Buku Guru dan Siswa Mapel PPKn Kelas X (10) MA SMA SMK MAK Kurikulum 2013

Diposting oleh Pada 6/20/2018 11:46:00 AM dengan No comments

Berikut ini adalah berkas Buku Guru dan Siswa Mapel PPKn Kelas X (10) MA SMA SMK MAK Kurikulum 2013. Download file format PDF.

Buku Guru dan Siswa Mapel PPKn Kelas X MA SMA SMK MAK Kurikulum 2013
Buku Guru dan Siswa Mapel PPKn Kelas X MA SMA SMK MAK Kurikulum 2013

Buku Guru dan Siswa Mapel PPKn Kelas 10 MA SMA SMK MAK Kurikulum 2013

Berikut ini kutipan teks keterangan dari isi berkas Buku Guru dan Siswa Mapel PPKn Kelas X MA SMA SMK MAK Kurikulum 2013:

Buku siswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) merupakan buku pegangan peserta didik kelas X (sepuluh) dalam proses pembelajaran mata pelajaran PPKn di sekolah. Buku ini banyak sekali manfaatnya bagi kalian sebagai peserta didik. Buku ini akan mengantarkan kalian untuk memperoleh wawasan yang diperlukan agar menjadi warga negara Indonesia yang baik sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Buku ini merupakan jawaban atas tuntutan buku pelajaran yang berkualitas, yaitu buku pelajaran yang tidak hanya memaparkan materi, akan tetapi membelajarkan peserta didik agar memiliki kompetensi yang diharapkan. Buku ini mengembangkan kompetensi kewarganegaraan kalian melalui pendekatan berbasis ilmiah (scientific), dimana melalui buku ini dalam proses pembelajaran kalian didorong untuk selalu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan.

Buku ini disusun berdasarkan Kurikulum 2013 dan materi yang disajikan dalam buku ini sesuai dengan Permendikbud Nomor 69 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, serta Permendikbud Nomor 70 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan. Materi yang disajikan telah disesuaikan dengan tingkat perkembangan psikologis kalian sebagai peserta didik di Sekolah Menengah Atas.

Buku ini dikemas secara sistematis dan menarik serta ditujukan untuk meningkatkan kreatifitas kalian. Bahasa yang dipergunakan merupakan bahasa yang mudah dipahami oleh kalian. Sehingga, ketika kalian membaca setiap bab atau sub-bab yang ada di dalam buku ini berbeda dengan buku-buku lainnya. Bahasa yang dipergunakan bukanlah bahasa yang kaku, tetapi bahasa yang fleksibel serta bersahabat dengan kalian selaku pembaca buku ini.

Apa saja yang terdapat dalam buku ini? Di dalam buku ini disajikan berbagai macam rubrik yang mendorong kalian untuk aktif dalam setiap rangkaian proses pembelajaran. Adapun sistematika yang terdapat dalam buku ini sebagai berikut.
  1. Pengantar. Bagian ini terdapat di awal setiap bab yang berfungsi memberikan gambaran awal mengenai materi pembelajaran yang akan kalian pelajari.
  2. Materi pembelajaran. Bagian ini berisi paparan materi pembelajaran yang harus kalian pelajari. Materi pembelajaran disajikan dengan menarik yang didukung oleh gambar-gambar yang relevan serta contoh-contoh yang bersumber dari peristiwa-peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar kalian. Materi pembelajaran ini dilengkapi dengan rubrik Info Kewarganegaraan yang berisi tentang informasi-informasi tambahan yang tentunya akan memperluas cakrawala berpikir kalian.
  3. Tugas Mandiri dan Kelompok. Bagian ini mengajak kalian berlatih baik secara mandiri atau berkelompok untuk menyelesaikan berbagai tugas dengan cara membaca berbagai literatur/buku, menganalisis suatu kasus, melakukan pengamatan terhadap berbagai peristiwa yang sedang terjadi di lingkungan sekitar serta melakukan wawancara dengan para tokoh masyarakat atau aparatur negara.
  4. Refleksi. Melalui bagian ini kalian diajak untuk mengevaluasi diri serta merenungkan apa saja yang telah kalian pelajari dan perilaku yang akan kalian lakukan untuk kemajuan bangsa dan negara berkaitan dengan materi tersebut.
  5. Rangkuman. Untuk mempermudah kalian dalam memahami materi pembelajaran, buku ini juga dilengkapi dengan rangkuman yang berisi ringkasan materi pembelajaran dalam satu bab.
  6. Praktek Belajar Kewarganegaraan. Untuk melatih kecakapan kalian dalam mengolah potensi berpikir holistik serta perilaku yang seharusnya kalian lakukan dalam kehidupan sehari-hari berkaitan dengan materi yang dipelajari. Pada bagian ini kalian akan diajak untuk mengerjakan seperangkat tugas untuk meningkatkan keterampilan kalian sebagai warga negara. Tugas-tugas tersebut dikemas dalam bentuk penelitian sederhana, analisis kasus, debat, menulis artikel dan bermain peran atau simulasi.
  7. Penilaian Diri. Bagian ini untuk mengukur kesesuaian sikap dan perilaku kalian sebagai warga negara yang baik. Pada bagian ini kalian diajak untuk menilai diri sendiri, memberikan argumen atas nilai yang kalian tetapkan serta mengklarifikasi nilai-nilai yang berkembang dimasyarakat melalui wacana yang dibaca.
  8. Uji Kompetensi. Bagian ini berfungsi untuk mengukur sejauh mana kompetensi yang telah kalian kuasai setelah mempelajari materi pembelajaran pada satu bab dengan menjawab berbagai soal yang terdapat di dalamnya.
  9. Indeks. Selama proses pembelajaran tentunya kalian akan mengenal beragam istilah penting. Untuk menemukan kembali secara cepat istilah-istilah tersebut dalam buku, kalian bisa membacanya di dalam rubrik indeks.
  10. Glosarium. Bagian ini melengkapi buku supaya kalian dapat menemukan berbagai kata asing atau kata yang sulit dipahami, sehingga mempermudah kalian untuk memahami materi secara keseluruhan.

Dengan membaca buku ini, cakrawala berpikir kalian sebagai warga negara tentunya akan semakin luas dan kompetensi yang dimiliki juga akan semakin bertambah banyak serta baik kualitasnya.

Konsep Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Dalam tinjauan pedagogik, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) merupakan bidang kajian keilmuan, program kurikuler, dan aktivitas sosial-kultural yang bersifat multidimensional. Sifat multidimensional ini menyebabkan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dapat disikapi sebagai: pendidikan nilai dan moral, pendidikan kemasyarakatan, pendidikan kebangsaan, pendidikan kewarganegaraan, pendidikan politik, pendidikan hukum dan hak asasi manusia, serta pendidikan demokrasi.

