Kisi-Kisi USBN dan UN  2017-2018

Diposting oleh Pada 10/30/2017 11:08:00 AM dengan No comments

Berikut ini adalah berkas Surat Edaran Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0080/SDAR/BSNP/VIII/2017 tentang Kisi-Kisi USBN dan UN Tahun Pelajaran 2017/2018 dan Kisi-Kisi Ujian Sekolah Berstandar Nasional  dan Ujian Nasional TP 2017/2018. Download file format PDF.

Kisi-Kisi USBN dan UN Tahun Pelajaran 2017/2018
Kisi-Kisi USBN dan UN Tahun Pelajaran 2017/2018

Kisi-Kisi USBN dan UN Tahun Pelajaran 2017/2018

Berikut ini kutipan teks dari isi berkas Surat Edaran Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0080/SDAR/BSNP/VIII/2017 tentang Kisi-Kisi USBN dan UN Tahun Pelajaran 2017/2018:

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2017/2018, untuk menjadi acuan bagi Saudara, satuan pendidikan, dan pihak terkait lainnya di daerah, bersama ini kami sampaikan beberapa dokumen sebagai berikut.
  1. Surat Keputusan BSNP Nomor: 0281/SKEP/BSNP/VIII/2017 tanggal 1 Agustus 2017 tentang Kisi-kisi USBN Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs), Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Tahun Pelajaran 2017/2018, beserta Lampiran Kisi-Kisi.
  2. Surat Keputusan BSNP Nomor: 0282/SKEP/BSNPVIII/2017 tanggal 1 Agustus 2017 tentang Kisi-kisi UN untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun Pelajaran 017/2018, beserta Lampiran Kisi-Kisi.
Kisi-kisi USBN selanjutnya akan dijadikan acuan untuk mengembangkan dan merakit naskah soal USBN yang disusun berdasarkan kriteria pencapaian Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Isi (SI), dan kurikulum yang berlaku.

Pelaksanaan USBN diatur sesuai dengan Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

    Download Kisi-Kisi USBN dan UN Tahun Pelajaran 2017-2018

    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Surat Edaran Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0080/SDAR/BSNP/VIII/2017 tentang Kisi-Kisi USBN dan UN Tahun Pelajaran 2017/2018 dan Kisi-Kisi Ujian Sekolah Berstandar Nasional  dan Ujian Nasional TP 2017/2018 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:



    Download File:

    Surat Edaran Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0080/SDAR/BSNP/VIII/2017 tentang Kisi-Kisi USBN dan UN Tahun Pelajaran 2017/2018.pdf

    Kisi-Kisi USBN Tahun Pelajaran 2017/2018

    Kisi-Kisi USBN SMP Tahun Pelajaran 2017/2018:

    Kisi-Kisi USBN SMA Tahun Pelajaran 2017/2018:

    Kisi-Kisi USBN SMK Tahun Pelajaran 2017/2018:


    Kisi-Kisi UN Tahun Pelajaran 2017/2018
    Kisi-Kisi UN SMP Tahun Pelajaran 2017/2018 - KISI-KISI UN GABUNG SMP 2018.pdf
    Kisi-Kisi UN SMPLB dan SMALB Tahun Pelajaran 2017/2018 - KISI-KISI UN GABUNG SMALB dan SMPLB 2018.pdf
    Kisi-Kisi UN SMA Tahun Pelajaran 2017/2018 - KISI-KISI UN GABUNG SMA 2018.pdf
    Kisi-Kisi UN PAKET B dan PAKET C Tahun Pelajaran 2017/2018 - KISI-KISI UN GABUNG PAKET B dan PAKET C 2018.pdf

    Sumber: http://bsnp-indonesia.org

    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Surat Edaran Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0080/SDAR/BSNP/VIII/2017 tentang Kisi-Kisi USBN dan UN Tahun Pelajaran 2017/2018 dan Kisi-Kisi Ujian Sekolah Berstandar Nasional  dan Ujian Nasional TP 2017/2018. Semoga bisa bermanfaat.
    Format Konsideran SKPBM Lengkap Tahun Pelajaran 2017-2018 untuk TK, SD, SMP

    Diposting oleh Pada 9/04/2017 03:59:00 PM dengan No comments

    Berikut ini adalah berkas Format Konsideran SKPBM Lengkap Tahun Pelajaran 2017-2018 untuk TK, SD, SMP. Download file format .doc atau .docx Microsoft Word dan format .xls atau .xlsx Microsoft Excel.

    Format Konsideran SKPBM Lengkap Tahun Pelajaran 2017-2018 untuk TK, SD, SMP
    Format Konsideran SKPBM Lengkap Tahun Pelajaran 2017-2018 untuk TK, SD, SMP

    Format Konsideran SKPBM Tahun Pelajaran 2017-2018
    Format Konsideran SKPBM Tahun Pelajaran 2017-2018

    Lampiran SKPBM Tahun Pelajaran 2017-2018 untuk TK, SD, SMP
    Lampiran SKPBM Tahun Pelajaran 2017-2018 untuk TK, SD, SMP


    Format Konsideran SKPBM Lengkap Tahun Pelajaran 2017-2018 untuk TK, SD, SMP

    Berikut ini kutipan teks dari salah satu contoh Format Konsideran SKPBM Tahun Pelajaran 2017-2018 yaitu untuk SMP Negeri:

    Menimbang:
    a. Bahwa proses belajar mengajar merupakan inti proses penyelenggaraan pendidikan pada satuan pendidikan;

    b. Bahwa berdasarkan point a untuk menjamin kelancaran proses belajar mengajar perlu ditetapkan pembagian beban mengajar guru dan tugas tambahan bagi guru Tahun Pelajaran 2017-2018.

    Mengingat:
    a. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);

    b. Undang-undang nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586);

    c. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015;

    d. Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5157);

    e. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 107,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6058);

    f. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 Tentang Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan;

    g. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 30 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 39 Tahun 2009 Tentang Pemenuhan Beban Mengajar Guru dan Pengawas Satuan Pendidikan;

    h. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 68 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMP-MTs; 

    i. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 58 Tahun 2014 tentang kurikulum SMP; 

    j. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014 Tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah;

    k. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 68 Tahun 2014 tentang Peran Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Guru Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi Dalam Implementasi Kurikulum 2013; 

    l. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 79 Tahun 2014 tentang Muatan Lokal Kurikulum 2013; 

    m. SK Dirjen. Dikdasmen Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor: 374/KEP/D/KR/2016 Tentang Perubahan Atas Keputusan Dirjen. Dikdasmen Nomor: 305/KEP/D/KR/2016 Tentang Penetapan Satuan Pelaksana Kurikulum 2013 (Lampiran II: Keputusan Dirjen. Dikdasmen. Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor: 374/KEP/D/KR/2016 Tanggal 11 Juli 2016 Tentang Penetapan Satuan Pendidikan Pelaksana Kurikulum 2013); 

    n. Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 19 Tahun 2014 tentang Mata Pelajaran Bahasa Daerah Sebagai Muatan Lokal Wajib di Sekolah/Madrasah.

