 1 (satu) Madrasah Negeri pada semua jenjang (MIN, MTsN, dan MAN) yang menyelenggarakan pendidikan inklusif.

      Daftar Ulang
      1. Daftar ulang dilakukan oleh calon peserta didik baru yang telah diterima untuk memastikan statusnya sebagai peserta didik pada Madrasah yang bersangkutan.
      2. Pendaftaran ulang dilakukan oleh RA dan Madrasah untuk memastikan status peserta didik lama pada Madrasah yang bersangkutan.

      Pembiayaan
      1. Pembiayaan PPDB dan pendaftaran ulang pada madrasah yang diselenggarakan oleh Pemerintah tidak boleh dibebankan pada pungutan dari peserta didik;
      2. Biaya dalam pelaksanaan PPDB dan pendaftaran ulang pada Madrasah yang diselenggarakan oleh Pemerintah dibebankan pada anggaran BOS sebagaimana tercantum dalam anggara DIPA pada tahun anggaran berjalan.

        Download Juknis PPDB Madrasah Tahun Pelajaran 2018-2019

        Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Juknis PPDB Madrasah Tahun Pelajaran 2018-2019 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

        Juknis PPDB Madrasah Tahun Pelajaran 2018-2019



        Download File:
        Juknis PPDB Madrasah Tahun Pelajaran 2018-2019.pdf

        Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Juknis PPDB Madrasah Tahun Pelajaran 2018-2019. Semoga bisa bermanfaat.
        Administrasi Kelembagaan PAUD TK RA KB Contoh Format Lengkap

        Diposting oleh Pada 2/24/2018 08:00:00 PM dengan No comments

        Berikut ini adalah berkas Administrasi Kelembagaan PAUD TK RA KB Contoh Format Lengkap. Download file format .docx Microsoft Word dan .xlsx Microsoft Excel.

        Administrasi Kelembagaan PAUD TK RA KB Contoh Format Lengkap
        Administrasi Kelembagaan PAUD TK RA KB Contoh Format Lengkap

        Administrasi Kelembagaan PAUD TK RA KB Contoh Format Lengkap

        Berkas Administrasi Kelembagaan PAUD TK RA KB Contoh Format Lengkap ini terdiri dari:
        • Buku Administrasi Lembaga PAUD
        • Buku Tamu Umum
        • Buku Tamu Yayasan
        • Buku Ekspedisi
        • Surat Pengantar Lembaga PAUD
        • Buku Notulen Rapat Yayasan
        • Buku Notulen Rapat Wali Murid
        • Buku Notulen Rapat Guru / Pendidik
        • Buku Notulen Pertemuan Organisasi Profesi
        • Buku Kemitraan (Kerjasama Dengan Pihak Luar)
        • Buku Acuan Menu Pembelajaran (Pedoman Kurikulum)
        • Kelengkapan Dokumen Lembaga
        • Bagan Struktur Organisasi Lembaga PAUD
        • Profil Lembaga PAUD
        • Surat Keputusan Pendirian Lembaga
        • Akta Notaris
        • Contoh AD-ART Yayasan (Anggaran Dasar Dan Anggaran Rumah Tangga)
        • Surat Bukti Kepemilikan Tanah / Bangunan
        • Surat Ijin Penggunaan Tanah / Bangunan
        • Ijin Operasional
        • SK Pengangkatan Tenaga Pendidik dan Kependidikan
        • Surat Kontrak Kerja Tenaga Pendidik dan kependidikan
        • Surat Tugas Tenaga Pendidik dan Kependidikan
        • Tata Tertib Anak Didik / Siswa
        • Tata Tertib Guru / Pendidik
        • Program Kerja PAUD
        • Papan Keadaaan Pengelola dan Pendidik
        • Daftar Pelajaran di Kelas PAUD

          Download Administrasi Kelembagaan PAUD TK RA KB Contoh Format Lengkap

          Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Administrasi Kelembagaan PAUD TK RA KB Contoh Format Lengkap ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

          Download File:

