Contoh SK Kepala Sekolah Tentang Penetapan Kurikulum Format Word

Diposting oleh Pada 5/27/2018 03:54:00 PM dengan No comments

Berikut ini adalah berkas Contoh SK Kepala Sekolah Tentang Penetapan Kurikulum. Download file format .docx Microsoft Word.

Contoh SK Kepala Sekolah Tentang Penetapan Kurikulum Format Word
Contoh SK Kepala Sekolah Tentang Penetapan Kurikulum Format Word

Contoh SK Kepala Sekolah Tentang Penetapan Kurikulum

Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Contoh SK Kepala Sekolah Tentang Penetapan Kurikulum ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

Contoh SK Kepala Sekolah Tentang Penetapan Kurikulum



Download File:
Contoh SK Kepala Sekolah Tentang Penetapan Kurikulum.docx

Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Contoh SK Kepala Sekolah Tentang Penetapan Kurikulum. Semoga bisa bermanfaat.
Juknis PPDB Tahun 2018 Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 Tentang PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) TK SD SMP SMA SMK dan Sederajat

Diposting oleh Pada 5/25/2018 09:22:00 AM dengan No comments

Berikut ini adalah berkas Juknis PPDB Tahun 2018 yaitu Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 Tentang PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) TK SD SMP SMA SMK dan Sederajat. Download file format PDF.

Juknis PPDB Tahun 2018
Juknis PPDB Tahun 2018

Juknis PPDB Tahun 2018 Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 Tentang PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) TK SD SMP SMA SMK dan Sederajat

Berikut ini kutipan teks dari isi berkas Juknis PPDB Tahun 2018 Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018:

PPDB bertujuan untuk menjamin penerimaan peserta didik baru berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, nondiskriminatif, dan berkeadilan dalam rangka mendorong peningkatan akses layanan pendidikan.

Nondiskriminatif dikecualikan bagi sekolah yang secara khusus melayani peserta didik dari kelompok gender atau agama tertentu.

    Download Juknis PPDB Tahun 2018 Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 Tentang PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) TK SD SMP SMA SMK dan Sederajat

    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Juknis PPDB Tahun 2018 Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 Tentang PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) TK SD SMP SMA SMK dan Sederajat ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

    Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 Tentang PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) TK SD SMP SMA SMK dan Sederajat



    Download File:

    Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 Tentang PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) TK SD SMP SMA SMK dan Sederajat.pdf


    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Juknis PPDB Tahun 2018 Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 Tentang PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) TK SD SMP SMA SMK dan Sederajat. Semoga bisa bermanfaat.
    Petunjuk Teknis Pengisian Blangko Ijazah dan Halaman Belakang Ijazah SMK Tahun 2018

    Diposting oleh Pada 5/24/2018 06:08:00 AM dengan No comments

    Berikut ini adalah berkas Petunjuk Teknis Pengisian Blangko Ijazah dan Halaman Belakang Ijazah SMK Tahun 2018. Download file format PDF.

    Petunjuk Teknis Pengisian Blangko Ijazah dan Halaman Belakang Ijazah SMK Tahun 2018
    Petunjuk Teknis Pengisian Blangko Ijazah dan Halaman Belakang Ijazah SMK Tahun 2018

    Petunjuk Teknis Pengisian Blangko Ijazah dan Halaman Belakang Ijazah SMK Tahun 2018

    Berikut ini kutipan teks dari isi berkas Petunjuk Teknis Pengisian Blangko Ijazah dan Halaman Belakang Ijazah SMK Tahun 2018:

    Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) secara khusus dikembangkan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap sebagai tenaga terampil tingkat menengah. Lulusan SMK merupakan output dari sebuah proses pembelajaran dan evaluasi berbasis kompetensi (competency-based learning and assessment). Pada puncaknya SMK akan menyelenggarakan Uji Kompetensi Keahlian yang merupakan bagian dari Ujian Nasional. Hasil uji kompetensi menjadi indikator ketercapaian Standar Kompetensi Lulusan. Ijazah sebagai surat atau keterangan tanda lulus dari satuan pendidikan harus mampu merefleksikan proses pembelajaran dan evaluasi berbasis kompetensi yang diselenggarakan oleh SMK.