Di Indonesia, arah pengembangan Pendidikan Kewarganegaraan tidak boleh keluar dari landasan ideologi Pancasila, landasan konstitusional Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan landasan operasional Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Selain itu, tidak boleh juga keluar dari koridor Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan filosofi Bhinneka Tunggal Ika. Hal ini yang menyebabkan secara terminologi untuk pendidikan kewarganegaraan di Indonesia digunakan istilah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang mempunyai misi sebagai pendidikan nilai dan moral Pancasila, penyadaran akan norma dan konstitusi UUD Negara Republik IndonesiaI Tahun 1945, pengembangan komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan penghayatan terhadap filosofi Bhinneka Tunggal Ika. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dimaksudkan sebagai upaya membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air yang dijiwai oleh nilai-nilai Pancasila, Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, semangat Bhinneka Tunggal Ika, dan komitmen Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Oleh karena itu, secara umum pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di sekolah adalah upaya mengembangkan kualitas warga negara secara utuh dalam berbagai aspek sebagai berikut.
  1. Kemelekwacanaan sebagai warga negara (civic literacy), yakni pemahaman peserta didik sebagai warga negara tentang hak dan kewajiban warga negara dalam kehidupan demokrasi konstitusional Indonesia serta menyesuaikan perilakunya dengan pemahaman dan kesadaran itu.
  2. Komunikasi sosial kultural kewarganegaraan (civic engagement), yakni kemauan dan kemampuan peserta didik sebagai warga negara untuk melibatkan diri dalam komunikasi sosial-kultural sesuai dengan hak dan kewajibannya.
  3. Kemampuan berpartisipasi sebagai warga negara (civic skill and participation), yakni kemauan, kemampuan, dan keterampilan peserta didik sebagai warga negara dalam mengambil prakarsa dan/atau turut serta dalam pemecahan masalah sosial-kultur kewarganegaraan di lingkungannya.
  4. Penalaran kewarganegaraan (civic knowledge), yakni kemampuan peserta didik sebagai warga negara untuk berpikir secara kritis dan bertanggungjawab tentang ide, instrumentasi, dan praksis demokrasi konstitusional Indonesia.
  5. Partisipasi kewarganegaraan secara bertanggung jawab (civic participation and civic responsibility), yakni kesadaran dan kesiapan peserta didik sebagai warga negara untuk berpartisipasi aktif dan penuh tanggung jawab dalam berkehidupan demokrasi konstitusional. (Dokumen Standar Kkompetensi Guru Kelas mata pelajaran PKn Depdiknas, 2004).

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di tingkat persekolahan bertujuan untuk mempersiapkan para peserta didik menjadi warga negara yang cerdas dan baik (smart dan good citizen) berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Warga negara yang dimaksud adalah warga negara yang menguasai pengetahuan (knowledge), sikap dan nilai (attitudes and values), keterampilan (skills) yang dapat dimanfaatkan untuk menumbuhkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air sebagai wujud implementasi dan aktualisasi nilai-nilai Pancasila.

Tujuan akhir dari Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan adalah terwujudnya warga negara yang cerdas dan baik, yakni warga negara yang bercirikan tumbuh-kembangnya kepekaan, ketanggapan, kritisasi, dan kreativitas sosial dalam konteks kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara tertib, damai, dan kreatif, sebagai cerminan dan pengejawantahan nilai, norma dan moral Pancasila. Para peserta didik dikondisikan untuk selalu bersikap kritis dan berperilaku kreatif sebagai anggota keluarga, warga sekolah, anggota masyarakat, warga negara, dan umat manusia di lingkungannya secara cerdas dan baik. Proses pembelajaran diorganisasikan dalam bentuk belajar sambil berbuat (learning by doing), belajar memecahkan masalah sosial (social problem solving learning), belajar melalui perlibatan sosial (socio-participatory learning), dan belajar melalui interaksi sosial-kultural sesuai dengan konteks kehidupan masyarakat.

Struktur Kurikulum Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas X

Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD)
Mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan kelas X memiliki empat kompetensi inti dan 25 kompetensi dasar. Berbeda dengan kurikulum sebelumnya, konsep kompetensi inti ini merupakan konsep yang baru. Setiap kompetensi inti mempunyai kedudukannya masing-masing, yaitu:
  1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual;
  2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial;
  3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan; dan
  4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan
KI 1, dan KI 2, harus dikembangkan dan ditumbuhkan melalui proses pembelajaran setiap materi pokok yang tercantum dalam KI 3 dan KI 4. Dapatlah dikatakan bahwa KI 1 dan KI 2 tidak diajarkan langsung (direct teaching), tetapi indirect teaching pada setiap kegiatan pembelajaran.

    Download Buku Guru dan Siswa Mapel PPKn Kelas X (10) MA SMA SMK MAK Kurikulum 2013

    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Buku Guru dan Siswa Mapel PPKn Kelas X MA SMA SMK MAK Kurikulum 2013 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

    Buku Guru Mapel PPKn Kelas X (10) MA SMA SMK MAK Kurikulum 2013



    Download File:

    Buku Guru Mapel PPKn Kelas X MA SMA SMK MAK Kurikulum 2013.pdf
    Buku Siswa Mapel PPKn Kelas X MA SMA SMK MAK Kurikulum 2013.pdf


    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Buku Guru dan Siswa Mapel PPKn Kelas X (10) MA SMA SMK MAK Kurikulum 2013. Semoga bisa bermanfaat.
    RPP Kelas IV (4) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018

    Diposting oleh Pada 6/20/2018 02:13:00 AM dengan No comments

    Berikut ini adalah berkas RPP Kelas IV (4) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018.

    RPP Kelas IV (4) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018
    RPP Kelas IV (4) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018

    RPP Kelas 4 SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018

    Berikut ini kutipan teks keterangan dari isi salah satu file berkas RPP Kelas IV (4) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018:

    KOMPETENSI INTI
    • Menerima, menghargai dan menjalankan ajaran Agama yang dianutnya
    • Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, tetangga, dan guru
    • Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain.
    • Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

    KOMPETENSI DASAR 
    PPKn
    • Menghargai kebhinnekatunggalikaan dan keragaman agama, suku bangsa (pakaian tradisional, bahasa, rumah adat, makanan khas, dan upacara adat), sosial ekonomi di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat sekitar.
    Bahasa Indonesia
    • Mendengarkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik untuk berdoa (sesuai agama yang dianutnya) di sekolah dan di rumah.
    • Mengucapkan doa dengan bahasa yang baik sesuai dengan agama yang dianutnya.
    • Menyapa dan menyampaikan ucapan selamat, terima kasih atau permohonan maaf sesuai dengan konteksnya

    Matematika
    • Menaksir jumlah uang untuk berbelanja atau jumlah dan jenis benda yang diperlukan untuk suatu kegiatan amal sehingga sesuai kebutuhan.

    Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
    • Menghargai tubuh sebagai anugrah Tuhan yang tidak ternilai
    • Memiliki perilaku hidup sehat
    • Mempraktikkan variasi dan kombinasi gerak dasar untuk membentuk gerakan dasar atletik jalan dan lari yang dilandasi konsep gerak melalui permainan dan atau tradisional
    • Mempraktikkan variasi dan kombinasi gerak dasar untuk membentuk gerakan dasar atletik jalan dan lari yang dilandasi konsep gerak melalui permainan dan atau tradisional.

    Seni, Budaya, dan Prakarya
    • Membuat karya konstruksi dengan memanfaatkan bahan di lingkungan

    INDIKATOR 
    PPKn
    • Memberikan contoh keberagaman di lingkungannya dengan rasa percaya diri
    • Mengagumi keragaman suku, etnis, dan bahasa sebagai keunggulan di wilayah negara Indonesia.

    Bahasa Indonesia
    • Bersikap tertib (menjaga keheningan) dalam mendengarkan doa
    • Mengambil sikap duduk atau berdiri dengan berdiam diri
    • Melafalkan kata-kata teks doa dengan jelas
    • Melafalkan kata-kata teks doa dengan intonasi yang sesuai
    • Menyapa dengan kata atau kalimat sapaan yang sesuai
    • Menyapa dan mengucapkan selamat dengat kalimat yang sesuai
    • Menyapa dan menyampaikan ucapan terima kasih dengan kalimat yang sesuai
    • Menyapa dan menyampaikn permohonan maaf dengan kalimat yang sesuai.