          BUKU NOTULA RAPAT YAYASAN.docx
          BUKU NOTULA RAPAT WALI MURID.docx
          BUKU NOTULA RAPAT GURU PENDIDIK.docx
          BUKU NOTULA RAPAT ORGANISASI PROFESI.docx
          BUKU KEMITRAAN KERJASAMA PIHAK LUAR.docx
          ACUAN MENU PEMBELAJARAN PEDOMAN KURIKULUM PAUD.docx
          PROFIL SEKOLAH PROFIL LEMBAGA PAUD.docx
          SURAT KEPUTUSAN SK PENDIRIAN PAUD.docx
          AKTA NOTARIS PAUD TK KB.docx
          AD ART YAYASAN PAUD TK KB.docx
          SURAT BUKTI KEPEMILIKAN TANAH.docx
          SURAT IZIN PENGGUNAAN TANAH.doc
          SURAT IJIN OPERASIONAL LEMBAGA PAUD.docx
          SK PENGANGKATAN GURU PAUD TK KB.doc
          SURAT KONTRAK KERJA GURU PENDIDIK PAUD TK KB.docx
          SURAT TUGAS GURU PAUD TK KB.docx
          PROGRAM RENCANA KERJA PAUD KB TK.docx
          KEADAAN PENGELOLA PENDIDIK PAUD TK KB.xlsx
          DAFTAR PELAJARAN DI PAUD TK KB.xlsx
          AGENDA SURAT KELUAR PAUD TA 2015 2016.xlsx
          AGENDA SURAT MASUK PAUD TA 2015 2016.xlsx
          CONTOH BUKU EKSPEDISI LEMBAGA PAUD.docx
          CONTOH BUKU TAMU DINAS DI PAUD.docx
          CONTOH BUKU TAMU UMUM DI PAUD.docx
          CONTOH BUKU TAMU YAYASAN PAUD.docx
          CONTOH STRUKTUR ORGANISASI PAUD.xls
          CONTOH SURAT PENGANTAR PAUD TK KB.docx
          CONTOH TATA TERTIB GURU PAUD TK KB.doc


          Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Administrasi Kelembagaan PAUD TK RA KB Contoh Format Lengkap. Semoga bisa bermanfaat.
          Contoh Administrasi Tenaga Pendidik PAUD TK RA

          Diposting oleh Pada 2/23/2018 09:44:00 AM dengan No comments

          Berikut ini adalah berkas Contoh Administrasi Tenaga Pendidik PAUD TK RA. Download file format .docx Microsoft Word, .xlsx Microsoft Excel dan PDF.

          Contoh Format Administrasi Tenaga Pendidik PAUD TK RA
          Contoh Format Administrasi Tenaga Pendidik PAUD TK RA

          Contoh Format Administrasi Tenaga Pendidik PAUD TK RA

          Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Contoh Format Administrasi Tenaga Pendidik PAUD TK RA ini silahkan lihat preview salah satu file dan unduh berkas lainnya pada link di bawah ini:

          Contoh Format Administrasi Tenaga Pendidik PAUD TK RA



          Download File:

          BUKU INDUK PEGAWAI GURU PTK.doc
          BUKU INDUK PEGAWAI GURU PTK.xls
          PEMBAGIAN TUGAS MENGAJAR GURU PAUD TK KB.docx
          BUKU ABSEN HARIAN GURU PENDIDIK PAUD TK KB.docx
          BUKU PIKET PENDIDIK GURU PAUD TK KB.docx
          BUKU CATATAN PRESTASI PENDIDIK GURU TK KB.docx
          BUKU PENILAIAN GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN.docx
          CATATAN KEGIATAN PENUNJANG GURU TK KB.docx
          BUKU KUMPULAN LAGU ANAK TK KB.pdf
          BUKU KUMPULAN TEPUK ANAK PAUD TK KB.docx
          BUKU KUMPULAN DOA ANAK PAUD TK KB.docx
          CONTOH TATA TERTIB GURU PAUD TK KB.doc
          25 Ide Kreasi Plastisin Play Doh untuk PAUD TK KB TPA.pdf


          Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Contoh Format Administrasi Tenaga Pendidik PAUD TK RA. Semoga bisa bermanfaat.
          Contoh Format Administrasi Sarana Prasarana PAUD TK RA KB Lengkap

          Diposting oleh Pada 2/20/2018 09:45:00 AM dengan No comments

          Berikut ini adalah berkas Contoh Format Administrasi Sarana Prasarana PAUD TK RA KB Lengkap. Download file format .docx Microsoft Word.