    Merujuk Peraturan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 016/H/EP/2018 tanggal 5 Maret 2018 tentang Bentuk, Spesifikasi, dan Pengisian Blanko Ijazah pada Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun Pelajaran 2017/2018, bersama ini Direktorat Pembinaan SMK menyusun Petunjuk Teknis Pengisian Blangko Ijazah SMK Tahun Pelajaran 2017/2018. Blangko ijazah terdiri dari dua muka dicetak bolak balik, yaitu halaman depan dan halaman belakang. Halaman depan memuat identitas pemegang ijazah dan pernyataan kelulusan sedangkan halaman belakang memuat daftar mata pelajaran dan nilai rata-rata rapor dari semester 1 sampai dengan semester 6 dan nilai ujian sekolah.

    Petunjuk Teknis Pengisian Blangko Ijazah SMK Tahun Pelajaran 2017/2018 disusun sebagai acuan bagi Dinas Pendidikan Provinsi dan SMK dalam mencetak halaman belakang ijazah serta cara mengisi ijazah berdasarkan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013.

    PETUNJUK UMUM
    1. Pengadaan blangko ijazah SMK pada tahun pelajaran 2017/2018 disediakan secara terpusat melalui DIPA Direktorat Pembinaan SMK Tahun Anggaran 2018.
    2. Ijazah untuk SMK diterbitkan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan. 
    3. Terdapat empat jenis Ijazah yaitu: Ijazah untuk sekolah yang menggunakan Kurikulum 2006 Program 3 Tahun, Program 4 Tahun dan Ijazah untuk sekolah yang menggunakan 2013 Program 3 Tahun, Program 4 Tahun. Perbedaan tersebut terletak pada kode blangko yang terletak di halaman muka.
    4. Ijazah terdiri dari 2 muka dicetak bolak-balik, dimana identitas dan redaksi di halaman muka, hasil ujian/daftar nilai ujian di halaman belakang.
    5. Ijazah SMK, diisi oleh panitia penulisan Ijazah yang dibentuk Kepala Sekolah.
    6. Pengisian Ijazah menggunakan tulisan tangan dengan tulisan huruf yang benar, jelas, rapi, bersih, dan mudah dibaca menggunakan tinta warna hitam yang tidak mudah luntur dan tidak mudah dihapus. Dalam kondisi tertentu dapat diisi dengan sistem komputer (dicetak).
    7. Jika terjadi kesalahan dalam pengisian, Ijazah tidak boleh dicoret, ditimpa, atau dihapus (tipe-ex), melainkan harus diganti dengan blangko yang baru. Untuk itu perlu kehati-hatian dalam penulisan.
    8. Ijazah yang mengalami kesalahan pengisian disilang dengan tinta warna hitam pada kedua sudut yang berlawanan pada halaman muka dan belakang. a. Setelah seluruh pengisian Ijazah selesai, Ijazah yang salah tersebut dimusnahkan dengan disertai berita acara pemusnahan. b. Berita acara pemusnahan Ijazah ditandatangani oleh Kepala Sekolah yang disaksikan oleh pihak kepolisian.
    9. Sisa blangko Ijazah yang terdapat di sekolah, diserahkan kembali ke Dinas Pendidikan Provinsi melalui Unit Pelayanan Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Provinsi sesuai dengan kewenangannya atau Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi dengan disertai berita acara yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah dan Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi atau Ketua MKKS.
    10.  Sisa blangko Ijazah SMK yang terdapat di Dinas Pendidikan Provinsi dapat dimusnahkan setelah 6 (enam) bulan terhitung sejak jadwal pengisian Ijazah dengan disertai berita acara pemusnahan yang disaksikan oleh pejabat Dinas Pendidikan Provinsi atau pejabat yang mewakili.
    11. Dalam hal ditemukan kesalahan penulisan dalam ijazah setelah sisa blangko ijazah dimusnahkan, maka dapat dibuat ralat dengan diterbitkannya surat keterangan oleh kepala satuan pendidikan yang bersangkutan.
    12. Satuan pendidikan/Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota maupun Dinas Pendidikan Provinsi tidak diperkenankan untuk menahan atau tidak memberikan ijazah kepada pemilik Ijazah yang sah dengan alasan apapun. Siswa pemilik Ijazah SMK yang sudah pindah domisili, Ijazah dapat diambil ke Satuan Pendidikan yang menerbitkan. 