    Matematika
    • Menyebutkan besarnya uang saku yang diterima stiap hari atau minggu
    • Menyebutkan sumber perolehan uang saku
    • Menghitung besarnya penggunaan uang saku untuk konsumsi, uang tabungan, dan sosial
    • Membandingkan nilai uang yang berbeda
    • Menyelesaikan operasi hitung yang melibatkan uang
    • Menentukan hasil operasi hitung melalui transaksi jual beli yang melibatkan uang

    Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
    • Melakukan aktivitas fisik secara teratur 
    • Menerapkan perilaku hidup sehat di sekolah
    • Memperagakan kombinasi gerak dasar jalan
    • Memperagakan kombinasi gerak dasar lari

    Seni, Budaya, dan Prakarya
    • Menjelaskan keunikan karya seni dan karya kreatif berbagai daerah
    • Memuji karya seni dan karya kreatif teman
    • Merawat karya seni dan karya kreatif yang ada di sekolah
    • Menunjukkan kebanggaan terhadap karya sendiri

    TUJUAN
    • Menerima dan menjalankan ajaran Agama yang dianutnya
    • Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga,teman, dan guru
    • Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati, mendengar, melihat, membaca dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
    • Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

    MATERI
    PPKn
    • Keberagaman agama, bahasa, suku bangsa, dan sosial ekonomi

    Bahasa Indonesia
    • Sikap tertib dalam mendengarkan doa
    • Menyapa dan mengucapkan selamat, terima kasih, dan permohonan maaf dengan kata dan kalimat yang sesuai.

    Matematika
    • Jumlah uang
    • Operasi hitung

    Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
    • Berjalan jinjit ke berbagai arah mengikuti aba-aba dan berlari membawa benda yang diletakkan di kepala.

    Seni, Budaya, dan Prakarya
    • Karya seni dan karya kreatif .

    PENDEKATAN & METODE
    Pendekatan : Scientific
    Strategi : Cooperative Learning
    Teknik : Example Non Example
    Metode : Penugasan, Tanya Jawab, Diskusi Dan Ceramah

    Tema dan Sub Tema Kelas 4 Kurikulum 2013

    TEMA 1 INDAHNYA KEBERSAMAAN
    Sub Tema 1. Keragaman Budayaku
    Sub Tema 2. Kebersamaan Dalam Keberagaman
    Sub Tema 3. Besyukur Atas Keberagaman
    Sub Tema 4. Proyek Kelas

    TEMA 2 SELALU BERHEMAT ENERGI
    Sub Tema 1. Macam-Macam Sumber Energi
    Sub Tema 2. Pemanfaat Energi
    Sub Tema 3. Gaya dan Gerak

    TEMA 3 PEDULI TERHADAP MAKHLUK HIDUP
    Sub Tema 1. Hewan dan Tumbuhan Di Lingkungan Rumahku
    Sub Tema 2. Keberagaman Makhluk Hidup Di Lingkunganku
    Sub Tema 3. Ayo Cintai Lingkungan
    Sub Tema 4. Proyek Kelas

    TEMA 4 BERBAGAI PEKERJAAN
    Sub Tema 1. Jenis-Jenis Pekerjaan
    Sub Tema 2. Barang dan Jasa
    Sub Tema 3. Pekerjaan Orang Tua
    Sub Tema 4. Proyek Kelas

    TEMA 5 PAHLAWANKU
    Sub Tema 1. Perjuangan Para Pahlawan
    Sub Tema 2. Pahlawanku Kebanggaanku
    Sub Tema 3. Sikap Kepahlawanan
    Sub Tema 4. Proyek Kelas

    TEMA 6 INDAHNYA NEGERIKU
    Sub Tema 1. Keanekaragaman Hewan dan Tumbuhan
    Sub Tema 2. Keindahan Alam Negeriku
    Sub Tema 3. Indahnya Peninggalan Negeriku
    Sub Tema 4. Proyek Kelas

    TEMA 7 CITA-CITAKU
    Sub Tema 1. Aku dan Cita-Citaku
    Sub Tema 2. Hebatnya Cita-Citaku
    Sub Tema 3. Giat Berusaha Meraih Cita-Cita
    Sub Tema 4. Proyek Kelas

    TEMA 8 TEMPAT TINGGALKU
    Sub Tema 1. Lingkungan Tempat Tinggalku
    Sub Tema 2. Keunikan Daerah Tempat Tinggalku
    Sub Tema 3. Aku Bangga Dengan Daerah Tempat Tinggalku
    Sub Tema 4. Proyek Kelas

    TEMA 9 MAKANANKU SEHAT DAN BERGIZI
    Sub Tema 1. Makananku Sehat dan Bergizi
    Sub Tema 2. Manfaat Makanan Sehat dan Bergizi
    Sub Tema 3. Kebiasaan Makanku
    Sub Tema 4. Proyek Kelas

      Download RPP Kelas IV (4) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018

      Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas RPP Kelas IV (4) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018 ini silahkan lihat preview salah satu file dan unduh file RPP lainnya pada link di bawah ini:

      RPP Kelas IV (4) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018



      Download File:

      RPP Kelas IV (4) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018 - Semester 1

      RPP Kelas IV (4) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018 - Semester 2


      Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file RPP Kelas IV (4) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018. Semoga bisa bermanfaat.
      RPP Kelas V (5) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018

      Diposting oleh Pada 6/19/2018 05:43:00 PM dengan No comments

      Berikut ini adalah berkas RPP Kelas V (5) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018. Download file format .doc atau .docx Microsoft Word.

      RPP Kelas V (5) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018
      RPP Kelas V (5) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018

      RPP Kelas 5 SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018

      Berikut ini kutipan teks keterangan dari isi berkas RPP Kelas V (5) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018:

      KOMPETENSI INTI
      1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
      2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman dan guru.
      3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah.
      4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.
      Pada RPP Kelas V (5) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018 ini terdiri dari beberapa Tema dan dibagi ke dalam beberapa Sub Tema. 

      Sesuai dengan buku sumber yang digunakan yaitu Buku Guru dan Buku Siswa Kelas V - Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2017 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, berikut ini adalah Tema Kelas 5 SD Kurikulum 2013:

      Tema Kurikulum 2013 SD/MI Semester 1
      • Tema 1 Organ Gerak Hewan dan Manusia
      • Tema 2 Udara Bersih Bagi Kesehatan
      • Tema 3 Makanan Sehat
      • Tema 4 Sehat Itu Penting
      • Tema 5 Ekosistem

      Tema Kurikulum 2013 SD/MI Semester 2
      • Tema 6 Panas dan Perpindahannya
      • Tema 7 Peristiwa dalam Kehidupan
      • Tema 8 Lingkungan Sahabat Kita
      • Tema 9 Benda-Benda di Sekitar Kita

        Download RPP Kelas V (5) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018

        Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas RPP Kelas V (5) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018 ini silahkan lihat preview salah satu file RPP dan unduh file lainnya pada link di bawah ini:

        RPP Kelas V (5) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018



        Download File:

        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 1 Subtema 1.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 1 Subtema 2.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 1 Subtema 3.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 1 Subtema 4.zip

        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 2 Subtema 1.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 2 Subtema 2.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 2 Subtema 3.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 2 Subtema 4.zip

        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 3 Subtema 1.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 3 Subtema 2.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 3 Subtema 3.zip
         RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 3 Subtema 4.zip

        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 4 Subtema 1.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 4 Subtema 2.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 4 Subtema 3.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 4 Subtema 4.zip

        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 5 Subtema 1.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 5 Subtema 2.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 5 Subtema 3.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 5 Subtema 4.zip

        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 6 Subtema 1.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 6 Subtema 2.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 6 Subtema 3.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 6 Subtema 4.zip

        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 7 Subtema 1.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 7 Subtema 2.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 7 Subtema 3.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 7 Subtema 4.zip

        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 8 Subtema 1.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 8 Subtema 2.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 8 Subtema 3.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 8 Subtema 4.zip

        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 9 Subtema 1.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 9 Subtema 2.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 9 Subtema 3.zip
        RPP Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tema 9 Subtema 4.zip


        Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file RPP Kelas V (5) SD MI Kurikulum 2013 Revisi 2018. Semoga bermanfaat.
        RPP Kelas 6 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Semester 1 dan 2 Lengkap

        Diposting oleh Pada 6/19/2018 05:05:00 AM dengan No comments

        Berikut ini adalah berkas RPP Kelas VI (6) Kurikulum 2013 Revisi 2018 Semester 1 dan 2 Lengkap. Download file format .docx Microsoft Word.