          Contoh Format Administrasi Sarana Prasarana PAUD TK RA KB Lengkap
          Contoh Format Administrasi Sarana Prasarana PAUD TK RA KB Lengkap

          Contoh Format Administrasi Sarana Prasarana PAUD TK RA KB Lengkap

          Contoh Format Administrasi Sarana Prasarana PAUD TK RA KB Lengkap yang dimaksud adalah terdiri dari:
          1. Buku Inventaris Buku Perpustakaan Guru PAUD TK KB
          2. Buku Inventaris Buku Perpustakaan Anak PAUD TK KB
          3. Buku Inventaris Buku Perpustakaan Umum PAUD TK KB
          4. Buku Inventaris Ape Dalam PAUD TK KB
          5. Buku Inventaris Ape Luar PAUD TK KB
          6. Buku Inventaris Tanah Bangunan PAUD TK KB
          7. Buku Inventaris Kelas PAUD TK KB
          8. Buku Inventaris Barang PAUD TK KB

            Download Contoh Format Administrasi Sarana Prasarana PAUD TK RA KB Format Microsoft Word

            Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Contoh Format Administrasi Sarana Prasarana PAUD TK RA KB ini silahkan lihat preview salah satu file dan unduh file lainnya pada link di bawah ini:

            Contoh Format Administrasi Sarana Prasarana PAUD TK RA KB



            Download File:

            BUKU INVENTARIS BUKU PERPUSTAKAAN GURU PAUD TK KB.docx
            BUKU INVENTARIS BUKU PERPUSTAKAAN ANAK PAUD TK KB.docx
            BUKU INVENTARIS BUKU PERPUSTAKAAN UMUM PAUD TK KB.docx
            BUKU INVENTARIS APE DALAM PAUD TK KB.docx
            BUKU INVENTARIS APE LUAR PAUD TK KB.docx
            BUKU INVENTARIS TANAH BANGUNAN PAUD TK KB.docx
            BUKU INVENTARIS KELAS PAUD TK KB.docx
            BUKU INVENTARIS BARANG PAUD TK KB.docx


            Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Contoh Format Administrasi Sarana Prasarana PAUD TK RA KB Lengkap. Semoga bisa bermanfaat.
            Contoh Format Administrasi Peserta Didik PAUD TK RA Lengkap

            Diposting oleh Pada 2/18/2018 03:35:00 AM dengan No comments

            Berikut ini adalah berkas Contoh Format Administrasi Peserta Didik PAUD TK RA Lengkap. Download file format .docx Microsoft Word, .xlsx Microsoft Excel dan PDF.

            Contoh Format Administrasi Peserta Didik PAUD TK RA Lengkap
            Contoh Format Administrasi Peserta Didik PAUD TK RA Lengkap

            Contoh Format Administrasi Peserta Didik PAUD TK RA Lengkap

            Contoh Format Administrasi Peserta Didik PAUD TK RA Lengkap ini antara lain terdiri dari:
            1. Formulir Pendaftaran PAUD TK KB
            2. Buku Pendaftaran Anak Didik PAUD TK KB
            3. Buku Induk Anak Siswa PAUD TK KB
            4. Buku Klapper PAUD TK KB
            5. Buku Klapper PAUD TK KB
            6. Buku Absensi Harian Anak PAUD TK KB
            7. Buku Rekap Absensi Bulanan Anak PAUD TK KB.docx
            8. Buku Mutasi Siswa PAUD TK KB
            9. Grafik Jarak Tempuh Siswa Guru PAUD TK KB
            10. Buku Daftar Kelompok Anak PAUD TK KB
            11. Buku Daftar Pindah Kelompok PAUD TK KB
            12. Buku Data Kelulusan Anak PAUD TK KB
            13. Buku Catatan Prestasi Anak Didik PAUD TK KB
            14. Surat Permohonan Pindah Sekolah KB TK
            15. Surat Keterangan Pindah Sekolah KB TK