    PETUNJUK KHUSUS PENGISIAN HALAMAN DEPAN
    1. Blangko ijazah kosong berikut angka-angka dimaksud pada nomor berikut dapat dilihat pada lampiran.
    2. Angka 1 diisi dengan program studi keahlian untuk Kurikulum 2006 atau program keahlian untuk Kurikulum 2013.
    3. Angka 2 diisi dengan kompetensi keahlian untuk Kurikulum 2006 atau paket keahlian untuk Kurikulum 2013.
    4. Angka 3 diisi dengan nama sekolah bersangkutan yang menerbitkan Ijazah sesuai dengan nomenklatur.
    5. Angka 4 diisi dengan Nomor Pokok Sekolah Nasional yang menerbitkan Ijazah.
    6. Angka 5 diisi dengan nama kabupaten/kota*) *)coret salah satu yang tidak sesuai
    7. Angka 6 diisi dengan nama provinsi.
    8. Angka 7 diisi dengan nama siswa pemilik Ijazah menggunakan huruf (KAPITAL). Nama harus sama dengan yang tercantum pada Akte Kelahiran/Dokumen Kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundangundangan atau Ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan jenjang di bawahnya.
    9. Angka 8 diisi dengan tempat dan tanggal lahir siswa pemilik Ijazah. Tempat dan tanggal lahir harus sama dengan yang tercantum pada Akte Kelahiran/Dokumen Kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau Ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan jenjang dibawahnya. Contoh: Jakarta, 02 Mei 2001
    10. Angka 9 diisi dengan nama orang tua/wali siswa pemilik Ijazah
    11. Angka 10 diisi dengan nomor induk siswa pemilik Ijazah pada sekolah yang bersangkutan seperti tercantum pada buku induk.
    12. Angka 11 diisi dengan nomor induk siswa nasional pemilik Ijazah. Nomor induk siswa nasional terdiri atas 10 digit yaitu tiga digit pertama tentang tahun lahir pemilik Ijazah dan tujuh digit terakhir tentang nomor pemilik Ijazah yang diacak oleh sistem di Kemendikbud.
    13. Angka 12 diisi dengan nomor peserta Ujian Nasional terdiri atas 14 (empat belas) digit sesuai dengan nomor peserta yang tertera pada kartu tanda peserta Ujian Nasional dan sama dengan yang tertera di Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN). 1 (satu) digit berisi informasi jenjang pendidikan, 2 (dua) digit berisi informasi tahun, 2 (dua) digit berisi informasi kode provinsi, 2 (dua) digit berisi informasi kode Kabupaten/Kota, 3 (tiga) digit berisi informasi kode sekolah, 3 (tiga) digit berisi informasi kode urut peserta, dan 1 (satu) digit berisi informasi validasi. Contoh: SMK 4-18-02-21-102-001-8
    14. Angka 13 diisi dengan sekolah penyelenggara Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).
    15. Angka 14 diisi dengan sekolah penyelenggara Ujian Nasional.
    16. Angka 15 diisi dengan nama Kabupaten/Kota tempat penerbitan, dilanjutkan dengan tanggal (2 digit) dan bulan ditulis dengan menggunakan huruf (tidak boleh disingkat) sesuai dengan tanggal pengumuman kelulusan di satuan pendidikan. Contoh: Majalengka, 03 Mei 2018
    17. Angka 16 diisi dengan nama Kepala Sekolah dari sekolah bersangkutan yang menerbitkan Ijazah dan dibubuhkan tanda tangan. Bagi Kepala Sekolah pegawai negeri sipil diisi dengan Nomor Induk Pegawai (NIP), sedangkan Kepala Sekolah yang non pegawai negeri sipil diisi satu buah strip (-). Tambahan penjelasan: Dalam hal Kepala Sekolah berhalangan tetap, dan belum ada kepala sekolah yang definitif, maka: a) Ijazah dapat ditandatangani oleh Plt Kepala Sekolah yang memiliki jabatan fungsional guru, yang diberikan mandat oleh Gubernur atau pejabat yang diberi kuasa; b) Bila Plt Kepala Sekolah tidak memiliki jabatan fungsional guru maka Gubernur atau pejabat yang diberi kuasa dapat menunjuk Wakil Kepala Sekolah yang memiliki jabatan fungsional guru, dengan member surat mandat.
    18. Angka 17 dibubuhkan stempel sekolah dari sekolah bersangkutan yang menerbitkan Ijazah sesuai dengan nomenklatur.
    19. Angka 18 ditempelkan Pasfoto peserta didik yang terbaru ukuran 3 cm x 4 cm hitam putih atau berwarna, dibubuhi cap tiga jari tengah tangan kiri pemilik Ijazah serta stempel menyentuh pasfoto.
    20. Nomor Ijazah adalah sistem pengkodean pemilik Ijazah yang mencakup kode penerbitan (dalam negeri –DN atau luar negeri –LN), kode jenjang pendidikan, kode kurikulum yang digunakan, kode jenis satuan pendidikan, dan nomor seri dari setiap pemilik Ijazah.