    MEMUTUSKAN

    Menetapkan:
    Keputusan Kepala SMP Negeri……….. Kecamatan…….. Surabaya tentang Pembagian Beban Mengajar Guru Dalam Proses Belajar Mengajar Tahun Pelajaran 2017-2018.

    Pertama: Beban mengajar guru tahun pelajaran 2017–2018 dalam proses belajar mengajar meliputi kewajiban tatap muka/mengajar dan tugas tambahan lainnya.

    Kedua: Beban mengajar guru dalam proses belajar mengajar tersebut tertuang dalam daftar terlampir.

    Ketiga: Apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam keputusan ini akan diadakan perbaikan dan perhitungan kembali sebagaimana mestinya.

      Download Format Konsideran SKPBM Lengkap Tahun Pelajaran 2017-2018 untuk TK, SD, SMP

      Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Format Konsideran SKPBM Lengkap Tahun Pelajaran 2017-2018 untuk TK, SD, SMP ini silahkan lihat preview salah satu file dan unduh berkas lainnya pada link di bawah ini:



      Download File:

      Konsideran SKPBM SD Negeri Kurikulum 2013 Tahun 2017-2018-revisi.doc
      Konsideran SKPBM SD Swasta-2006 Tahun 2017-2018-revisi.doc
      Konsideran SKPBM SD Swasta Kurikulum 2013-mandiri Tahun 2017-2018-revisi.doc
      Konsideran SKPBM SD Swasta Kurikulum 2013 Tahun 2017-2018-revisi.doc
      Konsideran SKPBM SMP Negeri Kurikulum 2013 Tahun 2017-2018-revisi.doc
      Konsideran SKPBM SMP Swasta-2006 Tahun 2017-2018-revisi.doc
      Konsideran SKPBM SMP Swasta Kurikulum 2013-mandiri Tahun 2017-2018-revisi.doc
      Konsideran SKPBM SMP Swasta Kurikulum 2013 Tahun 2017-2018-revisi.doc
      Konsideran SKPBM TK Negeri Tahun 2017-2018-revisi1.doc
      Konsideran SKPBM TK Swasta Tahun 2017-2018-revisi.doc
      Lampiran SKPBM SD Negeri Tahun 2017-2018-revisi.xls
      Lampiran SKPBM SD Swasta Tahun 2017-2018-revisi.xls
      Lampiran SKPBM SMP Negeri Tahun 2017-2018-revisi.xls
      Lampiran SKPBM SMP Swasta Tahun 2017-2018-revisi.xls
      Lampiran SKPBM TK Negeri Tahun 2017-2018-revisi.xls
      Lampiran SKPBM TK Swasta Tahun 2017-2018-revisi.xls
      Lembar Verifikasi Pengawas untuk sd1-revisi.xlsx
      Lembar Verifikasi Pengawas untuk smp1-revisi.xlsx
      Lembar Verifikasi Pengawas untuk TK revisi.xlsx


      Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Format Konsideran SKPBM Lengkap Tahun Pelajaran 2017-2018 untuk TK, SD, SMP. Semoga bisa bermanfaat.
      Instrumen Supervisi Pembelajaran Kurikulum 2013 dan KTSP

      Diposting oleh Pada 7/28/2017 09:43:00 PM dengan No comments

      Berikut ini adalah berkas contoh Instrumen Supervisi Pembelajaran / Supervisi Akademik Kurikulum 2013 dan KTSP untuk SMP. Download file format .docx Microsoft Word.

      Instrumen Supervisi Pembelajaran / Supervisi Akademik Kurikulum 2013 dan KTSP
      Instrumen Supervisi Pembelajaran / Supervisi Akademik Kurikulum 2013 dan KTSP

      Download Instrumen Supervisi Pembelajaran / Supervisi Akademik Kurikulum 2013 dan KTSP

      Berkas contoh Instrumen Supervisi Pembelajaran / Supervisi Akademik Kurikulum 2013 dan KTSP ini kami peroleh dari sharing Bapak Bambang Sutedjo di Facebook Jaringan Guru IPS SMP/MTs Indonesia pada tanggal 28 Juli 2017. Berikut ini kutipan keterangan dari posting sharing beliau:

      Instrumen Supervisi Guru Bagi sekolah yang melaksanakan 2 Model Kurikulum:
      1. Instrumen Supervisi Guru Kurikulum KTSP (Berdasarkan Standar Proses Permendiknas No. 41 Tahun 2007).
      2. Instrumen Supervisi Guru Kurikulum 2013 (Berdasarkan Standar Proses Permendikbud No. 65 Tahun 2013).
      Lihat:
      Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 Tentang Standar Proses Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah
      Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah

      CATATAN: Format Instrumen Supervisi LENGKAP (Format2) penilaian akademik dan penilaian sekolah keseluruhan (2017 EDISI Ter-Anyar/Baru) untuk Guru yang KTSP maupun yang K-13, ada dalam Buku Modul Panduan Kerja Pengawas Sekolah 2017.

      Lihat:
      Buku/Modul Panduan Kerja Pengawas Sekolah 2017 (Format PDF dan .docx Microsoft Word)

      Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas contoh Instrumen Supervisi Pembelajaran / Supervisi Akademik Kurikulum 2013 dan KTSP untuk SMP ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:





      Download File:

      Instrumen Supervisi Akademik / Pembelajaran Kurikulum 2013.docx
      Instrumen Supervisi Akademik / Pembelajaran Kurikulum 2006 KTSP.docx


      Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Instrumen Supervisi Pembelajaran / Supervisi Akademik Kurikulum 2013 dan KTSP. Semoga bisa bermanfaat.
      Panduan Kerja Pengawas Sekolah Pendidikan Dasar dan Menengah 2017

      Diposting oleh Pada 7/28/2017 04:09:00 PM dengan No comments

      Berikut ini adalah berkas buku atau modul Panduan Kerja Pengawas Sekolah Pendidikan Dasar dan Menengah 2017. Buku modul Panduan Kerja Pengawas Sekolah Pendidikan Dasar dan Menengah ini merupakan Cetakan Pertama, April 2017 Diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Menengah - Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Download file format .docx Microsoft Word dan PDF.

      Panduan Kerja Pengawas Sekolah Pendidikan Dasar dan Menengah 2017
      Panduan Kerja Pengawas Sekolah Pendidikan Dasar dan Menengah 2017

      Pada Panduan Kerja Pengawas Sekolah Pendidikan Dasar dan Menengah 2017 ini berisi juga format-format instrumen supervisi lengkap dalam format file .doc atau .docx Microsoft Word terdiri dari format-format penilaian akademik dan penilaian sekolah keseluruhan untuk tahun 2017 edisi terbaru untuk Guru yang melaksanakan KTSP maupun Kurikulum 2013.