              Download Contoh Format Administrasi Peserta Didik PAUD TK RA Lengkap

              Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Contoh Format Administrasi Peserta Didik PAUD TK RA Lengkap ini silahkan lihat preview salah satu file dan unduh pada link di bawah ini:

              Contoh Format Administrasi Peserta Didik PAUD TK RA



              Download File:

              FORMULIR PENDAFTARAN PAUD TK KB.pdf
              BUKU PENDAFTARAN ANAK DIDIK PAUD TK KB.docx
              BUKU INDUK ANAK SISWA PAUD TK KB.docx
              BUKU KLAPPER PAUD TK KB.docx
              BUKU KLAPPER PAUD TK KB.xlsx
              BUKU ABSENSI HARIAN ANAK PAUD TK KB.docx
              BUKU REKAP ABSENSI BULANAN ANAK PAUD TK KB.docx
              BUKU MUTASI SISWA PAUD TK KB.docx
              GRAFIK JARAK TEMPUH SISWA GURU PAUD TK KB.xlsx
              BUKU DAFTAR KELOMPOK ANAK PAUD TK KB.docx
              BUKU DAFTAR PINDAH KELOMPOK PAUD TK KB.docx
              BUKU DATA KELULUSAN ANAK PAUD TK KB.docx
              BUKU CATATAN PRESTASI ANAK DIDIK PAUD TK KB.docx
              SURAT PERMOHONAN PINDAH SEKOLAH KB TK.docx
              SURAT KETERANGAN PINDAH SEKOLAH KB TK.docx


              Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Contoh Format Administrasi Peserta Didik PAUD TK RA Lengkap. Semoga bisa bermanfaat.
              Contoh Format Buku Administrasi Keuangan PAUD Lengkap

              Diposting oleh Pada 2/17/2018 04:51:00 PM dengan No comments

              Berikut ini adalah berkas Contoh Format Buku Administrasi Keuangan PAUD TK RA Lengkap. Download file format .docx Microsoft Word dan .xlsx Microsoft Excel.

              Contoh Format Buku Administrasi Keuangan PAUD TK RA Lengkap
              Contoh Format Buku Administrasi Keuangan PAUD TK RA Lengkap

              Contoh Format Buku Administrasi Keuangan PAUD TK RA Lengkap

              Contoh Format Buku Administrasi Keuangan PAUD TK RA Lengkap ini antara lain terdiri dari:
              Buku Kas Umum, Buku Keuangan Ekstra, Buku Pembantu Bank, Format Tanda Terima Honor Guru dan Pegawai, Format Buku Bantu Nota, Format RAPBS PAUD TK KB TPA, Buku SPP dan Info Pembayaran Iuran, Buku Tabungan PAUD TK KB TPA, Format Tanda Terima Pencairan Tabungan Anak PAUD TK RA dan lain-lain.

                Download Contoh Format Buku Administrasi Keuangan PAUD TK RA Lengkap

                Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Contoh Format Buku Administrasi Keuangan PAUD TK RA Lengkap ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

                Contoh Format Buku Administrasi Keuangan PAUD TK RA Lengkap



                Download File:

                ADMINISTRASI KEUANGAN PAUD LENGKAP.xlsx
                RAPBS TK PAUD KB TPA.xls
                RENCANA ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA SEKOLAH.docx
                SPP PAUD DAN INFO BAYAR IURAN.xlsx
                BUKU TABUNGAN PAUD TK KB TPA.docx
                TANDA TERIMA PENCAIRAN TABUNGAN ANAK.docx


                Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Contoh Format Buku Administrasi Keuangan PAUD TK RA Lengkap. Semoga bisa bermanfaat.
                Aplikasi Raport RA Kurikulum 2013 Versi Kemenag Jawa Timur

                Diposting oleh Pada 12/15/2017 09:31:00 AM dengan No comments

                Berikut ini adalah berkas Aplikasi Raport RA (Raudhatul Athfal) Kurikulum 2013 Versi Kemenag Jawa Timur. Download file format .xlsm Microsoft Excel.