    PETUNJUK KHUSUS PENCETAKAN DAN PENGISIAN HALAMAN BELAKANG
    1. Halaman belakang dicetak pada kertas A4 dengan ukuran margin top 0,3” atau 0,76 cm; bottom 0” atau 0 cm; left 0,79” 2,01 cm; right 0,79” atau 2,01 cm.
    2. Lakukan uji coba pada fotokopi blanko ijazah atau kertas kosong dengan ketebalan/gramatur yang relatif sama.
    3. Pastikan printer/mesin cetak mampu menangani kertas dengan ketebalan/gramatur 155 gram/m2
    4. Langkah-langkah dalam mencetak halaman belakang ijazah: i. Pilih jenis kompetensi/paket keahlian yang sesuai dengan kurikulum (2006 atau 2013). ii. Buka file halaman belakang ijazah (format *.pdf) dan pastikan ukuran kertas pada file tersebut adalah A4. iii. Pastikan mata pelajaran-mata pelajaran yang tercantum dalam file sesuai dengan struktur kurikulum kompetensi/paket keahlian dimaksud. iv. Pastikan setting printer/mesin cetak pada ukuran kertas A4. v. Pastikan blangko ijazah berada posisi yang sesuai. vi. Pastikan halaman belakang ijazah yang akan dicetak berada pada sisi yang benar. vii. Sesuaikan kuantitas pencetakan per-batch dengan daya tahan printer/mesin cetak.
    5. Blangko halaman belakang ijazah kosong berikut angka-angka dimaksud pada nomor berikut dapat dilihat pada lampiran.
    6. Angka 1 diisi dengan nama pemilik Ijazah menggunakan huruf (KAPITAL). Nama harus sama dengan yang tercantum pada Akte Kelahiran/Dokumen Kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau Ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan jenjang di bawahnya.
    7. Angka 2 diisi dengan tempat dan tanggal lahir pemilik Ijazah. Tempat dan tanggal lahir harus sama dengan yang tercantum pada Akte Kelahiran/Dokumen Kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau Ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan jenjang di bawahnya.
    8. Angka 3 diisi dengan nomor induk siswa pemilik Ijazah pada sekolah yang bersangkutan seperti tercantum pada buku induk.
    9. Angka 4 diisi dengan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) pemilik Ijazah. Nomor Induk Siswa Nasional terdiri atas 10 digit yaitu tiga digit pertama tentang tahun lahir pemilik Ijazah dan tujuh digit terakhir tentang nomor pemilik Ijazah yang diacak oleh sistem di Kemendikbud.
    10. Angka 5 terisi nama kompetensi keahlian untuk Kurikulum 2006 atau paket keahlian untuk Kurikulum 2013.
    11. Angka 6 diisi dengan Nilai Rata-rata Rapor. Pada SMK yang menggunakan kurikulum 2013, untuk menghitung rata-rata nilai rapor suatu mata pelajaran dalam satu semester, bobot nilai pengetahuan dan nilai keterampilan ditentukan oleh guru mata pelajaran yang mengampu mata pelajaran tersebut dan berlaku seragam pada seluruh siswa yang diajarkannya.
    12. Angka 7 diisi dengan Nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tiap mata pelajaran. Khusus mata pelajaran yang diuji dengan ujian tertulis dan ujian praktik, nilai Ujian Sekolah dihitung berdasarkan rata-rata nilai ujian tertulis dan ujian praktik.
    13. Khusus untuk mata pelajaran Kompetensi Kejuruan, Nilai Ujian Sekolah diperoleh dari (1) nilai Ujian Nasional mata pelajaran Teori Kejuruan untuk nilai ujian tertulis dan (2) nilai Uji Kompetensi Keahlian (UKK) praktik dan/atau konversi nilai Ujian Sertifikasi Kompetensi dengan komposisi 30% nilai UN teori kejuruan + 70% nilai UKK praktik.
    14. Rata-rata Rapor yang dimaksud pada nomor 6, dan Nilai Ujian Sekolah yang dimaksud pada nomor urut 7, ditulis dengan menggunakan bilangan bulat dalam rentang 0 - 100 (tanpa desimal).