        RPP Kelas VI (6) Kurikulum 2013 Revisi 2018 Semester 1 dan 2 Lengkap
        RPP Kelas VI (6) Kurikulum 2013 Revisi 2018 Semester 1 dan 2 Lengkap

        RPP Kelas VI (6) Kurikulum 2013 Revisi 2018 Semester 1 dan 2 Lengkap

        Berikut ini kutipan teks dari isi berkas RPP Kelas VI (6) Kurikulum 2013 Revisi 2018 Semester 1 dan 2:

        KOMPETENSI INTI (KI)
        KI 1 : Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
        KI 2 : Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman dan guru
        KI 3 : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah
        KI 4 : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia

        KOMPETENSI DASAR (KD) & INDIKATOR
        Matematika
        1.1 Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
        2.1 Menunjukkan sikap cermat dan teliti, jujur, tertib dan mengikuti aturan, peduli, disiplin waktu, tidak mudah menyerah serta bertanggungjawab dalam mengerjakan tugas.
        2.2 Menunjukkan sikap berpikir logis, kritis dan kreatif.
        3.1 Memahami operasi hitung yang melibatkan berbagai bentuk pecahan (pecahan biasa, campuran, desimal, dan persen).
        3.1.1 Menentukan hasil operasi hitung bentuk pecahan biasa
        3.1.2 Menentukan hasil operasi hitung bentuk pecahan desimal
        3.1.3 Menentukan hasil operasi hitung bentuk pecahan persen
        3.1.4 Menentukan hasil operasi hitung pecahan campuran
        4.1 Merumuskan dengan kalimat sendiri, membuat model matematika, dan memilih strategi yang efektif dalam memecahkan masalah nyata sehari-hari yang berkaitan dengan operasi hitung, bangun ruang dan data, serta memeriksa kebenaran jawabannya.
        4.1.1 Menggambarkan model bentuk pecahan dari suatu bilangan
        4.1.2 Mempresentasikan model bentuk pecahan dari suatu bilangan

        Bahasa Indonesia
        1.1 Meresapi makna anugerah Tuhan Yang Maha Esa berupa bahasa Indonesia yang diakui sebagai sarana yang lebih unggul daripada bahasa lain untuk memperoleh ilmu pengetahuan.
        1.2 Meresapi makna anugerah Tuhan yang Maha Esa atas keberadaan ciri khusus makhluk hidup, hantaran panas, energi listrik dan perubahannya, serta tata surya.

        2.1 Memiliki kepedulian dan tanggung jawab tentang ciri makhluk hidup dan lingkungan melalui pemanfataan bahasa Indonesia.

        3.3 Menggali informasi dari teks laporan investigasi tentang ciri khusus makhluk hidup dan lingkungan, serta campuran dan larutan dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku.
        3.3.1 Mengidentifikasi 5 informasi manfaat tumbuhan untuk kehidupan manusia sesuai isi teks laporan investigasi.
        3.3.2 Menemukan suatu manfaat tumbuhan untuk hewan sesuai isi teks laporan investigasi.
        3.3.3 Menjelaskan akibat jika tidak ada tumbuhan.

        4.3 Mengamati, mengolah, dan menyajikan teks laporan investigasi tentang ciri khusus makhluk hidup dan lingkungan, serta campuran dan larutan secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku.
        4.3.1 Menuliskan struktur teks investigasi.
        4.3.2 Mempresentasikan struktur teks investigasi.

        IPA
        1.1 Bertambah keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan Yang Maha Esa yang menciptakannya, serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya.

        2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, objketif, jujur, teliti, cermat, tekun, hati-hati, bertanggung jawab, terbuka, dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan inkuiri ilmiah dan berdiskusi.

        3.4 Mendeskripsikan perkembangan makhluk hidup.
        3.4.1 Menjelaskan pengertian perkembangbiakan makhluk hidup
        3.4.2 Menunjukkan bagian-bagian bunga pada tumbuhan
        3.4.3 Menunjukkan bagian-bagian bunga sebagai alat perkembangbiakan tumbuhan
        3.4.4 Mendeskripsikan proses perkembangbiakan secara generatif
        3.4.5 Mendeskripsikan jenis-jenis penyerbukan pada tumbuhan

        4.4 Mengikuti prosedur perkembangan tumbuhan dan melaporkan hasilnya dalam bentuk tulisan.
        4.4.1 Melakukan pengamatan perkembangbiakan tumbuhan secara generatif
        4.4.2 Menyusun laporan pengamatan perkembangbiakan tumbuhan secara generatif
        4.4.3 Mempresentasikan hasil pengamatan perkembangbiakan tumbuhan secara generatif

        TUJUAN PEMBELAJARAN
        • Setelah membaca teks investigasi, siswa mampu menjelaskan manfaat dan cara memperoleh data dari teks investigasi dengan benar.
        • Setelah membaca teks investigasi, siswa mampu menjelaskan struktur teks investigasi dengan benar.
        • Setelah mengamati bunga, siswa mampu menjelaskan stuktur bunga dan proses perkembangbiakan generatif dengan benar.
        • Setelah mengamati bunga dan mencari informasi, siswa mampu menjelaskan jenis perkembangbiakan generatif dengan benar.
        • Dengan mengerjakan soal cerita, siswa mampu menentukan hasil operasi hitung penjumlahan, pengurangan, dan perkalian pada berbagai bentuk pecahan menggunakan strategi yang tepat dengan teliti.
        • Dengan mengerjakan soal cerita, siswa mampu memecahkan masalah yang berkaitan dengan operasi hitung penjumlahan, pengurangan, dan perkalian pada pecahan menggunakan strategi yang tepat dengan teliti.

        MATERI PEMBELAJARAN
        • Membaca dan menulis laporan teks investigasi.
        • Perkembangbiakan bunga.
        • Soal cerita hitung campur pecahan.

        METODE PEMBELAJARAN
        • Pendekatan: Saintifik (mengamati, menanya, mengumpulkan informasi/mencoba, mengasosiasi/mengolah informasi, dan mengkomunikasikan)
        • Metode: Permainan/simulasi, diskusi, tanya jawab, penugasan dan ceramah.

          Download RPP Kelas VI (6) Kurikulum 2013 Revisi 2018 Semester 1 dan 2 Lengkap

          Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas RPP Kelas VI (6) Kurikulum 2013 Revisi 2018 Semester 1 dan 2 Lengkap ini silahkan lihat preview salah satu file dan unduh file lainnya pada link di bawah ini:

          RPP Kelas VI (6) Kurikulum 2013 Revisi 2018



          Download File:

          RPP Kelas VI (6) Kurikulum 2013 Revisi 2018 Semester 1
          1. RPP Kelas VI Tema 1 Selamatkan Makhluk Hidup.doc

          2. RPP Kelas VI Tema 2 Persatuan Dalam Perbedaan.doc

          5. RPP KELAS VI Tema 5 Wirausaha.doc

          RPP Kelas VI (6) Kurikulum 2013 Revisi 2018 Semester 2
          6. RPP Kelas VI Tema 6 - Menuju Masyarakat Sehat.doc
          7. RPP Kelas VI Tema 7 - Kepemimpinan.doc
          8. RPP KELAS VI Tema 8 Bumiku.docx
          9. RPP Kelas VI Tema 9 - Menjelajah Angkasa Luar.doc


          Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file RPP Kelas VI (6) Kurikulum 2013 Revisi 2018 Semester 1 dan 2 Lengkap. Semoga bisa bermanfaat.
          Perangkat Pembelajaran Akidah Akhlak MTs Kelas 7 Kurikulum 2013

          Diposting oleh Pada 6/12/2018 08:10:00 AM dengan No comments

          Berikut ini adalah berkas Perangkat Pembelajaran Akidah Akhlak MTs Kelas 7 Kurikulum 2013. Download file format .docx Microsoft Word.

