Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017-2018

Diposting oleh Pada 3/12/2018 07:42:00 PM dengan No comments

Berikut ini adalah berkas dan informasi mengenai Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017-2018. Surat Edaran BSNP Nomor 0088/SDAR/BSNP/I/2018 tentang Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017/2018. Download file format PDF.

Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017-2018
Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017-2018

Untuk berkas POS UN Tahun Pelajaran 2017/2018 silahkan lihat di: 
POS UN SMP MTS SMA MA SMK Tahun Pelajaran 2017/2018

Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017-2018

Berikut ini kutipan teks keterangan dari isi berkas Surat Edaran BSNP Nomor 0088/SDAR/BSNP/I/2018 tentang Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017/2018:

Dalam rangka persiapan Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2017/2018, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah menyusun dan melakukan sosialisasi Prosedur Operasional Standar (POS) UN Tahun Pelajaran 2017/2018 (Peraturan BSNP Nomor: 0044/P/BSNP/XI/2017) yang mengatur penyelenggaraan dan teknis pelaksanaan Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)/Sekolah Menengah Pertama Teologi Kristen (SMPTK), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Pertama Terbuka (SMPT), Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA)/Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK)/Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK)/Sekolah Menengah Agama Kristen (SMAK), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK), Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM), Sekolah Menengah Atas Terbuka (SMAT), Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK), serta Program Paket B/Wustha, dan Program Paket C/Ulya Tahun Pelajaran 2017/2018. Sosialisasi POS UN Tahun Pelajaran 2017/2018 telah diselenggarakan pada tanggal 10 hingga 12 Desember 2017 yang melibatkan perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi, Kantor Wilayah Kementerian Agama dan LPMP. Dalam sosialisasi tersebut kami menerima beberapa pertanyaan dan masukan dari para peserta untuk perbaikan POS UN.

Sehubungan dengan hal tersebut, kami memandang perlu memberikan penjelasan tambahan dan beberapa perbaikan redaksional terhadap POS UN Tahun Pelajaran 2017/2018, seperti yang tercantum dalam matriks terlampir.

    Download Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017-2018

    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Surat Edaran BSNP Nomor 0088/SDAR/BSNP/I/2018 tentang Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017/2018 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

    Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017-2018



    Download File:
    Pengantar Revisi Pertama POS UN Tahun 2018 - Surat Edaran BSNP Nomor 0088/SDAR/BSNP/I/2018 tentang Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017/2018.pdf

    Sumber: http://bsnp-indonesia.org

    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Surat Edaran BSNP Nomor 0088/SDAR/BSNP/I/2018 tentang Revisi POS UN Tahun Pelajaran 2017/2018. Semoga bisa bermanfaat.
    Cara Mengganti VHD UNBK Terbaru pada VirtualBox Simulasi

    Diposting oleh Pada 2/15/2018 09:49:00 AM dengan No comments

    Berikut ini adalah berkas tutorial Cara Mengganti VHD UNBK Terbaru pada VirtualBox Simulasi. Download file format .docx Microsoft Word.

    Cara Mengganti VHD UNBK Terbaru pada VirtualBox Simulasi
    Cara Mengganti VHD UNBK Terbaru pada VirtualBox Simulasi

    Cara Mengganti VHD UNBK Terbaru pada VirtualBox Simulasi

    Dibawah ini adalah langkah-langkah cara mengupdate, mengedit, mereplace, mengganti storage pada virtual mesin agar membaca file VHD yang baru untuk dipakai pada simulasi UBK / UNBK ke-2.

    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Cara Mengganti VHD UNBK Terbaru pada VirtualBox Simulasi ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

    Cara Mengganti VHD UNBK Terbaru pada VirtualBox Simulasi



    Download File:
    Cara Mengganti VHD UNBK Terbaru pada VirtualBox Simulasi.docx

    Sumber: Facebook Group Proktor & Teknisi UNBK SMA/SMK/MA/SMP/MTs (Dikutip tanggal 10 Februari 2018)

    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Cara Mengganti VHD UNBK Terbaru pada VirtualBox Simulasi. Semoga bisa bermanfaat.
    Troubleshooting Aplikasi UNBK 2018

    Diposting oleh Pada 2/15/2018 09:28:00 AM dengan No comments

    Berikut ini adalah berkas salah satu Troubleshooting Aplikasi UNBK 2018. Download file format .docx Microsoft Word.

    Troubleshooting Aplikasi UNBK 2018
    Troubleshooting Aplikasi UNBK 2018

    Troubleshooting Aplikasi UNBK 2018

    Berikut ini kutipan teks dari berkas Kumpulan Solusi Permasalahan UNBK 2018:

    Kumpulan Solusi Permasalahan UNBK
    Berikut Pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul saat mengalami permasalahan pada Persiapan dan Pelaksanaan UNBK / UBK CBT SMK / SMA / SMP Sederajat :

    DAFTAR ISI.
    1. Status STANDBY-ID Server tidak sesuai dengan server yang terdaftar
    2. Status STANDBY-Akses ke server pusat masih ditutup
    3. Status OFFLINE-Tidak ada koneksi internet
    4. Status OFFLINE-ID Server tidak sama dengan pusat
    5. Gagal Sinkronisasi
    6. Muncul notifikasi lisensi tidak valid pada CBTSync
    7. Mengapa token tidak mau muncul, padahal CBT SYNC sudah posisi Aktif
    8. Token tetap tidak mau muncul, CBTSync sudah Aktif dan sudah restart CBTSync?
    9. Bagaimana cara Restart CBTSync ?
    10. Serial Number tidak muncul ketika membuka CBTSync
    11. Status OFFLINE, tidak terdapat koneksi internet
    12. File lisensi error
    13. Serial Number tidak Muncul?
    14. Lisensi tidak Valid
    15. Berapa IP Address untuk Host Server
    16. Berapa IP Address untuk computer klien
    17. Apakah harus menggunakan OS 64 bit
    18. Apa saja OS yang bisa dipakai sebagai computer klien?
    19. Bagaimana cara reset login peserta tes?
    20. Siswa gagal melaksanakan tes
    21. Tombol Play listening pada mata pelajaran Bahasa Inggris tidak muncul
    22. Ada waktu yang hilang jika terjadi kegagalan ujian
    23. Maaf, tidak ada tes yang valid, Silahkan hubungi Admin tes
    24. Apakah bisa melaksanakan ujian dengan mata pelajaran yang berbeda dalam satu server pada saat bersamaan?
    25. Cara setting shared Folder
    26. Apakah boleh mengkopi file VHD yang telah dipakai?
    27. Pada saat create VM versi operating sistem tidak muncul WINDOWS 2012 (64bit)
    28. Mengapa tidak bisa setting network di adapter lain?
    29. Bagaimana cara me-shutdown VM yang benar?
    30. Cara mengkopi file Xambro ke Komputer Klien
    31. Warna tulisan RUN pada Xambro berwarna Abu-abu
    32. Aplikasi XAMBRO pada semua klien berwarna abu-abu
    33. Xambro muncul 402
    34. Cara setting lokasi Chrome
    35. Password Xambro
    36. Xambro muncul 402
    37. Ketika menginstal Xambro muncul peringatan error
    38. Menjalankan Xambro namun tidak full screen ?
    39. Cara keluar dari Xambro