    Menindaklanjuti Peraturan Kepala Balitbang Kemdikbud Nomor: 016/H/EP/2018 tanggal 5 Maret 2018 LAMPIRAN III tentang Petunjuk Teknis Pengisian Blangko Ijazah pada Satuan Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, bersama ini  kami sampaikan Petunjuk Pengisian Blangko Ijazah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun Pelajaran 2017/2018.

    Contoh Halaman Belakang Ijazah SMK Tahun 2018
    Contoh Halaman Belakang Ijazah SMK Tahun 2018

      Download Petunjuk Teknis Pengisian Blangko Ijazah dan Halaman Belakang Ijazah SMK Tahun 2018

      Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Petunjuk Teknis Pengisian Blangko Ijazah dan Halaman Belakang Ijazah SMK Tahun 2018 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

      Petunjuk Teknis Pengisian Blangko Ijazah dan Halaman Belakang Ijazah SMK Tahun 2018



      Download File:

      Juknis Pengisian Ijazah SMK 2017-2018-rev.pdf
      Halaman Belakang Ijazah 2018-rev.7z

      Halaman Belakang Ijazah PDF K13


      Halaman Belakang Ijazah PDF K06

      Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Petunjuk Teknis Pengisian Blangko Ijazah dan Halaman Belakang Ijazah SMK Tahun 2018. Semoga bisa bermanfaat.
      Contoh Program Kerja Kegiatan Pesantren Kilat PASKIL Ramadhan SD MI SMP MTs SMA MA SMK MAK

      Diposting oleh Pada 5/23/2018 05:18:00 AM dengan No comments

      Berikut ini adalah berkas Contoh Program Kerja Kegiatan Pesantren Kilat (PASKIL) Ramadhan SD MI SMP MTs SMA MA SMK MAK. Download file format .doc atau .docx Microsoft Word.

      Contoh Program Kerja Kegiatan Pesantren Kilat PASKIL Ramadhan SD MI SMP MTs SMA MA SMK MAK
      Contoh Program Kerja Kegiatan Pesantren Kilat PASKIL Ramadhan SD MI SMP MTs SMA MA SMK MAK

      Contoh Program Kerja Kegiatan Pesantren Kilat (PASKIL) Ramadhan SD MI SMP MTs SMA MA SMK MAK

      Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Contoh Program Kerja Kegiatan Pesantren Kilat (PASKIL) Ramadhan SD MI SMP MTs SMA MA SMK MAK ini silahkan lihat preview salah satu file dan unduh file lainnya pada link di bawah ini:

      Contoh Program Kegiatan Pesantren Kilat (PASKIL) Ramadhan di SD/MI



      Download File:

      Contoh Jadwal Pesantren Kilat Ramadhan.docx
      Contoh Program Kegiatan Ramadhan di SD.docx
      Contoh Program Kerja (PASKIL) Pesantren Kilat SD-MI.doc
      Contoh Program Kerja (PASKIL) Pesantren Kilat SMP-MTs.doc
      Contoh Program Kerja PASKIL.doc
      Contoh Rencana Program Kerja Ramadhan.docx
      Contoh Susunan Acara Pesantren Kilat Ramadhan.docx
      Program Pesantren Kilat Ramadhan SD.doc
      Buku Kegiatan Ramadhan Pesantren Kilat
      Contoh Formulir Pesantren Kilat
      Proposal Kegiatan Ramadhan


      Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Contoh Program Kerja Kegiatan Pesantren Kilat (PASKIL) Ramadhan SD MI SMP MTs SMA MA SMK MAK. Semoga bisa bermanfaat.
      Contoh Buku Agenda Kegiatan Siswa di Bulan Ramadhan

      Diposting oleh Pada 5/22/2018 05:06:00 PM dengan No comments

      Berikut ini adalah berkas Contoh Buku Agenda Kegiatan Siswa di Bulan Ramadhan. Download file format PDF.