      Lampiran-Lampiran dalam Format File .docx Microsoft Word
      Lampiran-Lampiran dalam Format File .docx Microsoft Word

      Panduan Kerja Pengawas Sekolah Pendidikan Dasar dan Menengah 2017

      Berikut ini kutipan teks dari isi berkas buku Panduan Kerja Pengawas Sekolah Pendidikan Dasar dan Menengah 2017:

      Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikkan Nasional Nomor 12 tahun 2007 tentang Standar Pengawas Sekolah/Madrasah, diamanatkan bahwa seorang pengawas sekolah harus memiliki standar kompetensi yang sudah ditetapkan. Kompetensi meliputi: Kompetensi Kepribadian, Kompetensi Supervisi Manajerial, Kompetensi Supervisi Akademik, Kompetensi Evaluasi Pendidikan, Kompetensi Penelitian Pengembangan, dan Kompetensi Sosial.

      Pada tahun 2015, dalam rangka pemetaan kompetensi pengawas sekolah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayakan menyelenggarakan uji kompetensi pengawas sekolah yang diikuti oleh 24.293 pengawas sekolah dari jenis, jenjang, dan masa kerja yang bervariasi. Nilai rerata kompetensi pengawas sekolah adalah 55,24, untuk dimensi supervisi manajerial adalah 57,53, untuk dimensi supervisi akademik adalah 56,06, untuk dimensi penelitian dan pengembangan adalah 54,24, dan untuk dimensi evaluasi pendidikan adalah 53,12, Data tersebut menunjukkan bahwa pengawas sekolah membutuhkan perhatian yang lebih serius dalam peningkatan kompetensi untuk setiap dimensi kompetensi.

      Untuk itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan sebagai instansi Pembina melakukan pembinaan pengawas sekolah dengan berbagai strategi, satu diantaranya adalah peningkatan atau penguatan kompetensi pengawas sekolah.

      Salah satu upaya untuk penguatan tersebut Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan melalui Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Menengah telah melakukan penyusunan panduan kerja dan menerbitkannya menjadi sebuah buku Panduan Kerja Pengawas Sekolah.

      Buku kerja ini diharapkan dapat dijadikan acuan bagi Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota, Pengawas Sekolah, dan para pemangku kepentingan pendidikan lainnya dalam melakukan pembinaan bagi pengawas Sekolah/Madrasah.

      Daftar isi pada buku ini antara lain:

      KATA PENGANTAR
      DAFTAR ISI
      DAFTAR LAMPIRAN
      BAB I PENDAHULUAN
      A. Latar Belakang
      B. Dasar Hukum
      C. Tujuan
      D. Hasil yang Diharapkan
      E. Ruang Lingkup

      BAB II TUGAS POKOK DAN PERAN PENGAWAS SEKOLAH
      A. Tugas Pokok Pengawas Sekolah
      B. Peran Pengawas Sekolah

      BAB III TAHAPAN KEGIATAN PENGAWASAN
      A. Penyusunan Program Pengawasan
      B. Pelaksanaan Program Pengawasan
      C. Evaluasi Hasil Pelaksanaan Program Pengawasan
      D. Pembimbingan dan Pelatihan Profesional Guru dan/atau Kepala Sekolah

      BAB IV PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI BAGI PENGAWAS SEKOLAH
      A. Pengertian
      B. Tujuan
      C. Pejabat Penilai dan Atasan Pejabat Penilai
      D. Waktu Penilaian
      E. Unsur Penilaian
      F. Alur Penilaian Prestasi Kerja Pegawai bagi Pengawas Sekolah
      G. Penyusunan Sasaran Kerja Pegawai
      H. Penilaian Capaian SKP-PS
      I. Penilaian Perilaku Kerja Pegawai bagi Pengawas Sekolah
      J. Pengolahan Nilai Capaian SKP dan Perilaku Kerja Pegawai bagi Pengawas Sekolah
      K. Penetapan Hasil Penilaian Prestasi Kerja Pegawai bagi Pengawas Sekolah

      DAFTAR LAMPIRAN

      PROGRAM PEMBINAAN GURU
      Lampiran 1 Contoh Rencana Pengawasan Akademik
      Lampiran 2 Contoh Instrumen Pengukuran Kinerja Guru Sesudah Pelaksanaan Pembinaan Perencanaan Pembelajaran (RPP Kurikulum 2006)
      Lampiran 3 Contoh Lembar Kerja Guru
      Lampiran 4 Contoh Daftar Nilai Portofolio RPP
      Lampiran 5 Contoh Instrumen Pengukuran Kinerja Guru Sebelum dan/atau Sesudah Pelaksanaan Pembinaan Administrasi Guru (Perencanaan Pembelajaran)
      Lampiran 6 Contoh Instrumen Pengukuran Kinerja Guru Sebelum dan/atau Sesudah Pelaksanaan Pembinaan Penilaian Proses dan Hasil Belajar Peserta Didik
      Lampiran 7 Contoh Instrumen Pengukuran Kinerja Guru Sebelum dan/atau Sesudah Pelaksanaan Pembinaan Penyusunan RPP (Perencanaan Pembelajaran)
      Lampiran 8 Contoh Instrumen Pengukuran Kinerja Guru Sebelum dan/atau Sesudah Pelaksanaan Pembinaan Pelaksanaan Pembelajaran (Observasi Kelas Implementasi Kurikulum 2006)
      Lampiran 9 Contoh Instrumen Pengukuran Kinerja Guru Sebelum dan/atau Sesudah Pelaksanaan Pembinaan Pelaksanaan Pembelajaran (Observasi Kelas Implementasi Kurikulum 2013)
      Lampiran 10 Contoh Instrumen Pengukuran Kinerja Sebelum dan/atau Sesudah Pelaksanaan Pembinaan Administrasi Guru Bimbingan dan Konseling
      Lampiran 11 Contoh Surat Keterangan Melaksanakan Pembinaan Guru