          Perangkat Pembelajaran Akidah Akhlak MTs Kelas 7 Kurikulum 2013
          Perangkat Pembelajaran Akidah Akhlak MTs Kelas 7 Kurikulum 2013

          Perangkat Pembelajaran Akidah Akhlak MTs Kelas 7 Kurikulum 2013

          Perangkat Pembelajaran Akidah Akhlak MTs Kelas 7 Kurikulum 2013 ini terdiri dari berkas-berkas Silabus Aqidah Akhlaq MTs Kelas 7 Semester 1&2, RPP Aqidah Akhlaq MTs Kelas 7 Semester 1, Prota Aqidah Akhlaq MTs Kelas 7 Semester 1&2, Prosem Aqidah Akhlaq MTs Kelas 7 Semester 1&2, Pemetaan KD Aqidah Akhlaq MTs Kelas 7 Semester 1&2, KKM Aqidah Akhlaq MTs Kelas 7 Semester 1&2, Rincian Pekan&Jam Efektif Aqidah Akhlaq MTs Kelas 7 Semester 1&2, SKL,SK-KD Aqidah Akhlaq MTs Kelas 7 Semester 1&2, AKIDAH AKHLAK VII BUKU GURU, BUKU SISWA AKIDAH AKHLAK VII MTs 2013.

          Akidah-Akhlak di Madrasah Tsanawiyah adalah salah satu mata pelajaran PAI yang merupakan peningkatan dari akidah dan akhlak yang telah dipelajari oleh peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasar. Peningkatan tersebut dilakukan dengan cara mempelajari tentang rukun iman mulai dari iman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, sampai iman kepada Qada dan Qadar yang dibuktikan dengan dalil-dalil naqli dan aqli, serta pemahaman dan penghayatan terhadap al-asma’ al-husna dengan menunjukkan ciri-ciri/tanda-tanda perilaku seseorang dalam realitas kehidupan individu dan sosial serta pengamalan akhlak terpuji dan menghindari akhlak tercela dalam kehidupan sehari-hari.

          Secara substansial mata pelajaran Akidah-Akhlak memiliki kontribusi dalam memberikan motivasi kepada peserta didik untuk mempelajari dan mempraktikkan akidahnya dalam bentuk pembiasaan untuk melakukan akhlak terpuji dan menghindari akhlak tercela dalam kehidupan sehari-hari. Al-akhlak al-karimah ini sangat penting untuk dipraktikkan dan dibiasakan oleh peserta didik dalam kehidupan individu, bermasyarakat dan berbangsa, terutama dalam rangka mengantisipasi dampak negatif dari era globalisasi dan krisis multidimensional yang melanda bangsa dan Negara Indonesia.

          Mata pelajaran Akidah-Akhlak bertujuan untuk:
          1. Menumbuhkembangkan akidah melalui pemberian, pemupukan, dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta pengalaman peserta didik tentang akidah Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT;
          2. Mewujudkan manusia Indonesia yang berakhlak mulia dan menghindari akhlak tercela dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan individu maupun sosial, sebagai manifestasi dari ajaran dan nilai-nilai akidah Islam.

          Ruang Lingkup Akidah-Akhlak
          Ruang lingkup mata pelajaran Akidah-Akhlak di Madrasah Tsanawiyah meliputi:
          1. Aspek akidah terdiri atas dasar dan tujuan akidah Islam, sifat-sifat Allah, al-asma' al-husna, iman kepada Allah, Kitab-Kitab Allah, Rasul-Rasul Allah, Hari Akhir serta Qada-Qadar.
          2. Aspek akhlak terpuji yang terdiri atas ber-tauhiid, ikhlaas, ta’at, khauf, taubat, tawakkal, ikhtiyaar, shabar, syukur, qanaa’ah, tawaadu', husnuzh-zhan, tasaamuh dan ta’aawun, berilmu, kreatif, produktif, dan pergaulan remaja.
          3. Aspek akhlak tercela meliputi kufur, syirik, riya, nifaaq, anaaniah, putus asa, ghadlab, tamak, takabbur, hasad, dendam, giibah, fitnah, dan namiimah.
          4. Aspek adab meliputi: Adab beribadah: adab Shalat, membaca Al Qur’an dan adab berdoa, adab kepada kepada orang tua dan guru, adab kepada kepada, saudara, teman, dan tetangga, adab terhadap lingkungan, yaitu: kepada binatang dan tumbuhan, di tempat umum, dan di jalan
          5. Aspek kisah teladan meliputi: Nabi Sulaiman dan umatnya, Ashabul Kahfi, Nabi Yunus dan Nabi Ayub, Kisah Shahabat: Abu Bakar ra, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib
          Materi Pembelajaran Akidah Akhlak MTs Kelas 7 Kurikulum 2013
          Materi pembelajaran pada Akidah Akhlak MTs Kelas 7 Kurikulum 2013, antara lain:
          KELAS VII, SEMESTER I
          • BAB 1: AQIDAH ISLAMIYAH
          • BAB 2: SIFAT-SIFAT ALLAH
          • BAB 3: TAAT, IKHLAS, KHAUF, DAN TAUBAT
          • BAB 4: ADAB SHOLAT DAN DZIKIR
          • BAB 5: KETELADANAN NABI SULAIMAN AS.

          KELAS VII, SEMESTER II
          • BAB 1: ASMAUL HUSNA
          • BAB 2: IMAN KEPADA MALAIKAT
          • BAB 3: AKHLAK TERCELA
          • BAB 4: ADAB DOA DAN BACA AL-QURAN
          • BAB 5: KETELADANAN ASHABUL KAHFI

            Download Perangkat Pembelajaran Akidah Akhlak MTs Kelas 7 Kurikulum 2013

            Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Perangkat Pembelajaran Akidah Akhlak MTs Kelas 7 Kurikulum 2013 ini silahkan lihat preview salah satu file dan unduh file lainnya pada link di bawah ini:

            RPP - Perangkat Pembelajaran Akidah Akhlak MTs Kelas 7 Kurikulum 2013



            Download File:

            Silabus Aqidah Akhlaq MTs Kelas 7 Semester 1 dan 2.doc
            RPP Aqidah Akhlaq MTs Kelas 7 Semester 1.doc
            RPP Aqidah Akhlaq MTs Kelas 7 Semester 2.doc
            Prosem Aqidah Akhlaq MTs Kelas 7 Semester 1 dan 2.doc
            Prota Aqidah Akhlaq MTs Kelas 7 Semester 1 dan 2.doc
            Pemetaan KD Aqidah Akhlaq MTs Kelas 7 Semester 1 dan 2.doc
            KKM Aqidah Akhlaq MTs Kelas 7 Semester 1 dan 2.doc
            Rincian Pekan&Jam Efektif Aqidah Akhlaq MTs Kelas 7 Semester 1 dan 2.doc
            SKL,SK-KD Aqidah Akhlaq MTs Kelas 7 Semester 1 dan 2.doc
            AKIDAH AKHLAK VII BUKU GURU.docx
            BUKU SISWA AKIDAH AKHLAK VII MTs 2013.A.docx


            Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Perangkat Pembelajaran Akidah Akhlak MTs Kelas 7 Kurikulum 2013. Semoga bisa bermanfaat.
            Kurikulum Madrasah 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab

            Diposting oleh Pada 6/12/2018 05:16:00 AM dengan No comments

            Berikut ini adalah berkas Kurikulum Madrasah 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab. Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 000912 Tahun 2013 Tentang Kurikulum Madrasah 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab. Download file format .docx Microsoft Word dan PDF.