      Contoh Buku Agenda Kegiatan Siswa di Bulan Ramadhan
      Contoh Buku Agenda Kegiatan Siswa di Bulan Ramadhan

      Contoh Buku Agenda Kegiatan Siswa di Bulan Ramadhan

      Contoh Buku Agenda Kegiatan Siswa di Bulan Ramadhan mudah-mudahan bisa menjadi bahan referensi terkait dengan contoh isi buku kegiatan bulan ramadhan, buku kegiatan ramadhan siswa pdf, isi buku kegiatan ramadhan, buku kegiatan ramadhan doc, buku kegiatan siswa bulan ramadhan, ownload buku kegiatan ramadhan doc, buku agenda ramadhan, buku amaliyah ramadhan dan lain-lain.

        Download Contoh Buku Agenda Kegiatan Siswa di Bulan Ramadhan

        Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Contoh Buku Agenda Kegiatan Siswa di Bulan Ramadhan ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

        Contoh Buku Agenda Kegiatan Siswa di Bulan Ramadhan



        Download File:
        Contoh Buku Agenda Kegiatan Siswa di Bulan Ramadhan.pdf

        Berikut ini kutipan teks dari isi Contoh Buku Agenda Kegiatan Siswa di Bulan Ramadhan:

        Pengertian, Syarat dan Rukun Puasa
        Apa itu Puasa? Puasa ialah menahan diri dari makan dan minum serta melakukan perkara-perkara yang boleh membatalkan puasa mulai dari terbit fajar sehingga terbenamnya matahari.

        Hukum Puasa Hukum puasa terbagi tiga yaitu:
        • Wajib - Puasa pada bulan Ramadhan.
        • Sunat - Puasa pada hari-hari tertentu.
        • Haram – Puasa pada hari-hari yang dilarang berpuasa.

        Syarat Wajib Puasa
        • Beragama Islam 
        • Baligh (telah mencapai umur dewasa)
        • Berakal sehat Mampu untuk mengerjakannya

        Rukun Puasa
        Niat mengerjakan puasa pada tiap-tiap malam di bulan Ramadhan puasa wajib) atau hari yang hendak berpuasa (puasa sunat). Waktu berniat adalah mulai dari terbenamnya matahari hingga terbit fajar. Meninggalkan sesuatu yang dapat membatalkan puasa mulai terbit fajar hingga terbenam matahari.

        Syarat Sah Puasa
        • Beragama Islam
        • Berakal / mumayyiz (dapat membedakan antara yang baik dan buruk) 
        • Tidak dalam haid, nifas dan wiladah (melahirkan anak) bagi kaum wanita 
        • Hari yang sah berpuasa.

        Sunat Berpuasa
        • Bersahur walaupun sedikit makanan atau minuman
        • Melambatkan bersahur Meninggalkan perkataan atau perbuatan keji
        • Segera berbuka setelah masuknya waktu berbuka
        • Mendahulukan berbuka dari pada shalat Maghrib
        • Berbuka dengan buah kurma, jika tidak ada dengan makanan yang manis
        • Membaca doa berbuka puasa

        Perkara Makruh Ketika Berpuasa
        • Selalu berkumur-kumur baik ketika berwudhu maupun hal-hal lain
        • Merasakan sisa makanan dengan lidah
        • Berbekam kecuali perlu

        Hal yang membatalkan Puasa
        • Memasukkan sesuatu ke dalam rongga anggota badan
        • Muntah dengan sengaja
        • Bersetubuh atau mengeluarkan mani/ sperma dengan sengaja
        • Kedatangan haid atau nifas (sehabis melahirkan)
        • Melahirkan anak atau keguguran
        • Gila walaupun sekejap
        • Mabuk ataupun pingsan
        • Murtad atau keluar dari agama Islam (berpindah keyakinan)