      PROGRAM PEMBINAAN KEPALA SEKOLAH
      Lampiran 12 Contoh Instrumen Pengukuran Kinerja Kepala Sekolah Sebelum dan/atau Sesudah Pelaksanaan Pembinaan Program Rencana Kerja Kepala Sekolah
      Lampiran 13 Contoh Instrumen Pengukuran Kinerja Kepala Sekolah Sebelum dan/atau Sesudah Pelaksanaan Pembinaan Pelaksanaan Kerja Kepala Sekolah
      Lampiran 14 Contoh Instrumen Pengukuran Kinerja Kepala Sekolah Sebelum dan/atau Sesudah Pelaksanaan Pembinaan Verifikasi Dokumen I Kurikulum 2013
      Lampiran 15 Contoh Instrumen Pengukuran Kinerja Kepala Sekolah Sebelum dan/atau Sesudah Pelaksanaan Pembinaan Pembiayaan
      Lampiran 16 Contoh Instrumen Pengukuran Kinerja Kepala Sekolah Sebelum dan/atau Sesudah Pelaksanaan Pembinaan Pengelolaan Sarana
      Lampiran 17 Contoh Instrumen Pengukuran Kinerja Kepala Sekolah Sebelum dan/atau Sesudah Pelaksanaan Pembinaan Administrasi Kepegawaian
      Lampiran 18 Contoh Instrumen Pengukuran Kinerja Kepala Sekolah Sebelum dan/atau Sesudah Pelaksanaan Pembinaan Administrasi Kesiswaan
      Lampiran 19 Contoh Instrumen Pengukuran Kinerja Kepala Sekolah Sebelum dan/atau Sesudah Pelaksanaan Pembinaan Administrasi Perpustakaan
      Lampiran 20 Contoh Instrumen Pengukuran Kinerja Kepala Sekolah Sebelum dan/atau Sesudah Pelaksanaan Pembinaan Supervisi Akademik oleh Kepala Sekolah
      Lampiran 21 Contoh Instrumen Pengukuran Kinerja Kepala Sekolah Sebelum dan/atau Sesudah Pelaksanaan Pembinaan Hubungan Masyarakat
      Lampiran 22 Contoh Instrumen Pengukuran Kinerja Kepala Sekolah Sebelum dan/atau Sesudah Pelaksanaan Pembinaan Pengelolaan Laboratorium
      Lampiran 23 Contoh Instrumen Pengukuran Kinerja Kepala Sekolah Sebelum dan/atau Sesudah Pelaksanaan Pembinaan Sarana Prasarana Ruang Kelas
      Lampiran 24 Contoh Instrumen Pengukuran Kinerja Kepala Sekolah Sebelum dan/atau Sesudah Pelaksanaan Pembinaan Kerja sama dengan Komite Sekolah
      Lampiran 25 Contoh Instrumen Pengukuran Kinerja Kepala Sekolah Sebelum dan/atau Sesudah Pelaksanaan Pembinaan 7K
      Lampiran 26 Contoh Instrumen Pengukuran Kinerja Kepala Sekolah Sebelum dan/atau Sesudah Pelaksanaan Pembinaan Sistem Informasi Manajemen


      PROGRAM PEMBIMBINGAN DAN PELATIHAN PROFESIONAL GURU
      Lampiran 27 Contoh Rencana Pengawasan Akademik
      Lampiran 28 Contoh Instrumen Pengukuran Keterampilan Guru Sesudah Pelaksanaan Pembimbingan dan Pelatihan Metode Pembelajaran Saintifik
      Lampiran 29 Contoh Lembar Kerja Guru
      Lampiran 30 Contoh Daftar Nilai Hasil Pengamatan Pembelajaran
      Lampiran 31 Contoh Surat Tugas Melaksanakan Pembimbingan dan Pelatihan Profesional Guru

      PROGRAM PEMBIMBINGAN DAN PELATIHAN PROFESIONAL KEPALA SEKOLAH Lampiran 32 Contoh Instrumen Penilaian Hasil Pembimbingan dan Pelatihan Profesional Kepala Sekolah dalam Penelitian Tindakan Sekolah
      Lampiran 33 Contoh Surat Tugas Melaksanakan Pembimbingan dan Pelatihan Profesional Kepala Sekolah

      PROGRAM PEMBIMBINGAN DAN PELATIHAN GURU DAN KEPALA SEKOLAH 
      Lampiran 34 Contoh Instrumen Penilaian Hasil Pembimbingan dan Pelatihan Profesional Guru dan Kepala Sekolah Dalam Penelitian Tindakan Kelas
      Lampiran 35 Contoh Program Pembimbingan dan Pelatihan Profesional Guru dan Kepala Sekolah
      Lampiran 36 Contoh Sistematika Laporan Pelaksanaan Program Pembimbingan dan Pelatihan Guru dan Kepala Sekolah
      Lampiran 37 Contoh Surat Keterangan Melaksanakan Pembimbingan dan Pelatihan Profesional Guru/Kepala Sekolah
      Lampiran 38 Contoh Format Jadwal Pembimbingan dan Pelatihan Profesional
      Lampiran 39 Contoh Model Daftar Hadir Pelaksanaaan Pembinaaan/Pembimbingan

      PROGRAM PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH
      Lampiran 40 Contoh Rencana Pengawasan Manajerial 

      PROGRAM PEMANTAUAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN
      Lampiran 41 Contoh Instrumen Validasi/Verifikasi Dokumen KTSP
      Lampiran 42 Contoh Rencana Pengawasan Akademik Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan
      Lampiran 43 Contoh Instrumen Pemantauan Pelaksanaan Standar Isi dan SKL
      Lampiran 44 Contoh Instrumen Pemantauan Pelaksanaan Standar Proses
      Lampiran 45 Contoh Instrumen Pemantauan Pelaksanaan Standar Penilaian

      Latar Belakang
      Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru Pasal 54 ayat (8) butir d menyatakan bahwa guru yang diangkat dalam jabatan Pengawas Satuan Pendidikan melakukan tugas pembimbingan dan pelatihan profesional guru dan tugas pengawasan. Tugas pengawasan yang dimaksud adalah melaksanakan kegiatan pengawasan akademik dan manajerial. Hal ini seiring dengan Permen PAN dan RB nomor 14 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 21 Tahun 2010 tentang Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya Bab II Pasal 5 yang menyatakan bahwa tugas pokok Pengawas Sekolah adalah melaksanakan tugas pengawasan akademik dan manajerial pada satuan pendidikan yang meliputi penyusunan program pengawasan, pelaksanaan pembinaan, pemantauan pelaksanaan Delapan Standar Nasional Pendidikan, penilaian, pembimbingan dan pelatihan profesional guru, evaluasi hasil pelaksanaan program pengawasan, dan pelaksanaan tugas kepengawasan di daerah khusus. Dengan demikian, pengawas sekolah dituntut mempunyai kualifikasi dan kompetensi yang memadai untuk mampu melaksanakan tugas pengawasan. Kualifikasi dan kompetensi yang dimaksud adalah kompetensi sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun 2007, yaitu kompetensi kepribadian, kompetensi supervisi akademik, kompetensi supervisi manajerial, kompetensi evaluasi pendidikan, kompetensi penelitian dan pengembangan, dan kompetensi sosial.