                Aplikasi Raport RA Kurikulum 2013 Versi Kemenag Jawa Timur
                Aplikasi Raport RA Kurikulum 2013 Versi Kemenag Jawa Timur

                Aplikasi Raport RA Kurikulum 2013 Versi Kemenag Jawa Timur

                Berikut ini kutipan teks dari Petunjuk Penggunaan Aplikasi Raport RA (Raudhatul Athfal) Kurikulum 2013 Versi Kemenag Jawa Timur ini:

                Aplikasi ini digunakan oleh guru kelas RA. Setiap guru kelas menggunakan aplikasi ini untuk mengumpulkan data dan mengolah data untuk Rapor Penilaian Pembelajaran Siswa untuk kelas binaannya masing-masing. 

                Aplikasi ini dibuat untuk memudahkan guru kelas untuk melakukan pengumpulan dan pengolahan data, menyimpan database data yang akan diolah dan mencetak hasil pengolahan akhir berupa RAPOR Penilaian Perkembangan Anak beserta lampiran-lampiran yang diperlukan. 

                Aplikasi ini telah dirancang sedemikian rupa sehingga guru kelas hanya memilih aksi yang akan dilakukan dengan menekan (klik) tombol perintah yang disediakan dan selanjutnya memasukkan data pada format yang juga telah disediakan. Kemudian data yang telah dimasukkan (diinput) kemudian aplikasi dapat menyimpan, merubah, dan mencetak hasil pengolahan datanya.

                Data yang harus dimasukkan sesuai dengan permintaan pada format yang telah disediakan. Proses untuk pengolahan data adalah dengan memasukkan (input) data ke dalam format yang telah disediakan dalam aplikasi yang terdiri dari:
                1. Identitas RA ; Isi Data RA sesuai informasi yang dibutuhkan. 
                2. Identitas Siswa : Isi data Siswa sesuai informasi yang dibutuhkan
                3. Daftar Kehadiran Siswa : Isi data kehadiran Siswa didik per bulan
                4. Pengumpulan Data : Di isi dari catatan Harian Skala Perkembangan, Catatan Harian Anekdot dan Catatan Harian Hasil Karya (contoh catatan harian ada pada lampiran juknis). Pengumpulan data dilakukan (diinput ke dalam aplikasi) per minggu untuk menghasilkan KOMPILASI DATA MINGGUAN
                Aplikasi akan merekap kompilasi data mingguan secara otomatis untuk menghasilkan KOMPILASI DATA BULANAN. Kompilasi data bulanan per anak ini digunakan oleh guru kelas untuk membuat RAPOR PENILAIAN PERKEMBANGAN ANAK. Guru kelas melakukan penilaian naratif terhadap 6 Aspek Perkembangan Anak. Setelah selesai data disimpan dan kemudian dapat dicetak. 

                Guru kelas juga harus mengisi data catatan kesehatan (jika dilakukan pemeriksaan kesehatan dan pertumbuhan anak) dan catatan kegiatan ekstrakurikuler (jika ada). Kemudian CATATAN KESEHATAN ANAK dan CATATAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER dapat dicetak sebagai lampiran RAPOR PENILAIAN PERKEMBANGAN ANAK.

                Idealnya guru kelas melakukan input pengumpulan data setiap minggu, untuk data kehadiran anak cukup dilakukan per bulan. Sedangkan untuk Penilaian RAPOR Penilaian Pembelajaran siswa dilakukan per 6 (enam) bulan/per semester. 

                Aplikasi ini akan menyimpan semua data yang diinput. Aplikasi ini digunakan untuk 1 (satu) tahun pelajaran yang mencakup semester 1 (satu) dan semester 2 (dua).

                  Download Aplikasi Raport RA Kurikulum 2013 Versi Kemenag Jawa Timur

                  Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Aplikasi Raport RA Kurikulum 2013 Versi Kemenag Jawa Timur ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

                  Aplikasi Raport RA Kurikulum 2013 Versi Kemenag Jawa Timur



                  Download File:
                  Aplikasi Raport RA Kurikulum 2013 Versi Kemenag Jawa Timur

                  Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Aplikasi Raport RA Kurikulum 2013 Versi Kemenag Jawa Timur. Semoga bisa bermanfaat.
                  Panduan Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA TK KB

                  Diposting oleh Pada 12/07/2017 02:13:00 AM dengan No comments

                  Berikut ini adalah berkas Pedoman/Panduan Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA TK KB. Download file format PDF dan .docx Microsoft Word. Pedoman Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA TK KB ini diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2014.