        Hari yang Disunatkan Berpuasa
        • Hari Senin dan Kamis
        • Hari putih (setiap 13, 14, dan 15 hari dalam bulan Islam)
        • Hari Arafah (9 Zulhijjah) bagi orang yang tidak mengerjakan haji
        • Enam hari dalam bulan Syawal
        • Bulan Rajab dan Sya'ban

        Hari yang diharamkan Berpuasa
        • Hari raya Idul Fitri (1 Syawal)
        • Hari raya Idul Adha (10 Zulhijjah)
        • Hari syak (29 Syaaban)
        • Hari Tasrik (11, 12, dan 13 Zulhijjah)

        Shalat Idul Fitri
        Tatacara Pelaksanaan Shalat Idul Fitri: Dua roka'at berjama'ah, dengan tujuh takbir di roka'at pertama (selain takbir otul ihrom) dan lima takbir di roka'at kedua (selain takbir intiqol atau takbir berpindah dari rukun yang satu ke rukun yang lain). Adapun tata caranya adalah sebagai berikut :
        1. Memulai dengan takbiratul ihrom, sebagaimana shalat-shalat lainnya.
        2. Kemudian bertakbir (takbir zawa-id/tambahan) sebanyak tujuh kali takbir (selain takbiratul ihrom) sebelum memulai membaca Al Fatihah. Boleh mengangkat tangan ketika takbir takbir tersebut sebagaimana yang dicontohkan oleh Ibnu 'Umar. Ibnul Qayyim mengatakan, "Ibnu 'Umar yang dikenal sangat meneladani Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam biasa mengangkat tangannya dalam setiap takbir."
        3. Di antara takbir-takbir yang ada tadi tidak ada bacaan dzikir tertentu. Namun ada sebuah riwayat dari Ibnu Mas'ud, ia mengatakan, "Di antara tiap takbir, hendaklah menyanjung dan memuji Allah." Syaikhul Islam mengatakan bahwa sebagian salaf di antara tiap takbir membaca bacaan, "Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar. Allahummaghfirlii war hamnii (Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya, tidak ada sesembahan yang benar untuk disembah selain Allah. Ya Allah, ampunilah aku dan rahmatilah aku).
        4. Kemudian membaca Al Fatihah, dilanjutkan dengan membaca surat lainnya. Surat yang dibaca oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam adalah surat Qaaf pada raka'at pertama dan surat Al Qomar pada raka'at kedua. Ada riwayat bahwa Sayyidina 'Umar bin Al Khattab pernah menanyakan pada Waqid Al Lait siy mengenai surat apa yang dibaca oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ketika shalat 'Idul Adha dan 'Idul Fithri. la pun menjawab, "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam biasa membaca "Qaaf, wal qur'anil majiid" (surat Qaaf) dan “Iqtarobatis saa'atu wan syaqqol qomar" (surat Al Qomar).” [HR Muslim no. 891]. Boleh juga membaca surat Al A'laa pada raka'at pertama dan surat Al Ghosiyah pada raka'at kedua. Dan jika hari ‘ied jatuh pada hari Jum'at, dianjurkan pula membaca surat Al A'laa pada raka'at pertama dan surat Al Ghosiyah pada raka'at kedua, pada shalat 'ied maupun shalat Jum'at. Dari An Nu'man bin Basyir, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa membaca dalam shalat 'ied maupun shalat Jum'at "Sabbihisma robbikal a'la" (surat Al A'laa) dan "Hal ataka hadit sul ghosiyah" (surat Al Ghosiyah)." An Nu'man bin Basyir mengatakan begitu pula ketika hari ‘ied bertepatan dengan hari Jum'at, beliau membaca kedua surat tersebut di masing-masing shalat".[HR Muslim no. 878.]
        5. Setelah membaca surat, kemudian melakukan gerakan shalat seperti biasa (ruku, i'tidal, sujud, dst).
        6. Bertakbir ketika bangkit untuk mengerjakan raka'at kedua.
        7. Kemudian bertakbir (takbir zawa-id/tambahan) sebanyak lima kali takbir (selain takbir bangkit dari sujud) sebelum memulai membaca Al Fatihah.
        8. Kemudian membaca surat A Fatihah dan surat lainnya sebagaimana yang telah disebutkan di atas.
        9. Mengerjakan gerakan lainnya hingga salam.