            PMA Nomor 000912 Tahun 2013 Tentang Kurikulum Madrasah 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab
            PMA Nomor 000912 Tahun 2013 Tentang Kurikulum Madrasah 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab

            PMA Nomor 000912 Tahun 2013 Tentang Kurikulum Madrasah 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab

            Berikut ini kutipan teks keterangan dari isi berkas PMA Nomor 000912 Tahun 2013 Tentang Kurikulum Madrasah 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab:

            KERANGKA DASAR DAN STRUKTUR KURIKULUM 2013
            Pendahuluan
            1. Kerangka Umum
            Kerangka dasar kurikulum Madrasah merupakan landasan filosofis, sosiologis, psikopedagogis dan yuridis yang berfungsi sebagai acuan pengembangan struktur kurikulum. Sedang struktur kurikulum Madrasah merupakan pengorganisasian kompetensi inti, mata pelajaran, beban belajar dan kompetensi dasar pada setiap Madrasah.

            Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab dalam segala urusan yang menjadi tanggung jawabnya. 

            Untuk mencapai tujuan tersebut, madrasah adalah salah satu bagian penting dari sistem pendidikan di Indonesia. Lebih khusus lagi porsi bidang studi Pendidikan Agama Islam (PAI) yang cukup besar, dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia.

            2. Latar Belakang Pengembangan 
            a. Pengertian Kurikulum 
            Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. 

            Berdasarkan pengertian tersebut, ada dua dimensi kurikulum, yang pertama adalah rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran, sedangkan yang kedua adalah cara yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. 

            b. Rasional Pengembangan 
            1) Tantangan Pengembangan
            Pendidikan agama Islam sangat dibutuhkan bagi umat Islam, agar dapat memahami secara benar ajaran Islam sebagai agama yang sempurna (kaamil), kesempurnaan ajaran Islam yang dipelajari secara integral (kaaffah) diharapkan dapat meningkatkan kualitas umat Islam dalam keseluruhan aspek kehidupanya. Agar ajaran Islam dapat dipelajari secara efektif dan efisien, maka perlu dikembangkan kurikulum pendidikan agama Islam sesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman. Demikian pula dengan mata pelajaran Bahasa Arab yang sangat diperlukan sebagai alat untuk mempelajari dan mendalami sumber-sumber primer dari Pendidikan Agama Islam yang menggunakan Bahasa Arab terutama Al-Qur’an dan Hadis.

            Selain adanya ketentuan legal-formal yang mengharuskan adanya perubahan dan penyempurnaan kurikulum, masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia mengalami perubahan yang sangat cepat dan dalam dimensi yang beragam terkait dengan kehidupan individual, masyarakat, bangsa, dan umat manusia. Fenomena globalisasi yang membuka batas-batas fisik (teritorial) negara dan bangsa dipertajam dan dipercepat oleh kemajuan teknologi, terutama teknologi informasi dan komunikasi. 

            Kemajuan ilmu pengetahuan memperkuat dampak globalisasi dan kemajuan teknologi tersebut. Perubahan yang terjadi dalam dua dasawarsa terakhir mengalahkan kecepatan dan dimensi perubahan yang terjadi dalam kehidupan manusia di abad-abad sebelumnya. Perubahan tersebut telah menjangkau kehidupan manusia dari tingkat global, nasional, dan regional serta dari kehidupan sebagai umat manusia, warga negara, anggota masyarakat dan pribadi.

            Perubahan dan penyempurnaan tersebut menjadi penting seiring dengan kontinuitas segala kemungkinan yang terjadi berkaitan dengan perkembangan masyarakat, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni budaya pada tataran lokal, nasional, regional, dan global di masa depan. 

            Jenlink (1995) mengungkapkan bahwa the future will bedramatically different from the present, and it is already calling us into preparation for major changes being brought to life by forces of change that will require us to transcend current mindsets of the world we know --- masa depan akan berbeda secara dramatis dari masa sekarang, dan itu akan menuntut untuk dipersiapkan antisipasi terjadinya perubahan penting pada kehidupan. Dengan terjadinya perubahan tersebutdiperlukan usaha untuk mengalihkan pola pikir dalam menatap tentang dunia yang begitu cepat mengalami perobahan hingga saat ini dan yang akan datang.

            Pendidikan yang dalam hal ini kurikulum madrasah sebagai the heart of education (Klein, 1992) harus mempersiapkan generasi bangsa yang mampu hidup dan berperan aktif dalam kehidupan lokal, nasional, dan lokal yang mengalami perubahan dengan cepat tersebut. Sebagaimana diungkapkan oleh Oliva (1982), kurikulum perlu memperhatikan perubahan yang terjadi di masyarakat, ilmu pengetahuan, kepemimpinan, dan politik. Perubahan yang dikemukakan di atas memberikan landasan kuat bagi perubahan suatu kurikulum di lingkungan madrasah.

            Kenyataan adanya amanat legal dan kehidupan manusia yang berubah cepat yang menyebabkan perubahan dan penyempurnaan kurikulum madrasah merupakan suatu keniscayaan yang tak dapat dihindari. Atas dasar itu, rancangan konseptual dan kontekstual penyempurnaan kurikulum menjadi suatu keniscayaan yang harus disiapkan secara matang. 

            Dengan adanya dokumen kurikulum PAI dan Bahasa Arab ini, Kementerian Agama telah berupaya untuk mentransformasikan pemikiran yang menjembatani segala sesuatu yang telah ada saat ini (what it is) dengan segala sesuatu yang seharusnya ada di masa yang akan datang (what should be next) dalam suatu rancangan kurikulum yang fungsional dan aktual dalam kehidupan.

            Sesuai dengan arah kebijakan dan penugasan secara khusus, selanjutnya Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menjabarkan aspek yang berkenaan dengan pengembangan kurikulum dan penguatan pelaksanaan kurikulum satuan pendidikan dengan melakukan rekonseptualisasi ide kurikulum, desain kurikulum, implementasi kurikulum, dan evaluasi kurikulum.

            Rekonseptualisasi ide kurikulum merupakan penataan ulang pemikiran teoritik kurikulum berbasis kompetensi. Teori mengenai kompetensi dan kurikulum berbasis kompetensi diarahkan kepada pikiran pokok bahwa konten kurikulum adalah kompetensi, dan kompetensi diartikan sebagai kemampuan melakukan sesuatu (ability to perform) berdasarkan sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Hal tersebut terumuskan dalam Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD).

            Ketetapan yang tercantum dalam Rencana Strategis Kementerian Agama memperlihatkan arah yang jelas bahwa kurikulum baru yang dikembangkan perlu mempedulikan aspek-aspek potensi manusia yang terkait dengan domain sikap untuk pengembangan soft-skills yang seimbang dengan hard-skills, seiring dengan ruh Pendidikan Agama Islam itu sendiri.

            Desain pengembangan kurikulum baru harus didasarkan pada pengertian bahwa kurikulum adalah suatu pola pendidikan yang utuh untuk jenjang pendidikan tertentu. Desain ini menempatkan mata pelajaran sebagai organisasi konten kurikulum yang terbuka dan saling mempengaruhi. Desain kurikulum yang akan digunakan untuk mengembangkan kurikulum baru harus mampu mengaitkan antar konten kurikulum baik yang bersifat horizontal maupun vertikal.

            Selanjutnya dalam pengembangan kurikulum keseluruhan dimensi kurikulum, yaitu ide, desain, implementasi dan evaluasi kurikulum, direncanakan dalam satu kesatuan. Hal inilah sebenarnya yang menjadi inti dari pengembangan kurikulum (curriculum development).

            Pengembangan kurikulum perlu dilakukan karena adanya berbagai tantangan yang dihadapi, baik tantangan internal maupun tantangan eksternal. Di samping itu, dalam menghadapi tuntutan perkembangan zaman, perlu adanya penyempurnaan pola pikir dan penguatan tata kelola kurikulum serta pendalaman dan perluasan materi. Selain itu yang tidak kalah pentingnya adalah perlunya penguatan proses pembelajaran dan penyesuaian beban belajar agar dapat menjamin kesesuaian antara apa yang diinginkan dengan apa yang dihasilkan.