                  Seperti dijelaskan oleh Direktorat Pembinaan PAUD Penerapan pembelajaran dengan pendekatan saintifik diharapkan mampu mengoptimalkan  potensi  anak,  sehingga  anak  usia  dini  tumbuh  dan  berkembang menjadi sumber daya manusia yang mempuni, handal, kompetitif, kreatif, dan tangguh. Apabila dalam penerapan pembelajaran dengan pendekatan saintifik mengalami kesulitan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan guru inti dan mendiskusikannya di Gugus PAUD.

                  Pedoman Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA TK KB
                  Pedoman Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA TK KB

                  Pedoman Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA TK KB

                  Berikut ini kutipan teks dari isi berkas Pedoman Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA TK KB:

                  Latar Belakang
                  Pembelajaran merupakan bentuk penyelenggaraaan pendidikan yang memadukan secara sistematis dan berkesinambungan suatu kegiatan. Kegiatan pembelajaran dapat dilakukan di lingkungan lembaga dan luar lembaga dalam wujud penyediaan beragam pengalaman belajar untuk semua peserta didik. Kegiatan pembelajaran sebagai suatu proses harus disusun berdasarkan prinsip-prinsip pembelajaran.

                  Kegiatan pembelajaran dirancang mengikuti prinsip-prinsip pembelajaran, baik terkait dengan keleluasaan bahan/materi, pengalaman belajar, tempat dan waktu belajar, alat/sumber belajar, bentuk pengorganisasian kelas dan cara penilaian. Dalam kegiatan pembelajaran PAUD, Pendidik perlu memberikan dorongan dan dukungan kepada peserta didik untuk mengungkapkan kemampuannya dalam membangun gagasan.

                  Pendidik berperan sebagai fasilitator dan bertanggung jawab untuk menciptakan situasi yang dapat menumbuhkan prakarsa, motivasi dan tanggung jawab peserta didik untuk belajar. Di samping itu dalam mengelola kegiatan pembelajaran, pendidik hendaknya mampu mengembangkan pola interaksi dengan berbagai pihak yang terlibat di dalam pembelajaran dan harus pandai memotivasi peserta didik untuk terbuka, kreatif, responsif, dan interaktif dalam kegiatan pembelajaran.

                  Kualitas pembelajaran dapat diukur dan ditentukan oleh sejauh mana kegiatan pembelajaran tertentu dapat menjadi alat perubah perilaku peserta didik ke arah yang sesuai dengan tujuan kompetensi yang telah ditetapkan.

                  Oleh karena itu, pendidik PAUD diharapkan mampu merancang, mengembangkan dan melaksanakan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik, kebutuhan dan perkembangan peserta didik. Untuk membantu kemampuan Pendidik PAUD dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran, dipandang perlu menyusun modul Perencanaan Pelaksanaan Pembelajaran PAUD.

                  Tujuan
                  1. Sebagai pedoman bagi pengelola dalam merencanakan pelaksanaan pembelajaran PAUD berdasarkan Kurikulum PAUD 2013.
                  2. Acuan bagi pendidik menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP).

                  Dasar
                  1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
                  2. Undang-undang No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak;
                  3. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;
                  4. Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan;
                  5. Peraturan Menteri No. 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini;
                  6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 146 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini.

                  Sasaran
                  1. Pengelola di lembaga PAUD
                  2. Pendidik di lembaga PAUD
                  3. Pengawas/penilik PAUD
                  4. UPT/UPTD Dinas Pendidikan

                  Rambu Penyusunan Rencana Pembelajaran
                  Rencana pelaksanaan pembelajaran merupakan kurikulum operasional yang dijadikan acuan bagi guru untuk mengelola kegiatan bermain untuk mendukung anak dalam proses belajar.