        Doa Sehari-Hari
        1. Doa Sebelum Tidur; Bismikallahhumma ahyaa wa bismika amuut. Artinya : Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati. (HR Bukhari dan Muslim)
        2. Doa Sesudah Bangun Tidur; Alhamdulillaahil ladzii ahyaanaa ba'da maa amaatanaa wa ilayhin nusyuur Artinya: Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami setelah mematikan kami. Kepada-Nya lah kami akan kembali (HR Bukhari)
        3. Do'a Masuk WC; Allaahumma innii a'uudzubika minal Khubutsi wal khabaa'its Artinya: Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari syaitan besar laki-laki dan betina. (HR Bukhari dan Muslim)
        4. Do'a Keluar WC; Ghufraanaka. Alhamdulillaahil ladzii adzhaba 'annjil adzaa wa'aafaanii. Artinya: Ku memohon ampunan-Mu. Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakit ku dan telah menyembuhkan/menyelamatkanku. (HR Abu Daud)
        5. Do'a Ketika Hendak Berpakaian; Biismilaahirrahmaanirrahiimi. Allaahumma innii as-aluka min khayrihi wa khayri maa huwa lahu wa a'uudzubika min syarrihi wa khayri maa huwa lahu. Artinya: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dari kebaikan pakaian ini dan dari kebaikan sesuatu yang ada di pakaian ini. Dan aku berlindung pada-Mu dari kejahatan pakai an ini dan kejahatan sesuatu yang ada di pakaian ini.
        6. Do'a Ketika Bercermin; Allaahumma kamaa hassanta khalqii fahassin khuluqii Artinya: Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pulalah akhlakku. (HR Ahmad)
        7. Doa Sebelum Makan; Allahumma baarik lanaa fiimaa razaqtana wa qinaa 'adzaa-bannaari Bismillahirrahmaaniraahiim Artinya: Ya Allah berkahilah kami dalam rezki yang telah Engkau limpahkan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa neraka. Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (HR Ibnu as-Sani)
        8. Doa Sesudah Makan Alhamdulillahilladzii ath'amanaa wa saqaanaa wa ja'alanaa muslimiin Artinya: Segala puji bagi Allah Yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami muslim. (HR Abu Daud)
        9. Do'a Masuk Rumah Assalaamu 'alaynaa wa'alaa 'ibaadillahish shaalihiina. Allaahumma innii as-aluka khayral mawliji wa khayral makhraji. Bismillahi walajnaa wa bismillaahi kharahnaa wa 'alallahi tawakkalnaa, alhamdulilaahil ladzii awaanii. Artinya: Semoga Allah mencurahkan keselamat an atas kami dan atas hamba-hamba-Nya yang shalih. Ya Allah, bahwasanya aku memohon pada-Mu kebaikan tempat masuk dan tempat keluarku. Dengan menyebut nama-Mu aku masuk, dan dengan mneyebut nama Allah aku keluar. Dan kepada Allah Tuhan kami, kami berserah diri. Segala puji bagi Allah yang telah melindungi kami. (HR Abu Daud)
        10. Do'a Keluar Rumah; Bismilaahi tawakkaltu 'alallahi wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaah. Artinya: Dengan menyebut nama Allah, aku menyerahkan diriku pada Allah dan tidak ada daya dan kekuat anselain dengan Allah saja. (HR Abu Daud dan Tirmidzi)
        11. Do'a Masuk Masjid; Allaahummaftah lii abwaaba rahmatika. Artinya: Ya Allah, bukakanlah bagiku pintu-pintu rahmat-Mu. (H.R. Muslim)
        12. Do'a Keluar Masjid; Allaahumma innii as'aluka min fadhlika Artinya: Ya Allah, aku memohon kepada-Mu karunia-Mu. (HR Muslim, Abu Daud, an-Nasa'l dan Ibnu Majah)

        Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Contoh Buku Agenda Kegiatan Siswa di Bulan Ramadhan. Semoga bisa bermanfaat.

        Formulir Kontak

        Nama

        Email *

        Pesan *