      Merujuk pada Permen PAN dan RB nomor 14 Tahun 2016 Tentang Perubahan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 21 Tahun 2010 menegaskan bahwa instansi pembina jabatan fungsional Pengawas Sekolah adalah Kementerian Pendidikan Nasional. Untuk itu, dalam rangka pemetaan kompetensi pengawas sekolah, pada tahun 2015 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menyelenggarakan uji kompetensi pengawas sekolah yang diikuti oleh 24.293 pengawas sekolah dengan jenis, jenjang, dan masa kerja yang bervariasi. Nilai rerata kompetensi pengawas sekolah adalah
      39,64 untuk dimensi evaluasi pendidikan; 38,24 untuk dimensi penelitian dan pengembangan; 41,87 untuk dimensi supervisi akademik; dan 44,52 untuk dimensi supervisi manajemen. Data tersebut menunjukkan bahwa pengawas sekolah membutuhkan perhatian yang lebih serius dalam peningkatan kompetensi untuk setiap dimensi kompetensi.

      Berkaitan dengan tugas pengawas sekolah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan melakukan pembinaan pengawas sekolah dengan berbagai strategi. Satu di antaranya adalah peningkatan atau penguatan kompetensi pengawas sekolah. Salah satu upaya penguatan kompetensi pengawas sekolah adalah dengan menerbitkan norma, standar, prosedur, dan kriteria (NSPK) pengawas sekolah.

      Berdasarkan uraian di atas, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan melalui Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Menengah menerbitkan Panduan Kerja Pengawas Sekolah Pendidikan Dasar Dan Menengah Tahun 2017.

      Dasar Hukum
      1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
      2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
      3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
      4. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara
      5. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
      6. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru
      7. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
      8. Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil
      9. Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2015 tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
      10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun 2007 tentang Standar Pengawas Sekolah/Madrasah
      11. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 63 Tahun 2009 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan 
      12. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 39 Tahun 2009 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 30 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 39 Tahun 2009 tentang Beban Kerja Guru dan Pengawas Sekolah
      13. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 21 Tahun 2010 tentang Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya, sebagaimana telah dirubah dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 14 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 21 tahun 2010 tentang Jabatan Fungsional Pengawas dan Angka Kreditnya
      14. Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 01/III/PB/2011 dan Nomor 6 Tahun 2011 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya
      15. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 143 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya
      16. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 11 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
      17. Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 1 Tahun 2016 dan Nomor I/56/XII/2016 tentang Penjelasan Atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 14 Tahun 2016
      Tujuan
      Panduan Kerja Pengawas Sekolah Pendidikan Dasar dan Menengah disusun untuk memudahkan pengawas sekolah dalam:
      1. merencanakan pengawasan (program pengawasan dan sasaran kerja pegawai [SKP] Pengawas Sekolah);
      2. merencanakan pembimbingan dan pelatihan profesional guru/kepala sekolah;
      3. melaksanakan pengawasan (program pengawasan dan SKP Pengawas Sekolah);
      4. melaksanakan pembimbingan dan pelatihan profesional guru/kepala sekolah;
      5. melaporkan kegiatan pengawasan;
      6. melaporkan kegiatan pembimbingan dan pelatihan profesional guru/kepala sekolah;
      7. mengevaluasi hasil pelaksanaan pengawasan; dan
      8. mengevaluasi hasil pembimbingan dan pelatihan profesional guru/kepala sekolah.

      Hasil yang Diharapkan
      Dengan digunakannya Panduan Kerja Pengawas Sekolah Pendidikan Dasar dan Menengah diharapkan Pengawas Sekolah dapat:
      1. melaksanakan tugas pokok Pengawas Sekolah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
      2. melaksanakan pengembangan karier; 
      3. meningkatkan kinerja guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan lainnya; serta
      4. meningkatkan mutu pendidikan.

      Ruang Lingkup
      Ruang lingkup Panduan Kerja Pengawas Sekolah Pendidikan Dasar dan Menengah meliputi:
      1. tugas pokok dan peran pengawas sekolah;
      2. tahapan kegiatan pengawasan;
      3. penilaian prestasi kerja pegawai (PKP) pengawas sekolah.

        Download Buku Panduan Kerja Pengawas Sekolah Pendidikan Dasar dan Menengah 2017

        Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Panduan Kerja Pengawas Sekolah Pendidikan Dasar dan Menengah 2017 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

        Panduan Kerja Pengawas Sekolah Pendidikan Dasar dan Menengah 2017



        Download File:

        Buku Panduan Kerja Pengawas Sekolah Tahun 2017.pdf
        Buku Panduan Kerja Pengawas Sekolah Tahun 2017.docx


        Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file buku/modul Panduan Kerja Pengawas Sekolah Pendidikan Dasar dan Menengah 2017. Semoga bisa bermanfaat.
        Download Contoh RPP SD/MI Lengkap

        Diposting oleh Pada 7/10/2017 03:55:00 PM dengan No comments

        Berikut ini adalah berkas Contoh RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) untuk SD/MI Lengkap. Download file format .doc atau .docx Microsoft Word dan beberapa berkas dengan format file PDF.

        Contoh RPP SD/MI Lengkap
        Contoh RPP SD/MI Lengkap

        Contoh RPP SD/MI Lengkap

        Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Contoh RPP SD/MI Lengkap ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini. Selain contoh-contoh RPP, kami sertakan juga berkas-berkas lainnya seperti Silabus dan Perangkat Pembelajaran lainnya.

        Download File:

        Selengkapnya untuk Download Contoh RPP SD/MI Lengkap:
        Download Contoh RPP SD/MI dan Perangkat Pembelajaran lainnya

        Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Contoh RPP SD/MI Lengkap. Semoga bisa bermanfaat.
        Contoh Program Kerja Kurikulum untuk SD SMP SMA

        Diposting oleh Pada 7/07/2017 11:14:00 AM dengan No comments

        Berikut ini adalah Contoh Program Kerja Kurikulum untuk SD SMP SMA. Download file format .docx Microsoft Word.

        Contoh Program Kerja Kurikulum untuk SD SMP SMA
        Contoh Program Kerja Kurikulum untuk SD SMP SMA

        Contoh Program Kerja Kurikulum untuk SD SMP SMA

        Berikut ini kutipan teks dari isi berkas Contoh Program Kerja Kurikulum untuk SD SMP SMA:

        Tugas dan Fungsi Waka Bidang Kurikulum adalah; (1) menjabarkan kurikulum menjadi program operasional pembelajaran di sekolah melalui analisis kurikulum, sinkronisasi, menetapkan kurikulum validasi; (2) menetapkan program pembelajaran, jadwal kegiatan, pembagian tugas mengajar, jadwal pelajaran dan bahan ajar; (3) mengorganisasi / mengkoordinasi kbm baik normatif, adaptif maupun produktif yang terdiri dari: persiapan KBM, pelaksanaan KBM, evaluasi hasil belajar, analisis hasil evaluasi belajar, perbaikan dan pengayaan; (4) mengelola administrasi pendidikan / pengajaran; dan (5) merencanakan dan menyusun program pengembangan kurikulum.