    Status STANDBY-ID Server tidak sesuai dengan server yang terdaftar:
    ID server pernah digunakan oleh komputer lainnya, silahkan request reset SN di web unbk.kemdikbud.go.id

    Status STANDBY-Akses ke server pusat masih ditutup:
    Siap untuk melakukan sinkronisasi, waktu pembukaan akan diinfokan melalui web unbk.kemdikbud.go.id atau melakukan submit dengan interval waktu tertentu hingga AKTIF

    Status OFFLINE-Tidak ada koneksi internet:
    Silahkan cek konfigurasi Network pada Vitual Box, pastikan NIC 1 adalah bridge dan NIC 2 adalah NAT

    Status OFFLINE-ID Server tidak sama dengan pusat cek penulisan ID Server Gagal Sinkronisasi:
    Restart CBTSync, klik tab Status dan klik tombol submit hingga muncul status AKTIF, kemudian klik tab status download dan klik tombol refresh status serta klik tombol sinkronisasi

    Muncul notifikasi lisensi tidak valid pada CBTSync:
    Pastikan waktu di VM sama dengan waktu seharusnya, basis waktu yang digunakan adalah WIB

    Mengapa token tidak mau muncul, padahal CBT SYNC sudah posisi Aktif:
    Silahkan restart kembali CBT SYNC setelah itu masukkan kembali ID server dan tekan Submit. Lalu masuk ke tab status tes, dan tekan Rilis Token

    Token tetap tidak mau muncul, CBTSync sudah Aktif dan sudah restart CBTSync?:
    Token tidak setiap saat dibuka aksesnya oleh server pusat, hanya waktu tertentu saja

    Bagaimana cara Restart CBTSync?:
    Tekan tombol alt + f4

    Serial Number tidak muncul ketika membuka CBTSync:
    Matikan proxy atau apabila menggunakan mikrotik matikan, jadikan mikrotik sebagai router biasa

    Status OFFLINE, tidak terdapat koneksi internet:
    Setelah di cek jaringan dengan mengakses via browser bisa membuka web online, proxi dan mikrotik tidak ada maka Ganti VHD dengan VHD yang fresh

    File lisensi error:
    Pastikan sebelum menginstal VM, waktu di host server telah sesuai kenyataannya dan pastikan juga Zona telah sesuai.

    Serial Number tidak Muncul?:
    Silahkan cek kembali
    1. konfigurasi jaringan, khususnya jaringan Adaptor Bridge, sesuaikan nama device dengan nama device yang menggunakan IP dengan segmen 0 atau alamat lokal
    2. Pasang kabel LAN dan terpasang pada HUB yang menyala
    3. Jalankan UNBK Starter dan pastikan muncul tanda titik (....)

    Lisensi tidak Valid:
    1. Samakan waktu di Host dengan waktu yang seharusnya
    2. Replace file cbt license pada folder diatas CBTSync dengan file yang diambil melalui web unbk
    3. Pastikan fitur sharing sudah aktif
    Berapa IP Address untuk Host Server:
    192.168.0.199

    Berapa IP Address untuk computer klien:
    192.168.0.XXX, XXX diisi 1 s.d. 198 dan 201 s.d. 254

    Apakah harus menggunakan OS 64 bit:
    Bebas, bisa menggunakan 32 atau 64 Bit namun jangan lupa setting Xambro jika menggunakan OS 32 Bit

    Apa saja OS yang bisa dipakai sebagai computer klien?:
    Untuk windows, mulai dari XP hingga Windows 10, namun untuk XP harus menginstall net 3.5

    Bagaimana cara reset login peserta tes?:
    Tekan tab reset login peserta tes, lalu tekan refresh peserta, lalu tekan reset login, hingga muncul notifikasi, bahwa peserta berhasil di reset

    Siswa gagal melaksanakan tes:
    siswa lapor kepada proktor dan proktor melakukan reset login peserta

    Tombol Play listening pada mata pelajaran Bahasa Inggris tidak muncul:
    tekan tombol f5, jika masih tidak bisa maka install ulang Chrome dengan yang terbaru, minimal versi 39

    Ada waktu yang hilang jika terjadi kegagalan ujian:
    tidak ada waktu yang dikurangi, siswa waktu akan sama dengan sisa waktu yang masih dimiliki siswa

    Maaf, tidak ada tes yang valid, Silahkan hubungi Admin tes:
    Siswa telah selesai mengerjakan tes, sehingga tidak bisa mengerjakan soal ujian yang selesai dikerjakan meskipun masih ada sisa waktu

    Apakah bisa melaksanakan ujian dengan mata pelajaran yang berbeda dalam satu server pada saat bersamaan?:
    Tiap sesi hanya boleh satu mata pelajaran saja

    Cara setting shared Folder:

    • Klik menu device, shared clipboard, pilih bidirectional
    • Klik menu device, drag and drop, pilih bidirectional
    • Shared folder > setting shared
    • Klik logo folder dan Plus
    • Pilih other, klik tempat penyimpanan>save
    • Pilih network>vboxsvr
    Apakah boleh mengkopi file VHD yang telah dipakai?:
    Tidak, pastikan melakukan backup file VHD sebelum dipakai pada Virtual Box

    Pada saat create VM versi operating sistem tidak muncul WINDOWS 2012 (64bit):
    1. Cek hardware yang dipakai apakah 64 bit, 
    2. Cek OS di komputer server localhost menggunakan 64 Bit, 
    3. Cek BIOs pada configuration processor atau Security, aktifkan menu virtualization

    Mengapa tidak bisa setting network di adapter lain?:
    Shutdown terlebih dahulu VM, sebelum start VM kembali, didahului dengan mensetting Jaringan, untuk adapter 1 dan 2. Jadi menambah dan setting adapter tidak bisa dilakukan pada saat sistem VM dalam kondisi berjalan. Proses setting ketika VM sedang berjalan akan mengakibatkan VM Crash

    Bagaimana cara me-shutdown VM yang benar?:
    Klik kanan pada logo windows didalam VM, klik Shutdown or sign out, klik shutdown, unplanned. tunggu hingga VM mati

    Cara mengkopi file Xambro ke Komputer Klien:
    Silahkan kopi folder Xambro ke komputer klien yang bisa diambil pada folder prerequisite dibagian data pendukung di web unbk.kemdikbud.go.id

    Warna tulisan RUN pada Xambro berwarna Abu-abu:
    1. Pastikan hanya ada 1 server saja, 
    2. koneksi komputer klien hanya menggunakan LAN saja - disable/matikan adapter jaringan lainnya, 
    3. serta matikan firewall windows dan antivirus pada host, 4. jangan lupa settingan lokasi chrome disesuaikan

    Aplikasi XAMBRO pada semua klien berwarna abu-abu:
    Silahkan cek setting jaringan pada Virtual Box, pastikan NIC 1 adalah bridge dan NIC 2 adalah NAT

    Xambro muncul 402:
    Buka Task Manager dan pilih Chrome.exe, klik kanan dan klik end task, baru buka kembali Xambro, pastikan Xambro yang digunakan yang terbaru. file terdapat pada file pendukung UNBK, di web ini

    Cara setting lokasi Chrome:
    Silahkan klik kanan pada aplikasi chrome dan klik Properties, kopi alamat pada target dan hilangkan tanda kutip dua, di awal dan di akhir, contoh C:\Program Files (x86)\Google\Chrome\Application\chrome.exe

    Password Xambro:
    defaultnya 12345

    Xambro muncul 402:
    Pastikan settingan Network pada server, adapter 1 adalah bridge dan tipenya harus disesuaikan dengan LAN yang akan diakses klien, 2. Tutup Xambro dan chrome, 3. buka kembali Xambro

    Ketika menginstal Xambro muncul peringatan error:
    Perhatikan Kemungkinan yang terjadi , 
    a) .net framework dibawah 3.5 solusinya instal .net framework (kami sudah sediakan di folder prerequisite); 

    b) File yang di copy ke client kurang dari 3 file (exambrowser.exe,exambrowser.exe.config, gma.useractivitymonitor.dll). Apabila paste file extension ke desktop jangan lupa paste shortcut ; 

    c) chrome.exe yang terinstall tidak terinstall ke program files, cara mengeceknya adalah buka run command dengan cara menekan windows+R lalu tulis di textboxnya dengan chrome.exe lalu tekan ok.