            2) Penyempurnaan Pola Pikir 
            Untuk memenuhi pengembangan kerangka berpikir yang sesuai dengan kebutuhan, maka kurikulum 2013 dikembangkan dengan penyempurnaan pola pikir sebagai berikut: 
            a) pola pembelajaran yang berpusat pada guru menjadi pembelajaran berpusat pada peserta didik. Peserta didik harus memiliki pilihan-pilihan terhadap materi yang dipelajari untuk memiliki kompetensi yang sama; 
            b) pola pembelajaran satu arah (interaksi guru-peserta didik) menjadi pembelajaran interaktif (interaktif guru-peserta didik-masyarakat-lingkungan alam, sumber/media lainnya); 
            c) pola pembelajaran terisolasi menjadi pembelajaran secara jejaring (peserta didik dapat menimba ilmu dari siapa saja dan dari mana saja yang dapat dihubungi serta diperoleh melalui internet); 
            d) pola pembelajaran pasif menjadi pembelajaran aktif-mencari (pembelajaran siswa aktif mencari semakin diperkuat dengan model pembelajaran pendekatan sains); 
            e) pola belajar sendiri menjadi belajar kelompok (berbasis tim); 
            f) pola pembelajaran alat tunggal menjadi pembelajaran berbasis alat multimedia; 
            g) pola pembelajaran berbasis massal menjadi kebutuhan pelanggan (users) dengan memperkuat pengembangan potensi khusus yang dimiliki setiap peserta didik; 
            h) pola pembelajaran ilmu pengetahuan tunggal (monodiscipline) menjadi pembelajaran ilmu pengetahuan jamak (multidisciplines); dan 
            i) pola pembelajaran pasif menjadi pembelajaran kritis. 

            3) Penguatan Tata Kelola 
            Pelaksanaan kurikulum selama ini telah menempatkan kurikulum sebagai daftar mata pelajaran. Pendekatan Kurikulum 2013 diubah sesuai dengan kurikulum satuan pendidikan. Oleh karena itu dalam Kurikulum 2013 dilakukan penguatan tata kelola sebagai berikut: 
            a) tata kerja guru yang bersifat individual diubah menjadi tata kerja yang bersifat kolaboratif; 
            b) penguatan manajeman madrasah melalui penguatan kemampuan manajemen kepala madrasah sebagai pimpinan kependidikan (educational leader); dan 
            c) penguatan sarana dan prasarana untuk kepentingan manajemen dan proses pembelajaran. 

            4) Penguatan Materi 
            Penguatan materi sebagai proses tersistem dalam pembelajaran untuk memberikan bobot penguasaan materi esensial ataupun non esensial. Penguatan materi dimaksudkan untuk memperdalam dan memperluas tingkat penguasaan sesuai kmpetensi dasar. Secara operasional penguatan materi dilakukan dengan cara pendalaman dan perluasan materi yang relevan bagi peserta didik. 

            3. Karakteristik Kurikulum 
            Kurikulum 2013 ini dirancang dengan karakteristik sebagai berikut: 
            1. mengembangkan keseimbangan antara pengembangan sikap spiritual dan sosial, rasa ingin tahu, kreativitas, kerja sama dengan kemampuan intelektual dan psikomotorik; 
            2. madrasah merupakan bagian dari masyarakat yang memberikan pengalaman belajar terencana dimana peserta didik menerapkan apa yang dipelajari di sekolah ke masyarakat dan memanfaatkan masyarakat sebagai sumber belajar; 
            3. mengembangkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan serta menerapkannya dalam berbagai situasi di madrasah dan masyarakat; 
            4. memberi waktu yang cukup leluasa untuk mengembangkan berbagai sikap, pengetahuan, dan keterampilan; 
            5. kompetensi dinyatakan dalam bentuk kompetensi inti kelas yang dirinci lebih lanjut dalam kompetensi dasar mata pelajaran; 
            6. kompetensi inti kelas menjadi unsur pengorganisasian (organizing elements) kompetensi dasar, di mana semua kompetensi dasar dan proses pembelajaran dikembangkan untuk mencapai kompetensi yang dinyatakan dalam kompetensi inti; 
            7. kompetensi dasar dikembangkan didasarkan pada prinsip akumulatif, saling memperkuat (reinforced) dan memperkaya (enriched) antar mata pelajaran dan jenjang pendidikan (organisasi horizontal dan vertikal). 

            4. Tujuan Kurikulum 
            Kurikulum 2013 bertujuan untuk mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia. 

            Kerangka Dasar 
            1. Landasan Filosofis 
            Landasan filosofis dalam pengembangan kurikulum menentukan kualitas peserta didik yang akan dicapai kurikulum, sumber dan isi dari kurikulum, proses pembelajaran, posisi peserta didik, penilaian hasil belajar, hubungan peserta didik dengan masyarakat dan lingkungan alam di sekitarnya.   

            Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah dikembangkan dengan landasan filosofis yang memberikan dasar bagi pengembangan seluruh potensi peserta didik menjadi manusia Indonesia berkualitas yang tercantum dalam tujuan pendidikan nasional. 

            Pada dasarnya tidak ada satupun filosofi pendidikan yang dapat digunakan secara spesifik untuk pengembangan kurikulum yang dapat menghasilkan manusia yang berkualitas. Berdasarkan hal tersebut, Kurikulum 2013 dikembangkan menggunakan filosofi sebagai berikut:

            a. Pendidikan berakar pada budaya bangsa untuk membangun kehidupan bangsa masa kini dan masa mendatang. Pandangan ini menjadikan Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan budaya bangsa Indonesia yang beragam, diarahkan untuk membangun kehidupan masa kini, dan untuk membangun dasar bagi kehidupan bangsa yang lebih baik di masa depan. Mempersiapkan peserta didik untuk kehidupan masa depan selalu menjadi kepedulian kurikulum, hal ini mengandung makna bahwa kurikulum adalah rancangan pendidikan untuk mempersiapkan kehidupan generasi muda bangsa. Dengan demikian, tugas mempersiapkan generasi muda bangsa menjadi tugas utama suatu kurikulum. Untuk mempersiapkan kehidupan masa kini dan masa depan peserta didik, Kurikulum 2013 mengembangkan pengalaman belajar yang memberikan kesempatan luas bagi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang diperlukan bagi kehidupan di masa kini dan masa depan, dan pada waktu bersamaan tetap mengembangkan kemampuan mereka sebagai pewaris budaya bangsa dan orang yang peduli terhadap permasalahan masyarakat dan bangsa masa kini. 

            b. Peserta didik adalah pewaris budaya bangsa yang kreatif. Menurut pandangan filosofi ini, prestasi anak bangsa di berbagai bidang kehidupan di masa lampau adalah sesuatu yang harus termuat dalam isi kurikulum untuk dipelajari peserta didik. Proses pendidikan adalah suatu proses yang memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi dirinya menjadi kemampuan berpikir rasional dan kecemerlangan akademik dengan memberikan makna terhadap apa yang dilihat, didengar, dibaca, dipelajari dari warisan budaya berdasarkan makna yang ditentukan oleh lensa budayanya dan sesuai dengan tingkat kematangan psikologis serta kematangan fisik peserta didik. Selain mengembangkan kemampuan berpikir rasional dan cemerlang dalam akademik, Kurikulum 2013 memposisikan keunggulan budaya tersebut dipelajari untuk menimbulkan rasa bangga, diaplikasikan dan dimanifestasikan dalam kehidupan pribadi, dalam interaksi sosial di masyarakat sekitarnya, dan dalam kehidupan berbangsa masa kini. 

            c. Pendidikan ditujukan untuk mengembangkan kecerdasan intelektual dan kecemerlangan akademik melalui pendidikan disiplin ilmu. Filosofi ini menentukan bahwa isi kurikulum adalah disiplin ilmu dan pembelajaran adalah pembelajaran disiplin ilmu (essentialism). Filosofi ini mewajibkan kurikulum memiliki nama mata pelajaran yang sama dengan nama disiplin ilmu, selalu bertujuan untuk mengembangkan kemampuan intelektual dan kecemerlangan akademik. 

            d. Pendidikan untuk membangun kehidupan masa kini dan masa depan yang lebih baik dari masa lalu dengan berbagai kemampuan intelektual, kemampuan berkomunikasi, sikap sosial, kepedulian, dan berpartisipasi untuk membangun kehidupan masyarakat dan bangsa yang lebih baik (experimentalism and social reconstructivism). 