        Tujuan penyusunan Program Kerja dan Rencana Kerja ini tidak lain adalah sebagai acuan dan pedoman yang harus dikerjakan oleh Waka Kurikulum selama tahun pelajaran 2014-2015. Mudah-mudahan dengan adanya Program Kerja ini akan meningkatkan kinerja, sesuai dengan Visi dan Misi TK/SD/SMP/SMA.

        Contoh Program Kerja Kurikulum ini terdiri dari:

        HALAMAN JUDUL
        LEMBAR PENGESAHAN
        KATA PENGANTAR 
        DAFTAR ISI

        BAB I PENDAHULUAN
        1.1 Dasar Pemikiran
        2.1 Landasan Program 
        3.1 Tujuan dan Sasaran Program 

        BAB II KEADAAN DAN KONDISI SEKOLAH 
        2.1 Keadaan Siswa/Peserta Didik
        2.2 Keadaan Guru dan Karyawan
        2.3 Sarana Prasarana Pembelajaran
        2.4 Prestasi Akademik 

        BAB III ADMINISTRASI KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN 
        3.1 Kurikulum
        3.2 Proses Pembelajaran
        3.3 Administrasi Penilaian Pendidikan 

        BAB IV PROGRAM KERJA 
        4.1 Target Bidang Kurikulum 
        4.2 Program Kerja Kurikulum 
        4.3 Rencana Kerja/Action Plan

        BAB V RENCANA ANGGARAN BIAYA PROGRAM KURIKULUM
        4.1 Target Bidang Kurikulum 
        4.2 Program Kerja Kurikulum 
        4.3 Rencana Kerja/Action Plan 

        BAB VI PENUTUP 
        6.1 Kesimpulan 
        6.2 Saran-saran 

        LAMPIRAN-LAMPIRAN 
        1. SK Kepala Sekolah tentang pembagian Tugas Mengajar Guru
        2. Jadual Pelajaran
        3. Peraturan Akademik Sekolah
        4. Pedoman Penilaian 
        5. Program Remedial dan pengayaan
        6. dll.

          Download Contoh Program Kerja Kurikulum untuk SD SMP SMA

          Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Contoh Program Kerja Kurikulum untuk SD SMP SMA ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

          Download File:
          Contoh Program Kerja Kurikulum untuk SD SMP SMA.docx

          Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Contoh Program Kerja Kurikulum untuk SD SMP SMA. Semoga bisa bermanfaat.
          Contoh RPP Bahasa Inggris Kelas 1 2 3 4 5 6 SD MI Semester 1 dan 2

          Diposting oleh Pada 6/21/2017 02:23:00 PM dengan No comments

          Berikut ini adalah berkas Contoh RPP Bahasa Inggris Kelas 1 2 3 4 5 6 SD MI Semester 1 dan 2. Download file format .docx Microsoft Word.

          Contoh RPP Bahasa Inggris Kelas 1 2 3 4 5 6 SD MI Semester 1 dan 2
          Contoh RPP Bahasa Inggris Kelas 1 2 3 4 5 6 SD MI Semester 1 dan 2

          Contoh RPP Bahasa Inggris Kelas 1 2 3 4 5 6 SD/MI Semester 1 dan 2

          Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Contoh RPP Bahasa Inggris Kelas 1 2 3 4 5 6 SD atau MI Semester 1 dan 2 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

          Download File:

          RPP Bahasa Inggris Kelas 1 Semester 1.docx
          RPP Bahasa Inggris Kelas 1 Semester 2.docx
          RPP Bahasa Inggris Kelas 2 Semester 1.docx
          RPP Bahasa Inggris Kelas 2 Semester 2.docx
          RPP Bahasa Inggris Kelas 3 Semester 1.docx
          RPP Bahasa Inggris Kelas 3 Semester 2.docx
          RPP Bahasa Inggris Kelas 4 Semester 1.docx
          RPP Bahasa Inggris Kelas 4 Semester 2.docx
          RPP Bahasa Inggris Kelas 5 Semester 1.docx
          RPP Bahasa Inggris Kelas 5 Semester 2.docx
          RPP Bahasa Inggris Kelas 6 Semester 1.docx
          RPP Bahasa Inggris Kelas 6 Semester 2.docx


          Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Contoh RPP Bahasa Inggris Kelas 1 2 3 4 5 6 SD atau MI Semester 1 dan 2. Semoga bisa bermanfaat.
          Model Penilaian Kelas SD MI KTSP

          Diposting oleh Pada 5/24/2017 12:32:00 PM dengan No comments

          Berikut ini adalah berkas panduan Model Penilaian Kelas SD MI KTSP. Download file format .docx Microsoft Word.

          Model Penilaian Kelas SD MI KTSP Download Panduan Format Microsoft Word
          Model Penilaian Kelas SD MI KTSP

          Model Penilaian Kelas SD MI KTSP

          Pada Model Penilaian Kelas SD MI KTSP ini dijelaskan secara lengkap mengenai:

          KONSEP DASAR PENILAIAN
          • Pengertian Penilaian Kelas
          • Manfaat  Penilaian Kelas
          • Fungsi Penilaian Kelas
          • Prinsip-prinsip Penilaian Kelas 
          • Penilaian Hasil Belajar Masing-Masing Kelompok Mata Pelajaran
          • Rambu-Rambu
          • Ranah Penilaian

          TEKNIK PENILAIAN
          • Tenik-Teknik Penilaian
          • Penilaian Unjuk Kerja
          • Penilaian Sikap 
          • Penilaian Tertulis
          • Penilaian Proyek
          • Penilaian Produk
          • Penilaian Portofolio
          • Penilaian Diri
          • Prinsi-Prinsip Penilaian Kelas I - III

          LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAAN PENILAIAN
          • Penetapan Indikator Pencapaian Hasil Belajar
          • Pemetaan Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Indikator dan Teknik Penilaian
          • Penetapan Teknik Penilaian

          PENGOLAHAN HASIL PENILAIAN
          • Pengolahan Hasil Penilaian
          • Interpretasi Hasil Penilaian Dalam Menetapkan Kriteria Ketuntasan Belajar

          PEMANFAATAN DAN PELAPORAN HASIL PENILAIAN
          • Pemanfaatan Hasil Penilaian
          • Pelaporan Hasil Penilaian Kelas

          Lampiran-Lampiran
          • Petunjuk Pengisian Rapor
          • Rasional
          • Penjelasan Umum
          • Penjelasan Pengisian Masing-Masing Mata Pelajaran
          • Mekanisme Penentuan Naik Kelas dan Tinggal Kelas
          • Contoh Model Rapor SD/MI

          Download Model Penilaian Kelas SD MI KTSP

          Selengkapnya mengenai isi dan susunan berkas Model Penilaian Kelas SD MI KTSP ini, silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini.