    Menjalankan Xambro namun tidak full screen?:
    Sebelum menjalankan xambro, tutup terlebih dahulu browser yang ingin dipakai di xambro, misalnya chrome maka tutuplah chrome terlebih dahulu (jangan hanya di minimize) lalu tekan RUN di Xambro. Sedangakan Untuk browser yang pada saat di buka namun layarnya ti dak Maksimal (bukan full screen) maka maximize dulu dengan menekan tombol maximize di pojok kanan atas. Setelah itu tutup browsernya dan jalankan xambronya

    Cara keluar dari Xambro:
    Tekan Tombol CTRL kiri+h+c+b setelah itu alt+F4

    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Troubleshooting Aplikasi UNBK 2018 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:



    Troubleshooting Aplikasi UNBK 2018



    Download File:
    Kumpulan Solusi Permasalahan UNBK 2018.docx
    Troubleshooting Aplikasi UNBK 2018.docx

    Sumber: Facebook Group Proktor & Teknisi UNBK SMA/SMK/MA/SMP/MTs (Dikutip tanggal 10 Februari 2018)

    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Troubleshooting Aplikasi UNBK 2018. Semoga bisa bermanfaat.
    Permendikbud Nomor 4 Tahun 2018 Tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Satuan Pendidikan Dan Penilaian Hasil Belajar Oleh Pemerintah

    Diposting oleh Pada 2/14/2018 09:54:00 PM dengan No comments

    Berikut ini adalah berkas Permendikbud Nomor 4 Tahun 2018 Tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Satuan Pendidikan Dan Penilaian Hasil Belajar Oleh Pemerintah. Download file format PDF.

    Permendikbud Nomor 4 Tahun 2018 Tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Satuan Pendidikan Dan Penilaian Hasil Belajar Oleh Pemerintah
    Permendikbud Nomor 4 Tahun 2018 Tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Satuan Pendidikan Dan Penilaian Hasil Belajar Oleh Pemerintah

    Permendikbud Nomor 4 Tahun 2018 Tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Satuan Pendidikan Dan Penilaian Hasil Belajar Oleh Pemerintah

    Berikut ini kutipan teks dari isi berkas Permendikbud Nomor 4 Tahun 2018 Tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Satuan Pendidikan Dan Penilaian Hasil Belajar Oleh Pemerintah:

    PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH SATUAN PENDIDIKAN DAN PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PEMERINTAH

    BAB I
    KETENTUAN UMUM

    Pasal 1
    Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:
    1. Satuan Pendidikan adalah satuan pendidikan dasar dan menengah yang meliputi Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Dasar Teologi Kristen (SDTK), Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Sekolah Menengah Pertama Teologi Kristen (SMPTK), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Agama Kristen (SMAK), Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK), Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK), dan lembaga pendidikan yang menyelenggarakan Program Paket A/Ula, Paket B/Wustha, dan Program Paket C/Ulya.
    2. Pendidikan Kesetaraan adalah pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan Program Paket A/Ula setara SD/MI, Program Paket B/Wustha setara SMP/MTs dan Program Paket C/Ulya setara SMA/MA.
    3. Jenjang Pendidikan adalah tahapan pendidikan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan peserta didik, tujuan yang akan dicapai, dan kemampuan yang dikembangkan.
    4. Ujian Sekolah selanjutnya disingkat US adalah kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik yang dilakukan satuan pendidikan terhadap standar kompetensi lulusan untuk mata pelajaran yang tidak diujikan dalam USBN dilaksanakan oleh Satuan Pendidikan pada SD/MI/SDTK dan Program Paket A/Ula.
    5. Ujian Sekolah Berstandar Nasional yang selanjutnya disingkat USBN adalah kegiatan pengukuran capaian kompetensi peserta didik yang dilakukan Satuan Pendidikan dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar.
    6. Ujian Nasional yang selanjutnya disingkat UN adalah kegiatan pengukuran capaian kompetensi lulusan pada mata pelajaran tertentu secara nasional dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan.
    7. UN untuk Pendidikan Kesetaraan adalah kegiatan pengukuran dan penilaian penyetaraan pencapaian kompetensi lulusan pada mata pelajaran tertentu secara nasional dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan pada Program Paket B/Wustha setara SMP/MTs dan Program Paket C/Ulya setara SMA/MA.
    8. Nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional yang selanjutnya disebut Nilai USBN adalah nilai yang diperoleh peserta didik melalui USBN.
    9. Nilai Ujian Nasional yang selanjutnya disebut Nilai UN adalah nilai yang diperoleh peserta didik melalui UN.
    10. Badan Standar Nasional Pendidikan yang selanjutnya disingkat BSNP adalah badan mandiri dan profesional yang bertugas mengembangkan, memantau, dan mengendalikan Standar Nasional Pendidikan.
    11. Program Ula adalah pendidikan dasar 6 (enam) tahun pada Pondok Pesantren Salafiyah setingkat Program Paket A dengan kekhasan pendalaman pendidikan agama Islam.
    12. Program Wustha adalah pendidikan dasar 3 (tiga) tahun pada Pondok Pesantren Salafiyah setingkat Program Paket B dengan kekhasan pendalaman pendidikan agama Islam.
    13. Program Ulya adalah pendidikan menengah 3 (tiga) tahun pada Pondok Pesantren Salafiyah setingkat Program Paket C dengan kekhasan pendalaman pendidikan agama Islam.
    14. Kisi-Kisi Ujian adalah acuan untuk mengembangkan dan merakit naskah USBN dan UN yang disusun berdasarkan kriteria pencapaian Standar Kompetensi Lulusan, standar isi, dan kurikulum yang berlaku.Sertifikat Hasil Ujian Nasional yang selanjutnya disebut SHUN adalah surat keterangan yang berisi Nilai UN serta tingkat capaian Standar Kompetensi Lulusan yang dinyatakan dalam kategori.
    15. Sertifikat Hasil Ujian Nasional yang selanjutnya disingkat SHUN adalah surat keterangan yang berisi Nilai UN serta tingkat capaian Standar Kompetensi Lulusan yang dinyatakan dalam kategori.
    16. Prosedur Operasi Standar Ujian Sekolah Berstandar Nasional yang selanjutnya disingkat POS USBN adalah ketentuan yang mengatur penyelenggaraan dan teknis pelaksanaan USBN.
    17. Prosedur Operasi Standar Ujian Nasional yang selanjutnya disingkat POS UN adalah ketentuan yang mengatur penyelenggaraan dan teknis pelaksanaan UN.
    18. Kementerian adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
    19. Menteri adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
    20. Pemerintah adalah pemerintah pusat.
    21. Pemerintah Daerah adalah pemerintah provinsi atau pemerintah kabupaten/kota.