                  Rencana pelaksanaan pembelajaran dibuat sebelum pelaksanaan pembelajaran. Rencana pembelajaran harus mengacu kepada karakteristik (usia, sosial budaya dan kebutuhan individual) anak yang terlibat dalam pembelajaran.

                  Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sebagai acuan guru dalam melaksanakan pembelajaran untuk:
                  • mendukung keberhasilan pelaksanaan pembelajaran.
                  • mengarahkan guru untuk menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan.
                  • mengarahkan guru untuk membangun sikap, pengetahuan dan keterampilan yang diharapkan dimiliki anak.
                  • mendukung keberhasilan pelaksanaan pembelajaran.

                  Rambu-rambu penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran:
                  • Mengacu pada kompetensi dasar (KD) yang memuat sikap, pengetahuan, dan keterampilan utnuk mewujudkan ketercapaian Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) yang mencakup nilai agama dan moral, motorik, kognitif, bahasa, social emosional dan seni.
                  • Memuat materi yang sesuai dengan KD dan dikaitkan dengan tema.
                  • Memilih kegiatan selaras dengan muatan/ materi pembelajaran.
                  • Mengembangkan kegiatan main yang berpusat pada anak.
                  • Menggunakan pembelajaran tematik.
                  • Mengembangkan cara berfikir saintifik.
                  • Berbasis budaya lokal dan memanfaatkan lingkungan alam sekitar, sebagai media bermain anak.

                  Menurunkan KD menjadi Materi/Muatan Ajar
                  Pada pembelajaran PAUD hal yang terpenting adalah proses belajar yang menumbuhkan anak senang belajar, senang melakukan proses saintis, BUKAN menekankan pada penguasaan materi karena penilaian atau assessment pada program anak usia dini merujuk pada tahap perkembangan. Inilah keunikan kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini. Namun demikian proses pembelajaran pada anak usia dini yang dilakukan melalui kegiatan bermain juga memberikan penambahan pengetahuan, sikap, dan keterampilan anak yang sesuai dengan Kompetensi Dasar dengan memperhatikan kemampuan yang sesuai tahap perkembangan anak pada usia tertentu pada umumnya. Oleh karena itu pendidik juga harus mampu menurunkan materi yang sesuai dengan Kompetensi Dasar.

                  Perlunya Pemahaman Materi:
                  1. Mengembangkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan anak
                  2. Memperluas pengalaman bermain yang bermakna
                  3. Menumbuhkan minat belajar anak
                  Langkah penyusunan materi:
                  1. Pahami inti muatan dari setiap kompetensi dasar. Kemampuan apa yang diharapkan dari KD tersebut.
                  2. Pahami keluasan cakupan materi yang termuat dalam KD.
                  3. Pahami kedalaman materi yang sesuai dengan tahap perkembangan anak.
                  4. Sesuaikan dengan visi yang ingin diwujudkan dan Tujuan yang ingin dicapai pada anak didik selama belajar di Satuan TK Pembina Negeri.
                  5. Tentukan prioritas materi yang mendukung pencapaian KD 

                  Perencanaan Program Semester
                  Perencanaan program semester berisi daftar tema satu semester termasuk alokasi waktu setiap tema dengan menyesuaikan hari efektif kalender pendidikan yang bersifat fleksibel. Tema berfungsi sebagai wadah yang berisi bahan kegiatan untuk mengembangkan potensi anak dan menyatukan seluruh kompetensi dalam satu kesatuan yang lebih berarti, memperkaya wawasan dan perbendaharaan kata anak sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna.

                  Penentuan tema dapat dikembangkan oleh satuan PAUD atau mengacu pada contoh tema yang ada dalam Panduan. Langkah-langkah penyusunan program semester adalah sebagai berikut:
                  a) membuat daftar tema satu semester;
                  b) memilih, menata dan mengurutkan tema yang sudah dipilih
                  c) menentukan alokasi waktu untuk setiap tema;
                  d) menjabarkan tema kedalam sub tema dan dapat dikembangkan lebih rinci lagi menjadi sub-sub tema untuk setiap semester;
                  e) mencermati kompetensi dasar yang sesuai dengan sub tema yang akan dikembangkan.
                  f) KD yang ditetapkan akan dipakai selama tema yang sama
                  g) KD yang sudah dipilih untuk tema dapat dibagi ke dalam beberapa kelompok yang disesuaikan dengan sub tema.
                  h) KD yang diambil untuk sub tema tersebut akan digunakan terus selama sub tema dibahas.
                  i) KD yang sudah digunakan pada tema dan sub tema dapat diulang untuk digunakan kembali pada tema yang berbeda.