          Model Penilaian Kelas SD MI KTSP


          Download File:
          Model Penilaian Kelas SD-MI KTSP.docx

          Demikian yang bisa kami sampikan mengenai keterangan berkas dan share file Model Penilaian Kelas SD MI KTSP. Semoga bermanfaat.
          Panduan Pengembangan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) di SD

          Diposting oleh Pada 5/17/2017 12:43:00 PM dengan No comments

          Berikut ini adalah berkas buku Panduan Pengembangan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) di SD. Download file PDF. Buku panduan ini diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar 2016. Berkas buku ini  merupakan salah satu bahan materi suplemen dalam Materi Diklat Guru Sasaran Implementasi Kurikulum 2013 Tahun 2017 untuk SD.


          Panduan Pengembangan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) di SD
          Panduan Pengembangan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) di SD

          Panduan Pengembangan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) di SD

          Berikut ini kutipan teks keterangan dari isi buku Panduan Pengembangan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) di SD:

          Daftar Isi pada buku panduan ini antara lain:

          DAFTAR ISI 

          BAB I PENDAHULUAN 
          A. Latar Belakang 
          B. Tujuan 
          C. Landasan Hukum 

          BAB II PENGERTIAN, ACUAN, PRINSIP, DAN KOMPONEN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN 
          A. Pengertian Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan 
          B. Acuan Konseptual Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan 
          C. Prinsip Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan 
          D. Komponen Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan 

          BAB III MEKANISME PENGEMBANGAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN 
          A. Pengembangan 
          B. Pelaksanaan 
          C. Daya Dukung 

          BAB IV PENUTUP 

          Latar Belakang
          Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri atas pulau besar dan kecil yang berjumlah sekitar 17.504. Berdasarkan data Biro Pusat Statistik tahun 2010, penduduk Indonesia berjumlah 237.641.326 jiwa dengan berbagai keragaman. Keragaman yang menjadi karakteristik dan keunikan Indonesia antara lain geografis, potensi sumber daya, ketersediaan sarana dan prasarana, latar belakang dan kondisi sosial budaya, dan keragaman lainnya yang terdapat di setiap daerah.

          Keragaman tersebut selanjutnya melahirkan pula tingkatan kebutuhan dan tantangan pengembangan yang berbeda antar daerah dalam rangka meningkatkan mutu dan mencerdaskan kehidupan masyarakat di setiap daerah.

          Terkait dengan pembangunan pendidikan, masing-masing daerah memerlukan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik daerah. Kurikulum sebagai jantung pendidikan perlu dikembangkan dan diimplementasikan secara kontekstual untuk merespon kebutuhan daerah, satuan pendidikan, dan peserta didik di masa kini dan masa mendatang.

          Beranjak dari kondisi tersebut maka kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik. Hal ini seperti yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 36 ayat 2 “Kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik”.

          Dalam implementasi kurikulum 2013, sekolah berkewajiban mengembangan kurikulum operasional yang dikembangkan dan diimplementasikan oleh satuan pendidikan diwujudkan dalam bentuk Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), hal ini sesuai dengan yang diamanatkan di dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2015 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan pasa 1 ayat 20 “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan adalah Kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan dimasing-masing satuan pendidikan.”.

          Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional.

          Standar nasional pendidikan terdiri atas standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan dan standar penilaian pendidikan.

          Komponen KTSP seperti yang termuat  di dalam Permendikbud Nomor 61 Tahun 2014 Tentang Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, meliputi 3 dokumen. Dokumen 1 yang disebut dengan Buku I KTSP berisi sekurang- kurangnya visi, misi, tujuan, muatan, pengaturan beban belajar, dan kalender pendidikan. Dokumen 2 yang disebut dengan Buku II KTSP berisi silabus dan dokumen 3 yang disebut dengan Buku III KTSP berisi rencana pelaksanaan pembelajaran yang disusun sesuai potensi, minat, bakat, dan kemampuan peserta didik di lingkungan belajar.

          Panduan ini hanya memuat tentang pengembangan dokumen 1 atau Buku 1 KTSP.

          Tujuan
          Tujuan Panduan Penyusunan Buku I KTSP ini adalah agar satuan pendidikan SD/MI/SDLB mempunyai acuan dalam penyusunan dan pengembangan kurikulum yang akan dilaksanakan pada satuan pendidikan yang bersangkutan.

          Landasan Hukum
          Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan sebagai sebuah perencanaan yang disusun oleh satuan pendidikan tentunya merujuk pada peraturan perundang-undangan yang telah dikeluarkan. Peraturan yang terkait dengan pengembangan KTSP adalah sebagai berikut:
          1. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional,
          a. Pasal 36 Ayat (2) menyebutkan bahwa kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik.
          b. Pasal 36 Ayat (3) menyebutkan bahwa kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan: (a) peningkatan iman dan takwa; (b) peningkatan akhlak mulia; (c) peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat peserta didik; (d) keragaman potensi daerah dan lingkungan; (e) tuntutan pembangunan daerah dan nasional; (f) tuntutan dunia kerja; (g) perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni; (h) agama; (i) dinamika perkembangan global; dan (j) persatuan nasional dan nilai- nilai kebangsaan.
          c. Pasal 38 Ayat (2) mengatur bahwa kurikulum pendidikan dasar dan menengah dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komite sekolah/madrasah di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor departemen agama kabupaten/kota untuk pendidikan dasar dan provinsi untuk pendidikan menengah.

          2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2015 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan, pasal 1:
          a. Ayat (16) Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
          b. Ayat (17) Kerangka Dasar Kurikulum adalah tatanan konseptual Kurikulum yang dikembangkan berdasarkan Standar Nasional Pendidikan.
          c. Ayat (20) Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan adalah Kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan dimasing-masing satuan pendidikan.
          3. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 61 Tahun 2014 Tentang Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Pada Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah.

          Dari peraturan perundang-undangan yang telah dikeluarkan pemerintah tersebut ditegaskan bahwa kurikulum dikembangkan dengan prinsip diversifikasi untuk melakukan penyesuaian program pendidikan pada satuan pendidikan dengan kondisi dan ciri khas potensi yang ada di daerah serta peserta didik, kemudian kurikulum dikembangkan dan diimplementasikan pada tingkat satuan pendidikan.

          Kurikulum operasional yang dikembangkan dan diimplementasikan oleh satuan pendidikan diwujudkan dalam bentuk Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).
          a. Kurikulum dikembangkan secara berdiversifikasi dengan maksud agar memungkinkan penyesuaian program pendidikan pada satuan pendidikan dengan kondisi dan kekhasan potensi yang ada di daerah serta peserta didik; dan
          b. Kurikulum dikembangkan dan dilaksanakan di tingkat satuan pendidikan. Kurikulum operasional yang dikembangkan dan dilaksanakan oleh satuan pendidikan diwujudkan dalam bentuk Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

          Pengertian Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
          Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan.