    BAB II
    PENYELENGGARAAN

    Pasal 2
    (1) Penilaian hasil belajar oleh Satuan Pendidikan dilaksanakan melalui USBN dan US.

    (2) Penilaian hasil belajar oleh Pemerintah dilaksanakan melalui UN.

    (3) Penilaian hasil belajar oleh Pemerintah sebagaimana dimaksud pada ayat (2) untuk peserta didik pada SMK/MAK termasuk ujian kompetensi keahlian.

    (4) Penilaian hasil belajar sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) dilaksanakan sesuai dengan kurikulum yang berlaku.

    (5) Ketentuan lebih lanjut mengenai mata pelajaran yang diujikan dalam USBN diatur dalam POS yang ditetapkan oleh BSNP.

    (6) Ketentuan lebih lanjut mengenai penyelenggaraan ujian kompetensi keahlian untuk SMK/MAK sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diatur dalam petunjuk teknis yang ditetapkan oleh direktur jenderal terkait.

    Pasal 3
    (1) US sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) diikuti oleh peserta didik pada jenjang SD/MI/SDTK dan Program Paket A/Ula.

    (2) USBN sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) diikuti oleh peserta didik pada jenjang SD/MI/SDTK, Program Paket A/Ula, SDLB, SMP/MTs/SMPTK, Program Paket B/Wushta, SMPLB, SMA/MA/SMAK/SMTK, SMK/MAK, Program Paket C/Ulya, dan SMALB.

    (3) UN sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2) diikuti oleh peserta didik pada jenjang SMP/MTs/SMPTK, Program Paket B/Wustha, SMA/MA/SMAK/SMTK, SMK/MAK dan Program Paket C/Ulya. 

    Pasal 4
    (1) Penilaian hasil belajar melalui USBN pada Jenjang SD/MI/SDTK/SDLB dan Program Paket A/Ula diselenggarakan oleh satuan/program pendidikan yang terakreditasi.

    (2) Penilaian hasil belajar melalui US pada Jenjang SD/MI/SDTK dan Program Paket A/Ula diselenggarakan oleh satuan/program pendidikan yang terakreditasi.

    (3) Penilaian hasil belajar melalui USBN pada Jenjang SMP/MTs/SMPTK/SMPLB, Program Paket B/Wustha, SMA/MA/SMAK/SMTK/SMALB, SMK/MAK dan Program Paket C/Uya diselenggarakan oleh satuan/program pendidikan yang terakreditasi.

    (4) Penilaian hasil belajar melalui UN pada Jenjang SMP/MTs/SMPTK, Program Paket B/Wustha, SMA/MA/SMAK/SMTK, SMK/MAK dan Program Paket C/Uya diselenggarakan oleh satuan/program pendidikan yang terakreditasi.

    (5) Ketentuan lebih lanjut mengenai penyelenggaraan USBN untuk satuan/program pendidikan yang belum terakreditasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur dalam Prosedur Operasional Standar (POS) USBN.

    (6) Ketentuan lebih lanjut mengenai penyelenggaraan UN untuk satuan/program pendidikan yang belum terakreditasi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diatur dalam Prosedur Operasional Standar (POS) UN.

    BAB III
    PERSYARATAN PESERTA DIDIK MENGIKUTI US, USBN DAN UN

    Pasal 5
    (1) Peserta didik pada jenjang SD/MI/SDTK, SDLB dan Program Paket A/Ula yang mengikuti US dan USBN harus memenuhi persyaratan: 
    a. telah berada pada tahun terakhir di jenjang SD/MI/SDTK/SDLB;
    b. telah atau pernah berada pada tahun terakhir untuk Program Paket A/Ula; atau
    c. memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar mulai kelas IV semester 1 sampai dengan kelas VI semester 1 untuk peserta didik pada SD/MI/SDTK, SDLB dan Program Paket A/Ula.

    (2) Peserta didik pada jenjang SMP/MTs/SMPTK, SMPLB, SMA/MA/SMTK/SMAK, SMALB, SMK/MAK yang mengikuti USBN dan UN harus memenuhi persyaratan: 
    a. terdaftar pada semester terakhir di Satuan Pendidikan dan memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar mulai semester 1 sampai dengan semester 5; atau 
    b. telah menyelesaikan seluruh beban SKS yang dipersyaratkan bagi peserta didik pada Satuan Pendidikan berdasarkan Sistem Kredit Semester (SKS) yang setara dengan semester 5.

    (3) Peserta didik pada Program Paket B/Wustha dan Program Paket C/Ulya yang mengikuti USBN dan UN harus memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar pada Pendidikan Kesetaraan.

    Pasal 6
    (1) Peserta didik pada jenjang SD/MI/SDTK, SDLB, dan program Paket A/Ula wajib mengikuti US dan/atau USBN.

    (2) Peserta didik pada jenjang SMP/MTs/SMPTK, SMA/MA/SMTK/SMAK, SMK/MAK, Program Paket B/Wustha, dan Program Paket C/Ulya wajib mengikuti UN dan USBN.

    (3) Peserta didik jenjang SD pada SPK wajib mengikuti US dan USBN.

    (4) Peserta didik jenjang SMP dan jenjang SMA pada SPK wajib mengikuti UN. 

    (5) Peserta didik pada jenjang SMA/MA/SMTK/SMAK, SMK/MAK, SMALB dan Program Paket C/Ulya berhak mengulang UN untuk memenuhi kriteria pencapaian standar kompetensi lulusan.

    (6) Peserta didik yang berhalangan karena alasan tertentu dengan disertai bukti yang sah dapat mengikuti US susulan, USBN susulan dan UN susulan.

    (7) Ketentuan lebih lanjut mengenai jadwal UN diatur dalam POS yang ditetapkan oleh BSNP.

    Pasal 7
    (1) Peserta didik jenjang SMP dan SMA pada SPK tidak wajib mengikuti USBN

    (2) Peserta didik pada SMPLB dan SMALB tidak wajib mengikuti UN.

    (3) Dalam hal peserta didik pada SMALB yang mengikuti UN, berhak mengulang UN untuk memenuhi kriteria pencapaian standar kompetensi lulusan.

    Pasal 8
    (1) Pelaksanaan US dan USBN dapat melalui ujian berbasis kertas atau ujian berbasis komputer dan kertas.

    (2) Pelaksanaan UN diutamakan melalui ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

    (3) Dalam hal UNBK tidak dapat dilaksanakan maka UN dilaksanakan berbasis kertas.

    Pasal 9
    (1) Satuan Pendidikan wajib menyampaikan nilai rapor, Nilai US, dan Nilai USBN kepada Kementerian untuk kepentingan peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan.

    (2) Penyampaian nilai rapor, Nilai US, dan Nilai USBN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan memasukkan nilai melalui data pokok pendidikan. 

    (3) Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaporan Nilai USBN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dalam POS USBN yang ditetapkan oleh BSNP.