                  Dalam menyusun perencanaan program semester, lembaga diberikan keleluasaan dalam menentukan format. 

                  Perencanaan RPPM (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan)
                  Perencanaan program mingguan merupakan rencana kegiatan yang disusun untuk pembelajaran selama satu minggu. Perencanaan kegiatan mingguan dapat berbentuk jaringan tema (web). Jaringan tema berisi projek- projek yang akan dikembangkan menjadi kegiatan-kegiatan pembelajaran.

                  Pada akhir satu atau beberapa tema dapat dilaksanakan kegiatan puncak tema yang menunjukkan prestasi peserta didik. Puncak tema dapat berupa kegiatan antara lain membuat kue/makanan, makan bersama, pameran hasil karya, pertunjukan, panen tanaman, dan kunjungan.

                  Penyusunan RPPM memperhatikan hal-hal berikut:
                  1. Diturunkan dari program
                  2. Berisi sub tema – KD – materi – rencana kegiatan
                  3. Penyusunan kegiatan mingguan disesuaikan dengan strategi pengelolaan kelas (area, sentra, kelompok usia) yang ditetapkan masing-masing satuan PAUD.

                  Cara penyusunan RPPM:
                  1. Tuliskan Identitas Program; a. Smester/ bulan/ minggu b. Tema c. Kelompok sasaran d. Kompetensi dasar.
                  2. Mengembangkan rencana mingguan; a. Nomor urut diisi sesuai urutan, b. Sub tema diambil dari bagian tema di program semester, c. Materi diturunkan dari pengetahuan yang akan dikenalkan sesuai KD, d. Rencana kegiatan diisi dengan jenis kegiatan yang akan dilakukan anak selama satu minggu.
                  3. Pengulangan Materi

                  Materi yang ditetapkan pada setiap sub tema akan digunakan terus selama sub tema tersebut dibahas tetapi disampaikan melalui kegiatan bermain yang berbeda di setiap sentra/area/kegiatan sudut. 

                  Penyusunan RPPH (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian)
                  Rencana pelaksanaan pembelajaran harian (RPPH) adalah perencanaan program harian yang akan dilaksanakan oleh pendidik/pengasuh pada setiap hari atau sesuai dengan program lembaga. Komponen RPPH, antara lain: tema/sub tema/sub-sub tema, alokasi waktu, hari/tanggal, kegiatan pembukaan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.

                  RPPH adalah perencanaan program harian yang akan dilaksanakan oleh pendidik/pengasuh pada setiap hari atau sesuai dengan program lembaga. Komponen RPPH, antara lain: tema/sub tema/sub- sub tema, alokasi waktu, hari/tanggal, kegiatan pembukaan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.

                  Cara Penyusunan RPPH:
                  1. Disusun berdasarkan kegiatan mingguan.
                  2. Kegiatan harian berisi kegiatan pembuka, inti, dan penutup.
                  3. Pelaksanaan pembelajaran dalam satu hari dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran.
                  4. Penyusunan kegiatan harian disesuaikan dengan kondisi satuan pendidikan masing-masing dan menggunakan pendekatan saintifik.
                  5. Kegiatan harian dapat dibuat oleh satuan pendidikan dengan format sesuai kebutuhan masing-masing.

                    Download Pedoman Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA TK KB

                    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Panduan/Pedoman Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA TK KB ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

                    Pedoman Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA TK KB



                    Download File:

                    Pedoman Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA TK KB.pdf
                    Contoh Format RPPM, RPPH, Program Semester, Perencanaan Pembelajaran PAUD RA TK KB.docx


                    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Pedoman Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA TK KB. Semoga bisa bermanfaat.

                    Formulir Kontak

                    Nama

                    Email *

                    Pesan *