          Pengembangan KTSP jenjang pendidikan dasar dan menengah mengacu pada Standar Nasional Pendidikan, Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum, dan pedoman implementasi kurikulum. KTSP dikembangkan oleh satuan pendidikan dengan melibatkan komite sekolah/madrasah, dan kemudian disahkan oleh kepala dinas pendidikan atau kantor kementerian agama provinsi dan kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya.

          Acuan Konseptual Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
          Dalam pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP Buku I) diharapkan mengacu pada acuan konseptual berikut ini:
          1. Peningkatan Iman, Takwa, dan Akhlak Mulia. Iman, takwa, dan akhlak mulia menjadi dasar pengembangan kepribadian peserta didik secara utuh. KTSP disusun agar semua mata pelajaran dapat meningkatkan iman, takwa, dan akhlak mulia.
          2. Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama, kurikulum dikembangkan untuk memelihara dan meningkatkan toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
          3. Persatuan Nasional dan Nilai-Nilai Kebangsaan, kurikulum diarahkan untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan peserta didik yang menjadi landasan penting bagi upaya memelihara persatuan dan kesatuan bangsa dalam kerangka NKRI. Oleh karena itu, kurikulum harus menumbuh kembangkan wawasan dan sikap kebangsaan serta persatuan nasional untuk memperkuat keutuhan bangsa dalam wilayah NKRI.
          4. Peningkatan Potensi, Kecerdasan, Bakat, dan Minat sesuai dengan Tingkat Perkembangan dan Kemampuan Peserta Didik, pendidikan merupakan proses holistik/sistemik dan sistematik untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia yang memungkinkan potensi diri (sikap, pengetahuan, dan keterampilan) berkembang secara optimal. Sejalan dengan itu, kurikulum disusun dengan memperhatikan potensi, bakat, minat, serta tingkat perkembangan kecerdasan; intelektual, emosional, sosial, spritual, dan kinestetik peserta didik.
          5. Kesetaraan Warga Negara Memperoleh Pendidikan Bermutu, kurikulum diarahkan kepada pengembangan sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang holistik dan berkeadilan dengan memperhatikan kesetaraan warga negara memperoleh pendidikan bermutu.
          6. Kebutuhan Kompetensi Masa Depan, kompetensi peserta didik yang diperlukan antara lain berpikir kritis dan membuat keputusan, memecahkan masalah yang kompleks secara lintas bidang keilmuan, berpikir kreatif dan kewirausahaan, berkomunikasi dan berkolaborasi, menggunakan pengetahuan kesempatan secara inovatif, mengelola keuangan, kesehatan, dan tanggung jawab warga negara.
          7. Tuntutan Dunia Kerja, kegiatan pembelajaran harus dapat mendukung tumbuh kembangnya pribadi peserta didik yang berjiwa kewirausahaan dan mempunyai kecakapan hidup. Oleh sebab itu, kurikulum perlu mengembangkan jiwa kewirausahaan dan kecakapan hidup untuk membekali peserta didik dalam melanjutkan studi dan/atau memasuki dunia kerja. Terlebih bagi peserta didik pada satuan pendidikan kejuruan dan peserta didik yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
          8. Perkembangan Iptek, pendidikan perlu mengantisipasi dampak global yang membawa masyarakat berbasis pengetahuan di mana Iptek sangat berperan sebagai penggerak utama perubahan. Pendidikan harus terus menerus melakukan penyesuaian terhadap perkembangan Ipteks sehingga tetap relevan dan kontekstual dengan perubahan. Oleh karena itu, kurikulum harus dikembangkan secara berkala dan berkesinambungan sejalan dengan perkembangan Iptek.
          9. Keragaman Potensi dan Karakteristik Daerah serta Lingkungan, daerah memiliki keragaman potensi, kebutuhan, tantangan, dan karakteristik lingkungan. Masing-masing daerah memerlukan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik daerah dan pengalaman hidup sehari-hari. Oleh karena itu, kurikulum perlu memuat keragaman tersebut untuk menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan daerah dan lingkungan.
          10. Tuntutan Pembangunan Daerah dan Nasional, dalam era otonomi dan desentralisasi, kurikulum adalah salah satu media pengikat dan pengembang keutuhan bangsa yang dapat mendorong partisipasi masyarakat dengan tetap mengedepankan wawasan nasional. Untuk itu, kurikulum perlu memperhatikan keseimbangan antara kepentingan daerah dan nasional.
          11. Dinamika Perkembangan Global, kurikulum dikembangkan untuk meningkatkan kemandirian, baik pada individu maupun bangsa, yang sangat penting ketika dunia digerakkan oleh pasar bebas. Pergaulan antarbangsa yang semakin dekat memerlukan individu yang mandiri dan mampu bersaing serta mempunyai kemampuan untuk hidup berdampingan dengan bangsa lain.
          12. Kondisi Sosial Budaya Masyarakat Setempat, kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat dan menunjang kelestarian keragaman budaya. Penghayatan dan apresiasi pada budaya setempat ditumbuh kembangkan terlebih dahulu sebelum mempelajari budaya dari daerah dan bangsa lain.
          13. Karakteristik Satuan Pendidikan, kurikulum dikembangkan sesuai dengan kondisi dan ciri khas satuan pendidikan.

          Prinsip Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
          Prinsip pengembangan KTSP:
          1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya pada masa kini dan yang akan datang. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan pada masa kini dan yang akan datang. Memiliki posisi sentral berarti bahwa kegiatan pembelajaran harus berpusat pada peserta didik.
          2. Belajar sepanjang hayat, kurikulum diarahkan pada proses pengembangan, pembudayaan, dan pemberdayaan kemampuan peserta didik untuk belajar sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal, dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya.
          3. Menyeluruh dan berkesinambungan, substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi (sikap, pengetahuan, dan keterampilan) bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar jenjang pendidikan.

          Komponen Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
          Komponen Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) meliputi 3 dokumen. Dokumen I disebut dengan Buku I KTSP berisi sekurang-kurangnya memuat komponen: visi, misi, tujuan, muatan, pengaturan beban belajar, dan kalender pendidikan. Buku I KTSP menjadi tanggungjawab kepala sekolah. Buku II KTSP berisi silabus, dan Buku III KTSP berisi rencana pembelajaran yang disusun sesuai potensi, minat bakat, dan kemampuan peserta didik di lingkungan belajar. Panduan ini menjelaskan secara lebih rinci muatan atau komponen yang dirancang dalam pengembangan KTSP.

            Download Buku Panduan Pengembangan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) di SD

            Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas buku Panduan Pengembangan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) di SD ini silahkan lihat atau unduh pada link di bawah ini:

            Panduan Pengembangan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) di SD



            Download File:
            Panduan Pengembangan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) di SD.pdf

            Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file buku Panduan Pengembangan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) di SD. Semoga bisa bermanfaat.

            Formulir Kontak

            Nama

            Email *

            Pesan *