    BAB IV
    BAHAN US, USBN, DAN UN

    Pasal 10
    (1) Kisi-kisi ujian merupakan acuan dalam pengembangan dan perakitan naskah soal ujian yang disusun berdasarkan kriteria pencapaian standar kompetensi lulusan, standar isi, dan kurikulum yang berlaku.

    (2) Kisi-kisi USBN dan UN ditetapkan oleh BSNP.

    Pasal 11
    (1) Naskah USBN terdiri atas:
    a. sejumlah 20% (dua puluh persen) sampai dengan 25% (dua puluh lima persen) butir soal disiapkan oleh Kementerian;
    b. sejumlah 75% (tujuh puluh lima persen) sampai dengan 80% (delapan puluh persen) butir soal disiapkan oleh guru pada Satuan Pendidikan dan dikonsolidasikan di Kelompok Kerja Guru (KKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Forum Tutor, dan Kelompok Kerja Guru Pondok Pesantren Salafiah (Pokja PPS).

    (2) Naskah USBN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk mata pelajaran pendidikan agama dan pendidikan keagamaan disiapkan oleh Kementerian Agama dan Satuan Pendidikan.

    (3) Naskah USBN SDLB, SMPLB dan SMALB disiapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan kisi-kisi yang ditetapkan BSNP.

    (4) Naskah ujian untuk mata pelajaran Penghayat Kepercayaan disusun oleh satuan pendidikan. berkoordinasi dengan majelis penghayat yang bersangkutan. 

    (5) Naskah US disiapkan oleh Satuan Pendidikan.

    Pasal 12
    (1) Penggandaan naskah US dilakukan oleh satuan pendidikan.

    (2) Penggandaan bahan USBN dilakukan oleh Satuan Pendidikan, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, atau Dinas Pendidikan Provinsi/Kantor Wilayah Provinsi Kementerian Agama.

    (3) Ketentuan lebih lanjut mengenai penyusunan dan penggandaan naskah USBN diatur dalam POS USBN.

    Pasal 13
    (1) Penggandaan dan distribusi bahan UN berbasis kertas dilakukan oleh Pemerintah.

    (2) Ketentuan lebih lanjut mengenai penggandaan dan pendistribusian bahan UN berbasis kertas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

    BAB V
    BIAYA PENYELENGGARAAN US, USBN, DAN UN

    Pasal 14
    (1) Biaya penyelenggaraan dan pelaksanaan US dan USBN bersumber dari anggaran Satuan Pendidikan, Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara, Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah yang bersangkutan dan/atau sumber lain yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    (2) Biaya penyelenggaraan dan pelaksanaan UN menjadi tanggung jawab Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan Satuan Pendidikan. 

    (3) Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan/atau Satuan Pendidikan dilarang memungut biaya pelaksanaan UN dari peserta didik, orang tua/wali, dan/atau pihak yang membiayai peserta didik.

    Pasal 15
    Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan Satuan Pendidikan wajib melakukan sosialisasi US, USBN, dan UN.

    Pasal 16
    (1) Setiap peserta didik yang telah mengikuti UN akan mendapatkan SHUN.

    (2) SHUN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit berisi:
    a. biodata siswa; dan
    b. Nilai UN untuk setiap mata pelajaran yang diujikan, dan pencapaian kompetensi lulusan untuk setiap mata pelajaran yang diujikan.

    (3) Pencapaian kompetensi lulusan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b disusun dalam kategori sangat baik, baik, cukup, dan kurang.

    Pasal 17
    Hasil UN digunakan sebagai dasar untuk:
    a. pemetaan mutu program dan/atau Satuan Pendidikan;
    b. pertimbangan seleksi masuk Jenjang Pendidikan berikutnya; dan
    c. pembinaan dan pemberian bantuan kepada Satuan Pendidikan dalam upayanya untuk meningkatkan mutu pendidikan.

    Pasal 18
    Hasil USBN pada jenjang SD/MI/SDTK/SDLB dan Program Paket A/Ula dapat digunakan sebagai pertimbangan seleksi masuk Jenjang Pendidikan berikutnya. 

    BAB VI
    KELULUSAN PESERTA DIDIK DARI SATUAN PENDIDIKAN

    Pasal 19
    (1) Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan/program pendidikan setelah:
    a. menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
    b. memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik; dan c. lulus ujian satuan/program pendidikan.

    (2) Kelulusan peserta didik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh satuan/program pendidikan yang bersangkutan.

    Pasal 20
    (1) Penyelesaian seluruh program pembelajaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 huruf a, untuk peserta didik:
    a. SD/MI/SDTK dan SDLB apabila telah menyelesaikan pembelajaran dari kelas I sampai kelas VI.
    b. SMP/MTs/SMPTK dan SMPLB apabila telah menyelesaikan pembelajaran dari kelas VII sampai dengan kelas IX;
    c. SMA/MA/SMTK/SMAK, SMALB, dan SMK/MAK program 3 (tiga) tahun apabila telah menyelesaikan pembelajaran dari kelas X sampai dengan kelas XII;
    d. SMK/MAK program 4 (empat) tahun apabila telah menyelesaikan pembelajaran dari kelas X sampai dengan kelas XIII;
    e. SMP/MTs/SMPTK dan SMA/MA/SMTK/SMAK yang menerapkan SKS apabila telah menyelesaikan seluruh mata pelajaran yang dipersyaratkan; atau
    f. Program Paket A/Ula, Program Paket B/Wustha, dan Program Paket C, apabila telah menyelesaikan keseluruhan kompetensi masing-masing program. 

    (2) Satuan Pendidikan yang menerapkan SKS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf e harus memiliki izin dari Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota atau Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi/Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota sesuai dengan kewenangannya.

    Pasal 21
    (1) Peserta didik yang dinyatakan lulus dari satuan/program pendidikan diberikan ijazah.

    (2) Ketentuan mengenai ijazah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    BAB VII
    SANKSI

    Pasal 22
    (1) Setiap orang, kelompok, dan/atau lembaga yang terlibat dalam pelaksanaan US, USBN, dan UN wajib menjaga kejujuran, kerahasiaan, keamanan, dan kelancaran pelaksanaan US, USBN, dan UN.

    (2) Setiap orang, kelompok, dan/atau lembaga yang terbukti melakukan pelanggaran ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan.


    BAB VIII
    KETENTUAN PENUTUP

    Pasal 23
    (1) Ketentuan lebih lanjut mengenai USBN diatur dalam POS USBN yang ditetapkan oleh BSNP.

    (2) Ketentuan lebih lanjut mengenai UN diatur dalam POS UN yang ditetapkan oleh BSNP. 

    (3) Ketentuan lebih lanjut mengenai US diatur oleh satuan pendidikan.

    Pasal 24
    Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun 2017 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah dan Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 117), dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 58 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah atau Bentuk Lain yang Sederajat (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1879) dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

    Pasal 25
    Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. 

    Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

    Ditetapkan di Jakarta
    pada tanggal 6 Februari 2018
    MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA,
    TTD.
    MUHADJIR EFFENDY

    Diundangkan di Jakarta
    pada tanggal 7 Februari 2018
    DIREKTUR JENDERAL PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,
    TTD.
    WIDODO EKATJAHJANA

      Download Permendikbud Nomor 4 Tahun 2018 Tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Satuan Pendidikan Dan Penilaian Hasil Belajar Oleh Pemerintah

      Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Permendikbud Nomor 4 Tahun 2018 Tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Satuan Pendidikan Dan Penilaian Hasil Belajar Oleh Pemerintah ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

      Permendikbud Nomor 4 Tahun 2018 Tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Satuan Pendidikan Dan Penilaian Hasil Belajar Oleh Pemerintah



      Download File:
      Permendikbud No. 4 Tahun 2018 Tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Satuan Pendidikan Dan Penilaian Hasil Belajar Oleh Pemerintah.pdf

      Sumber: http://jdih.kemdikbud.go.id

      Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Permendikbud Nomor 4 Tahun 2018 Tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Satuan Pendidikan Dan Penilaian Hasil Belajar Oleh Pemerintah. Semoga bisa bermanfaat.
      Buku Panduan UNBK 2018

      Diposting oleh Pada 2/14/2018 01:51:00 PM dengan No comments

      Berikut ini adalah berkas Buku Panduan (Manual Book) UNBK Tahun 2018. Download file format PDF.

      Buku Panduan UNBK 2018
      Buku Panduan UNBK 2018

      Buku Panduan (Manual Book) UNBK Tahun 2018

      Berikut ini kutipan teks keterangan dari isi berkas Buku Panduan (Manual Book) UNBK Tahun 2018:

      Pengertian Tes Terkomputerisasi
      Tes Terkomputerisasi atau Computerized Based Test (CBT) adalah tes berbasis komputer yang penyajian dan pemilihan soalnya dilakukan secara terkomputerisasi sehingga setiap peserta tes dimungkinkan mendapatkan paket soal yang berbeda.

      Ujian Nasional Berbasis Komputer yang selanjutnya disebut UNBK tahun 2018 di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggunakan sistem CBT untuk mendapatkan hasil tes yang valid, dan dapat dipertanggungjawabkan

      UN akan dilaksanakan dalam waktu yang berbeda, untuk jenjang SMP/MTs, SMA/MA dan SMK. Mata pelajaran yang diujikan adalah mata pelajaran UN sesuai dengan POS (Prosedur Operasional Standar) UN dari BSNP. Setiap peserta akan mengerjakan seluruh mata pelajaran secara terkomputerisasi (CBT) dengan waktu yang sudah ditentukan.

      Mekanisme Pelaksanaan
      UNBK menggunakan model CBT semi-online. Model CBT semi-online adalah model CBT dimana koneksi internet hanya dibutuhkan ketika: (1) proses sinkronisasi beberapa waktu sebelum hari ujian, (2) rilis token ketika hari ujian, dan (3) upload data jawaban peserta ujian setelah tes selesai. Sedangkan akses tes oleh peserta ketika pelaksanaan ujian tidak memerlukan jaringan internet.

      Detil mekanisme Pelaksanaan UNBK dengan model Semi-Online ialah sebagai berikut:
      • Sekolah penyelenggara UNBK harus menyediakan server lokal.
      • Beberapa hari sebelum hari ujian, server lokal melakukan sinkronisasi dengan server pusat (sinkronisasi informasi soal ujian dan informasi peserta). Jadwal sinkronisasi diatur dalam petunjuk pelaksanaan UNBK.
      • Peserta ujian mengakses tes secara offline dari server lokal.
      • Hasil ujian diupload ke server pusat dengan menggunakan akses internet. 

      Sarana dan Prasana
      Sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam pelaksanaan UNBK adalah sebagai berikut:
      • Server lokal
      • Komputer klien
      • Meja komputer yang memiliki panjang minimal 1 M.

      Spesifikasi hardware minimal server lokal yang harus disediakan untuk UNBK adalah sebagai berikut:
      • PC/Tower/Desktop (bukan laptop).
      • Processor dengan 4 core dan frekuensi clock 1.6 GHz 64 Bit.
      • RAM 8 GB (Dengan VM RAM 4 GB).
      • Harddisk 250 GB.
      • Browser: Chrome, diperlukan untuk Exambrowser Admin.
      • Operating System (64 bit): Windows Server/Windows 8/Windows7/Linux Ubuntu 14.04.
      • LAN CARD dua unit (satu ke jaringan internet dan satu ke Jaringan lokal).
      • UPS (tahan 15 menit).
      • Spesifikasi diatas untuk rasio 1 : 40 (1 server maksimal untuk 40 client). Memperbesar jumlah rasio maka harus menambah jumlah core dan RAM. 

      Spesifikasi hardware minimal komputer peserta yang harus disediakan untuk UNBK adalah sebagai berikut:
      • PC, Laptop, Thin/Zero Client/N-Computing/NUC, Rasberry, Chrome book
      • Monitor minimal 12 inch
      • Processor Single core dengan frekuensi clock 400 MHz
      • RAM minimal 512 MB
      • Operating System: Windows/LINUX Ubuntu 14.04/MAC OS /Chrome OS
      • Web Browser: Exambro versi terbaru
      • Hardisk minimal tersedia 10 GB (free space)
      • LAN Card
      • Jumlah client mengikuti rasio 1 : 3 ( 1 client untuk 3 peserta)
      • cadangan minimal 10%.

      Spesifikasi hardware Jaringan yang harus disediakan untuk UNBK adalah sebagai berikut:
      • Kabel : minimal CAT5E 10/100/1000
      • Switch : switch dengan jumlah port minimal 24 port dengan transer rate 10/100/1000.
      • Bandwith : 1 Mbps dedicated
      • IP : DHCP (untuk IP jaringan internet) Static (untuk IP jaringan lokal)
      • Tersedianya Headset untuk ujian listening Bahasa Inggris sebanyak jumlah komputer klien.

      Spesifikasi hardware perangkat pendukung yang harus disediakan untuk UNBK adalah sebagai berikut: UPS : untuk server dan Genset : Untuk seluruh perangkat yang dipakai untuk UNBK

      Sumber Daya Manusia
      Sumber Daya Manusia yang mengerti dan menguasai IT untuk pelaksanaan UNBK adalah sebagai berikut:
      • Proktor; Berjumlah minimal 1 orang persekolah dan memiliki kewenangan tanggung jawab untuk mengoperasikan aplikasi UNBK pada server dan komputer sekolah.
      • Pengawas; Bertugas untuk mengawasi jalannya tes agar berjalan tertib dan mengadministrasikan tes kepada peserta.
      • Teknisi; Berjumlah minimal 1 orang per sekolah, bertugas mempersiapkan infrastruktur TIK yang dipersyaratkan UNBK. 