            Dengan filosofi ini, Kurikulum 2013 bermaksud untuk mengembangkan potensi peserta didik menjadi kemampuan dalam berpikir reflektif bagi penyelesaian masalah sosial di masyarakat, dan untuk membangun kehidupan masyarakat demokratis yang lebih baik. 

            Dengan demikian, Kurikulum 2013 menggunakan filosofi sebagaimana di atas dalam mengembangkan kehidupan individu peserta didik dalam beragama, seni, kreativitas, berkomunikasi, nilai dan berbagai dimensi inteligensi yang sesuai dengan diri seorang peserta didik dan diperlukan masyarakat, bangsa dan umat manusia. 

            2. Landasan Teoritis Kurikulum 
            Kurikulum 2013 dikembangkan atas teori “pendidikan berdasarkan standar” (standard-based education), dan teori kurikulum berbasis kompetensi (competency-based curriculum). Pendidikan berdasarkan standar menetapkan adanya standar nasional sebagai kualitas minimal warga negara yang dirinci menjadi standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Kurikulum berbasis kompetensi dirancang untuk memberikan pengalaman belajar seluasluasnya bagi peserta didik dalam mengembangkan kemampuan untuk bersikap, berpengetahuan, berketerampilan, dan bertindak. 

            Kurikulum 2013 menganut: (1) pembelajaan yang dilakukan guru (taught curriculum) dalam bentuk proses yang dikembangkan berupa kegiatan pembelajaran di madrasah, kelas, dan masyarakat; dan (2) pengalaman belajar langsung peserta didik (learned-curriculum) sesuai dengan latar belakang, karakteristik, dan kemampuan awal peserta didik. Pengalaman belajar langsung individual peserta didik menjadi hasil belajar bagi dirinya, sedangkan hasil belajar seluruh peserta didik menjadi hasil kurikulum. 

            Struktur Kurikulum 
            1. Kompetensi Inti Kurikulum 
            Sejalan dengan filosofi progresivisme dalam pendidikan, Kompetensi Inti ibaratnya adalah anak tangga yang harus ditapaki peserta didik untuk sampai pada kompetensi lulusan jenjang Madrasah Aliyah. Kompetensi Inti (KI) meningkat seiring dengan meningkatnya usia peserta didik yang dinyatakan dengan meningkatnya kelas. Melalui Kompetensi Inti, integrasi vertikal berbagai kompetensi dasar (KD) pada kelas yang berbeda dapat dijaga. 

            Sebagai anak tangga menuju ke kompetensi lulusan multidimensi, Kompetensi Inti juga memiliki multidimensi. Untuk kemudahan operasionalnya, kompetensi lulusan pada ranah sikap dipecah menjadi dua. Pertama, sikap spiritual yang terkait dengan tujuan pendidikan nasional membentuk peserta didik yang beriman dan bertakwa. Kedua, sikap sosial yang terkait dengan tujuan pendidikan nasional membentuk peserta didik yang berakhlak mulia, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab. 

            Kompetensi Inti bukan untuk diajarkan melainkan untuk dibentuk melalui pembelajaran berbagai kompetensi dasar dari sejumlah mata pelajaran yang relevan. Dalam hal ini mata pelajaran diposisikan sebagai sumber kompetensi. Apapun yang diajarkan pada mata pelajaran tertentu pada suatu jenjang kelas tertentu hasil akhirnya adalah Kompetensi Inti yang harus dimiliki oleh peserta didik pada jenjang kelas tersebut. Tiap mata pelajaran harus tunduk pada Kompetensi Inti yang telah dirumuskan. Karena itu, semua mata pelajaran yang diajarkan dan dipelajari pada kelas tersebut harus berkontribusi terhadap pembentukan Kompetensi Inti. 

            Kompetensi Inti akan menagih kepada tiap mata pelajaran apa yang dapat dikontribusikannya dalam membentuk kompetensi yang diharapkan dimiliki oleh peserta didik. Ibaratnya, Kompetensi Inti adalah pengikat berbagai kompetensi dasar yang harus dihasilkan dengan mempelajari tiap mata pelajaran serta berfungsi sebagai integrator horizontal antar mata pelajaran. 

            Dalam konteks ini, kompetensi inti adalah bebas dari mata pelajaran karena tidak mewakili mata pelajaran tertentu. Kompetensi Inti menyatakan kebutuhan kompetensi peserta didik, sedangkan mata pelajaran adalah pasokan kompetensi. Dengan demikian, kompetensi inti berfungsi sebagai unsur pengorganisasi (organising element) kompetensi dasar. Sebagai unsur pengorganisasi, Kompetensi Inti merupakan pengikat untuk organisasi vertikal dan organisasi horizontal kompetensi dasar. 

            Organisasi vertikal kompetensi dasar adalah keterkaitan kompetensi dasar satu kelas dengan kelas di atasnya sehingga memenuhi prinsip belajar yaitu terjadi suatu akumulasi yang berkesinambungan antar kompetensi yang dipelajari peserta didik. Organisasi horizontal adalah keterkaitan antara kompetensi dasar satu mata pelajaran dengan kompetensi dasar dari mata pelajaran yang berbeda dalam satu kelas yang sama sehingga terjadi proses saling memperkuat.

            Rumusan Kompetensi Inti dalam buku ini menggunakan notasi: 1) KI-1 untuk Kompetensi Inti sikap spiritual, 2) KI-2 untuk Kompetensi Inti sikap sosial, 3) KI-3 untuk Kompetensi Inti pengetahuan (pemahaman konsep), 4) KI-4 untuk kompetensi inti keterampilan. Urutan tersebut mengacu pada urutan yang disebutkan dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 yang menyatakan bahwa kompetensi terdiri dari kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan. 

            Selanjutnya Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang telah dirumuskan untuk jenjang satuan pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) dipergunakan untuk merumuskan kompetensi dasar (KD) yang diperlukan untuk mencapainya. Mengingat standar kompetensi lulusan harus dicapai pada akhir jenjang. Sebagai usaha untuk memudahkan operasional perumusan kompetensi dasar, diperlukan tujuan antara yang menyatakan capaian kompetensi pada tiap akhir jenjang kelas pada setiap jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) maupun Madrasah Aliyah (MA). Capaian kompetensi pada tiap akhir jenjang kelas dari Kelas I sampai VI, Kelas VII sampai dengan IX, Kelas X sampai dengan Kelas XII disebut dengan Kompetensi Inti.

              Download PMA Nomor 000912 Tahun 2013 Tentang Kurikulum Madrasah 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab

              Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas PMA Nomor 000912 Tahun 2013 Tentang Kurikulum Madrasah 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

              PMA Nomor 000912 Tahun 2013 Tentang Kurikulum Madrasah 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab



              Download File:

              PMA Nomor 000912 Tahun 2013 Tentang Kurikulum Madrasah 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab.pdf
              PMA Nomor 000912 Tahun 2013 (KI-KD MA).doc


              Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file PMA Nomor 000912 Tahun 2013 Tentang Kurikulum Madrasah 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab. Semoga bisa bermanfaat.

              Formulir Kontak

              Nama

              Email *

              Pesan *