      PANDUAN SEKOLAH/MADARASAH PELAKSANA UNBK
      A. Pra Ujian
      1. menentukan pembagian sesi ujian UNBK;
      2. menunjuk proktor, pengawas, dan teknisi;
      3. membagikan username dan password kepada peserta UNBK secara individual;
      4. menset ruang ujian sesuai dengan kriteria ruang ujian UNBK;
      5. kriteria ruang ujian UNBK adalah sebagai berikut: - jarak antar komputer minimal 1 Meter - pengaturan tempat duduk ruang ujian diusahakan menggunakan model pengaturan kelas dan tidak saling berhadapan, - Menstatikkan IP address komputer server dan komputer klien;
      6. memberi nomor pada ruang ujian;
      7. menerima salinan berita acara sinkronisasi dari Proktor;
      8. memberi penjelasan dan pengarahan kepada Proktor, Pengawas, dan Teknisi.
      B. Pelaksanaan Ujian
      1. menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan ujian agar ujian berjalan dengan aman dan nyaman;
      2. menjaga dan mengamankan sarana dan prasarana UNBK agar bisa digunakan;
      3. menyiapkan genset dan UPS;
      4. menginformasikan ujian susulan jika suatu sesi gagal dilaksanakan;
      5. merubah jadwal sesi atau memutuskan suatu sesi gagal terlaksana berdasarkan masukan dari teknisi, Proktor dan Pengawas;
      6. merubah jadwal sesi atau memutuskan suatu sesi gagal berdasarkan kriteria: a. jika suatu sesi terlambat kurang dari 60 menit, maka jadwal sesi berikutnya menyesuaikan, b. jika sesi terlambat lebih dari 60 menit, maka sesi tersebut dijadwal ulang dan dan sesi berikutnya dilaksanakan sesuai dengan jadwal, c. dalam satu hal suatu sesi yang sedang berlangsung mengalami kendala dan sistem bisa berjalan kembali dalam waktu kurang dari 60 menit, maka sesi tersebut akan dilanjutkan, dan jadwal sesi berikutnya menyesuaikan, d. dalam satu hal suatu sesi yang sedang berlangsung mengalami kendala dan sistem belum bisa berjalan kembali dalam waktu lebih dari 60 menit, maka sesi tersebut dijadwal ulang dan sesi berikutnya dilaksanakan sesuai dengan jadwal, e. dalam satu hal suatu sesi yang sedang berlangsung mengalami kegagalan dan harus dijadwal ulang (poin d), maka pada penjadwalan ulang, peserta harus tetap menggunakan server yang sama agar bisa melanjutkan ujian dan tidak perlu memulai ujian dari awal. 
      C. Pasca Ujian
      1. menyimpan hasil cetak laporan response jawaban siswa;
      2. menerima salinan berita acara pengawasan dan daftar absen dari Pengawas; 
      3. menyimpan file backup, server lokal UN atau duplikasi VHD setiap server di tempat yang aman hingga pengumuman UN.

        Download Buku Panduan (Manual Book) UNBK Tahun 2018

        Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Buku Panduan (Manual Book) UNBK Tahun 2018 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

        Buku Panduan (Manual Book) UNBK Tahun 2018



        Download File:
        Manual UNBK 2018 v18.01.pdf

        Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Buku Panduan (Manual Book) UNBK Tahun 2018. Semoga bisa bermanfaat.
        Tahun 2018 Siswa Bisa Cetak Hasil UN Sendiri

        Diposting oleh Pada 2/12/2018 08:23:00 AM dengan No comments

        Berikut ini adalah informasi dari Kemdikbud mengenai Tahun 2018 Siswa Bisa Cetak Hasil UN Sendiri. Berita ini kami kutip dari laman berita Republika tanggal 12 Februari 2018. Inilah informasi selengkapnya.

        Siswa Bisa Cetak Hasil UN Sendiri
        Siswa Bisa Cetak Hasil UN Sendiri

        Tahun 2018 Siswa Bisa Cetak Hasil UN Sendiri

        Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbdud) menyatakan mulai tahun 2018 ini siswa bisa mencetak hasil Ujian Nasional (UN). Semua peserta UN, baik yang Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) maupun yang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA), bisa mencetak hasil UN-nya secara mandiri.

        "Kami akan siapkan laman dan login khusus. Hanya siswa yang bersangkutan yang bisa mengaksesnya. Jadi, nanti tidak ada lagi tanda tangan basah," ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud Totok Suprayitno di Jakarta, Jumat (9/2).


        UN untuk tingkat SMK akan diselenggarakan pada 2 April hingga 5 April, kemudian SMA/MA pada 9 hingga 12 April dan UN susulan SMK/SMA/MA pada 17 April hingga 18 April. Sementara, untuk SMP/MTs, UN akan diselenggarakan pada 23 hingga 26 April dan UN susulan untuk SMP/MTs pada 8 hingga 9 Mei.

        "Secara umum, tidak ada perbedaan dibandingkan tahun lalu, mata pelajarannya juga tetap," katanya.

        Namun, ada perbedaan dengan tahun lalu, yakni pada tahun ini 10 persen soal UN Matematika berbentuk isian. Totok menjelaskan, isian berbeda dengan esai. Isian hanya berisi jawabannya saja, sementara esai berisi mengenai penjabaran beserta jawaban.

        Sumber: http://republika.co.id

        Demikian yang bisa kami sampaikan informasi dari Kemdikbud mengenai Tahun 2018 Siswa Bisa Cetak Hasil UN Sendiri. Semoga bisa bermanfaat.

        Lihat juga beberapa informasi dan berkas lainnya di bawah ini.


        Jadwal Pelaksanaan UNBK Tahun 2018 untuk SMP-MTs SMA-MA SMK

        Diposting oleh Pada 2/08/2018 01:41:00 PM dengan No comments

        Berikut ini adalah berkas Jadwal Pelaksanaan UNBK Tahun 2018 untuk SMP-MTs SMA-MA SMK. Download file format .docx Microsoft Word dan PDF.

        Jadwal Pelaksanaan UNBK Tahun 2018 untuk SMP-MTs SMA-MA SMK
        Jadwal Pelaksanaan UNBK Tahun 2018 untuk SMP-MTs SMA-MA SMK

        Jadwal Pelaksanaan UNBK Tahun 2018 untuk SMP-MTs SMA-MA SMK

        Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Jadwal Pelaksanaan UNBK Tahun 2018 untuk SMP-MTs SMA-MA SMK ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

        Jadwal Pelaksanaan UNBK Tahun 2018 untuk SMP-MTs SMA-MA SMK



        Download File:

        Jadwal Pelaksanaan UNBK Tahun 2018 untuk SMP-MTs SMA-MA SMK.pdf
        Jadwal Pelaksanaan UNBK Tahun 2018 untuk SMP-MTs SMA-MA SMK.docx


        Sumber: https://unbk.kemdikbud.go.id

        Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Jadwal Pelaksanaan UNBK Tahun 2018 untuk SMP-MTs SMA-MA SMK. Semoga bisa bermanfaat.

        Lihat juga beberapa informasi dan berkas lainnya di bawah ini.


        Petunjuk Simulasi UNBK 2018 Sinkronisasi dan Pelaksanaan untuk SMK-MAK

        Diposting oleh Pada 2/01/2018 01:30:00 PM dengan No comments

        Berikut ini adalah berkas data arsip bulan januari dan Februari 2018 yang lalu yaitu Petunjuk Simulasi UNBK 2018 Sinkronisasi dan Pelaksanaan untuk SMK-MAK. Download file format .pptx Microsoft PowerPoint.

        Petunjuk Simulasi UNBK 2018 Sinkronisasi dan Pelaksanaan untuk SMK-MK
        Petunjuk Simulasi UNBK 2018 Sinkronisasi dan Pelaksanaan untuk SMK-MAK

        Petunjuk Simulasi UNBK 2018 Sinkronisasi dan Pelaksanaan untuk SMK-MAK

        Berikut ini kutipan teks dari isi berkas Petunjuk Simulasi UNBK 2018 Sinkronisasi dan Pelaksanaan untuk SMK-MAK:

        Tujuan Simulasi:
        1. Mengecek kondisi infrastruktur di sekolah 
        2. Latihan proktor dan teknisi mengikuti prosedur UNBK
        3. Latihan melaksanakan ujian UNBK.
        4. Mengecek system dan Prosedur
        5. Latihan siswa dalam pelaksanaan ujian berbasis komputer (bukan latihan materi ujian). 

        Persiapan Sekolah:
        1. Sekolah menyiapkan Server yang tercatat dalam aplikasi pendataan.
        2. Sekolah menyiapkan klien.
        3. Instalasi Jaringan Lokal
        4. Instalasi Internet yang Aktif
        5. Aplikasi Virtual Box
        6. Aplikasi UNBK semi online v12.2.0
        7. Aplikasi Browser Chrome maksimal versi 64
        8. Aplikasi ExambroClient versi 17.0428
        9. Aplikasi ExambroCBTSync 50.170406

        Persiapan Server:
        1. Masuk ke unbk.kemdikbud.go.id
        2. Download dan Cetak kartu peserta
        3. Lihat dan catat ID Server

        Instalasi
        • Instalasi Virtual Box pada server*
        • Pastikan waktu di host sesuai dengan waktu di daerah masing-masing
        • Instalasi VM UNBK ke dalam Virtual Box*
        • Instalasi ExambroCBTSync Admin pada komputer server*
        • Instalasi ExambroClient pada komputer klien*
        • Jalankan Aplikasi ExambroCBTSync
        • Pastikan adapter di virtualbox sudah di setting sesuai topologi yang tersedia di webUNBK
        • Pastikan kabel jaringan internet dan lokal di server sudah terpasang ke NIC (terdapat 2 NIC di setiap server)
        • Jalankan Aplikasi ExambroCBTSync di host server dan pastikan Nama di ExambroCBTSync sudah sesuai dengan nama Virtual, klik Start VM dan tunggu sampai masuk ke Dashboard
        • Pastikan Serial Number sudah terisi
        • Tidak diijinkan untuk menutup ExambrowAdmin selama VHD dijalankan
        • Pastikan VHD yang di gunakan berasal dari Provinsi / download dari link di web ubk.kemdikbud.go.id
        • Tidak ada Auto Patching dan pastikan CBTSync versi 12.2.0
        • Submit ID Server
        • Pastikan serial number di CBTSync telah terisi
        • Submit ID server sesuai data di web UNBK sampai dengan status di CBTSync StandBy dengan keterangan akses server pusat ditutup
        • Tunggu Jadwal Sinkronisasi sesuai info di web Sinkronisasi ( Sesuai Jadwal )
        • Jalankan Aplikasi ExambroCBTSync ( Sama dengan langkah hari sebelumnya )
        • Submit ID Server ( Pastikan tidak salah memasukkan ID Server )
        • Masuk ke Menu Backup & Hapus
        • Klik tombol Backup
        • Download file Backup
        • Klik tombol Hapus
        • Masuk ke Menu Status Download
        • Klik Refresh Status
        • Klik tombol Start Sync

          Download Petunjuk Simulasi UNBK 2018 Sinkronisasi dan Pelaksanaan untuk SMK-MAK

          Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Petunjuk Simulasi UNBK 2018 Sinkronisasi dan Pelaksanaan untuk SMK-MAK ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

          Petunjuk Simulasi UNBK 2018 Sinkronisasi dan Pelaksanaan untuk SMK-MAK



          Download File:
          PETUNJUK SIMULASI 2 SMK.pptx

          Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Petunjuk Simulasi UNBK 2018 Sinkronisasi dan Pelaksanaan untuk SMK-MAK. Semoga bisa bermanfaat.
          Soal Isian Singkat UN Matematika 2017-2018 Hanya 4 Butir

          Diposting oleh Pada 12/21/2017 11:37:00 AM dengan No comments

          Berikut ini adalah informasi mengenai Soal Isian Singkat UN Matematika 2017-2018 Hanya 4 Butir. Berita ini kami kutip dari laman resmi Kemdikbud pada tanggal 20 Desember 2017. Inilah informasi selengkapnya.

          Sosialisasi Pelaksanaan UN Tahun 2018
          Sosialisasi Pelaksanaan UN Tahun 2018

          Soal Isian Singkat UN Matematika 2017-2018 Hanya 4 Butir

          Berikut ini kutipan teks keterangan terbaru dari Kemdikbud terkait dengan informasi UN / UNBK bahwa Soal Isian Singkat UN Matematika 2017-2018 Hanya 4 Butir; 

          Mulai tahun 2018, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerapkan kebijakan baru untuk ujian nasional (UN). Pada UN mata pelajaran matematika, peserta UN akan diberikan soal yang harus diisi dengan isian singkat. Jumlah butir soal untuk isian singkat tersebut sebesar 10 persen dari total soal, yakni empat butir soal.

          “Ada empat soal. Dari 40 (soal) hanya empat (isian singkat). Kan UN itu 40 soal, jadi 10 persen isian singkat (matematika),” ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud, Totok Suprayitno, di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Selasa (19/12/2017).

          Totok mengatakan, soal UN yang harus dijawab dengan isian singkat tersebut bertujuan agar siswa dibiasakan untuk mencari jawaban, sehingga tidak sekadar memilih. “Juga untuk menghindarkan kebiasaan siswa menjawab spekulatif,” katanya.

          Menurut Totok, siswa tidak perlu khawatir menghadapi UN matematika dengan isian singkat, karena tingkat kesulitannya sama dengan soal yang disertai pilihan jawaban. Ia menuturkan, siswa yang sekolahnya melaksanakan UN dengan berbasis komputer (UNBK) akan mengerjakan isian singkat dengan tetap menggunakan komputer, bukan tertulis di kertas.

          “Tetap scoring-nya pakai komputer. Soal ada di komputer, dan menjawabnya juga di komputer, diketik. Ilustrasinya, misalnya 1 ditambah 2, ketik (angka) 3,” tutur Totok.

          Lebih lanjut ia menjelaskan, Balitbang Kemendikbud telah menyiapkan aplikasi khusus untuk penilaian jawaban dengan isian singkat. “Ini pertama kalinya. Jadi kami menyiapkan mesinnya juga tidak gampang. Kami melatih mesin aplikasi untuk isian singkat ini,” katanya.

          Di kesempatan yang berbeda, Sekretaris Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Kiki Yuliati mengatakan, sejak bulan Agustus 2017 BSNP bekerja sama dengan Balitbang Kemendikbud telah menerbitkan Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2017/2018. Kisi-kisi yang telah diterbitkan itu mencakup untuk semua soal, sehingga bisa dijadikan sebagai soal dengan pilihan jawaban maupun isian singkat.

          “Jadi dari satu kisi-kisi yang sama, kita memilah dan memilih mana yang bisa untuk pilihan ganda, mana yang bisa untuk isian singkat,” katanya beberapa waktu lalu di Jakarta. Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2017/2018 dapat diunduh di laman https://www.kemdikbud.go.id. (Desliana Maulipaksi).

          Sumber: https://www.kemdikbud.go.id

          Demikian yang bisa kami sampaikan informasi mengenai UN/UNBK Tahun 2018 yaitu bahwa Soal Isian Singkat UN Matematika 2017-2018 Hanya 4 Butir. Semoga bisa bermanfaat.

          Formulir Kontak

          Nama

          Email *

          Pesan *